Первые 200 строк.
TOKOH, TEMPAT, DAN PERISTIWA DALAM PRODUKSI INI
SEPENUHNYA FIKTIF. KEBIJAKSANAAN PENONTON SANGAT DIANJURKAN.
Jadi, kini kita pacaran, 'kan?
SEBELUMNYA
Entahlah.
Sekarang, kau punya aku.
Aku tak pernah berpacaran dengan wanita.
Tapi saat membuat hidangan penutup,
kau tampak bahagia.
Jangan lari dariku seperti ini lagi, Prae.
Aku mau tahu alasannya.
Kenapa kau tiba-tiba berhenti?
Lalu kenapa kau menghilang dan tak menjawab teleponku?
Ayahmu yang memintaku berhenti
dan memintaku tak menghubungimu lagi.
Seharusnya kau bilang kepadaku.
Kukira aku melakukan kesalahan.
Sampai sekarang aku masih memikirkannya.
Maafkan aku, Lin.
Atas segalanya.
Terutama bagaimana aku…
Kau tak perlu minta maaf.
Aku yang memulai.
Kau menunjukkan apa yang sebenarnya diinginkan hatiku.
Aku seharusnya berterima kasih kepadamu.
Aku senang kita bertemu lagi.
Aku juga.
Aku akan segera menikah.
Gadis ini juga chef pastri,
bekerja di hotel.
Selamat.
Jadi, siapa wanita yang bersamamu?
Aku akan mampir untuk menemuimu nanti, Prae.
Sekali lagi, selamat.
Aku pergi dulu.
Apa kau marah?
Kau cemburu, ya?
Tidak.
Aku tak percaya.
Sedikit.
Dia mantan pacarmu?
Bukan. Sudah kubilang, aku belum pernah pacaran.
Cinta pertamamu?
Tidak juga.
Kami hanya…
Bukankah kau bilang baru dalam hal ini?
Aku hanya pernah mencium pipinya.
Itu saja.
Itu saja?
Lalu dia balik menciumku.
Itu saja. Tak ada apa-apa lagi.
Itu sudah lama.
Dia juga sudah mau menikah.
Dulu, kami hanya dua wanita
yang sedang mencari jati diri
dan kebetulan bertemu. Tak lebih.
Kalau sekarang?
Sekarang aku sudah menemukan orang yang paling kucintai.
Kau pandai bicara, ya?
Duduklah dengan benar.
Kau mau?
Enak?
Jangan mengejutkanku dengan orang lain lagi, ya?
Tentu saja tidak.
ANAK HEBAT BELAJAR, BERMAIN, TUMBUH BERSAMA!
Kenapa tak bilang dia akan datang?
Aku pun baru tahu, Jane.
Halo, Pak.
Aku tak tahu Bapak datang, jadi aku tak ke bawah untuk menyambut.
Tak apa. Dokter akan segera selesaikan.
Di mana Lin?
Apa dia sibuk?
SELAMAT TINGGAL PLAY PARK
LEMPAR CINCIN
Ada yang mau camilan? Camilan?
Kau mau es krim?
SELAMAT TINGGAL PLAY PARK ES KRIM LILIN INGING
Bu Lin.
Sekarang kau di mana?
Aku di sini.
- Kau senang? - Ya.
Kenapa tak bilang kau mau datang?
Aku mau mengejutkanmu.
Apa kerjaku bagus?
Apa tampak luar biasa? Lihat.
- Manis sekali. Kau lihat? - Cantik sekali.
Ada makanan juga.
SELAMAT TINGGAL PLAY PARK
ES KRIM
Ini rasa susu Hokkaido dan cokelat.
- Ini sendoknya. - Susu Hokkaido dan cokelat.
Ini. Ini Lin, wanita cantik di balik ini.
Cobalah. Enak?
Boleh minta yang kerucut biasa?
Baiklah. Kau mau yang kerucut biasa?
- Kerucut biasa saja. - Baik.
- Ada stroberi dan cokelat… - Tidak.
- Dan kerucut biasa. - Tidak?
Cokelat.
- Kerucut biasa? Baik. - Baik.
Kerucut biasa untuk anak biasa ini.
Es krimnya enak.
Mampirlah.
Es krim cokelat untukmu, Tampan.
- Es krim cokelat siapa ini? - Silakan.
- Terima kasih. - Sopan sekali.
- Ini. - Terima kasih.
Silakan.
Baik. Jangan lupa berterima kasih kepada Lin yang cantik juga.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Ayo.
- Dah. - Dimakan, ya?
- Pak Pao. - Boleh aku minta es krim?
Tentu saja. Mau rasa apa?
- Aku mau rasa susu. - Ini stroberi. Susu?
Rasa susu. Ada susu Hokkaido, dan ada dua rasa juga.
- Aku mau rasa susu Hokkaido. - Ya.
Baik.
Bu Lin yang buat campurannya.
- Serius? - Ya.
- Ini sendoknya. - Baiklah. Terima kasih.
- Tampak enak? - Terima kasih.
- Kurangi makanan manis juga. - Terima kasih.
- Benar? - Ya.
- Berapa usiamu? - Di depanku.
Baik.
- Jujurlah. - Sangat enak.
Baiklah.
ES KRIM
Terima kasih.
Kau hebat sekali.
Kau tak mau coba?
Lihat perut buncitku.
LUAR BIASA!
Lewat sini, Pak.
SELAMAT TINGGAL PLAY PARK
Terima kasih, Semuanya.
Aku tak pernah menyangka
hari ini akan tiba.
Pertama-tama,
aku mau berterima kasih kepada pelanggan Play Park.
Setiap ada awal,
maka pasti ada…
Pak Pao.
Ada yang mau aku sampaikan.
Silakan, Bu Lin.
Mewakili Family Nest,
aku ingin memberikan pengumuman untuk semuanya.
Kami memutuskan untuk menunda penutupan Play Park
tanpa batas waktu.
- Ya! - Hore!
Manajer!
- Hore! - Hore!
- Ya! - Ya!
Apa yang mau kau capai dengan menunda penutupan Play Park?
Aku sudah memikirkannya.
Kita bisa menutup beberapa area selama konstruksi.
Bukankah lebih efisien jika langsung ditutup semua?
Aku mau mendirikan stan untuk sekolah bimbingan belajar.
Kenapa kita harus melakukan itu?
Aku mau melakukan humas sebelum peluncuran.
Pelanggan Play Park mewakili kelompok target kita.
Kursus kita bisa saja penuh
bahkan sebelum sekolah dibuka.
Itu ide bagus,
jika itu bukan alasan untuk menyenangkan seseorang.
Aku beri dia waktu
satu bulan sebelum menutup taman ini.
Satu bulan?
Agar kalian bisa bersiap.
Para staf dan anak-anak.
Terima kasih, Bu Lin.
Kau
yang terbaik.
Ayah tak peduli
kau tertarik atau berkencan dengan siapa.
Tapi jangan sampai memengaruhi pekerjaanmu.
Apa pun yang menghalangi
kesuksesanmu,
Ayah harus menyingkirkannya.
Seperti saat Ayah memberi Prae uang, lalu memecatnya
tanpa sepengetahuanku?
Semua yang Ayah lakukan,
itu untuk kebaikanmu.
Jika Ayah tak keras,
apa kau bisa masuk universitas,
lulus dengan predikat kehormatan,
dapat beasiswa untuk S2 di luar negeri,
dan jadi CEO menggantikan Ayah seperti ini?
Dan jangan lupa
bahwa bibimu selalu berupaya menggantikanmu.
Jika perusahaan jatuh ke tangannya, kau tamat.
Ayah telah menyiapkan jalan hidup terbaik untukmu.
Apakah mengikuti jalan yang Ayah siapkan
sungguh begitu sulit?
Aku mengerti bahwa Ayah melakukan semuanya untukku.
Tapi Ayah juga harus membiarkanku mencari kebahagiaanku sendiri.
Jika kebahagiaanmu
membuatmu jadi orang gagal,
maka Ayah harus bersikap kejam kepadamu lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.