The first 200 lines.
Halo, aku pesan kentang goreng dan bir.
Aku minum sendiri di bar yang kadang aku kunjungi.
Aku biasanya minum sendiri.
Dan, hari itu, ada orang yang mengadakan pesta ulang tahun.
Mereka bawa kue ulang tahun dengan lilin.
Bagus!
- Kau suka bunganya? - Iya.
Ada pepatah seperti ini dalam bahasa Latin.
"Jika itu salah dalam sesuatu, maka itu salah dalam segala hal."
Jung Hyun Soo,
kau...
...siapa?
Pengacara No.
Kau mau ke mana?
Aku kira kau sudah pergi.
Tapi aku kembali. Kau juga harus minum denganku.
Aku sudah minum banyak.
Satu gelas saja. Ayo.
Astaga.
Astaga.
Aku...
Aku tidak punya keluarga.
Semua orang di keluargaku pergi entah mengapa.
Pengacara No?
Yah, aku juga.
Katakan saja, sesuatu yang serupa terjadi padaku. Okay?
Okay.
- Have a shot. - Thank you.
Tuangkan.
Ah, benar. Apa kau punya pacar?
Pacar? Aku tidak punya pacar.
Kenapa? Mau kenalkan aku pada seorang gadis, Pengacara No?
- Tidak. - Begitu.
Gadis yang aku tahu hanya...
...ini, Pengacara Eun Bong Hee. Jadi aku tidak bisa mengenalkan seorang gadis.
Inilah yang aku amati. Ketika orang ingin lebih dekat dengan seseorang,
mereka mengajukan pertanyaan pribadi semacam ini.
- Oh, begitu. - Iya.
Pengacara No, kau punya pacar?
Astaga.
Kau tepat mengenaiku.
Kau bilang, orang saling bertanya untuk lebih dekat.
- Aku ingin berteman denganmu. - Benar, aku bilang begitu.
Kulihat kalian bermain truth or dare.
Aku juga mau ikut.
Aku suka main truth or dare.
Tunggu, tadi kami juga main itu sebelumnya.
Aku juga suka main truth or dare.
Aku cinta No Ji Wook!
Beep. Truth.
Ada apa?
Kau sudah bangun?
Aku sungguh minta maaf. Mereka hanya,
semuanya gila. Jika kau anggap mereka sebagai orang gila,
- kau akan merasa lebih nyaman. - Tidak, tak apa.
Aku suka saat orang bersenang-senang seperti ini. Bagus. Aku serius.
Ini sangat menyenangkan dan menyebalkan pada saat bersamaan.
- Akan kutuangkan. - Terima kasih.
- This is nice. - Indeed.
Translated by @oohthifa
Air...
Ini ada air.
Air...
Aku butuh air lagi...
Apa sekarang...
...aku lagi mimpi?
Ya ampun!
Aku dengar...
...ini bagus untuk menghilangkan mabuk.
Tn. Bang, aku sangat... Tn. Bang!
Kau tahu aku sangat suka padamu, kan? Kau harus tahu itu.
Bagaimana ini?
Aku bilang bisa melakukan apa pun yang aku pikirkan.
Kukatakan pada diriku, aku akan membuang perasaanku padanya.
Aku harus sadar diri.
Yah, aku hanya,
bawa air dan obat untuknya karena kau memintaku.
Dia kecewa sampai-sampai dia mau menangis.
Dia begitu?
Astaga.
Aku akan memarahinya.
Jangan sampai dimarahi dia.
Kau tak bisa memarahi dia.
Dan sepertinya kau salah paham.
Aku lagi tidak mengeluh soal Pengacara Eun.
Aku mengeluh soal Pengacara No yang ada di depanku sekarang.
Kenapa... Kenapa begitu?
Sejujurnya aku tak tahu apa yang kalian berdua lakukan sekarang.
Kau bilang ingin minta bantuan lagi.
Ah, benar.
Ini soal Jung Hyun Soo.
Tolong selidiki, apa kau bisa menggali informasi darinya.
Maksudmu, mantan klien kita, Jung Hyun Soo?
Ya.
Tolong dirahasiakan.
Kenapa kau mencoba menggali informasinya secara rahasia?
Hanya periksa ulang. Kau tahu aku.
Astaga, kukira,
hari-hari kau biasa berpikir, kau masih jaksa telah usai,
Takkan jadi masalah jika semudah itu.
Astaga, kau pandai berkata-kata.
Anggap saja itu seperti pemeriksaan latar belakang.
Ya, aku mengerti.
Tunggu, Tn. Bang.
Yah...
Aku bersyukur.
Untuk apa?
Kau tahu.
Semuanya.
Kau berhenti menjadi PNS dan bergabung ke firmaku seperti ini.
Aku pasti akan membayarmu dengan cukup.
Menjalankan firma sendiri pasti menantang secara finansial.
CEO Byeon kaya, kau tahu.
Dia takkan bawa uang saat meninggal.
Aku sangat bahagia di sini.
Aku bekerja dengan orang-orang hebat di firma yang hebat ini.
Aku sangat puas di sini
Apa satu hal...
...yang paling kau sesali dalam hidupmu?
Mengirim surat pengunduran diriku, datang ke sini, dan bertemu dengan kalian semua.
- Kau harus kembali bekerja. - Baiklah.
Kau mau aku segera menyelidiki Jung Hyun Soo?
Aku satu-satunya paralegal di sini, jadi aku punya banyak pekerjaan.
Iya, kau bisa lakukan itu bila waktumu memungkinkan.
Aku akan lihat apa yang bisa kulakukan.
Astaga.
Jung Hyun Soo kenapa? Apa yang kau selidiki?
Kenapa tak langsung tanya ke Pengacara No saja?
Jung Hyun Soo kenapa?
Apa? Ah, ini...
- Jung Hyun Soo... - Iya.
Yah...
Pengacara.
Aku sangat bahagia.
Aku sangat bersyukur
Kapan pun aku melihat Jung Hyun Soo,
aku merasa seolah melihat diriku sendiri.
Aku pernah menjadi tersangka pembunuhan...
...dan dipenjara, kau tahu.
Rasanya seolah aku melihat diriku saat itu.
Berkat pengalaman itu, aku bisa membebaskannya.
Kupikir itu sangat keren.
Aku juga merasa benar-benar dihargai.
Ah.
Aku sangat senang.
Pengacara.
Apa yang kau minta untuk dia selidiki?
Yah...
Kau belum perlu tahu.
Ada apa? Kenapa kau bilang aku belum perlu tahu itu?
Yah, jika aku beritahu alasannya,
akan jadi hal yang perlu kau tahu.
Dia juga klienku dulu.
Kenapa kau tidak beritahu aku?
Karena aku bilang begitu. Aku tak mau memberitahumu
Terserah aku. Sudah selesai?
- Tidak, belum. - Terserah.
Oh, iya.
Bagaimana...
...rasa mabuknya? Kau sudah baikan?
Aku takkan memberitahumu.
Bagaimana bisa kau tidak menghargai mentormu?
Murid mengikuti mentor mereka.
Aku seperti ini karena aku belajar darimu.
Itu tidak benar. Kau selalu seperti ini
- Aku? - Ya.
- Itu omong kosong. - Sial.
"Sial"? Kau itu...
Pertanyaan ini, semua dari klien Pengacara Ji yang ada.
Kalian berdua di sini...
...harus membela secara gratis...
atau melamar menjadi pengacara publik.
Untuk beberapa saat, aku akan gunakan koneksi yang aku bangun di...
Hey.
Perutmu baik-baik saja?
Hal terakhir yang kita makan, sosis atau apa itu... Astaga.
Itu membunuhku
Mulai naik. Aku bisa merasakannya.
Ah, kau membuatku mual.
Aku merasa ingin muntah.
Kita harus berhenti minum.
- Setuju. - Aku juga.
Jika aku minum lagi,
kalian bisa panggil aku anaknya.
Kau akan punya anak, Pengacara Eun.
Aku tidak ingin anak sepertinya.
Apa? Kenapa?
Ada apa denganku? Aku tampan...
dan kaya, kau bodoh.
Aku ingin uangnya saja.
Kita bagi dua.
Dasar...
Bisakah kita sekali saja, mengadakan rapat dengan benar?
Itu keinginanku saat ini, okay?
Aku datang.
Kenapa lagi? Kenapa?
Kalian membuat Ji Wook kesal lagi?
Apa sidangnya lancar?
Tentu. Kau tahu aku.
Ah, ya. Luangkan waktu kalian malam ini.
No comments yet. Be the first to leave one.