The first 200 lines.
Oh, hampir saja!
Siap, satu, dua! Ah!
Siap, satu, nol!
Kau harus bayar!
- Sekali lagi. - Sudah cukup.
- Sekali lagi. - Tak mau.
Empat orang hari ini.
Kau yakin ini cara yang benar untuk melakukannya?
Tak ada masalah, oke?
Kita sudah membuat terowongan yang mengarah tepat di bawah meteorit.
Kita akan taruh bom di sini dan meledakkannya.
Itu akan mengubur meteorit jauh di bawah tanah,
dan semuanya akan aman.
Tak ada masalah.
Jangan menganggapnya remeh!
Kau tahu berapa orang kita kirim?
Tak usah terlalu kaku! Ayo kita mulai.
Akan selalu ada tenaga kerja pengganti.
Kenapa sikapmu begitu?
Hei, tunggu!
Ini perintah dari atas, jadi sudah diputuskan.
Bukan waktunya untuk pendapat pribadi.
Lakukan saja tugasmu, paham?
Ini keterlaluan.
Baiklah, semuanya, pakai ini.
PAMERAN '99
Ya.
Cepat pakai.
Aku cuma akan bilang sekali.
Ada terowongan ke samping setelah satu kilometer.
Di sana, meteoritnya akan kelihatan.
Kalian cuma perlu meninggalkan ini di sana.
Mudah, bukan?
Hei!
Cepat selesaikan tugasnya, lalu kalian akan dapat uang banyak.
Kerjakan saja.
Ayo, Semuanya!
Baiklah, aku duluan.
Tak ada gunanya jika kau sendiri, Curut.
Kau cuma ingin duluan, ya, Luwak?
- Bawa saja bomnya! - Hati-hati dengan bomnya!
- Kau tak apa-apa? Bisa? - Ya.
Kau juga, cepatlah.
Gadis kecil itu menunggu, 'kan?
Pak Tua, bisa berdiri?
Baiklah, hati-hati!
Ingat, itu bom!
AWAS JALAN BERCABANG!
3/8 TIBA DI TITIK JATUH METEORIT
Apa?
Mereka masuk sampai titik terjauh?
Sukar dipercaya.
Akhirnya ada yang berhasil!
Oke, ayo! Ledakkan semuanya!
Jangan! Masih ada orang di dalam!
Kubilang tekan tombolnya!
SAKLAR MODE LEDAKAN
Apa itu?
Tolong aku.
Tolong aku!
Lakukan saja.
HUMAN VAPOR
Jasad Kapolda Metro Sakamoto
ditemukan di mobil yang diparkir di Distrik Minato, Tokyo.
Nona Araki kini berada di lokasi.
REPORTER TV ETN, ARAKI RION
Ini lokasi tempat jasad Pak Sakamoto ditemukan.
Dia ditemukan tewas di mobil hitam yang bisa terlihat di sana.
DISIARKAN DI ZONA TEROR FUJITA DAN KAHO
Tepat sebelum jasad ditemukan,
Manusia Uap mengumumkan di sebuah kanal video
bahwa dia akan membunuh Kapolda Metro Sakamoto…
KAHO, ZONA TEROR
HUBUNGI AKU. SEMUANYA AMAN, 'KAN?
AKU TAK APA-APA. KUHUBUNGI NANTI
- Berhenti melawan! - Diam!
Kembalikan!
- Diam! Dasar jalang! - Lepaskan aku!
Hei!
Pegangi dia!
Jangan bergerak!
- Pegangi yang benar, Tolol! - Maaf!
Jangan merepotkan Bos!
- Lepaskan! - Hei, Nona.
Siapa ini?
- Siapa yang mengirim email ini? - Jawab dia!
Jadi, Okamoto…
Apa yang terakhir kau bicarakan dengan Pak Kapolda?
Hei, kau dengar?
Apa yang Pak Kapolda katakan sebelum dia bunuh diri?
Bunuh diri?
Ya.
Ada video baru dari Manusia Uap.
Karena itulah dia bunuh diri.
- Kau orangnya, 'kan? - Okamoto!
Kau bunuh dia dan membuatnya tampak seperti bunuh diri!
- Tenanglah! - Kau gila!
- Bedebah. - Cukup!
Apa kau sudah gila?
Ada apa?
Apa kau lupa kau baru saja diskors?
Dia cuma tanya untuk investigasi!
TKP tidak terekam CCTV.
Dalam situasi ini,
kita harus menganggap ini bunuh diri.
Pak Kapolda hanya bilang
bahwa kami perlu makan malam lagi.
Itu saja.
Matanya tampak sangat sedih,
seperti mata seseorang yang akan bunuh diri.
Apa itu cukup?
Sudah cukup.
Kenapa sikapnya begitu?
Kenji.
Shinya…
Ayahmu…
Aku bersalah atas kematiannya.
Dia sangat menjunjung tinggi keadilan.
Ironis, bukan?
Baru berduka sudah dikerumuni.
Apa ancaman itu membuatnya bunuh diri?
Pantas orang menyebut bahwa media itu sampah.
Silakan, ini untukmu.
Sepertinya mereka pasangan yang bahagia.
Mereka sudah kenal sejak masih sekolah.
TANGGAPAN KELUARGA
Apa benar tak ada surat bunuh diri?
Kaget aku!
Aku sungguh tak tahu apa-apa!
Aku keluar sebentar.
Oh, baiklah.
4,01 JUTA KALI DITONTON
Kaho.
Senyum Bawa Berkah.
Coba tebak.
Aku dapat empat bento kedaluwarsa.
Kaho?
Kaho?
Selamat datang.
- Kakak! - Kaho!
- Awas kalian! - Hei!
- Kaho! - Hentikan!
Kaho!
- Kakak! - Kaho!
Kakak!
Jangan buang waktu kami!
- Kalian sama-sama keras kepala. - Kakak!
- Ikat dia. - Baik.
Diam kau.
PENGHARGAAN, ASISTEN INSPEKTUR OKAMOTO SHINYA
PAMERAN PERDAMAIAN ANAK DUNIA '99
Aku tahu apa yang sedang kau selidiki.
Apa maksudmu?
Sebenarnya…
aku juga terlibat dengan fasilitas itu.
Kau juga
terlibat?
Aku juga tahu berapa banyak yang sudah kau ungkap.
Aku tahu kau mengincar yakuza itu.
Apa kau tahu
yang mereka lakukan di fasilitas itu?
Ya.
Bagaimanapun, jangan ikut campur.
Sakamoto…
Apa kau paham
apa yang sedang kau lakukan?
Kau paham siapa yang terlibat?
Mereka bukan orang biasa.
Mengetahui nama mereka saja bisa membuatmu kehilangan nyawa.
Lalu kenapa?
Tak peduli siapa lawan kita,
tugas kita mengungkap kebenaran!
Apa aku salah?
Kenji, jangan di situ.
Apa yang terjadi pada Ayah?
Dia mengejar tersangka yang melarikan diri,
lalu dia tertabrak truk.
Ayah?
Ayah?
Ayah!
Ayah!
Ayah.
MENYEDIAKAN PEKERJAAN BAGI YANG MEMBUTUHKAN
TATO ULAR DI PERGELANGAN TANGAN
ANGGOTA FUJISHIRO
Apa kau anaknya si Okamoto?
Aku dan dia sudah lama kenal.
Dia tak bisa bertindak cerdas.
Sebab itu dia berakhir begini.
Hei, Rambut Panjang!
Salah sendiri kau tak mau bicara, Rambut Panjang!
Hei! Akan kubunuh kau. Paham?
Kakak!
Kaho!
- Kakak! - Hei!
Apa perlu kukelupas tanda lahir adikmu dengan pisau ini?
Hentikan! Bedebah!
Hei!
Dengar, Kakak.
Jika kau jawab pertanyaanku dengan benar, akan kubebaskan kalian berdua.
No comments yet. Be the first to leave one.