The Last Godfather

The Last Godfather

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Last Godfather Indonesian
A Commentary by jakatuak

Tags

other
Published on: 2011-04-23
Downloads: 50
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

NEW YORK 1951

THE LAST GODFATHER

Dua keluarga Mafia saling berperang

Tangkap mereka! - Ayo! - Diam di tempat!

Ayo!

Polisi lagi2 terlambat.. ditempat kejadian

Itu Toni V..!!

Yang terpenting adalah...

...dunia yang gila ini adalah keluarga.

Bagiku, yang lain ada di urutan kedua, Setuju?

Setuju. - Itu sebabnya kalian semua ada disini hari ini.

Aku mau kalian tahu kalau keputusan yang aku buat ini...

...sudah aku pikir masak-Masak.

Sudah saatnya bagiku untuk turun.

Turun? - Tapi, Tn Carini...

Diam semua!

Hormatilah. - Terima kasih.

Dan Carini, aku berbicara atas nama yang lain...

Kau terlalu muda untuk pensiun.

Aku pria yang sudah tua.

Aku sudah hidup cukup lama...

...tapi tak ada orang yang hidup selamanya.

Kalau...

Kalau kau pikir ini saatnya untuk pensiun, maka...

...kami semua tidak akan pertanyakan keputusanmu. - Tony.

Sejak aku memungutmu dari kecil...

...kau sudah kuanggap anakku sendiri.

Aku tersanjung dengan kata-Katamu.

Aku selalu bisa andalkan dirimu untuk mengurus keluarga.

Sampai nafasku habis. - Kau adalah pengacara dan dihormati.

Kau tahu aku sangat memikirkan keluarga daripada hal lain di dunia ini.

Itu sebabnya aku ingin kau membantuku melatih penerusku.

Apa?

Kau memang kuanggap anakku sendiri, tapi...

...kau bukanlah anakku.

Dengan segala hormat, Don Carini, tapi...

...kau tidak punya anak.

Aku punya anak.

Dia yang aku inginkan untuk menjadi kepala keluarga ini.

Ingat saat aku harus mengungsi saat perang dengan Bonfante?

Aku naik ke kapal yang menuju asia.

Disana, di tempat bernama Korea...

...aku bertemu wanita yang telah menangkap hatiku.

Sumi-Park.

Kulitnya seperti mentega, rambut selembut sutra.

Kami memiliki anak bersama.

Dia memberinya nama Younggu. - Younggu?

Bonfante lalu mengetahuinya dan mereka mengirim pembunuh bayarannya.

Dan Sumi, belahan jiwaku...

...terkena peluru yang ditujukan padaku.

Aku tidak ada pilihan selain membawa anakku, Younggu...

...ke panti asuhan.

Aku kembali ke Amerika sendiri untuk selesaikan bisnis.

Tapi aku tidak pernah melupakan anak darah dagingku.

Putraku, Younggu.

Don Carini, aku sekarang juga akan ke Korea dan membawa anakmu.

Itu tidak perlu, Macho.

Suster di panti asuhan akan datang bersamanya hari ini.

Kalau anakmu seperti dirimu, bos, aku yakin dia pasti pria yang tampan.

Kau benar.

Mereka sudah tiba. - Mereka tiba!

Bangun.

Younggu Carini.

Aku ayahmu, Gino Carini.

Dan kau anakku. - Kau ayahku?

Aku anakmu?

Terima kasih.

Terima kasih sudah mengurus anakku dengan baik.

Bagaimana aku bisa membalas kebaikanmu?

Merawat Younggu sangatlah membahagiakan.

Dia anak yang spesial.

Aku jadi sedih untuk ucapkan perpisahan.

Oh, Theresa.

Don Carini,

Bukannya tidak sopan, tapi apa ini sungguh anakmu?

Dia lapar. Perjalanan dia jauh.

Maksudku, mengurus keluarga ini adalah pekerjaan sulit.

Mungkin kau bisa taruh dia di bagian makanan, atau tengkulak.

Biar aku katakan ini sekali lagi.

Younggu adalah anakku. Dia akan jadi kepala keluarga ini.

Kalau kau ada masalah dengan itu, berarti kita ada masalah.

Masalah.

Maafkan aku, Don Carini, aku tidak ada masalah. - Bagus.

Tentu saja semuanya terserah kau bagaimana cara melatih dia.

Agar perkembangannya cepat.

Dan pastikan dia siap untuk menjadi kepala keluarga ini.

Paham?

Bagus.

Spageti masalah besar.

Di gelas. - Baiklah.

Biar kuperjelas.

Don Carini punya anak?

Pasti terjadi saat terakhir kali terjadi perang denganku.

Carini membawanya dari Korea.

Dan dengarkan ini, dia bilang pada semua anak buahnya...

...anaknya akan menjadi Don berikutnya.

Anak dari negara asing? Itu tidak masuk akal.

Lebih parah lagi.

Menurut informanku, anaknya ini sangat tolol sekali.

Don Corini itu mungkin seekor tikus. Tapi dia tikus terpintar yang aku tahu.

Dan dia tidak akan serahkan urusan keluarganya ke orang tolol.

Kita harus uji anaknya ini.

Serahkan dia pada Bobby Donat. - Don...

Mengenai Bobby Donat...

Penyelam menemukan mayatnya pagi ini.

Bobby Donat.

Dia adalah prajuritnya Bonfante.

Tidak diragukan lagi, ini adalah pembalasan untuk Harry si kuda.

Kalau kedua geng ini terus saling membunuh, kita bisa kehilangan pekerjaan.

Kerja bagus, Jeff.

Kabarnya Carini telah mencuri kargo dari bandara.

Aku harus lihat itu dengan mataku sendiri.

Dan Don Carini telah membawa darah segar.

Calon bos baru impor.

Dari Cesily? - Bukan, dari Korea.

Mereka bawa orang dari Korea? Oh, ini buruk.

Jangan! Hei, jangan!

Yang benar saja! Aku baru saja membersihkannya!

Coba lihat ini.

Dasar idiot.

Ini adalah pujaan hatiku.

Cepat selesaikan ini dan berikan laporan tentang orang baru ini.

Dan ayo kita cegah kota ini dari terjadinya perang mafia.

Kalian cari tahu apa artinya Donsier. - Tentu.

Bagaimana mayatnya? Ditusuk? Ditembak? Atau dihajar?

Ayolah! Kenapa lama sekali?

Ayo, Younggu, cepat sedikit.

Kenapa kau menatapku?

Kau kelihatan seperti badut sirkus.

Kalau kau ingin jadi pemimpin, kau harus terlihat seperti pemimpin.

Tidak mau.

Arturo, kemarilah.

Siapkan dia jas yang rapi, kemeja sutra, dan celana bahan, itu akan bagus.

Mengerti?

Ini akan lebih lama dari perkiraan. - Ya, ayo kita lihat-Lihat.

Aku akan bantu.

Tunggu, tunggu! Hentikan! Tunggu sebentar!

Lepaskan!

Berikan itu!!

Benda apa ini?

Jangan sentuh! - Oke!

Aku ingin sekali menghajarmu!

Baiklah, saatnya pelajaran.

Keluarga Carini mengendalikan semuanya, dari jalan sini sampai di ujung sana.

Ini adalah wilayah kita. - Oh, wilayah kita.

Ya, semua yang kau lihat adalah milik kita.

Kami dapat bagian... - Tetap disana.

...dari semua toko retail, proyek bangunan, dan pengangkutan sampah.

Semuanya milik kita.

Sampah kita. - Ya, semuanya milik kita.

Pasti sulit untuk menjadi Don Carini. - Diam.

Kita tidak bisa bawa dia keliling. Dia akan buat kita terlihat buruk.

Aku tahu.

Jangan bergerak.

Kenapa dengan dia? - Coba lihat si bodoh ini.

Ayo. - Ayo.

Ayo. - Duduk disini.

Duduk.

Kami ada urusan bisnis sebentar.

Kami harus pergi keliling blok, oke? - Blok kita?

Benar, blok kita.

Dan aku mau kau tetap duduk disini dan jangan bergerak. Bisa lakukan itu?

Duduk dan tetap disini. - Aku suka duduk. Aku tidak bergerak.

Bagus. - Bagus.

Jangan sampai topimu hilang. - Oke.

Aku tidak peduli perkataan Carini. Bocah ini akan hancurkan semuanya.

Dia kelihatan lebih tua daripada pamanku, Eddie.

Dia lebih tua dari pamannya paman Eddie.

Panti asuhan itu bukanlah tempat yang bagus untuk anak muda.

Menurutmu mereka kurang memberikan susu?

Di panti asuhan harus lebih sering berikan susu.

Terlalu besar, ya?

Benda apa ini?

Celana dalam.

Tolong!

Kau harus ikut denganku, paham?

Ikut denganku!

Jangan berkelahi! - Minggir kau.

Pergi kau!

Aku akan selamatkan kau. Jangan kuatir--

Ikutlah denganku, mengerti? Ayo! - Hentikan!

Rasakan ini.

Rasakan ini!

Aku akan selamatkan kau, Oke?

Vinnie? - Kau baik-Baik saja?

Kau kan tahu tidak boleh ke taman sendirian.

Nancy! - Nancy?

Hei. - Minggir kau.

Apa yang kau lakukan, Younggu?

Kita tidak bisa tinggalkan dia sedetikpun.

Aku sudah bilang untuk duduk di kursi!

Kau lupa topimu lagi, kan?

Kalau kau lupa lagi, aku akan tempel di kepalamu!

Ayo! - Ayo.

Kita tidak bisa tinggalkan dia sendirian.

Aku suka Nancy. - Siapa?

Nancy Bonfante? - Ya.

Putrinya Don Bonfante? Yang benar saja kau!

Nancy cantik.

Aku beritahu kau, Younggu. Jangan dekati Nancy Bonfante.

The Last Godfather subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Last Godfather

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left