Release info

What Have You Done to Solange FRENCH 1080p BDRiP H265 AC3  indo
A Commentary by ndaseruag
01:46:41 | https://subsource.net/u/1290600

Tags

bluray
Published on: 2026-08-13
Downloads: 1
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahna neng: NDASERUAG

-- Selamat Mendeleng ---

Kenapa tidak?

Aku ingin, Enrico.

Sama besarnya seperti yang kamu inginkan.

Tapi tidak seperti ini.

Kamu mencintaiku, tapi kamu tidak mempercayaiku.

Benarkah begitu?

Bukan.

Semuanya akan baik-baik saja.

Percayalah. Ini hanya masalah waktu.

Elizabeth, aku ingin membuatmu bahagia.

- (Terkesiap) - Ada apa lagi sekarang?

Di sana! Di tepi sungai. Aku melihat seseorang.

Oh, demi Tuhan, Elizabeth.

Memangnya kenapa, hah?

Tidak ada yang bisa melihat kita.

Kekasih macam apa aku ini jika kamu lebih memilih melihat pemandangan.

Aku minta maaf.

Aku akan memejamkan mata dan kamu bisa coba lagi.

Di sana! Itu sebuah pisau. Aku melihatnya.

- Aku melihatnya! - Apa lagi yang akan kulihat nanti?

Kamu selalu punya alasan untuk segalanya.

Ini semua salah pamanmu yang sial itu

yang bersikeras mengirimmu ke sekolah gaya Victoria yang bodoh itu.

Selalu saja ada aturan boleh atau tidak boleh

yang membuatmu tak bisa bertindak seperti gadis normal.

Ayolah. Bangun.

Sekarang, di mana itu? Apakah ia terbang?

Pisau seperti apa itu?

Yang panjang dengan gagang? Belati, mungkin? Pedang?

"Malaikat Agung Gabriel datang menghukummu atas dosa-dosamu", kurasa...

Tutup mulutmu!

Kamu terkadang begitu kejam.

- (Terisak) - Kancingkan blusmu, Elizabeth.

Dan kumohon berhenti menangis.

Paman dan sekolahku tidak ada hubungannya dengan ini.

Aku melihat kilatan sebuah pisau!

Aku benar-benar melihatnya.

Dan itu bukan hayalanku.

Antar aku pulang.

Sekarang, kumohon.

Ini berita pukul 07.30.

Pertemuan Euratom Internasional ditutup tadi malam,

dengan diterimanya usulan untuk menstabilkan harga...

- Putar musik. - Akibat pelanggaran kesepakatan

- antara ke dua negara. - Di mana kamu?

Berita lainnya, telah terjadi pembunuhan sadis pagi ini di London.

Telah ditemukan mayat seorang gadis muda di tepi Sungai Thames...

Polisi langsung mendatangi tempat kejadian...

dan sejauh ini baru bisa menyelesaikan langkah awal prosedur rutin mereka.

Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.

- Dan sekarang berita olahraga. - Kenapa kamu mengganti stasiun radionya?

Kenapa tidak?

- Kamu dengar apa yang mereka katakan? - Tentu saja.

- Kamu menyebalkan sekali hari ini, tahu tidak? - Menyebalkan?

Setelah lima tahun, apa kamu selalu harus bersikap sok elegan begitu?

Aku melakukan apa yang kubisa, Enrico.

Sersan Tenny di sini.

Kami sedang menunggu ambulans.

Ya, koroner sudah tiba di sini. Ganti.

Mundur. Mundur! Kalian tidak boleh berada di sini.

Aneh sekali. Kurasa dia dicekik.

Benarkah? Kudengar mereka melakukannya dengan pisau.

Tidak, tidak mungkin.

Aku melihatnya dan tidak ada luka apa pun.

Yah, setidaknya tidak di bagian leher.

Profesor Rosseni. Syukurlah! Mereka sudah menunggumu.

- Tolong parkirkan mobilku, ya, Bert? - Di ruang kepala sekolah, Profesor.

Mereka semua ada di sana. Bahkan pihak polisi.

Akhirnya, kita semua berkumpul, Inspektur.

Semua profesor kelas atas,

termasuk guru kelas senam.

Dan bahasa Italia.

Anda terlambat satu jam, Tuan Rosseni. Itu tidak bisa dimaafkan.

Mobil saya mogok.

Saya tidak bisa menemukan taksi,

jadi saya harus menunggu sampai mobil itu diperbaiki.

Ini Inspektur Barth dari Scotland Yard.

Apa kabar?

- Baiklah, jangan buang waktu lagi. - Ya.

Bisakah Anda melihat foto-foto ini?

Tuan Newton, geometri dan sejarah.

Romo Webber, kimia dan ilmu pengetahuan alam.

Pelajari dengan teliti, kumohon.

Tuan Joseph Kane, sejarah dan filsafat.

Nyonya Herta Rosseni, guru matematika.

Ini formalitas yang diperlukan.

Profesor Enrico Rosseni, yang sudah Anda temui sebelumnya.

Ya Tuhan.

Tapi... Tapi ini...

Ini Hilda Erickson.

- Ya. - Siapa yang melakukannya?

Kami belum tahu.

Yang kami tahu hanya nama korban.

Orang tuanya melaporkan dia hilang kemarin sore.

Sekarang, saya harus...

memberi tahu mereka kalau dia telah ditemukan.

Terima kasih banyak semuanya.

Jika saya butuh bantuan kalian lagi, akan saya kabari.

Selamat tinggal, Tuan Leach.

Selamat tinggal, Inspektur.

Oh, eh... Anda keturunan Italia, bukan?

- Apa bedanya? - Oh, itu hanya...

Suami saya telah tinggal di London selama bertahun-tahun, Inspektur.

Saya tahu. Saya tahu.

Selamat tinggal, Tuan Rosseni.

Tuan Rosseni, para murid Anda sedang menunggu.

Beri tahu mereka apa yang terjadi.

Saya meminta Anda melakukan ini...

karena hubungan Anda yang lebih santai

dengan para gadis mungkin berguna untuk kali ini.

Tapi bersikaplah yang bijak dan jangan masuk ke detailnya.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan.

- Teman-teman, awas! - Ini bukan kelas balet.

Tenang. Tenang dan dengarkan aku.

Aku diminta untuk menyampaikan kabar buruk kepada kalian.

Kalian mungkin menyadari kalau Hilda Erickson tidak datang ke sekolah hari ini.

Sesuatu yang sangat serius telah terjadi.

Dan kita tidak akan melihatnya lagi.

Apa dia meninggal?

Oh, tidak!

Janet, tenang.

Janet...

- Kapan kejadiannya? - Kemarin sore, sepertinya.

Aku sudah menduganya.

Aku tahu dia telah dibunuh.

Ya, tapi...

Bagaimana kamu bisa tahu, Brenda?

Ibunya meneleponku semalam untuk mencari tahu apakah dia berada di rumahku.

Dia sangat khawatir karena Hilda tidak pernah bepergian hingga larut malam.

Begitu ya. Hmm.

Apa yang telah mereka lakukan padanya?

Kurasa aku tidak tahu.

Oh, permisi, Rosseni.

Tapi aku pikir kehadiranku mungkin bisa membantu.

Daripada memberondong profesor dengan pertanyaan, segeralah berganti pakaian.

Apakah kita semua sudah ada di sini?

Maaf, tapi aku hanya bisa tinggal selama 10 menit.

Aku harus kembali ke sekolah.

Kuduga kamu sudah mendengar tentang kematian Hilda.

Kapan itu terjadi?

Kemarin sore.

Di dalam hutan, di sepanjang tepi sungai.

Elizabeth, apa yang sebenarnya kamu lihat? Sang pembunuh?

Bukan, itu hanya bayangan yang bergerak.

Sangat gelap. Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya.

Aku yakin itu seorang pria, tapi ada sesuatu yang ganjil.

Ganjil? Ganjil bagaimana?

Entahlah. Aku tidak bisa mengingatnya dengan jelas.

Mungkin aku harus pergi ke kantor polisi.

Kamu sudah gila! Mereka akan bertanya dengan siapa kamu pergi.

Sayangku, dengarkan aku.

Kamu tidak bisa selalu berbuat semaumu.

Kamu harus berpijak pada kenyataan.

Kita butuh waktu untuk mempersiapkan Herta,

membuat dia mengerti kalau aku mencintaimu.

Lagi pula, akan ada skandal bagi pihak sekolah.

Ini tahun terakhirmu, tidakkah kamu sadar?

Kamu benar.

Terutama soal Istrimu.

Di mana kamu tadi pagi?

Istri yang curiga adalah karakter yang sangat membosankan.

Kamu bahkan tidak berusaha lagi untuk menjaga penampilan.

Kamu sudah bosan padaku.

Dan kamu tidak peduli jika itu terlihat.

Seolah kamu bisa menyembunyikannya dengan wajah polosmu itu.

Kebohongan konyol tentang mobil yang mogok itu.

Itu tidak konyol, dan itu bukan kebohongan.

Dan sekarang, demi Tuhan, biarkan aku sendiri.

Ada apa lagi sekarang?

Apa yang membuatmu memutuskan untuk pergi melihatnya?

Rasa penasaran yang nggak sehat. Sudah kubilang.

Keputusan spontan, lalu kamu langsung pergi.

Sekitar jam berapa?

Aku meninggalkan rumah sekitar pukul 8, mungkin lewat 10 menit. Tidak lebih.

Dan pukul 08.30 kamu sudah sampai.

Dua puluh menit.

Ada masalah?

Aku heran bagaimana kamu bisa...

Menemukan tempat terpencil di pelosok dalam waktu 20 menit.

Aku dengar beritanya di radio. Kamu lupa?

Berita pukul 7:30.

"Seorang nelayan yang keluar saat fajar menemukan

jasad seorang gadis muda di semak-semak di tepi kanan Sungai Thames."

"Pria itu melapor kepada polisi, yang segera mendatangi lokasi

"dan sejauh ini baru melakukan prosedur awal penyelidikan.

"Identitas korban masih belum diketahui."

Cukup membingungkan, tapi kamu bisa tiba secepat itu.

Bisa saja lokasinya di utara kota.

Bukan di selatan.

Aku bukan satu-satunya. Ada puluhan orang lain. Lihat saja sendiri.

Mereka cuma orang-orang yang lewat dan tertarik karena ada polisi.

Apa maksudmu pembunuh selalu kembali ke tempat kejadian, Inspektur?

Tidak. Tapi kamu menyembunyikan sesuatu.

Dan aku tidak suka itu.

Eh, kapan gadis itu dibunuh?

Koran sore bilang mereka masih menunggu kabar dari dokter forensik.

Kalau begitu, akan kuberi tahu.

Antara pukul 5 dan 5:30 kemarin sore, tepat sebelum matahari terbenam.

What Have You Done to Solange? subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left