The first 200 lines.
TINGKAT LANJUT
Aku dan Isaki-san memutuskan ingin menjadi manusia yang berbeda identitas.
Manusia yang berbeda identitas?
Iya.
Awalnya, kami ingin menjadi satu manusia saja
agar tak lagi setengah-setengah seperti manusia serigala,
tapi sekarang kesalahpahaman itu sudah selesai.
Kami merasa tak perlu disatukan menjadi satu kepribadian.
Maksudnya tubuh kalian akan menjadi dua?
Iya.
Hal seperti itu bisa dilakukan?
Saat masuk sekolah,
aku diberi tahu pemilik sekolah bahwa ada cara seperti itu.
Serius?
Awalnya,
aku sempat berpikir lebih baik aku saja yang tidak ada,
tapi lewat diari dengan Isaki-san,
kami berdua ingin tetap bersama.
Begitu.
Baiklah.
Aku akan bicara ke Kepsek dan pemilik sekolah.
Terima kasih banyak!
Lalu, setelah jadi manusia nanti, kalian mau bagaimana?
Selama ini,
kalian ingin kuliah jurusan sastra, ya?
Kalau kalian menjadi dua, masa depan kalian...
Eh?
Eh?
Bagaimana ini, Sensei?
Aku belum memikirkan sampai sejauh itu.
PEMBENCI MANUSIA DAN CAHAYA FAJAR
Nah, sekarang tentang tugas akhir Kelas Tingkat Lanjut.
Untuk lulus dan menjadi manusia,
kalian harus lulus tugas akhir.
Tugasnya disesuaikan untuk setiap murid.
Kepsek dan pemilik sekolah yang menentukan.
Aku sudah tak ada kaitannya lagi.
Karena kabur dari sekolah, nilaiku dikurangi 150 poin.
Jadi, mengerjakan tugas akhir pun percuma.
"Tujuan tugas akhir
adalah tentang menguji kemampuan kalian mengatasi hal yang tak ada di kelas!"
Itu yang Kepsek bilang.
Bukan soal lulus tidaknya, tugasnya harus dikerjakan.
Tenggatnya sampai akhir Februari!
Aku ingin kalian semua berusaha menyelesaikannya!
Aku sudah menerima tugas akhir dari Kepsek!
Tugasku mencari harta karun pemilik sekolah!
Mencari harta?
Ini petunjuk lokasi harta karunnya.
Oh.
Dapat tugas aneh tapi seru lagi, ya?
Tugasku
mengumpulkan tanda tangan semua murid dan staf sekolah.
Tanda tangan?
Cuma minta mereka menulis nama saja?
Aku diremehkan.
Kelihatannya gampang.
Tugasku
menulis lirik dan menggubah lagu penyemangat untuk porak tahun depan!
Cocok untukmu yang suka musik.
Kalau aku
menulis cerpen dengan tokoh minimal lima orang
dan panjang naskahnya minimal 20.000 karakter.
Semua tugasnya tidak kelihatan terlalu sulit.
Kalau begini, tanpa menunggu Februari pun,
mungkin Januari pun semuanya bisa menyelesaikannya.
24 JANUARI, PIKET
Semuanya, tugas akhirnya sudah ada progres?
Punyaku lancar.
Lirik dan melodi bagian reff-nya sudah jadi.
Kau menulis lirik dan lagu bersamaan?
Menentukan reff-nya dulu itu penting agar berimpak.
Lalu setelah itu bagian awal dan akhirnya!
Oh, ternyata caranya macam-macam, ya.
Bagaimana dengan progresmu, Usami?
Aku sudah keliling menemui semua murid.
Tapi mustahil.
Apa maksudnya?
Lihat ini.
Ini... jejak kaki?
Kelas Pemula masih belum terbiasa dengan wujud manusia.
Banyak murid yang belum bisa menulis.
Jadi aku mengumpulkan jejak kaki,
tapi Kepsek tidak menerima ini sebagai tanda tangan.
Kelas Pemula memang berat, ya.
Bagaimana denganmu, Oogami?
Kenapa orang ini bicara begitu?
Kenapa? Perasaan orang ini...
Aku tidak mengerti!
Yang di sana juga kesulitan, ya.
Bagaimana dengan tugasmu, Minazuki?
Yang pertama teka-teki silang, cukup sulit,
tapi bisa kuatasi.
Begitu.
Soal berikutnya juga sulit dan aku masih bingung.
Tapi aku yakin bisa diatasi!
Soal pertama saja bisa kupecahkan!
Tenggatnya masih lebih dari sebulan.
Jangan panik atau terburu-buru,
kerjakan dengan teliti satu per satu.
- Paham? - Iya!
31 JANUARI, PIKET
Beres!
Lirik dan lagunya, semuanya sudah jadi!
Begitu. Syukurlah, Haneda.
Tinggal tunjukkan ke Kepsek dan disetujui,
lalu tugas akhirku akhirnya selesai!
Tobari-san, kerja bagus.
Selamat!
Kau yang pertama selesai, ya!
Kesal juga bukan aku yang pertama.
Tapi, selamat.
Terima kasih.
Tugas kalian bagaimana?
Tiap hari aku buka Bimbel Usami di Kelas Pemula
dan mengajari mereka menulis huruf.
Novelku sudah melewati 20.000 karakter.
Kau sudah berusaha, Oogami!
Berarti sudah selesai, ya?
Masalahnya, ceritanya malah melebar.
Tiap tokohnya seperti bertindak sendiri!
Sudah 20.000 karakter pun akhir ceritanya belum ketemu!
Tidak selesai-selesai!
Begitu, itu juga berat, ya.
Bagaimana progresmu, Kyouka?
Aku malu bilangnya, belum ada progres.
Begitu.
Mau kubantu?
Tidak, itu tidak perlu!
Ini tugasku!
Akan kuselesaikan dengan kemampuanku sendiri.
Begitu.
Yah, kalau butuh sesuatu, tinggal bilang.
Nanti kubantu.
Terima kasih sudah perhatian.
7 FEBRUARI, PIKET: MINAZUKI
Selesai!
Novel dengan lima tokoh
dengan lebih dari 20.000 karakter, sudah selesai!
Total karakternya 38.033!
Kerja bagus, Oogami.
Sepertinya aku suka membuat cerita.
Itu bagus!
Aku malu bilangnya. Lain kali tolong dibaca.
Iya!
7 FEBRUARI, PIKET: USAMI
Selesai.
Tiap hari aku mendampingi mereka mengajari huruf.
Ada yang kabur,
ada yang ketakutan,
ada yang menjebakku,
pokoknya berat.
Begitu. Kerja bagus.
Anu.
Bagaimana progres tugasmu, Kyouka-san?
Begini, kalau ada yang bisa kubantu,
jangan sungkan dan bilang, ya.
Terima kasih.
Tapi ini tugasku.
Akan kuselesaikan dengan kemampuanku sendiri.
Aku pernah diajarkan sesuatu.
Kalau tak cerita apa yang kita rasakan, nanti tak akan tersampaikan.
Jadi, aku sadar ini mungkin lancang,
tapi kalau butuh bantuan, bilang kapan saja, ya.
Iya. Kalau waktunya tiba, mohon bantuannya, ya.
Kyouka!
Bilang di bagian mana kau kesulitan!
Aku akan bantu!
Terima kasih.
Tapi ini tugas yang harus kuselesaikan sendiri.
Jangan cemas.
Kedengarannya bohong.
Eh?
Dari dulu, aku tidak suka senyumanmu.
Mengingatkanku pada orang yang kusayang yang juga memaksakan senyumannya.
Aku hanya bangga pada diriku yang selalu menatap ke depan.
Meski ada momen memaksakan,
aku sendiri yang ingin menantang dan melampauinya,
jadi itu bukan masalah.
Sikap itulah yang tidak aku suka!
- Usami. - Sensei, jangan cemas.
Bukankah tugas itu akan bermakna
kalau bisa diselesaikan sendiri?
Aku sangat menghargai kalian khawatir padaku,
tapi mohon pengertiannya.
Kau terlalu memaksakan memikul semuanya sendirian.
Kalau begitu, saat benar-benar butuh bantuan, apa kau bisa cerita?
Aku...
Aku tidak butuh bantuan.
20 FEBRUARI, PIKET: HANEDA
Tenggat mengumpulkannya tinggal seminggu lagi, ya.
Apa Minazuki baik-baik saja?
Sensei!
Pagi!
Oh, Oogami.
Ah, hari ini bulan purnama, ya?
Kudengar Kyouka-chan dan Usami lagi berantem. Itu betulan?
Dari yang kau lihat, bagaimana situasi Kyouka-chan?
Menurutku
mengakui hal yang tak bisa dilakukan sendiri
No comments yet. Be the first to leave one.