Tunnel

Tunnel (터널)

Download Indonesian Subtitle

Release info

터널ㅡㅡㅡㅡTunnel E14ㅡㅡㅡㅡOCN
A Commentary by oohthifa94
Hargai subtitle ini dengan cara memberi rate! Terima kasih.

Tags

other
Published on: 2017-05-15
Downloads: 52
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku harus menangkapnya.

Aku harus menangkapnya sekarang.

Lagi?

Lagi?

("Shin Jae Yi, Profesor Psikologi Termuda di Universitas Hwayang")

Kau sudah tahu siapa yang mencarimu?

Ya, sudah.

Aku menemukan orang itu,

tapi dia menghilang lagi.

Kupikir aku lega, karena aku tahu...

Kopral Park adalah ayahku walau sedikit terlambat.

Dia putri Detektif Park?

Mok Jin Woo.

Hey!

Hey!

Ingatan baru apa ini?

Dia bilang, tidak akan lama.

Yeon Sook.

Tidak mungkin.

I left her all alone again.

Translated by @oohthifa

Jangan pergi, Kwang Ho.

Yeon Sook, aku di sini.

Kau tidak akan hilang lagi, kan?

Tidak akan. Jangan khawatir.

Yeon Sook, lihat aku.

Aku tidak akan pergi lama.

Yeon Sook.

Aku sudah janji, akan langsung kembali.

Tapi karena aku mencoba menangkap bajingan itu, Mok Jin Woo...

Yeon Sook-ku...

Yeon Sook.

Kau pasti salah.

Itu tidak penting, apa dia dicekik sekali atau berkali-kali.

Pada akhirnya, dia pasti tewas karena tekanan yang kuat.

Jadi kau tidak bisa menilai itu dengan melihat tanda ligatur.

Apa... Apa maksudmu?

Tidak mungkin untuk tahu itu.

Satu-satunya orang yang tahu itu, pasti si pembunuh.

Kau sungguh berpikir itu dilakukan Jung Ho Young?

Dia orang yang licik.

Dia suka bermain-main dengan hidup korban.

Seseorang memiliki titik, tapi yang lainnya tidak.

Sebagai dokter forensik, kurasa ini tak dilakukan oleh pelaku yang sama.

Aku benar.

Saat Jung Ho Young membunuh Lee Seo Yeon, dia mencekiknya berkali-kali.

Jadi aku benar saat berasumsi bahwa mereka dibunuh oleh...

...dua orang berbeda.

Aku datang karena kupikir kau terluka.

Syukurlah.

Suasana hatimu pasti sedang baik.

Iya. Cuacanya bagus.

Kau ingin tahu kenapa aku begitu terobsesi untuk menangkap pelaku.

Ya.

Ibuku sebenarnya adalah korban...

...dari insiden pembunuhan yang terjadi 30 tahun lalu.

Astaga.

Aku masih hidup.

Letnan Kim, tanganmu berdarah.

Apa tidak sakit?

Dia mengawasiku selama ini.

Dia sudah tahu siapa aku.

Dia pasti mengira aku benar-benar bodoh,

karena aku tidak pernah tahu siapa dia.

Aku sungguh menyedihkan.

Jangan menyalahkan dirimu.

Dia adalah orang yang tidak tertangkap selama 30 tahun.

Aku berlari ke mana-mana, mencari pelaku seperti orang gila.

Seperti orang gila.

Maaf, Letnan Kim.

Seharusnya aku mengenalinya lebih awal.

Aku ingin membantumu dengan cara apa pun.

Aku sungguh minta maaf.

Pikiranku benar-benar kosong.

Aku datang ke sini karena tidak tahu harus berbuat apa.

Aku yang harusnya minta maaf.

Menurutmu,

Kwang Ho tahu bahwa Mok Jin Woo adalah pelakunya?

Jika dia tahu,

dia pasti akan mencoba menangkap pelaku di masa lalu.

Sebentar.

Bagaimana bisa aku berakhir di masa depan lagi?

Hey! Kau bajingan!

Itu benar.

Menghadapi Mok Jin Woo di terowongan adalah faktor kunci.

Satu-satunya cara untuk mengakhiri ini adalah menangkap si bajingan itu.

Tapi bagaimana aku bisa menangkapnya?

Benar. Aku hampir lupa, pulpen.

Aku tidak punya waktu, Yeon Sook.

Ya ampun!

Astaga. Kenapa aku harus meninggalkannya di sana?

Sebentar.

Itu satu-satunya bukti yang kupunya.

Aku bahkan tak bisa kembali sekarang. Bagaimana ini?

Takkan ada yang tahu bahwa Mok Jin Woo adalah pelakunya.

Tunggu. Seharusnya aku tidak duduk diam di sini.

Tidak mungkin.

Dia tidak mungkin kembali.

(Pesan terakhir Jung Ho Young untuk Kopral Park, Noel)

Kenapa susah sekali untuk menangkap pelakunya?

Seolah-olah pelakunya adalah hantu...

Hey, Sung Shik.

- Apa? - Astaga!

- Apa? - Yah...

Ada apa denganmu?

Kukira kau kembali ke masa lalu.

Memang, tapi aku berakhir di sini lagi.

Apa yang kau bicarakan?

Apa... Apa yang terjadi?

Si brengsek memanggilku ke terowongan, jadi aku ke sana.

Dan saat aku mau menangkapnya, aku kembali ke masa lalu.

Seharusnya aku menangkapnya saat itu.

Tidak, tunggu. Jika aku menangkapnya saat aku berada di masa lalu,

aku tidak akan kembali ke sini lagi.

"Bajingan itu"? Maksudmu, kau bertemu dia lagi?

Iya.

Menurut pendapatku, kupikir aku melompati waktu

setiap kali aku berhadapan dengannya di terowongan.

Ya ampun, aku tidak percaya ini.

Tunggu. Bagaimana istrimu? Kau sudah bertemu dia?

Apa dia tahu kau kembali ke sini?

- Tidak, dia tidak tahu. - Astaga.

Kau berusaha keras untuk kembali padanya.

Tapi bagaimana bisa kau kembali ke sini? Bagaimana caramu kembali?

Ini membuatku gila.

Aku akan tangkap bajingan itu dan kembali.

Aku takkan kehilangan dia kali ini.

Hey, hubungi Sun Jae. Aku harus bicara dengannya.

Apa? Kwang Ho kembali?

Aku akan ke sana.

Letnan Kim, apa maksudnya iti?

Entahlah. Mereka bilang, dia kembali.

Bagaimana bisa begitu?

Aku harus pergi.

Aku mau ikut.

Apa kau akan baik-baik saja?

Tapi,

soal Profesor Shin...

Yeon Ho kenapa?

Apa ada yang terjadi padanya?

Tidak, bukan itu.

Park Kwang Ho, apa yang terjadi?

- Halo. - Aku mencarimu, kau tahu?

Aku sangat khawatir!

Apa kau benar-benar kembali ke masa lalu?

Yah...

Yeon Ho? Maksudku, Nona.

Ada apa?

Profesor Shin juga...

...tahu semuanya.

Soal apa?

Jangan-jangan kau...

Yeon Ho.

Aku selalu sendiri.

Kupikir aku tidak punya siapa-siapa.

Aku sungguh minta maaf, Yeon Ho.

Aku berusaha memperbaikinya.

Aku sudah berusaha.

Kwang Ho, kau pergi lagi.

Tangkap pelakunya dan pastikan untuk kembali.

Aku percaya padamu, aku akan menunggumu.

Kau akan kembali, bukan?

Kau tahu aku akan menunggu.

Ada banyak hal yang ingin kutanyakan,

tapi aku tak tahu harus tanya apa dulu.

Aku juga.

Ada banyak hal yang harus kukatakan padamu.

Tapi bagaimana kau kembali lagi?

Dia kembali ke masa lalu.

Semua sudah berakhir.

Aku akan kembali ke kehidupan sehari-hari.

Itu terlalu berbahaya, kubilang.

Tapi kau hanya bisa kembali setelah menangkap pelakunya.

Aku tahu, tapi tidak bisa. Tidak boleh.

Kukira kalian berdua akan menangis dan berpelukan...

...dan kalian di sini, malah berdebat.

Dia tidak mendengarkanku. Katanya, kita bisa menangkapnya sendiri.

Dia mirip siapa, sih?

Siapa lagi? Kaulah.

Kau tak pernah mendengarkan Ketua Tim Oh, sial.

Apa katamu?

Sial?

Kupikir sebaiknya dia ikut dalam penyelidikan.

Apa yang merasuki dirimu?

Mungkin kau melakukan ini, karena kau tidak tahu pelakunya.

Kami tahu siapa dia.

Aku juga tahu.

Aku ke sini, berpikir kau tidak tahu.

Kau baik-baik saja?

Astaga.

- Maaf. - Untuk apa?

Aku meninggalkan...

...pulpen itu di masa lalu.

Pulpen?

Yang dari daftar produk pewarna itu?

Betul.

Si brengsek menandai titik-titik di tubuh korban dengan pulpen itu.

Dan pulpen itu...

...ada tulisan "Noel" di situ.

Itu bukti utama.

More Indonesian subtitles for Tunnel

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left