Release info

Goodbye My Princess-Ep 20
A Commentary by BlackSpiders
IDFL™ SubsCrew

Tags

other
Published on: 2019-03-04
Downloads: 34
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 112 lines.

Episode 20

Kalian pergi duluan.

Ayo pergi, Pangeran Yi.

Menengadah.

Yang mulia.

Yang mulia.

Bisakah kau menoleransi ini?

Jika aku tidak bisa, aku harus membuat langkah terakhir.

Apa kau ingin melakukan langkah terakhir?

Jadi, kita hanya bisa menunggu sekarang.

Kita harus menunggu,

tapi kita tidak menunggu untuk menjadi ikan di talenan.

Sebaliknya, kita menunggu kesempatan.

Kasihan bunga di taman ini.

A Du.

Di antara 10 gambar ini,

kau hanya perlu menunjukkan yang mana bernama Batuer.

Nona A Du,

apakah dia Batuer?

Yang mulia,

apa kau sungguh ingin melakukan ini?

Jika kita membuat langkah yang salah,

kita akan kehilangan semuanya.

Lalu?

Yang mulia,

aku mengantar Batuer palsu ke sini.

Aku akan memikul tanggung jawab penuh.

Kau takkan pernah terlibat.

Bodoh.

Dengan hubunganku denganmu,

bahkan jika kau bertanggung jawab penuh atas kejahatan tersebut,

aku juga takkan diampuni.

Yang mulia.

Bagaimanapun,

aku takkan dapat mempertahankan posisiku sebagai putra mahkota,

tapi tahta...

Yang mulia.

Buka gerbangnya.

Ada sesuatu yang penting untuk disampaikan pada Kaisar.

Aku perlu dekrit tertulis Kaisar...

... untuk membuka gerbang istana.

Buka gerbangnya.

Yang mulia.

Setelah sayap burung muda menjadi kuat,

mereka dituntun ke cabang.

Mereka terbang tanpa melihat ke belakang.

Mereka bertebaran bersama angin.

Orang tua menangis tanpa henti di langit,

tetapi burung-burung muda takkan kembali.

Kembali ke sarang kosong mereka,

celoteh orang tua dengan sedih sepanjang malam.

Tangkap putra mahkota hidup-hidup!

Bunuh semua sisanya.

Beraninya kau menangkapku?

Serang!

Li Yan,

seumur hidupku,

aku tidak pernah dikalahkan.

Hentikan putra mahkota.

Yang mulia,

aku tidak ingin mati di tangan orang lain.

Dalam kehidupan kita selanjutnya,

kita jangan menjadi...

... saudara di keluarga kerajaan.

Ayah,

Ayah mengajariku bahwa pemenang mengambil semua.

Ayah mengajariku untuk tidak bermoral.

Karena Ayah telah membuatku ambisius,

mengapa menghentikanku?

Mengapa menghancurkanku?

Aku hanya alat untuk mengendalikan kerajaan Ayah.

Apakah aku benar?

Pernahkah Ayah, bahkan untuk satu hari,

menganggapku anakmu?

Ayah,

keluar dan lihatlah.

Lihatlah!

Wilayah Ayah di bawah surga...

... masih milik Ayah.

Tapi anak Ayah...

... sudah menjadi musuh.

Cheng Ye,

tolong hentikan.

Ini pemberontakan.

Pemberontakan?

Keberadaan kita...

... adalah pengkhianatan dalam dirinya sendiri.

Yang Mulia,

tentara pemberontak telah dimusnahkan.

Putra mahkota telah dipenjara...

... di Kementerian Kehakiman menunggu hukuman.

Orang tua mereka menangis tanpa henti di langit,

tetapi burung-burung muda tidak akan kembali.

Kembali ke sarang kosong mereka,

celoteh orang tua dengan sedih sepanjang malam.

Karena kau berani melancarkan kudeta bersenjata,

siapa lagi yang tidak akan kau bunuh?

Jika aku mengambil tahta Ayah, aku bisa membunuh siapa pun yang kuinginkan.

Hanya saja aku tidak berhasil.

Kau tidak menyesal!

Bukankah Ayah mendapatkan tahta dengan cara yang sama?

Ayah harus mengerti,

di keluarga kerajaan,

tidak mungkin ada cinta dan hormat di antara saudara.

Kau adalah putra mahkota,

tapi kau menyalahgunakan tembaga untuk pembuatan patung-patung Buddha,

dan secara diam-diam terlibat dalam pencetakan koin dan mengganggu kebijakan nasional.

Sekarang, orang-orang di kerajaan ini menungguku...

... untuk memberi mereka penjelasan. Kaupikir...

... kau hanya bersalah karena membunuh kakakmu?

Jika aku tak bersalah atas begitu banyak kejahatan,

aku tidak akan memulai kudeta bersenjata.

Good Bye My Princess (Dong Gong / 东宫) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Good Bye My Princess (Dong Gong / 东宫)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left