Season 1

Release info

Even A Replica Can Fall In Love S01E07 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Replica Datte, Koi o Suru - 07
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-05-20
Downloads: 17
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Akuarium?

Maaf,

kemarin aku enggak sempat bilang.

Tapi, aku enggak membolos lagi, kok.

Tapi sepulang sekolah.

Sama siapa?

Aki.

Lalu, hubungan kalian sampai mana?

Itu...

Sampai ke Nihondaira Zoo,

festival,

dan bioskop di Cenova.

Kemarin, aku ke akuarium di Matsuzakaya.

Kamu kenapa? Kurang sehat?

Berangkat sana.

Iya.

SI REPLIKA MENCARI

Aikawa. Mau makan siang bareng?

Belakangan,

tim properti sering rapat sambil makan siang.

Manfaatin waktu istirahat siang.

Bekalnya Aikawa kelihatan enak.

Terima kasih.

Yang lain juga kelihatan enak.

Aku isinya frozen food semua.

Dibekalin hamburg steak. Beruntungnya.

Ada yang mau anggur?

Mau! Hidup dessert!

Sanada. Enak, nih, kayaknya.

Bagi satu.

50 juta.

Mahal amat!

Si Sanada kayaknya oke, ya.

Dia kaku gitu, kan?

Tapi juga baik.

Beda sama cowok lain.

Iya. Beda jauh sama Yoshii.

Di Festival Seiryo nanti, ada yang jadian enggak, ya?

Gimana...

kalau di rumah hantu gelap?

Nanti bisa dicium.

Hei, Aikawa.

Ciuman itu gimana rasanya?

Kenapa dia tanya itu ke aku?

Wajahmu merah. Kenapa?

Soalnya hari ini agak panas.

Kamu di ekskul sastra, kan, Aikawa?

Apa? Iya.

Ada buku rekomendasi?

Jangan-jangan, Sato...

lagi bantu ngalihin topik?

Ada cerita atau puisi dari buku pelajaran bahasa Jepang

yang menarik buatmu?

Kalau itu...

Sato pun murka.

Ia bertekad bahwa dia harus menumpas Yoshii yang kejam dan zalim itu!

Itu "Larilah, Melos!".

Benar.

Dia kemarin merusak kardus perlengakapan lagi.

Apa? Tidak apa-apa?

Untungnya Sanada langsung membantu, jadi terbantu.

Aku ini pada dasarnya orang luar.

Kalau bertengkar dengan satu orang di sirkel, pasti enggak nyaman, kan?

Makanya aku pindah-pindah sirkel.

Dan saat aku kembali,

masalah yang lalu seolah enggak ada dan aku disambut lagi.

Mungkin ini yang namanya hit and run, ya.

Walau dia sendiri,

tapi Aikawa enggak kelihatan sedih, ya.

Tapi, kadang,

memang kadang,

kamu kelihatan kesepian.

Apa itu cuma perasaanku?

Aku memang kelihatan sok tahu, ya.

Karena aku begini, aku kurang disukai cewek-cewek lain.

Begitu, ya.

Begitulah.

Itu hanya masalah mereka yang kurang jeli melihatmu.

Aikawa, kamu lagi ngerayu aku?

Aku jadi agak deg-degan.

Ini raknya Dazai, ya.

Yang mana, ya, yang baru ada filmnya itu?

Maaf, Sato.

Tunggu.

Iya.

Makasih, ya.

Gagal lagi.

Kalau begini terus, kasusnya sulit dipecahkan.

Ricchan.

Ka... Kak Nao, ya. Bikin aku kaget.

Maaf, maaf.

Omong-omong, kasus maksudnya?

Tadi suaraku sampai keluar, ya?

Yang ngomong kasus apalah itu...

Iya, keluar.

Aduh! Aku ceroboh!

Kamu lagi cari pelaku yang sebar selebaran?

Begitulah, jadi...

Ricchan.

Iya, aku lagi cari.

Habisnya, aku khawatir.

Selebaran itu mungkin ngomongin Kak Nao dan Kak Aki.

Ricchan.

Makasih.

Enggak usah.

Hei.

Boleh aku bantu cari pelakunya?

Tapi, nanti kita bisa dimarahin Kak Aki.

Biar dia enggak khawatir, kita rahasiain dari dia aja.

Ini rahasia antara aku dan kamu, Ricchan.

Kalau ketahuan?

Ya sudah, dimarahin aja, sambil kita disetrap di lorong.

Sambil bawa ember juga?

Iya. Di kedua tangan.

Bakal ketemu enggak, ya?

Soalnya udah lewat dua minggu.

Kalau main cari aja kayaknya enggak ketemu.

"Tapi,

aku menyerahkannya padamu, Kak Nao.

Kuyakin pelakunya akan dapat ditemukan.

Atas nama Ricchan!"

Itu yang ingin kamu bilang, ya.

Namun, menemukan pelaku selebaran itu tidak mungkin mudah.

Aku dan Ricchan...

terus disibukkan dengan persiapan Festival Seiryo.

Tim inspeksi masih belum datang juga.

Semua yang sudah jadi harus dicek oleh panitia, kan?

Iya.

Aku coba cek dulu ke ruang OSIS.

Kamu mau? Terima kasih.

RUANG OSIS

Nilai apa ini?

Memang harusnya aku enggak simpan lembar ujian di tempat begini.

Semoga ini enggak benar,

tapi kamu enggak tinggalin belajar buat main, kan?

Mana ada aku begitu.

Tapi, aneh, kan?

Kenapa orang kayak kamu bisa dapat nilai segini?

Sudah! Berisik!

Apa pedulimu?

Mau aku dapat lima atau sepuluh juga!

Kenapa aku harus selalu dengar kamu ngomel-ngomel?

Mau cuma lima atau sepuluh, mana mungkin!

Sambil tidur pun enggak akan jadi gini!

Berisik!

Padahal kamu yang paksa peran Putri Kaguya!

Jangan sok ceramahin aku!

Harusnya, kamu tolak aja dari awal!

Bilang kalau enggak mau!

Jangan banyak omong!

Kamu enggak tahu apa-apa soal aku!

Aikawa, ya.

Kak, boleh aku bicara berdua saja?

Kenapa?

Kalau caramu begitu, siapa pun pasti akan sakit hati.

Kak Mori sepertinya hampir menangis.

Begitu.

Benar juga.

Kamu bisa jaga rahasia?

Kadang bisa rapat, bisa agak longgar.

Jujur, ya.

Tapi, benar juga.

Orang seperti itu bisa dipercaya.

Libur musim panas,

aku jalan bareng Mori ke Festival Kembang Api Abekawa.

Terus, aku menyatakan perasaan.

Tapi, sampai sekarang masih digantung.

Mori itu pintar orangnya.

Dia masuk tiga besar di angkatan.

Katanya,

dia mau giat belajar demi masuk kampus di Tokyo.

Mungkin karena itu, dia menahannya.

Tapi tetap, dia itu hebat.

Selama libur musim panas, dia enggak pernah kontakan.

Setelah libur pun, dia bicara sama aku tanpa ubah raut wajahnya.

Setiap hari, dalam hatiku, aku gelisah setengah mati, merintih sakit.

Itu pasti menyiksa, ya.

Sekarang aku sudah cukup sibuk,

tapi aku ingin lebih sibuk lagi.

Dengan begitu, aku enggak perlu mikirin hal kurang penting lagi.

Kak Mochizuki. Napas lewat hidung.

Kenapa tiba-tiba?

Sudah.

Ayo, tarik napas.

Lepas.

Satu, dua, tiga, empat, lima.

Pernapasan perut.

Ini teknik pernapasan yang diajari senior.

Kalau kamu,

sudah jadian sama Sanada?

Begitu.

Mana mungkin kamu terbuka di depan orang yang sedang digantung.

Bukan begitu.

Kamu ternyata agak beda dari yang kukira.

Soalnya,

di kalangan anak kelas 12, kamu ada julukan Putri Penyendiri

atau Si Cantik Dingin.

Aku cuma jadi begini kalau dengan teman-teman Ekskul Sastra.

Begitu?

Iya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left