The Cure

The Cure

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Cure 1997 Blu
A Commentary by subteks
AI natural translated by subteks.me

Tags

bluray
ai-translated
Published on: 2026-08-07
Downloads: 3
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Sudah lama sekali...

Di hutan terpencil, tinggal seorang pria dan putrinya yang cantik.

Suatu hari...

Sebuah kereta kuda berlapis emas berhenti di depan pintunya.

Seorang raja turun dari kereta kuda itu.

'Bolehkah aku menikahi putrimu?' pinta sang raja.

Pria itu setuju dengan gembira.

Sejujurnya sang raja sangat tampan...

Satu-satunya cacat, jenggotnya berwarna biru.

Selain itu tak ada cela pada dirinya."

"Jenggot Biru."

- Buku apa ini? - Bukan apa-apa.

Singkirkan buku ini, kita bahas hal lain.

Baiklah.

- Kau sudah enakan? - Ya.

Aku tahu...

Aku tahu akhir cerita ini.

Pada akhirnya gadis itu membunuh sang raja.

CURE (1997) Skenario & Sutradara: Kiyoshi Kurosawa.

Penerjemah Subtitle: Pānjora Cakrabartī.

- Kau? - Takabe, dari Markas Besar.

Terima kasih sudah datang.

Inspektur Takabe, apa kau ingin menemui petugas kebersihan

- yang pertama kali menemukan mayatnya? - Tidak.

Dia pelacur, hal seperti ini sudah biasa terjadi.

- Aku Takabe. - Aku Yasukawa.

Ada petunjuk?

Ya.

Seseorang bernama Kuwano meninggalkan semuanya.

Kartu identitasnya juga ditinggal.

Dibunuh dengan benda tumpul,

penyebab kematian utama adalah kehabisan darah.

Mati dengan sangat cepat.

Kedua arteri karotisnya disayat dengan sangat ahli.

Pernah lihat kasus begini sebelumnya?

Tidak.

Ini sama sekali tidak normal.

Membunuh orang tak perlu serumit ini.

Pembunuhnya naik motor atau sepeda.

Cek semua jasa kurir, aku segera ke sana.

Kau mau menemui tetangganya?

Takabe, dengar.

Lalu darahnya mulai mengalir.

Darahnya banyak sekali.

Sakuma, ini dari Kantor Polisi Shibaura.

Dan kemudian...

Aku menatap wajahnya...

Kelihatannya baik-baik saja.

Mereka minta didatangkan seorang psikolog untuk menangani ini.

Apa kau mengerti maksudnya?

Apakah dia sama seperti yang lain?

Hm, dia mengakuinya tapi lalu bilang tak sadar melakukannya.

Kurasa ada seseorang yang memaksa mereka melakukan ini.

Tiga kasus berturut-turut dalam dua bulan.

Media sudah tahu?

Belum, kami belum membocorkannya.

Sudah masuk TV?

Belum.

Beritanya sama sekali tidak bocor.

Kecuali kalau kau membicarakannya di kuliahmu!

Sudahlah!

Tak ada hubungan antar pelakunya dan dilakukan dengan sangat rapi.

- Jadi ini terjadi tanpa alasan? - "Tanpa alasan"?

Orang selalu ingin mencari makna di balik setiap kejahatan.

Tapi seringkali itu tidak ada.

Jadi seseorang bisa membunuh tanpa alasan?

Tempat apa ini?

Pantai Shirasato.

Tempat apa ini?

Pantai Shirasato.

Shirasato, di Chiba.

Shirasato, di mana ini?

Kau mau ke mana?

Tidak ke mana-mana.

Tanggal berapa hari ini?

26 Februari.

Tempat apa ini?

Sudah kubilang!

Kapan kau bilang?

Baru saja.

Apa kau tahu siapa aku?

Maksudmu?

Aku sendiri tidak tahu siapa aku.

Kau... tidak tahu?

Tolong aku.

Aku tidak ingat apa pun.

Mau minum?

Kopi saja cukup.

Kubawakan.

Suara apa di luar itu?

Ombak laut.

Begitu tenang dan senyap!

Tertulis "Mamiya" di sini, apakah ini namamu?

Entahlah.

Mungkin namamu Tuan Mamiya.

Mamiya?

Yah, mungkin saja itu namaku.

Sepertinya itu nama asliku.

Sebaiknya kita lapor polisi.

Jangan... jangan polisi.

Kenapa?

Ayo ngobrol sebentar lagi.

Tentang keluargamu, pekerjaanmu...

Ceritakan dulu tentang dirimu.

Tentang diriku?

Aku guru sekolah, dan sudah menikah.

Di mana istrimu?

Dia tidur di atas.

Tidur... kenapa?

Sedikit tidak enak badan.

Siapa?

Tuan Mamiya?

Tuan Mamiya?

Nama siapa itu?

Namamu.

Aku sudah cerita tentang diriku, sekarang giliranmu.

Tentang diriku?

Apa saja.

Mendengar nama "Mamiya" tak membangkitkan ingatanmu?

Tidak.

Untuk apa kau pergi ke pantai itu?

Di mana?

Pantai Shirasato.

Aku tidak paham maksudmu.

Baiklah, kita bicarakan hal lain.

Aku ingin tahu tentang dirimu.

Sudah kubilang tadi.

Ya?

Aku tidak ingat apa pun.

Aku mengajar di sekolah, dan di rumah hanya tinggali istriku.

Apa istrimu bekerja?

Dia ibu rumah tangga.

Siapa yang kaubicarakan?

Istriku.

Oh, wanita berlegging merah muda itu?

Kau melihatnya?

Entahlah, kau sendiri yang melihatnya.

Ceritakan lagi tentang Itrimu.

Halo, Pak. Sebentar ya.

Kalian bajingan!

Apa aku berbuat salah?

Aku bekerja dengan caraku sendiri!

Pergi sana ke neraka!

Apa aku sudah gila! Enyah kau dari sini!

Maaf menunggu lama.

Sudah selesai?

Ini pesananmu.

Terima kasih.

Inspektur Takabe, mohon tunggu sebentar.

Halo.

Aku tidak mengganggu tidurmu, kan?

Biar kubuka.

Tidak, aku bisa...

Tidak, hari ini aku baik-baik saja.

Di mana pembukanya?

Di sini.

- Kusuguhkan bir. - Terima kasih.

Bagaimana pekerjaanmu? Sibuk sekali?

Ya, kalau keadaanmu bagaimana?

Aku? Kulewatkan sepanjang hari tanpa melakukan apa pun.

Fumie...

Begitu kasus ini selesai, kita akan pergi liburan.

Baiklah...

Tidak, aku serius mau mengajakmu liburan.

Kita pasti pergi, ke mana... kau yang tentukan.

Ke mana?

Terserah kau, Okinawa, Hokkaido, ke mana pun kau mau.

Dari ujung ke ujung.

Ke mana pun yang ingin kau kunjungi...

Baiklah.

Nama wanita yang tewas itu...

Tomoko Hanaoka, usia 26 tahun, dibunuh oleh suaminya sendiri.

Arteri karotisnya disayat.

"Suami korban adalah seorang guru sekolah,

guru yang baik dan teladan.

Mereka teman sekelas di SMA, menikah sekitar dua tahun lalu.

Menurut tetangga, mereka pasangan yang sangat bahagia.

Tidak ada masalah utang piutang."

Ada yang memaksanya melakukan ini?

Tuan Hanaoka...

Semalam kau telah membunuh Itrimu.

Apa itu benar?

Tuan Hanaoka?

Dari leher hingga dada...

Kau Sayat dengan pisau.

Kenapa?

Kenapa kau membunuhnya seperti itu?

Aku tidak tahu... kenapa kulakukan?

Apa kau pernah membaca buku atau menonton film tentang ini?

Ada yang membicarakan hal ini denganmu?

Tidak.

Kau tidak suka pada Itrimu?

Kalian sempat bertengkar atau berselisih paham?

Tidak, itu semua bohong!

Kalau begitu aneh, kan?

Tuan Hanaoka?

Aku ingat semuanya.

Saat aku membunuhnya...

Semuanya terasa sangat wajar.

- Apa kalian sempat bertengkar? - Tidak.

More Indonesian subtitles for The Cure

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left