Season 1

Release info

There Was A Cute Girl In The Heros Party So I Tried Confessing To Her S01E04 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Yuusha Party ni Kawaii Ko ga Ita node, Kokuhaku Shite Mita - 04
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-01-27
Downloads: 20
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 152 lines.

Aku sangat merindukan Cecilia.

Kapten, ayo pergi ke rumah Cecilia!

Cecilia tak ada di sana, jadi, tidak.

Sudah sepekan sejak terakhir aku melihatnya.

Menurut Cecilia, semua anggota kelompok Pahlawan sibuk.

Cecilia bepergian ke berbagai desa dan kota

untuk menyembuhkan luka orang-orang.

Raven adalah Komandan Kesatria.

Mikana adalah Penyihir Kerajaan.

Yuga adalah diplomat dan dia menaklukkan iblis tingkat tinggi.

Dengan semua orang terpencar, sulit untuk berbicara dengan baik.

Aku alasan untuk ini. Andai aku bisa melakukan sesuatu untuk mereka.

Aku sangat bosan!

- Andai saja Duke ada di sini. - Kau...

Aku sulit percaya Pendekar Pedang memilihnya bergabung dengan Kesatria.

Masuk.

Halo.

Happiness.

Ada apa?

Pesan dari Nona.

"Aku akan pulang sore ini." Itu saja.

Benarkah?

Akhirnya tiba kesempatan untuk memberinya kalung itu.

THERE WAS A CUTE GIRL IN THE HERO’S PARTY, SO I TRIED CONFESSING TO HER

Ini belum sore. Apa yang harus kulakukan sampai saat itu?

Seek pergi ke wastu bersama Happiness lebih dulu.

Hei, Anak Muda.

Keberuntunganmu buruk hari ini.

Aku tak akan tertipu.

Hari ini aku akan bertemu orang yang kusukai.

Ini pasti akan menjadi hari terbaik!

Selamat datang.

- Di mana pelayan toko yang biasanya? - Kakakku sibuk hari ini,

jadi, aku menjaga toko.

Begitu rupanya.

Kalau begitu, aku akan membeli ini sebagai hadiah.

Terima kasih sudah datang.

Silakan datang lagi.

Nona Pelayan Toko, cepat kembali!

Keiknya hancur!

Jangan tekan keiknya terlalu keras.

Namun, ini tetap lezat.

Maafkan aku.

Hampir saja.

Aku sangat sial hari ini.

- Sataiku! - Sudahlah. Jangan menangis.

Terima kasih.

Ini, makanlah satu lagi.

Lain kali, perhatikan langkahmu.

Terima kasih, Kak.

Astaga.

Kali ini, pencopet.

Kau tak akan lolos!

Astaga. Aku sulit percaya aku dicopet.

Perampokan di siang bolong?

Kembalikan dompet yang kau curi darinya.

Yuga!

- Tidak, ini dompetku. - Jangan bohong!

Uangku!

- Tunggu! - Tidak, dengarkan aku!

Akui kejahatanmu!

Ini hari terburuk!

Ini buruk sekali.

Mulai rindu mengurung diri?

Duke!

Kapten, apa yang kau lakukan kali ini?

Karena Cecilia mengabaikanmu, kau menyerah?

Tidak!

Aku tahu.

Raven memeriksa situasinya. Bertahanlah, Kapten.

Untunglah!

Ingat, panggil dia Komandan Raven. Lagi pula, sekarang kau seorang Kesatria.

Atasanku hanya kau, Kapten.

Hei, kau.

Di depan orang lain, aku akan memanggilnya Komandan,

jadi, tak apa-apa.

Permisi.

Irene!

Duke, kembalilah berlatih.

Wakil Kapten akan marah jika kau pergi tanpa izin.

Telinga itu... Apa dia elf?

Itu tak penting. Berikan kuncinya. Komandan sudah menyelidikinya, kan?

Dia sudah dibebaskan dari kecurigaan.

- Ya, Tn. Yoki tak bersalah. - Syukurlah.

Selain itu, Pahlawan mau meminta maaf kepadamu.

Maaf sudah merepotkanmu.

Ini, makanlah.

Silau!

- Terima kasih atas makanannya. - Makanan di sini sangat lezat.

Kau berteman dengan Raven, kan?

Aku belum pernah dimarahi oleh Raven.

Aku tak menyadarinya tadi.

Kau bersama Cecilia tempo hari, kan?

Ya.

Apa hubunganmu dengan Cecilia?

- Kami hanya berteman. - Begitu rupanya.

Jadi, kau teman Cecilia?

Boleh aku bicara denganmu tentang sesuatu?

Bagaimana aku bisa lebih dekat dengan Cecilia?

Kau dan aku adalah saingan.

Maafkan aku. Aku baru mengenal Cecilia.

Kenapa kau tak berbicara dengan orang yang mengenalnya lebih lama?

Raven, jangan khawatirkan suaramu.

Kau Pahlawan yang tak sensitif.

(KENAPA TAK BERBICARA DENGAN MIKANA SOAL ITU?)

Mikana tak berguna.

Dia tampaknya membenci Cecilia.

Apa Mikana mengatakannya sendiri?

Kau mungkin tak memercayaiku,

tapi Mikana meninggalkan Cecilia dalam pertempuran.

Untungnya, Cecilia tak terluka pada akhirnya.

Namun, itu kejam. Bahkan jika membencinya, dia tak boleh melakukan itu.

Tunggu.

Apa kau serius?

Bukan salah Mikana jika dia meninggalkannya, bukan?

Kau tak tahu apa-apa. Kau tak ada di sana saat itu.

Benar, tapi Mikana sendiri yang memberitahuku.

Bukan Mikana yang menyarankan "meninggalkan Cecilia".

Namun, iblis kuat yang sering kau lawan, tapi tak bisa kau kalahkan, bukan?

Benar.

Aku berniat menolak tawaran itu,

tapi Mikana menerimanya.

Jika tak membenci Cecilia, kenapa dia melakukan hal seperti itu?

Dia mengorbankannya karena membencinya?

Mikana menangis karena ini.

Karena dia merasa bersalah kepada Cecilia.

Mikana...

Namun, Mikana menerima tawaran itu. Ini semua salah Mikana.

Kau pasti bercanda. Kalau begitu, pikirkan situasinya.

Cecilia menyuruhmu pergi. Kau yang membuat keputusan akhir, kan?

Mikana juga bilang begitu?

Tidak penting siapa yang mengatakannya.

Apa aku salah tentang itu?

Kau benar, tapi tidak! Tolong mengertilah.

Orang yang meninggalkan Cecilia sampai hampir mati bukan aku!

Mustahil aku. Tidak...

Kau Pahlawan, kan? Kalau begitu, jangan salahkan rekan-rekanmu.

Hadapi perbuatanmu. Jika tak bisa melakukan itu,

kau sungguh jahat.

Maafkan aku. Aku terlalu kasar. Tenanglah dahulu, ya?

Maafkan aku. Aku panik.

Mikana adalah teman masa kecilku.

Dia pekerja keras.

Dia memarahiku setiap kali aku gagal.

Dia selalu di sisiku, mendukungku.

Sejak aku terpilih sebagai Pahlawan, dia selalu berada di sisiku.

Namun, aku melakukan hal seburuk itu. Aku harus apa?

Apa maksudmu "harus apa"? Biarkan saja dia memarahimu seperti biasa.

Jika seseorang memarahimu,

itu karena mereka peduli padamu.

Jadi, biarkan dia memarahimu juga kali ini.

Jika itu masih tidak berhasil, kita harus memikirkan cara lain.

There Was a Cute Girl in the Hero's Party, So I Tried Confessing to Her subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left