Trespass

Trespass

Download Indonesian Subtitle

Release info

Trespass 1992 720p BluRay x264 Indo
A Commentary by ndaseruag

Tags

bluray
Published on: 2026-07-22
Downloads: 3
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahna neng: NDASERUAG

-- Selamat Mendeleng ---

ST. LOUIS TIMUR, ILLINOIS

Putar ulang rekamannya. Gerak lambat.

Sudah kubilang bajingan itu nggak bisa dipercaya.

Sekarang saatnya kita kasih dia pelajaran.

Dia nggak mungkin berani ngelakuin itu kalau nggak ada orang di Houston

yang bantu dia dapetin barang itu. Aku mau tahu siapa orangnya.

Wickey, atur buat hari Sabtu.

Aku mau beresin ini di tempat terpencil, jauh dari siapa pun.

Aku tahu tempat yang pas, K.J.

FORT SMITH, ARKANSAS

- Mundur! - Sial!

Ini! Aku mencuri dari Yesus Kristus. Aku menyembunyikannya!

Lantai lima, apartemenku. Ambil ini. Aku nggak pernah bilang ke siapa pun.

- Ini. Ambil! Selamatkan jiwaku! - Tenang, kami akan mengeluarkanmu.

- Ayo! - Ampuni aku, Yesus!

Kami sedang berusaha menyelamatkanmu!

Ya Tuhan!

KARYAWAN ORGILL BROS. AND CO., EUGENE DELONG

GEREJA KATOLIK DIJARAH DAN DIRUSAK

HARTA BERHARGA YANG DIPINJAMKAN DARI YUNANI DICURI

Hei, Don, ingat nggak apa yang dikatakan orang tua itu tentang terbakar di neraka?

Lihat amplop ini. Aku sedang memeriksanya

sambil mengisi laporan. Kurasa aku tahu

apa maksudnya. Gila juga sih.

"Orgill Brothers and Company.

Kartu Identitas Karyawan Eugene Delong."

Eugene Delong itu orang tua tadi. Sekarang baca ini.

"St. Louis Herald, 23 Februari 1940.

Gereja Katolik dijarah dan dirusak.

Pencuri membobol Gereja St. Anthony tadi malam

dan membawa kabur harta benda keagamaan bernilai tinggi.

Benda-benda itu, yang sebagian besar terbuat dari emas murni,

sedang dipamerkan dari Eropa."

Ini Emas. Emas murni.

Astaga.

Kurasa Eugene tua yang merampok gereja itu.

Menurutku sih, nggak diragukan lagi.

Kita baru saja memecahkan kasus yang sudah berumur 50 tahun.

Wah, gila juga.

Hei, Vince.

Kurasa rezeki kita akhirnya datang.

Ini, sobatku, adalah peta harta karun.

Maksudku begini, hari Sabtu nanti kenapa kita nggak ke East St. Louis,

cari pabrik ini, lalu lihat-lihat?

Aku punya detektor logam di rumah.

Dulu aku sering berburu barang berharga pakai itu.

Kita bawa alat, periksa lantainya. Kalau nggak ada apa-apa, ya nggak rugi.

- Kalau ada, kenapa nggak? - Karena itu gila, Don.

Kita nggak bisa masuk ke pabrik lalu membongkar lantainya begitu saja.

Aku sudah menelepon layanan informasi East St. Louis.

Nggak ada lagi daftar Orgill Brothers Company.

Mereka sudah tutup.

Don, masalahnya, orang itu merampok gereja.

Kalaupun barangnya masih ada,

kita nggak bisa mengambilnya buat diri sendiri.

Kenapa nggak?

Masa kedaluwarsa kasus pencurian itu berapa?

Sepuluh? Lima belas tahun paling lama.

Maksudku, mungkin pihak gereja

sudah menerima uang asuransinya.

Ya jelas sudah.

Itu emas senilai satu juta dolar, Vince.

Bisa saja masih tergeletak di sana, menunggu kita menemukannya.

Ini bisa jadi hal terbesar yang pernah kita lakukan.

Aku yakin kita tinggal ke arah selatan setelah melewati jembatan.

Itu East St. Louis, di sebelah kiri.

Orgill Brothers seharusnya sekitar satu mil di selatan kota.

Kalau begitu kita ke selatan, sobat.

Hei, kamu bilang ke pacarmu kita mau ke mana hari ini?

Bercanda? Aku nggak mau dia mengira aku benar-benar gila.

Kubilang kita sedang ikut latihan lapangan dari kantor.

Oh, jadi hubungan kalian sudah serius, ya?

- Siap menikah? - Ya, mungkin.

Belakangan ini kami akur sekali.

Dia juga baik banget.

Semoga nasibmu lebih baik daripada aku.

Memangnya kenapa kalian? Udah nggak cocok lagi?

Ya, kurang lebih begitu.

Mau bagaimana lagi?

Syukurlah kami nggak punya anak.

Hei, ingat kan apa yang kubilang kalau kita berhasil, jangan sampai otoritas pajak tahu?

Terutama Becky.

Aku nggak mau dia menyentuh bagianku,

sepeser pun tidak.

Kelihatannya nggak ada yang tinggal di sana, ya?

Masuk akal juga. Tempatnya sekitar satu mil dari jalan raya, dan hampir dua mil dari kota.

Artinya kalau kita menemukannya, kita nggak perlu berbagi dengan siapa pun.

Coba lihat.

Di peta milik Eugene, lokasinya ada di antara dua bangunan ini.

Kurasa itu gedung yang ada tangga daruratnya.

- Lantai lima, kan? - Ya.

Berarti yang berjendela lengkung itu.

Tapi jangan parkir di sini.

Kalau ada orang lewat,

mobil ini bisa jadi sasaran empuk. Kita putar ke belakang saja.

Cari tempat parkir yang nggak kelihatan.

Kita harus lewat ruang bawah tanah gedung yang di belakang itu.

Setidaknya mobil kita aman.

Sialan. Kamu selalu bawa pistol?

Seperti kata iklannya, "Jangan pernah keluar rumah tanpanya."

Apalagi kalau ke East St. Louis.

Kurasa rumah petak Eugene ada di seberang

gedung yang di belakang kita itu.

Kita tinggal cari lantai lima.

Ayo, Vince, sobat. Saatnya jadi kaya.

Lewat sini saja.

Waktu kecil, aku paling suka masuk ke gedung kosong

buat menjelajah.

Aku selalu berharap menemukan harta karun

atau mayat... atau hantu,

supaya fotoku masuk koran lokal.

"Anak setempat menemukan pistol milik Jesse James."

Jadi pahlawan besar.

Kalau umurku masih sepuluh tahun, pasti kukira tempat ini

adalah tempat paling keren di dunia.

Kalau kita menemukan emas itu, akan begitu.

Satu hal yang pasti, orang-orang yang membangun tempat ini benar-benar jago.

Bangunannya kokoh sekali.

Rasanya bakal bertahan lebih lama daripada kita semua.

Ayo, kita coba lewat sini.

Hati-hati, anak tangganya goyang.

Tempat ini benar-benar gila.

Tangga dan lorong ada di mana-mana.

Pantas saja Eugene tua harus menggambar peta.

Hei... dengar itu?

- Menurutmu suara apa itu? - Ssst...

Dari balik pintu ini.

Astaga... Ya Tuhan, baunya busuk sekali.

Astaga...

Masih ingat keinginanmu menemukan mayat?

Apa yang terjadi dengan wajahnya?

Mungkin dimakan tikus. Tangannya juga.

Ya ampun... baunya menyengat.

Lihat. Kasihan sekali. Sepatunya bahkan terpasang terbalik.

Angin yang masuk dari celah membuat mayatnya berayun.

Ayo. Tutup saja pintunya.

Kurasa kita harus melaporkan ini.

Sebaiknya cari polisi setempat lalu beri tahu mereka...

Ah, sudahlah. Bukan urusan kita.

Biar polisi East St. Louis yang mengurus kasus mereka sendiri.

Menurutmu sudah berapa lama dia tergantung di situ?

Mungkin dua bulan.

Atau lebih sedikit. Kurasa bunuh diri.

Bunuh diri? Dari mana kamu tahu kalau dia bukan dibunuh?

Jarang ada orang membunuh korbannya dengan cara digantung.

Iya, tapi orang bunuh diri biasanya ingin ditemukan.

Mereka biasanya meninggalkan surat atau semacamnya.

- Kalau itu ternyata pembunuhan? - Kamu kebanyakan nonton TV, Vince.

Mulai ngomong kayak Geraldo aja.

Aku cuma bilang, menurutku kita harus melaporkannya.

Dengar, aku jauh-jauh datang ke sini bukan buat pusing mikirin

mayat tua yang mungkin sudah berbulan-bulan mati.

Kalau memang mau lapor, silakan. Tapi lapornya pas kita pulang saja, ya?

Maksudku, orang itu juga nggak bakal ke mana-mana.

Baiklah...

- Baiklah. Kurasa kamu benar. - Jelas aku benar.

Dan ada satu hal lagi yang pasti benar.

Ini lantai lima,

dan di balik pintu itu Eugene menyembunyikan emasnya.

Apa kubilang, Vince?

Lorong kecil ini pasti menuju ke bekas apartemen.

Kelihatannya Eugene tua nggak asal ngomong.

Hei, lihat itu.

Lubang intip. Sistem keamanan zaman dulu.

Kita bakal menemukan emas itu, Vince.

Aku yakin. Seolah-olah aku bisa menciumnya.

Oke, ini dia.

Tiga jendela dari belakang.

Kalau dihitung, itu jendela ketiga.

Berarti mungkin di sekitar sana.

Yuk, kita buktikan.

Itu dia, Vince! Kubilang juga apa!

Sudah kubilang pasti ada di sini!

- Mundur. - Ayo! Cepat!

Hantam saja.

Ayo, Vince!

Aku sudah yakin kita bakal menemukannya!

Sial! Cuma pipa dan kotak sambungan listrik tua.

Kayaknya kita bakal sering nemuin yang beginian.

Mungkin ini bakal makan waktu lebih lama dari yang kita kira.

Aku lanjut menyisir lantainya.

Kalau detektornya bunyi, kamu gali.

Kalau kamu lihat sesuatu, langsung kasih tahu.

Oke.

Hei, kenapa kamu yang dapat kerjaan enak?

- Soalnya ini detektor logamku. - Sia...

- Mobil siapa itu? - Nggak tahu.

Aku bakal muterin seluruh tempat ini.

Dan aku nggak mau lihat mobil lain selain mobil Wickey.

Kenapa malah marah ke aku, Goose? Aku benar-benar nggak tahu itu mobil siapa.

- Sudahlah. - Baiklah, Lucky.

Jangan sampai ini cuma alarm palsu.

Hei, Don. Ada dapat sesuatu?

Cuma pipa tua lagi.

Aku mau coba ke arah sana.

Ya, sana lakukan itu.

Don! Sialan! Lepaskan dia dariku!

- Don! - Jangan bergerak, bajingan!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left