Chief of War

Chief of War

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Chief of War- Season 1 Episode 4
A Commentary by HulkIdjo

Tags

webdl
Published on: 2025-08-22
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 150 lines.

Raja Kalaniʻōpuʻu wafat.

- Hormat untuk raja baru! - Hormat untuk raja baru!

KERAJAAN OʻAHU

Ada kabar dari Kerajaan Hawaiʻi.

Raja Kalaniʻōpuʻu telah wafat.

Sekarang kerajaan itu dipimpin oleh putranya, Keōua.

Kalaniʻōpuʻu adalah raja yang hebat.

Tulang belulangnya akan menjadi persembahan utama untuk altar Ayah.

Panggil para jenderal perang.

Kita akan bersiap untuk menaklukkan Kerajaan Hawaiʻi.

Bolehkah aku bicara, Yang Mulia?

Sebentar lagi, kita akan merebut benteng terakhir Oʻahu.

Kami mendukungmu dalam usaha menyatukan kepulauan ini,

tetapi...

ini tak terasa seperti perwujudan dari ramalan.

Kau melenyapkan garis keturunan kerajaan ini.

Itu tak terasa seperti penyatuan.

Rakyat hanya setia...

pada garis keturunan kerajaan mereka.

Selama garis keturunan itu masih ada,

Maui tak akan diakui.

Kita harus menetapkan satu garis keturunan

untuk semua kerajaan.

Garis keturunanku.

Hanya dengan cara itu kita bisa bersatu seperti yang dikatakan Ramalan.

Raja kalian telah bicara.

Sekarang pergilah!

KERAJAAN HAWAIʻI DISTRIK KOHALA

Terima kasih.

Kau telat untuk pelajaran bahasa Inggrismu.

Kau melewatkan beberapa sesi.

Yang lain berkembang dengan cepat.

Aku lahir di gua.

Aku menemukan kehidupan dalam kesunyian.

Aku bisa menjadi apa pun.

Dalam kegelapan, aku bebas.

Sejauh yang kutahu, ayahmu hanya ingin yang terbaik untukmu.

Mungkin kau akan menemukan lebih banyak kebebasan dalam kehidupan ini

jika kau berhenti melawannya terlalu keras.

Apakah itu yang dilakukan wanita di tempat asalmu, John?

- Melakukan apa yang disuruh? - Begitulah di semua tempat yang kutahu.

Istri tunduk kepada suaminya,

karena suami adalah pemimpin istrinya seperti Tuhan memimpin gereja,

dan Dia adalah Juru Selamatnya.

Tuhanmu bicara padamu?

Dia bicara pada orang-orang yang taat, dan mereka menyebarkan firman-Nya.

Dewa kami juga begitu.

Mereka bicara kepada lelaki tentang laki-laki.

Mereka tak peduli untuk bicara denganku.

Tetapi akan tiba saatnya aku tak lagi membutuhkan gua untuk merasa bebas.

Kubawakan ōʻio .

Kau belum makan.

Terima kasih, Nāmake.

Saat aku merasa lemah, aku berdoa agar diberi kekuatan, dan dewa mengirimmu.

Akulah yang lemah...

dan mengandalkanmu untuk mendapatkan kekuatan.

Akan kubawakan lebih banyak ikan untukmu malam ini.

Nāhi.

Nāmake bersikap seolah Kaʻiana tak akan kembali.

- Saudarimu juga. - Dia sudah mati, Nāhi.

Kau tak tahu pasti soal itu.

Tak ada yang tahu.

Apa yang akan terjadi saat dia kembali?

Kita akan berbagi kebahagiaan bersama.

Tetapi...

kita harus bersiap untuk menjalani hidup tanpanya.

Nāmake mencintai Kūpuohi.

Selalu.

- Harganya sama... - Tidak.

Kesepakatannya selalu begitu.

Kau bergerak bebas di antara mereka.

Sepertinya aku sudah tak melihat adanya Kanaka dalam dirimu.

Wanita sepertimu

akan menjadi pembahasan para Kepala Suku.

Darah leluhurmu tak akan mengenaliku atau keluargaku.

Dulunya aku pembuat Kapa.

Bukan siapa-siapa.

Tetapi aku menginginkan lebih.

Bagaimana kau bisa tiba di sini?

Aku menaiki kano untuk menyeberangi lautan.

Terombang-ambing berhari-hari tanpa arah. Tak ada makanan, tak ada air.

Kapal asing menemukanku saat aku hampir mati.

Saat tiba di Zamboanga, aku melihat ada kesempatan.

Semua orang tak ada bedanya...

di tempat di mana uang dianggap paling berharga di atas segalanya.

Uang membuatmu semakin mirip mereka.

Aku sudah buat kesepakatan untuk persenjataanmu.

Harus dibawa ke kapalmu.

- Apa kau melihat Tony? - Hari ini belum.

- Dia harus ikut denganku. - Aku yakin dia baik-baik saja, Kaʻiana.

Di mana Tony?

Aku melihatnya tadi malam.

Di mana?

Orang yang berkeliaran tengah malam pasti mencari masalah.

Dia bisa berada di mana saja.

KERAJAAN HAWAIʻI DISTRIK KAʻU

Kepada enam distrik di kerajaan ini:

Raja Kalaniʻōpuʻu, yang terhebat di antara kita,

telah menyatakan kehendaknya kepada dewan dan Imam Besar sebelum meninggal.

Orang yang akan memegang kekuasaan pemerintahan,

dan mengawasi masalah politik,

yang berkaitan dengan enam distrik kerajaan ini,

adalah putranya,

Raja Keōua!

Tugas-tugas pemerintahan

menjadi tanggung jawabku.

Ya.

Jadi,

bagaimana dengan Dewa Perang?

Terkait kepemilikan dan kekuatan Dewa Perang sang Raja,

Kūkāʻilimoku,

dia menganugerahkan kekuatan spiritual itu,

dan semua tanggung jawab menyoal peperangan...

kepada keponakannya, Kamehameha.

Silakan maju.

Apa-apaan ini?

Kau mencuri Dewa Perang dariku.

Kamehameha tak mencuri apa pun.

Dia mencuri hak kelahiranku.

Tak perlu berdebat.

Aku mendukungmu, Saudaraku.

Kita bukan saudara.

Kau adalah anak haram Apoiwa,

dibesarkan di istana ayahku.

Kau bukan raja.

Dewa Perang adalah milikku,

dan kerajaan ayahku adalah milikku.

Ayahmu lebih dari sekadar pamanku.

Dia adalah rajaku.

Aku harus menghormatinya

dan melindungi dewa yang disembahnya.

Sekarang aku rajamu.

Kau berjanji kepada ayahku...

bahwa kau akan mengikutiku.

Maafkan aku, Keōua.

Tetapi Dewa Perang akan tetap bersamaku.

Baiklah kalau begitu.

Bagaimana jika rakyat kita tak usah dilibatkan...

dan kita selesaikan masalah ini

sekarang?

Kamehameha adalah pembohong!

Pembohong!

Yang Mulia!

Para Kepala Distrik akan menghormati kehendak ayahmu.

Jika kau tak menghormatinya,

mereka bisa berbalik melawanmu.

Kau mendukung sepupu rendahanku untuk memegang Dewa Perang?

Dengan nyawaku.

Maka berdoalah kepada Dewa Perang untuk memohon belas kasihan.

Karena perang bukanlah ibadah bagi Kamehameha,

More Indonesian subtitles for Chief of War

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left