The first 200 lines.
Seperti halnya kota-kota lain,
di desa kami, hiduplah seorang bodoh
Karena bodoh benar-benar bodoh,
dia tidak memiliki keterampilan.
Membuat roti
adalah satu-satunya yang bisa dia kerjakan.
Si bodoh itu menunggu seseorang.
Dari hari berganti hari,
dan tahun pun berganti tahun
Nona kita berhenti dimana?
Disini saja tidak apa-apa.
akhirnya dia kembali.
Hah?
Kenapa dia?
Apa yang ...
ada apa dengannya?
Ji-ho itu kamu!
Apakah aku mengenalmu?
senang ... bisa bertemu denganmu
Maaf... mungkin kamu sudah lupa sekarang.
Maaf. tapi aku masih mengingat kamu. Aku minta ... Maaf.
Baiklah ... sampai jumpa.
Sampai jumpa. Sampai jumpa.
Hei, tunggu.
Apakah dia idiot?
Hei ...
MIRACLE OF GIVING FOOL
Hei semua!!! yang mau buang sampah. sampah.. sampah..
Hei, permisi pak!
Sepatu ini milikku.
Bener pak, sepatu ini benar milikku.
Bener ...
Ambillah !!!.
Ok.
Sampah.... Sampah!!!.
Ayah!
Seperti suara Ji-ho?
Tidak mungkin. Dia di Eropa sekolah piano sudah sepuluh tahun.
Sayang bagaimana pekerjaanmu kemarin? Bagus?
Tentu.
Ayah! Ayah!
Ayah.
Kamu tidak mengabari kami?
Kenapa bisa tiba-tiba ada disini?
Aku terlalu kangen dengan kalian!
Bagus, bagus. Ayo masuk!
- Kau tambah cantik saja anakku! - Mandilah dulu, Apa air PAM mengalir ya pak?
Ibu, di sini masih sering begitu?
Bahkan tambah susah!
- Ayo, masuk. - iya.
Ji-ho,
Aku bahagia kau kembali.
Kamu mau keluar?
Apa Ayah sudah pergi kerja?
Sudah tentu saja,.
Dia benar-benar bahagia hari ini.
Sampai menyuruhku membuatkan masakan kesukaanmu.
Oh, Ji-ho,
kenapa sepatu Sung-ryong's ada padamu?
- Sepatu? - Ya, sepatu.
Oh, sepatu itu!
Sung-ryong?
Kamu kenalkan!, dia itu teman kecilmu dulu.
Apa kau tidak ingat?
Teman masa kecilku ...?
Tak satu pun dari mereka yang idiot.
Kamu mau pergi sekarang?
Ya jalan jalan sebentar sambil cari kopi.
Tidak usah nanti aku buatkan saja!
Aku tidak akan lama koq.
Sudah banyak kafe di sini.
Little Star?
Jaringmu ini bisa untuk menangkap ikan besar.
Aku ingin tertangkap jaring ini malam ini ...
ternyata ada cewek cantik di kota ini ...
Hanya minum, Tuan.
Nona, kita tidak ada lowongan kerja disini.
Aku hanya datang untuk minum kopi koq.
Kopi?
- Apakah kita pernah bertemu sebelumnya? - tidak pernah
Sudahlah,..
Ngomong-ngomong, tampaknya kamu tidak tahu tempat apa yang kamu masuki.
Tempat ini tempat orang bodoh yang ingin mabok dan main perempuan,
Bahkan bajingan-bajinganpun, datang ke sini.
Jika kamu mengerti maksudku, bergegaslah keluar.
masih banyak kedai kopi di sekitar sini.
Apa kabar?
Aku belum pernah melihatnya sebelumnya.
wajah yang cantik sekali, fantastis ...
Tapi tak tahu tubuhnya belum ...
Setidaknya ukuran C Cup, meskipun?
- Nona boleh aku ramal telapak tanganmu? - Tidak!
- Tuan KIM, dia bukan salah satu lady's kami. - Jangan bercanda denganku.
kamu harus kenalkan dengan saya stok yang baru.
- Sudah kubilang, dia bukan pelayan disini! - Tidak perlu berteriak...
Aku pesan kopi juga.
Kuperingatkan ya, kamu ada di "zona membunuh" aku!
Baiklah. tak usah sampai ribut-ribut.
Zona membunuh? memangnya ini Vietnam ...
Tidak bisa liat orang senang!
Dan jangan datang siang hari!
LEE Sung-ryong?
Apakah kamu LEE Sung-ryong?
Kamu ... kamu, kamu bukan?!
Hei! ini aku.
Kita sekelas dulu... Seok Ji-ho, ingat?
Aku tidak tahu kau masih tinggal di sini.
Sung-ryong tidak pergi ke mana-mana.
Oh. Oh, maafkan aku.
Aku tidak lupa. kamu tidak melihat saya. Maaf.
untuk apa kamu minta maaf ?
Apa kau tidak ingat?
- Ini aku, Seok Ji-ho! - Maaf, kamu tidak melihat saya.
aku tidak akan membuat kamu melihat saya. Aku akan pergi.
Hei!
Apa dia ngambek?
Sekarang aku sudah punya pasangan.
Si bodoh senang ba h wa ia datang kembali.
Apa sih?
Si bodoh.
Mandilah sialan!
Tak usah dihiraukan, ayo kita main.
Hai!
Setelah menunggu sepuluh t ahun, si bodoh akhirnya gembira,
karena sekarang ia dapat melihatnya setiap hari.
Sung-ryong bodoh! Sung-ryong bodoh!
Sung-ryong, ayolah!
Wow, GOOLL!
- Sang-su, lihat! Ada asap! - Di mana?
Di sana! Lantai 3.
Betulkah?
Ya Tuhan, ayah Ji-Ho membeli ini semua untuk kami
Ya, ia menyumbangkannya karena sekolah kita miskin.
tapi sekarang semuanya terbakar.
Ibu PARK! Sung-ryong di sini seharian.
Ya, ia ada di sini selama istirahat.
Apa?
Hey, Si Bodoh Sung-ryong!
Orang tua lain mengeluh.
dia yang membakar sekolah...
Apakah Ibu yakin Sung-ryong melakukan itu?
Apa?
Bagaimana kau bisa begitu yakin itu perbuatan anakku?
Apakah karena dia berbeda dari anak-anak lain?
Bahkan jika ia melakukannya,tak mungkin dilakukan sendiri,bagaimana dengan anak-anak lain?
Itu benar, tapi ...
Apakah Ibu akan mengeluarkannya juga jika itu anak lain?
Orangtua lain sudah sepakat tidak ingin dia bersekolah disini.
Sung-ryong, Mama percaya padamu.
Aku tahu kau tidak akan berbohong.
Tapi sekarang, Mama di sor g a dan menjadi bintang.
Melihat bintang-bintang lagi?
Hah?
Kehilangan sepatu lagi?
Wow, Sang-soo..kamu berani merokok?
Ya tidak akan ketahuan.
Hey, itu Si Bodoh Sung-ryong.
Sung-ryong bodoh!
Brengsek, mengagetkanku saja kupikir kamu Ibu guru!
Brengsek, apa enaknya isap asap ini?
Twinkle, twinkle, little star, How are I Am what You are!!
Hei, kau tidak bosan dengan lagu itu?
kamu sudah menyanyikannya selama sepuluh tahun ini.
Bintang kecil ... Bintang kecil ...
Oh Apakah kau tidak pergi ke Little Star hari ini?
Sobat, kau bahkan sudah banyak bicara sekarang.
biar kita,
tinggal sebentar ...
Beberapa saat lagi ...
Di atas dunia begitu tinggi,
Seperti berlian ...
"Bangun, membuat sarapan untuk Jee-in"
"Tidak boleh berisik, Jangan sampai membangunkannya. "
lebih baik dengan nampan, dan tak boleh berisik,
supaya Jee-in
tidak bangun.
Ditutup.
Ditutup dengan yang lebih besar
Ditutup dengan yang lebih besar lagi
Ditutup biar tetap hangat.
Oh, baik-baik saja!
Terima kasih.
Vaseline untuk obati sakit,
makan roti untuk ganjel perut, satu dolar untuk semua.
Terima kasih.
Jee-in.
Apa kamu sudah sarapan?
Hei, mari ku traktir makan roti Si Bodoh.
Kau mau, kan?
Makasih, Aku tidak biasa sarapan.
Jee-in!
Jee ... Jee-in.
Hei, LEE Sung-ryong!
Kenapa kau lari dariku kemarin? Kau meninggalkanku sendirian
Apakah kamu lupa siapa aku?
Tidak, aku. .. aku hanya ...
Kamu akan terbiasa dengan aku sekarang.
Aku kembali untuk selamanya ...
Buatkan aku roti panggang juga.
Roti?
No comments yet. Be the first to leave one.