The first 200 lines.
Desember 1944
Hutan Ardennes, Belgia
Terinspirasi Dari Kejadian Sebenarnya
Astaga, Evans!
Hati-hati.
Maaf, Top. Masalahnya jalan di sini sangat buruk.
Bukankah kau bilang padaku...
...kau sopir truk profesional di Chicago?
Detroit, Sersan Satu, dan ya.
Jadi berhentilah mengeluh,
Dan membawa persediaan ini ke Schoenberg lalu selesaikan tugas?
Ya, Top.
Tugas yang selesai akan sangat bagus.
Semua orang bilang kita bisa pulang sebelum Natal.
Apa yang kau bicarakan, Evans?
Para bajingan ini sedang berusaha untuk menembus barisan depan kita...
...seperti kapak membelah mentega,
Dan mereka rencanakan itu saat cuaca terburuk...
...agar kita tidak mendapat bantuan udara.
Mereka tidak bodoh.
Dan itu berbahaya untuk memikirkannya.
Ini belum berakhir, dan aku tidak tahu jika ini akan berakhir.
Fokus mengemudi, Evans. Kita harus sudah sampai jam 20:00.
Astaga!
Bajingan!
Kita harus pergi dari sini.
Biar aku periksa.
Berhenti, berhenti, berhenti!
Evans, itu takkan berguna.
Bajingan.
Kita tersangkut, teman-teman.
- Lancaster, bantu aku dengan kerekan. - Apa yang terjadi, Sersan Satu?
Oke, Top.
Itu apa, Sersan?
Jangan bergerak.
Hati-hati.
Tembak!
Ayo.
Mari selesaikan ini.
Siapa nama orang Amerika kulit hitam yang di Berlin?
Jesse Owens.
Mereka semua terlihat sama.
Tapi tidak semuanya berlari sama.
Kita sudah terlambat sepuluh jam. Ayo!
- Ayo. - Aku benci Lucky Strikes.
- Diamlah. Cepat! - Ya, pak.
Biarkan Schmidt terbaring di sana. Kita tak ada waktu untuk dia.
Ya, pak.
Aku bilang masuk!
Ny. Caldwell?
Ya.
Hai. Namaku John Castle.
Aku kolonel di Angkatan Darat AS.
Aku mendapatkan nama dan alamatmu dari Galvin.
Apa yang bisa aku bantu?
Aku datang untuk bicara tentang rencana pensiunanmu, Bu.
Apa kau bekerja dengan Galvin?
Benar.
Tapi, bu, aku janji ini takkan lama.
Infanteri ke-99.
Divisi ke-99. Teknisi ke-324.
Pertempuran Bulge.
Itu benar.
Putraku...
Putraku juga di sana. Divisi ke-761.
Aku dengar itu unit yang kuat.
- Mereka... - Kolonel Castle,
Kau bilang kau bekerja untuk Galvin?
Dengan mereka, bukan untuk mereka.
Pengacaraku bilang aku sebaiknya tidak bicara dengan siapapun...
...yang bekerja dengan Galvin.
Apa aku mencium aroma kopi, bu?
Ya, aku baru saja membuatnya. Kau mau?
Dengan sangat senang hati.
Aku tak percaya Galvin Industries...
...memberitahukan keberadaanku begitu saja.
Ada banyak persuasi dan sedikit basa-basi.
Aku jamin itu tidak mudah, bu.
Mereka korporasi yang sangat serius.
Orang yang sangat serius berada di sana.
Aku yakin dengan itu.
Mereka sangat serius...
Untuk tidak membayar uang pensiun ku.
Terima kasih.
- Itu sebabnya aku ke sini, Bu. - Sungguh?
Ya, bu.
Aku mengancam mereka bertahun-tahun.
Mereka tahu aku tak punya uang untuk ke pengadilan.
Apa kau semacam pengacara militer?
Bukan.
Tapi aku punya kenalan di Galvin,
Dan aku tahu mereka sangat menyanjungmu.
Aku?
Sungguh?
Karyawan terbaik.
Ya, itu yang mereka katakan. Karyawan terbaik.
Penjelasan mereka, dan itu ada di failmu.
Meski orang lain tak perlu katakan itu kepadaku.
Aku tahu.
Kau tahu?
Secara langsung.
Kau tidak keberatan, bukan?
Kebiasaan lama.
Silakan.
Bersulang.
Hei, kalian berdua. Bawa peti ransum ke truk.
- Miller, kenapa kau di sini? - Hei, kau dengar dia. Bergegaslah.
Cepatlah.
Hei, Ram, aku mungkin butuh bantuanmu dengan ini.
- Top. - Pak.
- Berapa banyak waktu kita? - Bawa ini keluar.
Sekitar 30 menit, pak.
Ada yang melihat Miller?
Cash. Cash!
Kompi Pusat Charlie. Batalion Teknisi ke-324.
- Cash! Cepat kemari. - Pak.
- Ya, pak. - Kita akan mengobatimu.
Kau kembali bersama kolonel,
Lalu mungkin naik kereta bersama luka satu juta dolar itu.
Selamat.
Tidak, pak. Kita masih jauh dari selesai.
Kau sudah selesai.
Waktunya tidak tepat untuk pergi, pak. Kompi membutuhkanku.
Berarti kurasa kami harus menangkan perang tanpamu.
Itu mungkin juga lebih cepat.
Ya, Cash. Lagi pula kau hanya jadi beban unit.
Ingatkan aku kau siapa, anak baru.
Dan kau membakar logo Lucky Strike terlebih dahulu.
Ya, ya, baiklah.
Pak.
Kapten Castle,
Semua orang tahu jika kau memenuhi syarat untuk penangguhan.
- Ada inti dari perkataanmu? - Ada.
Maksudku, kau di sini, Kapten.
Benar. Kebenaran, keadilan, dan cara Amerika.
Itu benar. Kita berdua melakukan tugas di sini.
Benar.
Kau kehilangan tiga jari, Cash, jadi kau akan ke rumah sakit,
Dan sopir kolonel yang akan mengantarmu ke sana.
Cobalah merasa terhormat.
- Ya, pak. - Selamat pagi, pak.
Ayo ke dalam.
Ini sangat dingin. Aku rasa testikelku mengerut.
Itu sangat benar.
Apa status Kompi Charlie?
Kami memiliki peleton lengkap dan teknisi perorangan...
...untuk memasang ranjau dan meledakkan jembatan jika dibutuhkan.
Aku juga punya beberapa orang di barisan depan.
Selain dari itu, kami siap untuk bergerak.
Kami sudah mengirim Able dan Baker ke sana dengan M1,
- Jadi aku mengandalkan Kompi Charlie. - Oke, anak-anak, bawakan peta.
- Hei, Ram, bawakan peta kita. - Segera, Top.
- Ini, pak. - Satu keahlian tentara Jerman...
...yaitu membuat keributan.
Baiklah, Aventi, matikan Lassie.
Ya, pak.
Oke, tak ada waktu untuk basa-basi.
Jalan diantara Lanzerath dan Elsenborn ini,
Itu, apa, sekitar lima mil dari sini?
Kurang lebih, pak.
Aku tahu itu, pak. Itu agak kurang dari lima mil.
Oke, kami mau kau menghadang jalan itu pagi ini. Mengerti?
Serangan balasan Jerman sudah berlangsung selama tiga hari,
Dan itu masif.
Hitler mungkin besar kepala...
...karena dia melakukan rencana yang sama di Ardennes...
...yang dia lakukan empat tahun lalu, dan itu berhasil, lagi.
Tapi kita takkan biarkan Fuhrer mendapatkan kejayaannya, bukan?
Kita akan hentikan para bajingan ini...
...dan pastikan mereka tak bisa mendekati depot bahan bakar kita.
Ada satu hal lagi.
Itu Divisi Panzer SS ke-1 yang menuju ke jalan itu.
Sial.
Sebelumnya para pengawal Hitler.
Terburuk dari yang terburuk.
Kalian tak pernah menghadapi kelompok seperti mereka, mengerti?
Tak satupun di divisi ke-99 yang pernah, aku bisa janjikan itu padamu.
Baiklah, sekarang, orang-orang ini, mereka bukan...
Mereka bukan prajurit, mengerti?
Mereka pembunuh.
Dua hari lalu, beberapa prajurit dari divisi 285 menyerah,
Melempar senjata mereka, mengangkat tangan,
Lalu SS membariskan mereka dan melindasnya di tempat tanpa ampun.
- Demi Tuhan. - Dan itu terjadi nonstop.
Jadi saat berhadapan dengan SS, tidak ada peraturan.
Tidak ada hukum internasional.
Kau mendapat kesempatan, habisi para bajingan ini.
- Apa itu dimengerti? - Ya, pak.
Dan para monster ini, mereka mencap diri mereka...
...dengan tato di bawah lengannya.
Bayangkan membiarkan dirimu mendapat cap setan itu.
Kami akan menutup jalan ini, pak. Aku sendiri yang akan mengawasinya.
Berapa banyak waktu yang kau butuhkan?
30 menit untuk ke lokasi, pak,
Lalu kurasa kurang lebih sekitar dua jam untuk siapkan semuanya.
Aku terima itu.
Oke.
Oke, baiklah.
Fantastis.
Mari selesaikan itu. Kita lihat kemampuan kalian.
No comments yet. Be the first to leave one.