16 And Missing

16 And Missing

Download Indonesian Subtitle

Release info

16-and-Missing-2015-720p-HDTV
A Commentary by H@w-to-kiLL
[ Khusus Durasi 1:22:27 ] OFFiCiAL SuB =========================================================== direct link web arsip sub Indo = http://bit.ly/List-Subtitle-Indonesia

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
HD
Published on: 2018-03-04
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Adaptasi dari Retail oleh - * H@w-to-kiLL *

(Hanya sepertiga rumah tangga yang melindungi anak-anak mereka...)

(...dengan menyaring atau memblokir perangkat lunak.)

(Pusat Anak-anak Hilang dan Yang Dieksploitasi)

(Satu dari 33 anak muda mengalami kekerasan seksual tahun lalu.)

(Sebanyak 77 persen target pemangsa daring...)

(Sebanyak 22 persen lagi adalah pengguna berusia 10 hingga 13 tahun.)

Ramalan cuaca. Hari ini hujan deras disertai hujan badai sesekali...

...dan suhu 31 derajat Celcius.

Sebagian mendung dengan suhu 23 derajat Celcius.

Frekuensi hujan akan bertambah besok...

...dengan angin barat yang bergerak 35 km per jam...

- ...serta suhu 26 derajat Celcius. - Bu,...

kenapa Ibu harus sering bepergian?

Sayang, Ibu tak sering bepergian.

Sering.

Kau sering bepergian, Julia.

Maafkan Ibu.

Pekerjaan Ibu sangat penting.

Aku masih tak memahami pekerjaan Ibu.

Dia bantu menyelamatkan orang.

- Seperti aku? - Ya, sepertimu.

- Terima kasih, Bu. Aku sayang Ibu. - Ibu juga menyayangimu, Sayang.

- Ny. Foster. - Hei, Jack.

- Ke mana tujuanmu sekarang? - Kau tahu aku tak bisa beri tahu.

Aku kira kau mungkin bisa membocorkannya sekali saja.

Aku sayang kalian.

- Kami juga menyayangimu. - Berapa lama Ibu akan pergi kali ini?

Seminggu.

Hei.

- Maaf. - Hei, itulah komitmen yang kuambil.

Semuanya bagian dari menikahi agen FBI.

Aku berpikir...

...menyuruh beberapa agen lebih muda untuk menangani pekerjaan lapanganku.

Jadi, aku bisa membereskan pekerjaan dari rumah.

- Apa mereka bisa menanganinya? - Itu layak dicoba.

Mari kita bicarakan itu setelah kau pulang.

Sementara itu, kau harus melindungi...

...siapa pun itu yang kau lindungi.

Pastikan juga kau pulang dengan selamat.

Ya, tentu.

Ibu akan pergi ke beberapa negara yang cukup menarik.

Kau ingin Ibu bawakan sesuatu?

- Kopi. - Kopi?

- Apa? - Ya, Ayah dan Ibu selalu meminumnya.

- Jadi, itu pasti enak. - Kopi bukan untuk anak-anak, Nak.

Sedikit pun tidak boleh. Bagaimana jika boneka?

Tidak mau. Aku ingin kopi.

Kopi, baiklah. Berarti kopi saja. Ibu menyayangimu.

- Aku mencintaimu. - Aku juga.

Baiklah.

Hai.

- Terima kasih. - Biar kubawakan ini.

Sampai jumpa, Bu. Aku sayang Ibu.

Ibu menyayangimu.

Hati-hatilah.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Terima kasih.

Hujan mulai turun. Kau percaya ini?

- Aku sudah merindukan Ibu. - Ayah tahu. Ayah juga rindu Ibu.

Tapi kita akan bergembira...

...dan Ibu akan cepat kembali.

- Ya. - Baiklah.

Astaga.

Astaga!

Ini keren sekali!

Astaga.

- Kau yakin tak memanjakan dia? - Tidak, aku memberikannya hak.

Kau tahu berapa lama kita akan menghemat waktu?

Aku tahu, tapi mobil baru?

Mobil baru adalah mobil yang aman.

- Benar, tapi dia agak... - Jangan hari ini, Sayang.

Aku rela berbuat apa pun demi dia. Kau tahu dia sudah lewati masa sulit.

- Terima kasih, Bu. - Tentu, Sayang.

- Terima kasih, Daniel. - Selamat ulang tahun, Nak.

- Mobilnya sangat bagus. - Bagus.

Mobilnya bagus. Itu mobil. Berbahaya.

Jadi, bijaklah dan tetap aman.

Bijak dan tetap aman. Aku paham.

- Aku janji. - Baiklah.

Abbey, sekali lagi. Untuk memastikan kau menyimak Ibu.

- Bijaklah dan tetap aman. - Bu,...

aku janji.

Jadi, bolehkah aku mengendarainya?

- Itu mobilnya. - Memang.

Anak-anak, satu per satu, hanya mengelilingi blok lalu kembali.

Jangan ada gangguan, radio, atau semacam itu, ya?

Bijaklah dan tetap aman.

Aku mengerti.

Mungkin aku bisa membawamu berkencan sekarang.

Di mobil baruku? Aku rasa tidak.

- Kenapa? - Dewasalah, Bobby.

Jika kau ingin mengajakku kencan, belilah mobilmu sendiri dahulu.

Orang tuaku tak sekeren itu.

- Janelle, mau pergi? Ayo. - Ya, ayo.

- Kita akan makan kue atau apa? - Juga es krim.

Kue dan es krim. Ayo kita makan semuanya...

...sebelum para gadis itu kembali!

- Lihat itu! - Keren!

- Siap? Kita berangkat. - Ya, ayo.

Daniel, tolong suruh mereka berhenti.

Sudahlah, Abbey, itu tak disengaja.

Sungguh? Tak disengaja? Kau selalu membela mereka.

Tak selalu. Baiklah, Anak-anak, kembalilah kemari dan minta maaf.

Dengan menganggapnya tak disengaja, kau menyepelekan perbuatan mereka.

Hei, jaga nada bicaramu.

Kini Ibu membelanya?

Apa ini akan berhenti? Kau lihat hal yang harus kuhadapi...

...sejak mereka pindah?

Kalian tak sadar selalu bersekongkol untuk menyerangku?

Selalu?

Kenapa kalian tinggal serumah?

Tak bisakah Ibu tunggu sampai aku kuliah?

Kalau nada bicaramu terus begitu, kau tak akan bisa kuliah.

Aku tak percaya itu.

Aku yakin Ibu dan Daniel tak sabar menunggu aku kuliah.

Kalian mungkin membelikanku mobil itu agar jarang melihatku.

Yang benar saja. Itu konyol.

Sudahlah, Bu. Jangan munafik.

Jangan coba-coba bicara begitu...

Jangan coba-coba bicara begitu padaku! Paham?

Kau bukan ayahku.

Bahkan kau tak perlu mencampuri hal yang berkaitan dengan ibuku.

Begini, Janelle. Aku rasa sudah saatnya kau pulang.

Tidak, Janelle harus melihat bahwa tidak semuanya sesempurna...

- ...yang terlihat dari luar. - Abbey! Kau sudah keterlaluan!

Aku keterlaluan?

Lihat perbuatan Ibu padaku.

Ibu membawanya kemari dan juga dua anaknya ke rumah kita...

...dan menghancurkan segalanya.

Kau tahu, Abbey?

Kau pernah bilang kalau kau menyukai Daniel.

Katamu kau ingin Ibu bahagia.

Bagaimana dengan kebahagiaanku? Pernahkah Ibu memikirkanku?

- Ibu selalu memikirkanmu. - Tidak.

- Ibu pikir ini keputusan tepat. - Tidak.

Ayo, Janelle.

Dia seorang remaja, 'kan?

Emosinya masih labil.

Sudah kuduga seharusnya kita tunggu sampai dia kuliah untuk menikah.

Tidak. Tindakan kita ini benar.

Dia hanya perlu belajar lebih memahami.

Itu pernyataan yang kurang tepat abad ini.

- Selamat ulang tahun. - Ya.

Ayo bersih-bersih.

Aku benci hidupku!

Aku sungguh merasa tak nyaman. Aku harus pergi.

Kau lihat perbuatan mereka?

Mereka selalu bersekongkol menyerangku seperti itu.

- Sedang apa kau? - Aku harus bicara dengan Gavin.

- Dia bahkan tak mengenalmu. - Kenapa kau berkata begitu?

Aku bicara dengannya setiap hari selama dua tahun belakangan.

Ya, lewat surel. Kau tak terlalu mengenalnya.

Apa Romeo dan Juliet saling kenal sebelum mereka akhirnya bersama?

Itu...

Benar sekali.

Lalu kenapa kau belum bertemu dia?

Karena dia merasa aku belum cukup dewasa.

- Dia ingin menunggu. - Menunggu sampai kapan?

- Sampai aku berusia 16 tahun. - Kenapa 16 tahun?

Usia 16 adalah saat aku bisa menyetir dan bisa menemuinya.

Aku tak paham. Jika usianya 23 tahun, kenapa bukan dia yang menemuimu?

Karena aku masih di bawah umur. Itu ilegal.

Dia tetap bisa ditangkap jika kemari atau kau pergi ke...

Di mana dia tinggal tadi?

- Dia di Prescott, Arizona. - Di mana itu?

Itu sebuah kota pertanian di barat Phoenix.

- Kau mengencani petani di Internet? - Dia bukan petani. Dia polisi.

Dia tetap bisa dipenjara karena bersama anak di bawah umur.

Jika aku melakukan emansipasi, maka tak ada masalah.

- Emansi apa? - Artinya secara hukum...

aku pisah dengan ibuku dan tak lagi di bawah umur di mata hukum.

- Aku yakin Gavin tahu soal itu. - Dia tahu.

- Memang kenapa? - Butuh upaya keras untuk menemui...

- ...pria yang tak kau kenal. - Aku kenal dia.

Aku tahu semuanya tentang dia.

Aku belum pernah bertemu pria lain seperti dia.

Entahlah. Aku rasa Bobby Evans cukup tampan.

Usia Bobby Evans 17 tahun. Dia masih anak-anak.

Gavin itu pria dewasa. Dia sudah mengelilingi dunia.

Gavin mengenalku.

- Dia memahamiku. - Entahlah. Menurutku itu tak baik.

Tak apa-apa.

Karena kau belum pernah mengalami hal seperti ini.

Saat mengalaminya,...

kau sungguh akan mengerti.

Abbey, kita harus bicara.

- Tak ada yang perlu dibicarakan. - Banyak yang harus dibahas, Sayang.

Keluarlah dan mari mengobrol secara langsung.

Kapan? Untuk mengatakan aku salah?

Aku tak akan bahagia sampai dia keluar dari rumah ini.

Dia tak akan ke mana-mana. Sayang, kita keluarga sekarang.

Keluarlah dan mari mengobrol layaknya keluarga biasa lakukan.

- Dia bukan keluargaku. - Abbey.

Tak ada lagi yang perlu dibicarakan.

- Tolong jangan ganggu aku. - Baiklah.

(Aku bisa pergi malam ini dan tiba di sana pagi hari.)

Malam ini? Mereka akan mengambil mobilmu.

- Tidak jika aku di Arizona. - Abbey, tolong pikir baik-baik.

- Kau tak kenal pria ini. - Aku kenal dia.

16 And Missing subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left