The first 200 lines.
Hei, bangun! Cepat!
Ini hujan, Bu?
Tidak, ini baru hujan!
Jangan! Kembali!
Dia pergi!
Dia terbang!
Hentikan! Sudah ibu katakan jangan bercandakan itu.
Dia pergi...
Kau lapar?
Cuma ini makanan yang tersisa.
Makan!
Aku akan makan dengan Cloudy.
Aku akan makan lebih cepat.
Sesendok untukku...
...sesendok untuknya.
Enak!
Sudah selesai belajarmu hari ini?
Ya! Apa perlu kueja?
"A"...
"F"
"H"
Tidak! Ini A, B, C, D, E, F...
Mari lihat yang bisa kau baca! Cuma ini buku yang kita punya.
Ini!
Ada...
Ada... Ayo Sarah, coba!
Ada...
....yang khusus....
Ada prosedur yang khusus untuk mengoperasi rahim.
Aku tidak mengerti.
Kita harus berusaha lagi..
Apa itu rahim?
Rahim!
Itu rumah Cloudy. Rumahmu dan saudaramu.
Setiap wanita punya rumah kecil untuk bayi. Kau juga.
Aku ingin melihatnya.
Terkadang lebih baik bagi itu tidak di sini.
Sebaiknya tidak usah terlalu memikirkannya, Nak.
Mereka melihat bintang yang sebenarnya, bukan?
Ya...
Bu, di rumah mana ibu lahir?
Di rumah nenek. Aku sudah memberitahumu, ingat?
Aku ingin bertemu nenek.
Dia di atas...
Tidak ingin menemui kita?
Dia tidak tahu kita di sini...
...atau mungkin dia tidak peduli.
Sudah menggaris hari ini, Nak?
Pergi!
Setiap tujuh hari kita harus menghitungnya. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7.
8182 hari.
Bu!
Bu! Aku lapar.
Aku ingin makan umbi.
Ini, minum air! Kau tidak akan lapar lagi.
Kau suka?
Itu kelinci? Bagus sekali!
Tolong, ayo tidur! Ibu tidak enak badan.
Bu, aku tak mau tidur.
Ya Tuhan...
Baik. Pikirkan binatang dimulai dengan huruf, "E".
Hyena?
Tidak! Tapi kau harus mencoba menggambarnya.
Nak! Ada apa?
Mungkin panas di sini.
Mari mandi!
Kau akan membaik.
Biar aku sendiri.
Sungguh? Kau ingin mandi sendiri?
Itu baru anakku!
Minumlah teh itu, Nak!
Sarah, kau makan menteganya?
Tanpa roti?
Tidak ada umbi.
Sekarang kita tahu kenapa kau sakit!
Sudah mandi?
Kau tahu tidak boleh bohongi Ibu. Kenapa tak pernah basuh badanmu?
Kau tidak sadar betapa baunya kau?
Aku tidak bau!
Ya, kau bau!
Tidak!
Ya Tuhan! Ada lalat yang beterbangan di kepalamu.
Betapa mengerikan makhluk itu! Mereka akan memakan otakmu.
Tidak. Tolong singkirkan mereka, Bu!
Baik, ibu bantu mandi. Kau ingin buat hujan?
Ya, aku suka hujan. Tolong singkirkan lalatnya!
Lalat benci hujan.
Kau suka itu? Kau lihat itu? Sangat lucu!
Ayah, terima kasih atas makanan yang kau taruh di meja kami hari ini
untuk semua kebaikanmu pada kami!
Dicintai di sini dan di mana pun, sebagaimana kami dicintai olehmu!
Tuhan memberkatimu, Ayah!
Nak!
Tolong, katakan!
Terima kasih, Bapa!
Kurang sopan santun!
Sebelum aku lupa...
Ambil ini!
Ini terlalu dini. Aku belum mencapai bulan ketujuh.
Diam!
Di mana gelasku?
Ibu anak sama saja.
Tidak!
Kau! Ambilkan ayahmu gelas!
Kau dengar kataku, bajingan kecil?
Tolong, jangan ganggu dia! Kau tahu dia tidak mampu...
Kau, bodoh!
Baiklah! Kau tidak mau menurut?
Jangan makan!
Aku belajar bersyukur dalam hidupku. Dan kau? Kau juga.
Rasa hormat diraih, bukan diberikan. Berjalan dua arah.
Kau tidak menunjukkan rasa hormat, kau tidak dapat...
Ini tidak boleh dimakan.
Julia, Christian, Michael, George, Matthew
Ya! Itu dibawa ke kolam renang kita. Lihat betapa bergembiranya mereka?
Aku memperlakukan mereka dengan cinta.
Kau kenapa? Kau seperti kandung kemih mau meledak!
Mereka tinggal di sini bersamaku dan kita keluarga.
Kau harusnya bahagia.
Tolong, berikan padaku!
Setidaknya foto...
Dia pergi...
Hei, Nak! Semua baik-baik saja. Kemari!
Aku ingin melihat bintang sebenarnya.
Ya, Ibu tahu.
Bu, kenapa kau selalu memotong rambutku?
Karena dia menyuruhnya...
Tapi rambutku harus sangat panjang agar pangeran bisa naik dan membawa kita pergi.
Yakin pangeran dongeng itu ada?
Aku akan membuang rambutku ke luar jendela.
Ini bukan menara kastil, bahkan tidak ada jendela...
Bahkan tidak ada jendela.
Bantu Ibu dengan pekerjaan rumah! Ya?
Hei! Senang berkenalan. Namaku Rapunzel.
Berhenti main-main! Bantu Ibu di sini!
Ini Pascal, teman bunglon kecilku.
Pascal, ini ibuku. Kau suka itu? Dia cantik, 'kan?
Cukup! Kau tidak ingin bergembira. Rambutku sama sekali tidak ajaib!
Kembalikan gunting itu!
Aku akan memotongnya!
Sarah, hentikan! Ibu butuh gunting itu.
Kembalikan itu!
Masukkan kembali ke laci! Kemari dan bantu Ibu!
Ambil ini!
Kenapa ayah jahat pada kita? Dia bisa baik pada kita?
Karena dia Ogre. Ogre tidak pernah berubah, dia tetap sama.
Sudah Ibu coba semua. Lebih buruk saat kau lawan.
Jangan ulangi lagi, Sarah! Dia bisa lebih jahat.
Aku melakukan apa yang kumau!
Tidak, kau melakukan apapun yang Ibu minta.
Aku melakukan apapun yang kumau, begitu jadinya!
Sungguh? Kau sudah dewasa untuk memahami cara kerjanya, Nona Muda!
Kau bisa lihat ini? Bisa?
Saat kau memainkannya, ini bukan hiburanmu, nona muda.
Ini untukku!
Aku dirantai seperti anjing selama setahun, tanpa makanan, tanpa listrik,
Berminggu-minggu, berbulan-bulan. Dan ini karena aku pemberontak.
Tidak ada cara mengubah Ogre menjadi pangeran.
Pangeran menawan!
Jaga sikapmu, Nona!
Ya Tuhan! Maaf, Nak.
Aku cuma ingin kau aman saat dia ada.
Bersikap baiklah saat dia datang!
Jangan ulangi itu lagi! Kau akan merusaknya!
Ini luar biasa! Dinding ini penuh kondensasi
saat musim panas. Kelak kita bisa terbangun dalam kaldu.
Kau ingin menjadi ayam dalam kaldu?
Aku tidak ingin tinggal di kaldu!
Itu akan terjadi jika kau meletakkan pensil di rotor.
Kupikir kau ingin digelitik.
Kemari, gadis kecil!
Cukup! Aku berkeringat. Mari berbaring sebentar!
Bu, pernah berlari di hutan seperti Rapunzel?
Ya, pernah.
Dan hutan punya aroma yang berbeda, terutama saat hujan.
Bumi tertutupi lumut hijau dan keluar suara aneh saat menyerap nutrisi air.
Lalu angin menggerakkan daun, burung-burung bernyanyi bersama.
Hujan membuat gemerisik berbeda jika jatuh di dedaunan atau di beton.
Saat tetesan jatuh pada logam, mirip stiletto.
Kami sering mengumpulkan jamur, saling kejar-kejaran di sekitar pohon
Kami tertawa dan bermain
Itu dunia mempesona dalam semua simfoni itu.
Saat itu Ibu tinggal di kartun?
Terkadang kupikir begitu. Ini kenyataan, yang itu kartun.
Aku juga ingin dalam kartun. Aku tidak suka kehidupan.
Andai Ibu bisa, Ibu akan menggambarnya untukmu, Nak.
Ya Tuhan!
Ini terlalu dini.
Tolong!
Ya Tuhan!
Aku tidak tahan lagi.
Seseorang tolong aku. Kumohon!
Tolong aku!
Kau sangat cantik!
Kesayangan Ibu...
Gunting! Aku harus mengambil gunting.
Kau melihatnya? Itu bayi laki-laki.
Sungguh? Bisa kita memanggilnya Pascal?
Pascal, Si Bunglon?
Ibu akan pertimbangkan.
No comments yet. Be the first to leave one.