The first 156 lines.
SATU TAHUN LALU
Itu Pangeran Aquasteed.
Demi studinya,
pangeran berkelana ke berbagai negara sejak beberapa tahun lalu.
Kabarnya dia pindah ke akademi
Kerajaan Lapis Lazuli untuk menyelesaikan studinya.
Beliau sangat rajin.
Kemampuan berpedangnya juga hebat.
Hari ini juga
Anda sangat populer, Pangeran Aquasteed.
Elliot.
Klub penggemar Pangeran Aquasteed telah dibentuk
dan anggotanya terus bertambah setiap harinya.
Itu karena pangeran negara lain jarang berkunjung, 'kan?
Yang terpenting, di mana buku yang aku minta?
Iya, ada di perpustakaan.
Ada beberapa buku...
Ayo kita ke sana.
Rajin belajar itu bagus,
tapi bukankah sebaiknya Anda sesekali melihat hal lain?
Hal lain?
Padahal Anda mendapat undangan dari banyak putri bangsawan,
tapi Anda menolak semuanya.
Bukankah tidak ada salahnya menerima sesekali?
Ada banyak yang buku yang ingin kubaca.
Ada banyak buku menarik yang tidak ada di Marinforest.
Sebagai Putra Mahkota Kerajaan Marinforest,
aku ingin jadi sosok yang pantas.
Hanya itu keinginanku.
Tidak yang kuinginkan lagi.
Jantungku berdegup kencang
karena senyumannya.
LAMARAN LEBIH MANIS DARIPADA MADU
Aku bertemu dengannya satu tahun lalu,
saat pesta malam yang diadakan untuk menyambutku.
Lama tidak bertemu, Pangeran Aquasteed. Senang bertemu denganmu lagi.
Aku juga, Pangeran Hartknights.
Moho bantuannya selama setahun aku belajar di sini.
Iya. Akan kuperkenalkan tunanganku.
Senang bertemu denganmu, Pangeran Aquasteed.
Aku Tiararose Lapis Clementille.
Sebuah kehormatan bisa bertemu denganmu.
Tutur kata yang sopan dan cara bicara yang lembut.
Tata krama yang sempurna.
Gerak-gerik yang anggun.
Usaha kerasnya terlihat jelas.
Aquasteed Marinforest.
Nona Tiararose, senang berkenalan denganmu.
Dia selalu tampak tegar.
Tidak pernah setengah-setengah dalam berusaha.
Jika melihat ada yang kesulitan,
dia akan menyapanya dan mengulurkan tangan.
Dia tidak akan pernah berpura-pura tidak melihat.
Diriku yang berusaha menjadi Putra Mahkota yang layak,
dan dia yang bersikap tegar sebagai putri bangsawan
yang melayani Kerajaan Lapis.
Sosoknya yang selalu mendisiplinkan diri
terasa mirip denganku.
Tapi, saat dia memakan kue manis,
perbedaannya sangat seru dilihat.
Pangeran Aquasteed.
Apa yang sedang Anda lihat?
Kalau tidak salah itu
tunangan Pangeran Hartknights.
Nona Tiararose.
Aku melihatnya di sana hampir setiap hari.
Setiap hari?
Karena melihatnya setiap hari, aku mulai tertarik.
Buku apa yang dia baca?
Apa yang dia bicarakan?
Debaran di dada ini...
Terlihat menyenangkan, ya.
Belakangan ini Anda ke sini bukan untuk membaca buku,
tapi untuk mengagumi bunga, ya.
Bunga, ya? Benar juga.
Hatiku tenang saat melihatnya.
Hujan?
Pangeran Aquasteed?
Wahai angin, usirlah awan itu.
Pangeran Aquasteed.
Kenapa menggunakan sihir? Padahal biasanya Anda jarang menggunakannya.
Itu karena bukunya akan basah.
Sebenarnya aku tahu.
Aku pura-pura tidak menyadarinya,
tapi aku jatuh cinta padanya.
Karena itu, aku ingin memberi sesuatu padanya.
Kebahagiaan kecil.
Senyuman.
Jika aku menyapanya...
Jika aku mengulurkan tangan, dia masih bisa kugapai.
Tapi, aku tidak bisa melakukannya. Aku tidak boleh melakukannya.
Pangeran Aquasteed, bagaimana jika Anda menyapanya?
Jangan memikirkan hal bodoh.
Dia adalah tunangan Pangeran Hartknights.
Saya tahu itu.
Cinta pertama yang samar
sudah pasti takkan terwujud.
Yang diperbolehkan bagiku
hanyalah mengharapkan kebahagiaannya.
Nona Tiararose?
Nona Tiararose!
Ruang Kesehatan!
Dia kenapa?
Dia yang tegar tiba-tiba pingsan.
Apa penyebabnya wanita itu?
Siswi yang tiba-tiba pindah ke sini
dan terlihat akrab dengan Pangeran Hartknights.
Sampai ada rumor dia membuang Nona Tiararose
dan memilihnya.
Kalau itu benar, maka aku...
Pangeran Hartknights.
Maaf, Pangeran Aquasteed.
Tiara sudah merepotkanmu.
Tidak, tidak merepotkan sama sekali.
Biar aku yang urus sisanya.
Berada di sisinya adalah tugas tunangannya.
Untuk pertama kalinya, aku menyentuh wanita yang kucintai.
Kehidupan sekolah ini juga
akan berakhir dengan kelulusan besok.
Perasaan yang meluap ini
seharusnya akan mereda.
Tiararose, di sini aku nyatakan
pembatalan pertunangan denganmu!
Saat itu juga
badai bergejolak dalam diriku.
Tidak ada keraguan lagi!
Sesuai keinginan hatiku
agar ada di sisimu.
Cukup sampai di situ.
Bunga yang selama ini hanya kupandangi
kini ada di dekapanku.
Kamu baik-baik saja, Nona Tiararose?
Pangeran Aquasteed?
Anda memanggil saya?
Iya. Kirimkan ini ke Ayah.
Saya mengerti.
Kepakkan sayap, tembuslah awan, dan terbanglah.
Aku menulis di surat itu kalau aku pasti akan pulang
ke Marinforest bersama Nona Tiararose sebagai tunanganku.
Agar Nona Tiararose bisa hidup tanpa kekurangan di Marinforest.
Baru saja keadaan membaik,
Anda bertindak cepat sekali.
Rasanya bodoh karena saya khawatir sebelumnya.
Kamu benar. Aku sendiri juga terkejut.
Harapan yang lahir di dada ini...
Aku ingin menyambut Nona Tiararose ke sisiku.
Akhirnya balasan persetujuan pernikahan tiba dan harapanku terwujud.
Tiara?
Iya. Walau mendadak, tapi katanya beliau ingin bertemu hari ini.
Boleh saya antar?
Tentu saja. Segera juga...
Tidak boleh.
Setelah Anda selesaikan tumpukan dokumen itu.
Aku ingin cepat bertemu dengannya.
Sekarang dia mau apa?
Hei, Pangeran Hartknights.
No comments yet. Be the first to leave one.