The first 187 lines.
KARYA FIKSI. SEGALA KEMIRIPAN CUMA KEBETULAN.
DILARANG MEROKOK DI BAWAH UMUR.
Tahun 60 Era Yamato. Musim semi.
Komandan Tertinggi Seii, Ohga Wajima, memimpin pasukan 70.000 orang,
meluncurkan invasinya ke Okuetsu, di wilayah Yamato.
Sebelum ini, karena firasatnya buruk,
Jenderal Perbatasan Mitsuhide Ryumon
mengikuti saran ahli strateginya, Yasuaki Kaku,
dan kembali menuju Fukui.
Sementara itu, di Kanazawa,
para komandan Yamato terus menikmati hiburan mewah pagi dan malam.
Akhirnya dimulai, ya?
Benar.
Semua ini berkat strategem cerdikmu, Tuan Nagao…
Tak perlu memujiku.
Yang penting sekarang
adalah menarik Ryumon dan yang lain ke Kanazawa secepatnya.
Aku juga punya surat dari Komandan Tertinggi.
Tunggu, apa?
KESUKSESAN RENCANA INI TAK LEPAS DARI USAHAMU.
Tulisan tangan!
Manis sekali!
Tuan Nagao?
Akhirnya aku bersemangat.
THE THREE NATIONS OF THE CRIMSON SUN
7 JAM SETELAH PERANG DIMULAI KASTEL KUZURYU
Komandan Wajima.
Lapor.
Bicaralah.
Pasukan Kura telah berhasil menduduki Kastel Kuzuryu.
AHLI STRATEGI SEII YAYAKICHI HEI
Apa mereka melawan?
Pasukan Yamato melawan dengan ganas
dan pasukan kita banyak jadi korban.
SERANGAN MALAM KANAZAWA
Aterui baik-baik saja?
Tampaknya dia terluka, tapi tidak mengancam nyawa.
Suruh dia istirahat, untuk berjaga-jaga.
Ini baru awal pertempuran.
Tanpa dia, kita akan kesulitan nanti.
Baik, Bu.
Kami juga merebut Kastel Katsuyama dan Kastel Ono,
serta mengamankan Okuetsu kurang dari setengah hari.
Ya. Semuanya bertempur dengan hebat.
Manis sekali.
Namun, ada satu masalah lagi.
Menurut mata-mata kita, sepertinya Ryumon dan pasukannya
menyadari sesuatu dan kembali ke Fukui.
Mungkin ini agak tak terduga?
Jika lebih mudah, perburuannya tak setimpal.
Yayakichi, begitu Aterui pulih,
kita maju menyusuri Sungai Kuzuryu menuju Reihoku.
Kita akan berburu naga.
KASTEL FUKUI REIHOKU
Kita diserang
oleh sekitar 70.000 tentara Seii dari Hakusan.
GUBERNUR DISTRIK FUKUI SHOJI TAIRA
Semua kastel di sekitar Okuetsu dilaporkan telah tumbang.
JENDERAL PERBATASAN MITSUHIDE RYUMON
Berapa korban jiwa pihak kita?
Pengurus tiap kastel, 12 dari Korps Jenderal Perbatasan,
serta lebih dari 1.000 personel umum dan tentara Okuetsu
kehilangan nyawa dalam pertempuran.
Ini rinciannya.
Gubernur Distrik Taira,
segera kumpulkan semua tentara Fukui dan persediaan warga sipil di Reihoku.
Apa? Tapi jika begitu, semua tempat di luar Reihoku tidak dijaga.
Jika pasukan Seii menyerang lagi, wilayah Fukui akan…
Keraguan mengirim bantuan ke Okuetsu itulah
yang menyebabkan perang ini.
Tidakkah kau belajar dari pengalaman
bahwa pertahanan di setiap pos yang terisolasi
tak bisa menjaga wilayah sepenuhnya?
Pengumpulan pasukan yang cepat dan tepat.
Jika gagal melakukannya, itu sama saja membuang keunggulan kita
dan menurunkan peluang menang kita.
Wilayah yang hilang bisa direbut kembali,
tapi begitu nyawa melayang, mereka tak bisa kembali.
Tak ada waktu lagi.
Pastikan semuanya pindah ke Reihoku malam ini.
Baik!
PENGURUS KASTEL SATO WAKIL PENGURUS HIRAIZUMI
Pengurus Kastel Sato yang tewas berperang
dikabarkan sangat dihormati atas kepribadiannya.
AHLI STRATEGI YASUAKI KAKU
Aku turut berdukacita.
Sato suka minum sake.
Menurutku kalian bisa akrab.
Berdasarkan skala invasi Okuetsu,
kemungkinan besar Seii tak mampu menyerang pasukan utama Kanazawa.
Namun, selama pasukan utama tak tahu perang telah dimulai,
mereka sama saja seperti sandera.
Karena itu, menurutmu bagaimana reaksi saat kita kembali ke Fukui?
Pokoknya, kita sudah bertindak.
Sekarang kita cuma bisa mengandalkan upaya mereka.
KANAZAWA
Apa? Serius?
Serius.
Menurut unit pengintai,
Ryumon dan penjaga belakang telah kembali ke Fukui.
Sepertinya Ryumon dan yang lain menyadarinya.
Waktunya di luar dugaan.
Tapi sudah terlambat.
Omong-omong, apakah grup Sugoh sudah tahu Ryumon telah mundur?
Tenang saja.
Pembawa pesan dari Yamato sudah kami tangani.
Bagus.
Sekarang pasukan utama Nagamine sedang apa?
Shiryo Nagamine belum menyeberangi Sungai Tedori
dan malam ini berkemah di lokasi Fish Land Tedori tua.
Ryumon di Fukui.
Sugoh dan pasukannya tak tahu.
Nagamine belum menyeberangi Sungai Tedori.
Jadi, jika mau menyingkirkan Sugoh, peluang kita cuma malam ini.
-Menyingkirkan? -Apa? Menyingkirkan?
Tunggu dulu.
Komandan Wajima hanya memerintahkan menahan pasukan Yamato di Kanazawa.
Itu cuma berlaku jika Ryumon dan Kaku memasuki Kanazawa.
Sekarang mereka mundur ke Fukui,
tak ada alasan menahan grup Sugoh di sini.
Sebaliknya, jika ini diketahui Sugoh, nyawa kita semua dalam bahaya.
Karena pasukan Yamato di Kanazawa berjumlah lebih dari 30.000 orang.
Tapi jika kita menyingkirkan grup Sugoh, sisanya sangat mudah.
Sekarang, kita sudah menempatkan Tonotsugu, Sugoh, dan para komandan Yamato
di penginapan di Higashiyama.
Lebih dari 30.000 tentara Yamato
sedang menuju barak di Kanazawa, dipimpin oleh anak buahku.
Biar kukatakan lagi,
jika mau menyingkirkan Sugoh, cuma bisa malam ini.
-Itu… -Tapi…
Sejauh ini, yang kalian lakukan selama perang ini
cuma mencambukku dan berpesta semalaman, 'kan?
Bahkan dengan Strategem Melukai Diri, kita membiarkan Ryumon lolos.
Menurutku itu bukan kesuksesan.
Jika terus gagal memberikan hasil,
kalian tahu tak ada tempat tersisa untuk kalian di pemerintahan, 'kan?
Ayo… Ayo lakukan!
-Benar! -Ayo lakukan!
Ayo lakukan malam ini!
Bagus.
LETNAN JENDERAL KANAN GOH SUGOH
ARSIPARIS AGUNG TONOTSUGU TAIRA
Kukira semuanya pedesaan, ternyata Kanazawa cukup bagus.
Sepertinya semuanya tertunda.
Apa? Unit Nagamine belum datang?
Lambat sekali.
Tunggu. Pembawa pesannya belum tiba?
-Belum, Pak… -Tak perlu beri tahu si tua itu.
Apa yang perlu disampaikan dalam jarak sejauh ini?
Kau tak sadar bahwa tidak sopan
menyelinap di belakang Tuan Nagao seperti itu?
Arsiparis Agung Taira!
WAKIL ARSIPARIS JUNICHI TAMAKI
Bak mandi besar sudah siap.
Terima kasih.
-Tama, kau mau ikut? -Ya!
Permisi, Pak.
Aku membawakan baju ganti.
Biar kuurus sisanya.
-Jaga di luar. -Baik.
"Kenapa Wakil Arsiparis melakukan tugas sepele seperti ini?"
Itu yang kau pikirkan, 'kan?
Perintah dari Arsiparis Agung?
Luar biasa.
Kau memang peka.
Tuan Tonotsugu mirip ayahnya, sang Kepala Kemendagri.
Dia sangat sensitif.
Biasanya aku yang diberi tugas penting seperti ini.
Maaf. Tolong angkat tanganmu.
Sejujurnya, aku bertanya-tanya apakah ini benar-benar perlu.
Tapi ini juga demi melindungi diriku.
Silakan turun tanganmu sekarang.
Di negeri kita, sangat sulit bagi orang yang tak berkulit kuning
memiliki jabatan tinggi.
Aku sungguh minta maaf,
tapi aku harus menafkahi keluargaku.
Tapi justru itu yang dimanfaatkan bocah itu, 'kan?
Sekarang lihat situasimu.
Kurasa aku tak berbeda karena dia berhasil menahanku.
Aku juga harus melindungi keluargaku.
Anak keempatku baru lahir bulan lalu.
Selamat!
Hal biasa adalah persiapan untuk hal yang luar biasa.
Mari berhati-hati agar tidak lengah.
Untuk serangan malam ini, senjata api dan panah tak boleh digunakan.
Ini untuk memastikan serangannya cepat tanpa diketahui musuh
dan yang terpenting, menghindari menyakiti warga sipil.
No comments yet. Be the first to leave one.