Hana-Kimi

Hana-Kimi (花ざかりの君たちへ)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Hana Kimi S01E10 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Hanazakari no Kimitachi e - 10
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-03-08
Downloads: 7
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

(Asrama Satu: 64, Asrama Dua: 57, Asrama Tiga: 47).

Kalian semua, dengar, ya!

Lomba adu ayam berikutnya akan menjadi kompetisi terakhir hari ini.

Selisih poin kita dengan posisi pertama adalah tujuh poin.

Kita masih punya banyak kesempatan!

Mari kita kerahkan semuanya!

Ya!

Baiklah semuanya, terima kasih telah menunggu!

Sorotan utama pertandingan hari ini adalah adu ayam!

Semangat!

Rupanya adu ayam itu bukan cuma lari saja.

Ikat kepala tim pertama berwarna Biru,

tim kedua Putih, dan tim ketiga Merah.

Peserta yang ikat kepalanya terlepas

akan langsung dinyatakan gugur dan keluar dari lapangan!

Tennoji, kami tidak boleh kalah!

Pertandingan dimulai!

Adu serangan dan pertahanan yang sangat sengit terjadi di lapangan!

Nakatsu, ke kanan!

Baik!

Ikat kepala yang pertama!

Membunuh atau dibunuh,

inilah pertarungan panas para pria yang sesungguhnya!!

Di mana Tennoji?

Aduh, peserta dari Asrama Kedua terjatuh!

.

Cuma memar ringan dan beberapa lecet,

biarpun niat kalian mau menolong teman,

kalian berdua laki-laki, tapi sampai tertindih begitu, payah sekali.

Dasar cerewet!

Terima kasih.

Maaf, ya.

Tidak apa-apa. Jangan pikirkan soal itu.

Iya, 'kan, Izumi?

Yah, begitulah.

Omong-omong, kau tidak apa, Mizuki?

Ya, aku baik-baik saja.

Cuma lecet sedikit.

Si penghuni Asrama Satu itu...

Tadi, dia sengaja melakukannya, ya?

Kalau Sano dan Nakatsu tidak melindungiku tadi...

Jadi,

hari ini Asrama Dua kalah telak dari Asrama Satu, ya.

Sisa dua hari lagi.

(Asrama Satu: 76, Asrama Dua: 62, Asrama Tiga: 55).

Asrama Tiga yang didominasi klub budaya

pasti akan mencoba membalikkan keadaan.

Kita hanya bisa menang lewat ide!

Kelas 1 mengadakan Pusat Gim.

Kelas 2 mengadakan Kafe Butler,

dan Kelas 3, akan membuat Tur Misteri!

Tunjukkan taring kalian sepuasnya!

Ya-yang barusan itu...

Ya, yang tadi itu...

Tenang saja.

Pilih topik yang keren,

kumpulkan suara dari siswa dan pengunjung umum sebanyak-banyaknya!

Dasar si Nanba itu,

coba pikirkan juga perasaan kami yang harus melakukannya!

Aduh.

Kau tidak apa? Coba perlihatkan padaku.

Syukurlah.

Tidak sampai bengkak.

Masih sakit, ya?

Maaf, ya.

Gara-gara aku, kau jadi begini...

Ini bukan hal besar.

So-soal yang waktu itu...

Orang yang main adu ayam waktu itu, dia sengaja melakukannya, 'kan?

Sepertinya kau diincar, ya?

Kenapa aku yang diincar?

Apa kau tidak merasa punya musuh atau semacamnya?

Tidak ada.

Begitu, ya.

Yah, kau harus tetap waspada.

Jadi, perhatikan sekelilingmu.

Ya.

Lagi pula, aku juga tidak merasa diserang secara spesifik.

Kalau berprasangka buruk juga tidak enak rasanya.

Ya, sudah. Aku mandi dulu, ya.

Dia pasti sedang menyembunyikan sesuatu lagi.

Entah yang melakukannya si bodoh Tennoji dari Asrama Satu,

atau pengikutnya.

Apa boleh buat. Aku harus mengawasinya dengan benar.

Tapi, kenapa harus aku yang mengawasinya.

Yah, memang tidak ada pilihan lain.

Begitulah kelihatannya.

.

Lihat ini!

(Meru-hen, "Dunia Transformasi Fantasi")

Bagaimana?

Semoga tidak ketahuan.

Semoga tidak ketahuan!

A-apa? Aneh, ya?

Kalau dipikir-pikir, kau benar-benar menyia-nyiakan potensimu, ya.

Jangan bicara melankolis begitu.

Benar!

Pujilah dengan jujur!

Halo, Ashiya! Itu sangat cocok denganmu.

Noe, Sekime!

Halo!

Oi, Noe! Baju ini ketat sekali!

- Mengejutkan! - Mengejutkan!

Tidak ada pilihan lain.

Aku akan longgarkan bagian ketiaknya, jadi diamlah dulu.

Noe, kau benar-benar hebat, ya, bisa melakukan hal seperti ini.

Imu...

I-imutnya!

Dasar Nakatsu bodoh!

Gaunnya jadi kotor, tahu!

Lho? Di mana Sano?

Sedang bersiap-siap.

Maaf mengganggu.

Di mana wig-ku?

Ka-kalau Sano jadi seperti itu, apa yang harus kulakukan?

Jangan bergerak. Nanti eyeliner-nya berantakan.

Nah, sudah selesai.

Sano keren sekali!

Nah, siapa selanjutnya?

Aku!

Waktu kita cuma sebentar,

- ayo langsung pakai alas bedak! - Keren sekali.

Cantik!

Sungguh menawan!

Halo.

Itu kostum apa?

Ini kostum Yang Guifei, tahu!

Jangan melihatku terus begitu!

Tidak apa-apa, 'kan? Kau sangat cantik!

Kau ini...

Baiklah! Hari kedua festival sekolah resmi dibuka!

Asyik!

Aku sudah tidak sabar!

Silakan tukarkan tiket di sini.

(Meru-hen, "Dunia Transformasi Fantasi")

Selamat datang!

Meja untuk tiga orang!

Saya akan antar ke meja kalian.

Ini benar-benar sekolah khusus laki-laki, 'kan?

- Baik. - Mau tambah mantera biar enak?

- Aku akan segera bawa pesananmu. - Mau pesan apa?

- Terima kasih sudah menunggu. - Cocok, 'kan?

Terima kasih banyak!

Di lobi gedung barat,

daftar peserta kontes kecantikan sudah mulai dipajang!

Berdasarkan pemungutan suara awal hari ini,

12 finalis untuk babak utama besok telah terpilih!

Silakan datang dan ikut berpartisipasi, ya

.

Entah kenapa, menurutku,

tahun ini, level kecantikan pesertanya sangat tinggi, ya!

Ya, kau benar!

Oi, di kelas 2-C katanya ada anak yang sangat imut!

Benarkah? Ayo ke sana!

Dasar bodoh! Dia, 'kan laki-laki.

Tolong siapkan es teh dua.

Buatkan aku kopi satu.

- Baik. - Oke.

Halo, kami dari Komite Pelaksana Festival.

Kami ke sini untuk mengambil angket

dari para peserta kontes kecantikan!

- Begitu, ya. - Oh...

Nomor urut 23 adalah Ashiya,

dan nomor urut 18 adalah Nakao, ya.

- Betul! - Iya.

Skor kalian berdua benar-benar melesat jauh!

Tolong beri tahu ukuran lingkar dada, pinggang, dan pinggul kalian!

Apa?

Nah, silakan...

Eng... Dari atas, 74, 60, 78.

Ini rahasia, ya!

Bagaimana dengan Ashiya?

Eng... Anu... Soal itu...

Selamat tinggal!

- Mana bisa - Ashiya?

aku menjawabnya!

Luar biasa, larinya cepat sekali!

Apa boleh buat.Mau keliling ke kelas selanjutnya?

Bagian mana dari dia yang katanya 'cedera'?

Dia sehat-sehat saja.

Jangan panik.

Pokoknya kalau dia tidak ikut lari 2.000 meter di hari terakhir nanti,

semua akan beres.

Ya, masih ada banyak cara mengatasinya.

Harusnya aku tidak ikut kontes kecantikan.

Apa maksudmu?

Astaga, mereka berdua lagi...

Padahal aku tidak berniat mengintip,

tapi kenapa selalu ujung-ujungnya begini?

Se-sensei!

Halo Ashiya.

Penampilanmu itu sangat cocok denganmu, ya.

Apa yang sedang kau lakukan di sini?

Yah, aku sedang beristirahat sebentar.

Lagi pula, situasinya tidak memungkinkan untuk keluar.

Istirahat sebentar katamu?

Walau sebentar, tidak pantas seorang guru minum alkohol di jam kerja!

Habisnya, aku bosan.

Mana bisa aku terima alasan semacam itu!

Seenaknya saja kau menghilang dari hadapanku!

More Indonesian subtitles for Hana-Kimi

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left