The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh: Ketam Goreng
- Pagi. Bagaimana kabarmu? - Hai.
Aku harap Davo baik -baik saja.
Aneh dia tidak berpamitan dulu.
Oh, lihat. Ini si muka jutek.
Ucap Mick si ajaib, tukang lawak.
Aku pikir itu lucu. Hampir mati tertawa.
Jadi, ada apa dengan Davo?
Apa dia bilang masalah mendadak keluarganya?
Tidak. Dia hanya bilang dia sedang terburu-buru, itu saja.
Aku pikir itu bukan urusanku.
Sekarang, mengapa kau tidak berjalan- jalan dan telusuri jalur itu
dan temukan gerombolanmu dan kemudian kita akan berangkat, eh?
Luar biasa.
Menurutmu Ada yang mendengar?
- Apa? - Menurutmu mereka mendengar?
- Dengar apa? - Yang semalam.
- Tidak. - Bagus.
- Aku harap tidak. - Yeah, oke. Oh, tunggu.
- Ya Tuhan. - Lihat itu?
Oh, itu seekor "e-moo".
Kurasa yang benar emu.
Mengapa kita tidak tanya saja Brian Bagaimana cara mengejanya?
- Apa menurutmu aku menyukainya? - Oh, menurutku dia menyukaimu.
Apa yang tidak disukai? Aku cukup menyenangkan.
Oh, itu masih dipertimbangkan.
Agak aneh, ya?
Tidur dengan satu supir lalu bangun dengan supir yang lain.
- Ya. - Sepertinya orangnya lucu.
Dan dia punya jenggot samping yang keren.
Hei, Kapan kita harus kembali?
Eh, sekitar 45 menit.
- Whoa! Lihat itu. - Waw.
Ini keren.
Baguskan?
- Oh! - Oh, astaga!
Oh! Itu kangguru kecil.
Ah, aku rasa itu disebut walabi.
Bisa dipanggil Kanguru kecil?
Tidak, mereka spesies yang berbeda.
- Bagaimana kau tahu itu? - Karena aku membaca buku.
Tapi kau tidak membaca.
Kau tidak membaca.
Setahun sekali, aku membaca buku. Itu adalah buku masak.
Aku belum pernah melihatmu Baca buku.
Hewan itu terlihat lezat. Mari kita coba dan makan.
- Ayo! - Danny...
Sial.
Hai, yang di sana.
Siang. Apa kabar? Baik?
- Ya, baik. - Baguslah.
Apa Davo ada?
Dia bilang dia akan bertemu denganku di sini. Lewat telepon tadi malam.
Benarkah?
Siapa kau?
Perusahaan mengirimku ke sini untuk membantunya sedikit.
Kau tahu? Mengawasinya.
Apa?
Oh, dia merasa agak tidak enak badan, kan?
Oh.
Ya, si tolol itu sedang berjalan ke bukit itu.
Mari kita kesana dan temukan dia, eh? Bagaimana?
Ya.
- Ya? - Ya!
Dia sakit perut, tapi pendiriannya keras.
Tahu apa maksudku?
Jadi, sudah berapa lama kau berada industri pariwisata?
Oh, aku terlahir untuk ini.
Aku tahu semua tentang turis.
Kami selalu bertemu ketika dia membawa grub tur ke sini.
Aku memberikan penjelasan sedikit tentang daerah setempat.
Lalu dia menyelipkan beberapa lelucon.
- Benarkah? - Ya!
- Ya. - Ya.
Kami adalah duet yang baik, biasanya.
Ya, seperti keluarga, eh?
- Ya. - Ya.
Um... menurutmu dimana dia?
Oh, dia berada di sungai di bagian bawah sana sekarang.
Sungguh sia-sia.
Astaga!
Muncul dari mana kau?
Oh, aku agak lelah. Baru saja rebahan.
Ya?
Aku kira kau pergi dengan kawananmu, berjalan-jalan.
Ya, tidak.
Kemana pengawas taman tadi?
Siapa?
Wanita pengawas taman itu.
Oh, dia sedang inspeksi
beberapa erosi atau semacamnya, dan...
Dia akan pergi lama, Aku rasa.
Oh.
Ya, aku kira dia perlu kendaraan
dengan jarak yang cukup tinggi dari tanah ke gardan.
- Ya? - Ya.
Aku pikir itu Prioritas, eh?
Oh, dan AC juga. Ya.
Baru teringat olehku Mungkin delapan tempat duduk,
seperti landcruiser safari,
Kau tahu, atau sejenisnya,
Kau tahu, yang cocok untuk tempat ini.
Atau Mercedes Sprinter.
Kau tahu, karena keduanya punya suspensi bantuan udara.
Kau tahu, dan pemadam kebakaran.
Kau tahu, yang benar-benar bagus, Karena kau harus jaga-jaga
untuk hal semacam itu di sini.
Ya - Maksudku, Kebakaran bisa jadi masalah
di tanah tandus seperti ini.
Ya. Cukup berbahaya, kebakaran.
Pernah kau lihat kebakaran di sini?
Kau... Kau pasti sering melihatnya,
di sini bertahun -tahun, eh?
Aku bisa jawab...
..tapi aku mungkin harus membunuhmu.
Hei?
Bagus.
Oh.
- Silakan. - Ya?
Ya, aku dapat beberapa foto bagus.
- Mari kita lihat. - Di sini, lihat.
- Oh, ya. - Lihat? ini kamu.
Dengan bebatuan di latar belakang.
Oh, ya. Fantastis.
OKE. Jadi pedalaman memang memiliki semacam keindahan misterius.
- Aha! - Tentu.
Oh, mereka datang, seperti sapi-sapi Brown.
Ayo. Kalian harus minum ini.
Kau harus rehidrat, kau tahu. Telah keluar di bawah terik matahari.
- Ya. - Semoga saja.
Harus menjaga cairan tubuh. Silakan.
- Terima kasih. - Semua orang kebagian.
Kalian bisa mengangkatnya. Kalian tidak cacat. Hei?
- Terima kasih. - Air hujan dari Ujung Utara.
- Air hujan? - Berkhasiat.
- Ini dia, Adolf. - Terima kasih.
- Terima kasih. - Masih banyak.
masing-masing satu. Ini dia, jangkung.
Oh, terima kasih.
- Silakan, sobat. - Aku baik.
Tidak, ayolah, sobat. Kau harus minum.
- Sungguh. - Tidak, tidak, kawan. Dengar...
kau tahu, kau sudah di bawah terik matahari seharian
Dan mau mendingin diri dengan AC.
Kau tahu, jangan bodoh.
Kau bisa pingsan,
lalu aku harus memberimu napas buatan dengan mulut.
Hei?
Kau tidak mau itu, kan?
- Tidak. - Tidak.
Oke, aku terbujuk.
Aku tahu itu.
Baiklah.
Astaga! Kau kuda besar, ya?
Apa?
- Ya, seperti Winx. - Benar.
Sial! Kenapa dadamu?
Ulah babi besar yang kotor.
- Jantan? - Tidak.
Betina. Jantan, Mereka bisa diprediksi, kan?
Mereka datang langsung ke arahmu.
Tapi betina,
Mereka licik seperti tikus rumah.
- Oh, imut. - Sangat berbahaya.
- Seperti kebanyakan wanita, eh, kawan? - Ya. Ya.
Ya.
- Jadi semua sudah duduk? - Ya!
Siap berangkat?
Baik. Aku akan kemudi Dan kita akan pergi dari sini.
- Yakan, Winx? - Ah, ya.
Oke.
- Jadi, ingin dekat jendela? - Tentu.
- Ini. - Terima kasih.
Dia pria yang menarik.
Ya, dia unik.
Tapi kurasa itu sebabnya kita bayar.
Pengalaman pedalaman Australia asli.
Siapa winx?
Aku rasa Winx adalah kuda pacuan.
Memenangkan banyak balapan.
Entahlah.
- Apa aku terlihat seperti kuda pacu? - Tidak.
- Jujur? - Tidak. Tapi kau memenangkan hatiku.
- Astaga. - Apa?
- Itu kalimat terbaikku. - Maaf.
Itu sangat norak.
Yah, kau menikah denganku.
D
DO
DON
DONA
DONAS
DONASI
DONASI P
DONASI PU
DONASI PUL
DONASI PULS
DONASI PULSA
0
08
No comments yet. Be the first to leave one.