Violet

Violet

Download Indonesian Subtitle

Release info

Violet 2025 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:10:49

Tags

webdl
Published on: 2025-04-12
Downloads: 317
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Violet selalu pulang larut.

Dia punya pacar?

Dia sudah berusia 18 tahun. Sesuatu yang buruk bisa saja terjadi.

Aku hanya mau yang terbaik untuknya.

Aku juga. Tapi, kita beri dia kesempatan.

- Kita juga pernah remaja. - Aku tahu!

Itu sebabnya aku mau memastikan.

Violet?

Kau belum selesai?

Ayahmu hampir selesai makan malam.

Aku hampir selesai, Bu.

Ngomong-ngomong, sayang. Aku butuh bantuan di kedai kopi.

Biar aku saja, Ayah. Ibu tidak mengizinkanku keluar rumah.

Itu sempurna.

Jadi kau punya hal lain selain mengunci diri di kamar.

Itu karena kau tidak mengizinkanku keluar.

Jelly? Apa yang kalian lakukan di sini?

Kenapa lagi? Panagbenga hanya terjadi setahun sekali.

Kita harus keluar berpesta.

Ya, tapi sudah terlambat.

Ayolah, jangan menyebalkan. Aku tahu kau juga mau.

Oke, baiklah. Aku akan minta izin.

Ayo. Kami tidak akan pergi tanpamu. Janji.

- Ibu. - Hmm?

Boleh aku nongkrong dengan Leah?

- Violet! Habiskan makananmu! - Sayang.

Biarkan saja dia.

Dia mau bersama kawan-kawannya.

Kita juga seperti itu dulu.

- Kau di mana? - Ibu tidak mengizinkanku pergi.

Kau bisa keluar diam-diam. Ada pesta rumah hari ini.

Oke. Akan kucari caranya.

Nona, dia butuh waktu lama.

Kita tunggu saja dia. Kita jarang jalan bersama.

- Aku mulai mabuk. - Kau lemah.

- Hai. - Oh.

Kenapa kau lama sekali? Dan kenapa kau terlihat seperti itu?

Tunggu sebentar.

Wow.

Sayang! Kau tahu, kita punya perasaan yang sama.

- Tentu saja. - Benar? Kau cantik sekali!

Sebelum melakukan hal lain, ayo.

Kita mungkin melewatkan pestanya.

Tunggu dulu. Ayo foto dulu.

Baiklah.

Oke.

Ayo lihat, ayo lihat.

Kita tunggu saja.

- Aku jalan di depan, kan? - Oke.

Ayo.

Hai!

- Hai, semuanya. - Hai.

- Hai. - Karena kau terlambat, minumlah!

- Bersulang! - Bersulang!

Hei, kawan-kawan. Apa kabar?

- Kami baik-baik saja. - Kau merindukan kami?

Kami menunggu dia keluar.

Kemari.

Menurutku, dia suka Sunday.

Violet.

- Hei! Ayolah! - Kurasa dia punya masalah.

- Dia mengabaikan kita. - Ayo.

Gabunglah dengan kami.

Ayo.

Ayo, menari!

- Hai, senang bertemu denganmu. - Apa kabar!

Hei! Apa kabar, bro?

Apa kabar!

Hey.

- Hai. - Siapa namamu?

Leah.

- Senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu.

- Kau sangat seksi. - Aku tahu.

Wah, kalian memang liar.

Tenang saja. Ayolah. Itu hal biasa.

Normal?

Kau akan terbiasa.

Ikut aku ke kamar mandi.

Permisi, lovebird.

Hei. Tunggu, Jelly.

Kau punya pacar, kan?

Sekali lagi, ini hal yang biasa.

Violet, ayahmu dan aku akan ke gereja.

Violet?

Violet.

Ibu!

Ibu, ini masih pagi sekali.

Kupikir kau tidak di sini.

Kami akan ke gereja. Kau mau ikut?

Baiklah.

Ada sarapan di bawah. Makanlah saat kau lapar.

Kau menikmati tadi malam?

Tentu saja.

Baiklah. Aku akan menjemputmu saat ada pesta lagi.

Kau tidak masalah dengan yang terjadi tadi malam?

Itu menyenangkan. Kenapa?

Mau ke rumahku?

Oke. Ayo.

Aku suka.

Udara di sini bagus.

Rasanya segar.

Jelly...

Kita ini apa?

Kita? Kita bersenang-senang.

Aku punya pacar.

Kau tahu itu, kan?

Aku hanya melakukan ini denganmu.

Aku mau kita bersama.

Eksklusif.

Bukankah ini cukup eksklusif?

Tidak ada orang lain yang tahu hal ini. Hanya kau.

Ya Tuhan!

Apa yang kau inginkan?

Aku menginginkan apa yang kau dan pacarmu rasakan.

Kau tahu apa?

Kupikir kau menyenangkan.

Jelly...

Ini terlalu berlebihan.

Aku pergi.

Jelly.

Sampai jumpa.

Jelly, tolong.

Jelly, ayo bicara.

Jelly.

Jelly!

Sialan.

Sialan!

Tanah tandus akan hidup kembali.

Tanaman gurun akan punya bunga.

Gurun akan dipenuhi dengan sukacita.

Akan seindah gunung-gunung di Lebanon.

- Bisa kita bicara di luar? - K.

Jangan gunakan ponselmu di sini.

Kita akan sekali lagi merasakan.

- Aku ke kamar kecil. - Oke.

Bapa kami, yang ada di surga…

Bolehkah aku memelukmu?

Kenapa? Ada apa?

Kita tidak bisa bersama karena meskipun aku seperti ini.

Aku masih berkomitmen pada Sam.

Orang tua kami menyetujui hubungan kami.

Serius?

Kita bersenang-senang, kan?

Bisa kau memberiku ruang agar aku bisa memikirkan ini?

Ini baik-baik saja, sayang?

- Kau suka ini? - Sedikit lebih dekat.

Kemari, sayang. Begini?

Seksi sekali. Aku sangat merindukanmu.

Enak, sayang.

Aku sangat merindukanmu, sayang.

Kemari.

Aku mencintaimu, sayang. Aku juga merindukanmu.

Begini, sayang?

Turunkan, sayang. Coba kulihat.

Kau mau muncrat?

Ya.

Sudah, sayang?

Ya Tuhan, sayang. Kau sangat seksi.

Boleh aku melihat?

Sayang. Aku punya berita untukmu.

Jangan kabar buruk, sayang. Kumohon.

Tidak. Coba tebak?

Apa?

Aku akan pergi ke sana saat Festival Panagbenga.

Benarkah?

Akhirnya! Setelah dua tahun yang panjang, sayang…

Andai kau tahu betapa aku merindukanmu.

Aku tahu, sayang. Aku juga senang.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Datang ke tempatku. Aku punya kejutan.

Uh, sayang...

Violet memanggil.

Tunggu sebentar.

Oke. Sampaikan salamku.

Terima kasih.

Sampai jumpa sayang.

Apa-apaan?

Kejutan!

Ayolah. Ini...

Santai.

Ayo...

Oke.

Aku akan segera kembali. Terima kasih.

Ini pesananmu. Terima kasih. Ada lagi?

- Hai, Violet! - Halo, Violet!

Wah, indah sekali di sini.

- Halo. Apa kabar? - Aku baik-baik saja.

- Hai. - Hai.

Bisa aku bicara denganmu?

Maaf, tapi aku sedang sibuk saat ini.

Tidak akan lama.

Baiklah, tapi cepatlah.

Pesankan untukku.

- Oke. - Baiklah.

Apa yang akan kau pesan?

Kita akan pergi ke pawai.

- Hai, Paman. - Hai, Paman. Apa kabar?

Kuharap aku mengajakmu...

Sebagai partnerku.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left