A Simple Plan

A Simple Plan

Download Indonesian Subtitle

Release info

A Simple Plan (1998) Blu-ray 23 97602 fps
A Commentary by Ketam Goreng
No resync

Tags

bluray
manually_transcribed
Published on: 2025-02-16
Downloads: 114
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan oleh: Ketam Goreng

Saat aku masih bocah,

Aku ingat ayah bilang padaku

apa yang diperlukan agar seorang pria bahagia.

Tommy, akhirnya! Ayolah, kawan, malam ini Tahun Baru.

- Maaf aku terlambat. - Jangan khawatir. Aku melindungimu.

Terima kasih, Hank.

Apa, apa kau menunggu sampai mereka menggantung anjing terakhir?

Ya.

Hal sederhana sebenarnya...

Seorang istri yang ia cintai,

pekerjaan yang layak,

teman dan tetangga yang menyukai dan menghormatinya.

Untuk sementara,

tanpa kami sadari,

Aku memiliki semua itu.

Aku adalah pria yang bahagia.

Hei, tom.

Ingat yang kita bicarakan tentang datang lebih awal hari ini?

Hei, Hank!

Hai, Selamat Tahun Baru, Schmitt!

- Hei, Linda, Selamat Tahun Baru. - Selamat tahun baru.

- Hei, kalian mau kemana? - Main eretan kereta!

- Hei, boleh aku ikut? - Tidak!

Ohh... Kumohon! Ohh!

- Hei, Carl. - Hei, selamat tahun baru, Hank.

Kau akan nyetrum orang dengan itu.

Ya, itu bayaran lebih baik daripada gaji kabupaten.

Sayang, ini aku.

- Bagaimana keadaanmu hari ini? - Hai. Baik.

- Astaga. - Dia sering nendang hari ini.

Sepertinya ini akan jadi sore yang panjang untukmu.

Dia ngajak Lou.

Bagus.

Ya. Aku akan rebahan saja di sini, nyantai.

Hei, Jacob!

Kenapa dia di sini?

Dia butuh tumpangan pulang.

Agak menyimpang, bukan?

Kita bisa mengantarnya setelah selesai, Kau tahu. Ini bukan masalah besar, Hank.

Apa masalahnya, Hank?

Hei, kau tahu, kau harus menyekop salju ini. Inilah masalah sebenarnya.

Akan kubayar jika kau yang melakukannya.

Boleh juga.

Lihatlah Lou.

Ini, pegang ini?

- Ingin kutaruh dibelakang? - Tidak, jangan, nanti layu.

Hank, sapalah... Kau tidak menyapa Mary Beth.

Oh ya. Hai, Mary Beth!

Dia menyapa, Mary Beth.

Hank menyapa. Hai, Lou.

Kemarilah.

D

DO

DON

DONA

DONAS

DONASI

DONASI P

DONASI PU

DONASI PUL

DONASI PULS

DONASI PULSA

0

08

083

0831

08315

083151

0831511

08315119

083151195

0831511954

08315119540

083151195401

083151195401 S

083151195401 SE

083151195401 SEI

083151195401 SEIK

083151195401 SEIKH

083151195401 SEIKHL

083151195401 SEIKHLA

083151195401 SEIKHLASNYA

Ada yang duluan.

Oh, aku bawa itu.

Kapan?

Bagaimana menurutmu, Hank?

Ini satu-satunya hari kita bisa datang kemari?

Ada apa denganmu?

Hei, Jacob! Lihat! Aku menulis namaku!

Tunggu! Biar kubawa Ny. Johnson kesana!

Aku akan membantumu.

Kau tahu orang itu bilang apa?

Katanya itu panci tempayan atau kotak tempayan?

Tidak, tidak. Dengarkan... Oh, bukan, itu pendetanya, paham?

- Ini si koboi. - Ya, dia bilang "moo."

Tidak, tidak. Itu pria yang di tepi jalan. Dia bilang:

"Kenapa, Pak? Itu hanya apel pinus."

- Kau mengerti? - Ya.

Ya, bapak akuntan ini tidak mengerti.

Awas!

Sialan!

Kau baik-baik saja, sayang?

Ayo, keluarlah!

Lihat itu, kawan!

truk-ku.

Ayo, keluar.

Mary Beth!

- Dia akan kembali. - Hei, mau apa kau?

- Itu cagar alam, kau tahu itu. - Jadi apa?

Jadi kau tidak boleh berburu disana. Ayo, taruh kembali senapannya.

Tapi itu... tapi itu merusak trukku.

- Jadi apa? Ayolah. - Hei, hei, Hank...

Kita tidak sedang berburu di sini.

- Kita sedang memungut mayat. - Itu benar.

Kita sedang memungut mayat.

- Lihat dia... - Dia berlari seperti istriku.

Hei, ayolah, tunggu! Ayolah, pakaianku tidak untuk ini!

Mary Beth!

Lihat semua burung itu!

Mereka selalu menunggu sesuatu mati agar mereka bisa makan, kan?

Kelakuan aneh.

Andai ada minuman.

Selalu lah bersiap.

Oh, itu ide bagus. Mari kita minum-minum sekarang.

Lihat? Lihat kelakuannya?

Wonk! Dit-dit... Seperti pria itu, ya?

Ingat? Wonk! Dit-dit.

- Kau mau? - Aku tidak haus.

Apa, kau tidak minum sampai lewat jam 5:00?

Lewat jam 5:00.

Atau mungkin kau tidak mau berbagi.

Kau takut kami menular sesuatu, yakan?

Ya...

Hei, Hank!

Hai! Ayolah, apa yang kau lakukan? Berhentilah main-main.

Sekarang, dengar...

Itu yang mungkin kau sebut sebuah lemparan "menyindir".

Ingat?

Kau mengatakan itu padaku terakhir kita bertemu.

Kau bisa saja hanya memberi petunjuk. Tapi tidak, kau malah berlagak sombong.

Memamerkan bahasa rumit.

Apa, apa kau duduk-duduk, sambil memikirkan hal itu?

Kapan itu terjadi, dua bulan lalu?

Cium pantatku.

Apa itu?

Sial, itu pesawat terbang.

Kau tahu, mungkin milik salah satu doktor mabuk itu.

Mereka selalu merusak pesawat mereka, kau tahu?

Ya, itu pasti jatuh dari sana. Lihat semua pohon patah itu, Jake?

Ini terlalu gelap. Aku tidak bisa melihat.

Kikis salju itu dari kaca depan!

Tidak bisa melihat apa pun.

Pintunya macet.

Mungkin penyanyi atau semacamnya.

Masih tidak bisa melihat apa pun di sini.

Masih tidak bisa melihat apa pun. Tidak bisa melihat apa pun.

Aku melihat pilotnya!

Bicara apa dia?

Katanya ada orang.

Kau tidak apa apa?

Hei. Hei kawan...

Hei, menyingkir!

Apa yang terjadi...?

Ya Tuhan!

Sialan!

Hei, keluarkan aku.

- Ya ampun, Hank. - Biar kusingkirkan ini darinya.

Hank, apa kau... apa kau... Apa kau lihat semua burung itu?

Apa aku "lihat burung"?!

Ayo, bantu aku keluar.

- Hank, taruh ini di matamu. - Terima kasih.

- Kau merobek mantelmu, kau tahu. - Ya Tuhan!

Astaga! Lihat ini!

Sialan!

Astaga!

Berapa banyak jumlahnya?

Tuhan Maha Besar! Selembar uang $100! Sepenuh tas ini!

Apa ini... uang asli, Lou?

Oh, ya, ini asli. Jangan bodoh.

Kenapa orang bisa terbang dengan uang sebanyak ini?

Kau tahu apa? Aku yakin ini uang narkoba.

Mungkin saja Kau benar. Kan.

Orang ini pengedar narkoba

karena itulah pekerjaan mereka.

Mereka terbang dengan pesawat kecil ini.

- Aku jamin, ini uang kotor. - Itu benar. Aku melihatnya pada 20/20.

"Uang kotor"? Apa maksudmu? Apa Kau memberi tahuku bahwa ini palsu?

Oh tidak. Tidak, ini asli.

Apapun itu, itu urusan polisi sekarang. Menurutmu apa yang harus kita lakukan?

Seseorang harus nunggu di sini, seseorang harus memanggil polisi?

- Bagaimana kau ingin mengerjakannya? - Apa? Mari kita pikirkan baik-baik.

- Apa? - Tunggu!

Bagaimana jika kita tidak menyerahkannya?

Kau ingin menyimpannya?

Dia ingin menyimpannya... Ya, itu menarik!

Kenapa tidak?

- Kenapa tidak? - Ya.

- Karena kita akan masuk penjara! - Kenapa?

Kenapa? Karena itu mencuri.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left