The first 200 lines.
Hei.
- Hei. - Hei. Ada cerita apa?
Kapan kau pulang?
Sekarang Jumat.
Aku tahu. Kau pergi seharian...
- Aku sangat lelah... - Aku tahu, tapi Jumat seperti...
Itu waktu aku hasilkan banyak uang, kau tahu?
Aku tahu. Aku juga butuh sedikit rehat, kau tahu?
Itu benar. Bagaimana si kecil?
Baik. Dia akhirnya sudah tidur.
Ya Tuhan. Butuh waktu lama untuk menidurkan dia.
Boleh aku bicara dengan dia?
Tidak. Aku baru saja bilang dia baru tidur.
Benar.
Serius, sayang.
- Sangat klasik. - Aku tahu.
Aku butuh rehat, oke?
Aku tahu. Aku juga butuh rehat.
Oke, dengar, aku akan keliling hingga malam ini.
Lalu aku akan pulang, dan aku...
Aku akan menemuimu besok pagi, oke?
- Oke. - Baiklah.
Tunggu! Ada apa dengan WiFi-nya?
Itu tak berfungsi. Aku butuh WiFi.
Kau sudah nyalakan ulang?
Sudah. Berkali-kali. Keterangannya tak ada sinyal.
Kau sudah membayarnya?
Ya.
- Kau yakin? Karena... - Ya, ya, ya...
Coba gunakan... Aku akan periksa saat pulang.
Tapi coba gunakan WiFi anak yang di atas.
Oke, akan aku coba.
Aku lupa kata sandinya. Itu nama anjingnya.
Aku harap kami segera melihatmu.
- Oke. Aku juga. - Kami merindukanmu. Oke?
- Aku mencintaimu. - Dah, sayang. Aku mencintaimu.
Apa yang kau lihat?
Ayolah.
Ayolah. Apa yang kau lakukan? Sekarang?
Biar aku lakukan ini.
Terima kasih. Terima kasih.
Terima kasih.
Lain kali pindahkan tasmu!
Persetan denganmu!
Nick?
Ya. Hai. Maaf soal itu.
- Tak ada bagasi? - Tidak ada.
Hei, kau keberatan jika aku merokok di sini?
- Tidak. Silakan. - Sungguh?
Ya.
Kebanyakan supir melarang.
Selama kau berikan aku tip, aku tidak peduli.
Seorang libertarian. Aku suka itu.
Sudah berapa lama kau melakukan ini?
- Mengemudi? - Ya.
Dua bulan.
Jadi ini bukan pekerjaan utamamu?
Aku masih mencari peluang terbaik.
Orang ini tak pandai mengemudi. Dia terjebak macet.
Di sini makin panas. Aku tak yakin orang ini punya AC.
Bisa kau nyalakan AC-nya lebih tinggi?
- Ini sudah maksimal. - Buat itu lebih dari batas maksimal.
AC-nya bermasalah. Maaf.
- Kau menyukainya? - Hari ini cukup berat.
Kau harus lebih berusaha jika ingin tip lebih.
Hal-hal kecil. Hal-hal sederhana.
- Misalnya sediakan air minum. - Entahlah. Atau tawarkan tisu.
Mungkin bersihkan mobilmu sesekali.
Di sini kotor. Astaga.
Tisu bayi atau sanitasi tangan.
Aku akan sediakan swalayan di belakang sana.
Aku tahu kau bersikap sarkas,
- Tapi itu sebenarnya ide bagus. - Tidak... Tak masalah.
Itu layanan pelanggan. Kau di bidang jasa.
Aku di bidang keuangan.
Bagaimana dengan orangnya?
- Ada apa dengan orangnya? - Pelanggannya. Bagaimana mereka?
Aku kerja keras seharian...
- Ya, benar. Kau jauh dari pekerja keras. - Pulang, tapi tak ada apa-apa.
Astaga! Kau hampir tabrak mobil itu.
- Yang itu? Itu sedang parkir, bu. - Kau tidak fokus
Sial. Aku ketinggalan sesuatu yang sangat perlu aku bawa.
Kau harus masukkan itu ke aplikasi. Aku tak bisa kembali.
- Mereka masih dibatas standar? - Itu hanya butuh 5 menit...
Itu bukan... Aku tak bisa kembali! Aku tak bisa kembali.
Jujur, orang boleh melakukan apa saja di belakang sana.
Selama mereka membayarku.
- Itu hanya sebentar. - Itu tidak penting! Aku tidak bisa!
- Baiklah. Jaga dirimu. - Kau juga. Jaga dirimu.
Hei!
Kau au aku berhenti di sini?
Ya.
Dengar, aku bekerja untuk perusahaan perintis yang sedang mencari orang,
Dan menurutku kau orang yang tepat.
- Perusahaan perintis seperti apa? - Aplikasi seperti itu.
Jadi itu sama seperti yang aku lakukan sekarang.
Tidak... Bayarannya jauh lebih baik.
Plus, ada bonus diawal jika kau tanda tangan kontraknya malam ini.
Bayarannya seberapa lebih baik?
- Jauh lebih baik. - Hanya itu yang aku pedulikan.
Ya. Aku bicara $4,000-5,000 per malam.
Jika kau bersikap dengan baik, dan kau jelas bersikap baik.
- $4,000-5,000? - Ya.
Per malam?
Tidak mungkin. $4,000-5,000...
Bagaimana aku bisa mendapatkan $4,000-5,000 per malam?
Pelanggan kami mencari tingkat pengalaman tertentu...
- ...dan mereka rela membayar untuk itu. - Di mobil ini?
Mobil ini pilihan yang tepat untuk mengantar orang seperti itu?
- Tunggu dulu... - Ada robekan di sini. Lihat ini.
Ini bukan soal itu.
Ini soal...
Kau tahu ini soal apa? Ini soal kebebasan.
Kebebasanmu. Kebebasan pelangganmu.
Kebebasan untuk memperoleh seperti yang kau inginkan.
Apa itu legal?
Dengar, kau tak perlu putuskan sekarang.
Aku tahu itu sulit untuk dicerna.
Pikirkan itu. Dan saat kau siap, hubungi aku kapan saja, oke?
Hingga itu, semoga berhasil dengan apa yang kau lakukan sekarang.
Aku doakan kau yang terbaik, oke? Aku serius.
Hai. Terima kasih sudah menghubungi VRMR.
- Hai. Ya. Aku mau tanya... - Jika kau pelanggan, tekan 1.
Jika kau penumpang, tekan 2.
Jika kau menghubungi untuk mengatur akun...
Baiklah. Untuk informasi akun,
Silakan menuju ke tab "Akun Saya" di aplikasi.
Untuk keluhan pelanggan, tekan 1.
Jika kau menghubungi untuk melaporkan kecelakaan, tekan 2.
Bicara dengan perwakilan.
Jika kau menghubungi tentang hal lain...
- Bicara dengan perwakilan. - Kau sudah coba situs web kami?
Ada banyak informasi berguna...
Bicara dengan perwakilan!
Kedengarannya kau ingin bicara dengan perwakilan.
Mohon menunggu.
Salah satu anggota tim kami akan segera bicara denganmu.
Halo. Dan terima kasih sudah menghubungi VRMR.
Berikut nomor identitas karyawan. #5431224F4.
Boleh aku minta nomor identitas supirmu?
Ya, aku 56028856-B.
56028856-D.
56-B. B.
56-V untuk Victor.
- Bukan, B. - P seperti Peter?
B untuk Bombus.
56028856-B untuk Bravo.
Terima kasih. Apa alasanmu menelepon?
Aku ingin tahu kapan pembayaranku berikutnya.
Kelihatannya kau baru menerima pembayaran...
...senilai $764.36 dua hari lalu.
Ya, aku hanya ingin tahu kapan pembayaranku berikutnya.
Bagi supir perencanaan dasar kami, pembayarannya seminggu sekali,
Seperti yang ada di syarat dan ketentuan di situs web kami.
Apa mungkin untuk mendapat pembayaran lebih cepat?
Jika kau mau meningkatkan akunmu,
Supir platinum menerima pembayaran harian.
Berapa nilainya?
- $100. - $100?
Per minggu.
Kau mau meningkatkan akunmu?
Super platinum juga mendapat beberapa keuntungan lain.
Prioritas tawaran kerja baru, potongan tarif asuransi,
Dan potongan 1,25 sen untuk bensin tanpa timbal di SPBU terafiliasi.
Ya. Tidak, terima kasih.
Oke, aku rasa itu saja untukku.
Jika kau memanfaatkan sekarang, ada penawaran terbatas...
Itu saja. Terima kasih. Itu saja untukku.
Terima kasih sudah menghubungi VRMR.
Akan ada survei singkat setelah panggilan ini...
Aku akan menghargai untuk ulasan bintang 5.
Brum, brum, terus melaju...
Oke. Sampai jumpa.
Aku sebaiknya pulang bersama seorang pria.
- Kau selalu begitu! Hentikanlah. - Jangan beritahu siapa-siapa.
Berapa banyak vodka yang kau minum?
Aku minum dua. Tapi kau memang tak kuat minum.
Kenapa kau berikan aku banyak?
Maaf, kau terus memintanya. Jadi aku terus menuangnya.
Kita bilang akan bercinta malam ini, jadi itu mungkin terjadi.
Itu bersifat dua arah.
Kau tidak terlihat baik.
- Hei. - Ya Tuhan, kau mabuk.
- Aku mabuk. - Hentikan. Kau memang tak kuat minum.
Aku mabuk.
Aku mau muntah
- Muntah? - Ya Tuhan. Tidak. Jangan muntah.
- Kurasa aku harus muntah. - Tak apa. Dia tak apa.
Tolong jangan muntah di mobilku.
- Dia takkan muntah. - Aku mohon...
- Kau tak apa... - Aku mau...
Tunggu. Tunggu.
- Biar aku menepi. - Tidak, kami tak apa.
- Jalan terus. Kami tak apa. - Aku mau muntah.
Jangan muntah... Semuanya baik.
Kau takkan muntah. Tolong jangan muntah.
Jika kau muntah, aku akan muntah.
Tunggu, tunggu, tunggu. Biar aku menepi.
Dengarkan temanmu...
Semua baik. Jangan muntah...
No comments yet. Be the first to leave one.