The first 153 lines.
Sudah setahun tidak pulang ke rumah.
Ayah, Ibu.
Aku sudah menyelesaikan pelatihan pengantin
selama setahun dan kembali pulang.
Selamat datang, Tiara.
Aku pulang, Ibu.
Ceritakan banyak kisah yang terjadi di Marinforest, ya.
Tentu saja.
Tolong beri tahu juga apa yang terjadi selama setahun aku tidak ada.
Aku bawa anggur lezat.
Jika berkenan, apa mau minum bersama?
Terima kasih banyak, Pangeran Aquasteed.
Permisi.
Tuan, ada tamu yang datang.
Tamu?
Seharusnya tidak ada jadwal kunjungan.
Tamunya...
Pangeran Hartknights dan Nona Akari.
Kenapa mereka ke sini?
BERKAT BAGI MEMPELAI YANG BERURAI AIR MATA
Cepat usir mereka!
Ayah, aku ingin bicara dengan Nona Akari.
Tiara.
Apa yang Anda pikirkan, Nona Tiararose?
Wajar jika semuanya marah.
Aku tidak akan memaafkanmu kalau kalah dari protagonis sekuel!
Hanya dengan Nona Akari saja.
Tapi...
Aku mohon, Ayah.
Sifat keras kepalamu itu mirip siapa?
Aku izinkan.
Tapi, dengan syarat Pangeran Aquasteed juga harus ikut.
Kalau begitu, ayo.
Maaf karena aku bersikap egois.
Tidak. Aku sangat suka mendengarkan keegoisan Tiara, jadi tidak apa-apa.
Ah, Nona Tiara, lama tidak bertemu.
Pangeran Aqua juga ada di sini, ya.
Lama tidak bertemu. Syukurlah kalian terlihat sehat.
Ya, sudah lama.
Lama tidak bertemu.
Syukurlah kamu terlihat sehat, Nona Akari.
Iya.
Aku sedang berjuang bersama Pangeran Hartknights.
Akhir cerita sudah lama berakhir,
jadi sekarang rasanya seperti memainkan gim baru.
Dia masih belum berubah, ya.
Astaga, aku keasyikan sendiri.
Nona Tiara, Pangeran Aqua,
selamat atas pernikahan kalian.
Terima kasih banyak, Nona Akari.
Terima kasih.
Aku bisa menebak.
Hebat sekali kamu bisa menang dari protagonis sekuel!
Aku bisa menebak dia mengatakan itu.
Apa terjadi sesuatu selama setahun ini?
Apa kamu tidak dirundung?
Terutama oleh peri laut.
Aku dibenci.
Sudah kuduga! Aku yakin pasti begitu!
Makanya aku bawa ini sebagai hadiah pernikahan.
Anting?
Iya.
Selama ini kamu hanya punya anting jepit, 'kan?
Makanya aku membuatnya.
Ini jimat berisi doa suci, lo.
Ini jimat?
Warna merah muda dari rambutku
dan biru tua sama seperti rambut Pangeran Aqua, ya.
Kalau mau dipakai, tentu saja harus warna orang yang disukai.
Makanya aku juga.
Warna kuning...
Yah, hubungan kami masih sedikit canggung, sih.
Tapi, Pangeran Hartknights akhir-akhir ini sangat manis, lo.
Saat aku bilang mau bertemu Nona Tiara, dia ikut menemaniku.
Nona Akari, terima kasih.
Sama-sama.
Mumpung sudah dikasih, aku mau memakainya.
Kalau Tiara mau pakai, aku tidak keberatan...
Tapi bagiku,
aku lebih terkejut Tiara akrab dengan Nona Akari.
Oh iya, aku pernah diserang Nona Akari, ya.
Tapi, sekarang,
kami sudah seperti rekan seperjuangan untuk mengalahkan protagonis sekuel!
Protagonis?
Tiara?
Maaf.
Tapi, saat itu Pangeran Aqua menolongku.
Ya ampun. Nanti kamu harus ceritakan semuanya, ya.
Pangeran Aqua.
Aku tahu kalau Tiara menyembunyikan sesuatu yang tidak bisa dikatakan padaku.
Tapi,
bersiaplah kalau kamu terus-terusan merahasiakannya.
Mesra-mesraan boleh saja, tapi tolong lakukan saat aku tidak ada.
Maaf!
Yah, silakan saja, sih.
Kalian harus benar-benar bahagia, ya.
Terima kasih.
Ayah, Ibu. Aku sangat bahagia.
Tiara.
Dididik dengan keras oleh Ayah,
dan Ibu yang membiarkanku mendapatkan berbagai macam pengalaman,
sekarang semua itu menjadi kekuatanku.
Ya.
Ayah senang Tiara bisa jadi sangat bahagia seperti ini.
Kita akan bertemu lagi saat upacara pernikahanmu di Marinforest, ya.
Ibu sangat menantikan Tiara jadi pengantin.
Iya.
Akhirnya besok aku akan jadi istri Pangeran Aqua.
Anda sangat cantik, Nona Tiararose.
Syukurlah Anda bisa menikah dengan Pangeran Aquasteed tanpa masalah.
Duh, Philine.
Jangan menangis sekarang.
Acara utamanya itu besok.
Iya. Saya sangat menantikannya.
Siapa?
Seharusnya tidak ada janji pertemuan.
Ya. Akan saya periksa.
Jangan bilang di hari sebelum upacara pernikahan,
Nona Aishira yang juga protagonis datang berkunjung.
Nona Aishira datang berkunjung.
Maaf mengganggu di tengah kesibukanmu.
Tidak. Aku sangat senang Nona Aishira datang berkunjung.
Selamat atas pernikahannya.
Aku sangat ingin mengucapkan selamat.
Terima kasih.
Dia datang bukan untuk menghentikan upacara pernikahan?
Aku pikir dia sebenarnya menyukai Pangeran Aqua...
Apa mungkin kamu berpikir kalau aku menyukai Pangeran Aquasteed?
Aku tidak terlalu mengerti apa itu cinta.
Soal pernikahan, aku percaya Ayah akan mencarikan orang yang baik.
Tidak mengerti cinta?
Apa itu karena keberadaanku?
Seharusnya Nona Aishira
menumbuhkan cinta dengan target penaklukannya, Pangeran Aqua.
Kalau aku tidak ada,
Nona Aishira dan Pangeran Aqua pasti akan bersatu.
Meminta maaf di sini adalah sebuah kesalahan.
Nona Aishira, aku...
Cukup sampai di situ.
Nona Akari.
Sekali lagi, selamat atas pernikahannya.
Salam kenal, Nona Aishira.
Namaku Akari.
Terima kasih atas sapaannya, Nona Akari.
Aku Aishira Pearlant.
Protagonis sekuel.
Sama seperti di gim.
Kamu sudah jadi protagonis, harusnya kamu terlihat lebih senang.
Eh?
Nona Akari!
Tolong hentikan ucapan tidak sopan ke Nona Aishira.
Ya ampun, maaf.
Apa aku membuatmu tidak nyaman?
No comments yet. Be the first to leave one.