The first 200 lines.
Presented by. .: Writer Ayra :.
Kepala Jang. Kang Dong Soo dan Yoo Si Hyun menemukan persembunyianku.
Bagaimana dengan Choi Tae Wook?
Yoo Si Hyun membawanya.
Dia menyaksikan Yoo Si Joon...
...membunuh Kapten Moon. Terlebih lagi,
jika dia menghubungi orang-orang Tetua, semuanya akan berantakan.
Kita harus menyingkirkan dia sekarang juga.
Baik.
Hei, di mana kau sekarang?
Aku hampir sampai di sana. Bagaimana denganmu?
Jangan berhenti di tengah jalan. Pergilah ke kantor polisi sekarang juga.
Kim Do Jin sedang membuntutimu sekarang.
Ya, sampai jumpa.
Seonbae, kekacauan macam apa ini?
Kurung dia di ruang interogasi.
Izinkan aku menelepon.
Tidak akan. Give and take. (*memberi dan menerima)
Kau harus memberi lebih dahulu sebelum meminta sesuatu, tahu?
Bukankah ini pelanggaran HAM?
Ini akan membuat kalian dalam masalah nanti.
Hei, bawa dia.
Seonbaenim.
Kau tidak merasa berutang penjelasan padaku?
Hubungi ambulans. Cedera kakinya sangat serius.
Terus kenapa membawanya kemari? Semestinya bawa ke rumah sakit.
Beberapa orang sedang mengincarnya saat ini.
Pilih lima orang yang kuat dan kompeten.
Kalian harus menjaganya sampai dia kembali dari rumah sakit.
Astaga, memangnya aku Kepala Kepolisian sini?
Aku mana bisa sembarangan pilih orang.
Kau ini!
Di mana Kapten? Biar aku bicara padanya.
Di sana.
Kau kenal Jaksa Yoo Si Joon?
Jaksa Yoo Si Joon menarik sendiri pelatuknya...
...dan menembak Kapten Moon Jae Hyun.
Akan sulit.
Ini sudah kali kedua aku coba menghentikanmu.
Tapi jika Choi Tae Wook menghubungi orang-orang Tetua,
Anda bilang semuanya akan berantakan.
Itu benar.
Kalau begitu, kurasa tidak sebaiknya kita membuang waktu begini.
Bahkan berurusan dengan Kang Dong Soo saja tidak mudah,
begitu pula dengan para detektif pendukungnya.
Masuk ke sana sendirian bagimu sama saja dengan aksi bunuh diri.
Kalau begitu, ada cara lain?
Kau tahu, aku Kepala Departemen Internal.
Kang Dong Soo mungkin berharap Anda yang datang, bukan aku.
Kalau begitu, semakin besar alasan bagiku masuk ke sana.
Aku benar-benar minta maaf.
Sebelumnya, Anda juga mengatakan hal yang sama padaku.
Apakah ada sesuatu yang tidak kuketahui?
Entahlah.
Aku mengatakannya di masa lalu?
Aku akan menghubungimu setelah selesai.
Ya, Kepala Jang. Ada apa?
Choi Tae Wook berada dalam genggaman Kang Dong Soo sekarang.
Saat ini, aku di Kantor Polisi Joongki.
Kalau begitu, sampai jumpa di sana.
Tolong ulur waktu semampu Anda untuk memastikan Choi Tae Wook...
..tidak bisa menghubungi orang-orang Tetua.
Jika kau terlibat sekarang,
sama dengan menunjukkan pada semua kartu yang kita miliki pada mereka.
Tolong biarkan aku mengurus masalah di sini.
Apa yang Anda coba lakukan?
Aku ingin membuat sesuatu jelas sebelum kita melanjutkan.
Ketika semuanya selesai,
janji yang kau buat saat kita melibatkan Sersan Kim pada hal ini...
Janji itu,
tolong tepatilah.
- Baiklah. - Terima kasih.
Ada apa, Kepala?
Seorang tersangka penting berada dalam tahanan di Unit Pidana di sini.
Kita harus membawanya ke markas besar.
"Seorang tersangka penting"? Apa yang dia lakukan?
Kasusnya berada di bawah yuridiksi mereka?
Saya tahu kita Departemen Internal, tapi kita sudah melewati batas.
Aku akan bertanggung jawab penuh.
Kalian hanya perlu mendukungku.
Baik.
Kau membawanya?
Anda akan baik-baik saja?
Ikuti aku.
Aish, bikin sakit kepala saja.
Kapten, apa pernah sekali saja aku salah dalam menangani kasus?
- Maka itulah bikin sakit kepala! - Hyeong!
Aku kemari karena memercayai Hyeong.
Jangan memercayaiku. Tolong jangan memercayaiku.
Aku tidak pernah menyuruhmu begitu.
Aish.
Kapten, mereka dari Departemen Internal--
- Departemen Internal? - Para petugas menerobos masuk.
Cepat. Departemen Internal. Cepat.
Kapten Choi, sudah lama.
Kepala Departemen Internal. Ada urusan apa kemari, Pak?
Kami dengar kau memiliki tersangka bernama Choi Tae Wook dalam tahananmu.
Mulai saat ini, Choi Tae Wook...
...akan diurus oleh departemen kami.
Tunggu sebentar.
Atas hak apa kalian dari Departemen Internal..
...mencoba membawa pergi tersangka kasus kami?
Apa orang-orang dari markas besar berhak mengabaikan wewenang yuridiksi kami?
Apa salahnya membawanya untuk dilakukan penyelidikan internal oleh kami?
Kalau begitu, katakan pada kami tuduhan pada tersangka itu.
Aku tidak merasa wajib menjawab pertanyaanmu.
Sialan. Kalau begitu sama dengan kami.
Aku tidak merasa wajib mendengarkanmu saat ini.
Kau benar-benar tidak bisa diajak bicara.
Jadi, kau tidak akan bekerja sama?
Itu...
Anda lihat,
surat perintah juga penting dalam pekerjaan kami.
Jika Anda memiliki surat perintah yang dapat membuktikan...
...bahwa tindakan Anda merupakan tugas resmi,
akan jauh lebih mudah bagi kami.
Bukan begitu?
Ini Jang Tae Joon.
Ya. Dia berada tepat di depanku.
Halo?
Kepala.
Apa?
Anda ingin kami membiarkan mereka membawa tersangka sekarang juga?
Tapi... Kepala, itu--
Itu--
Maksudku, kami pun--
Baiklah, jika Anda ingin demikian.
Baik.
Aku mengerti.
Setiap orang memiliki keterbatasan.
Apa yang hendak kalian bilang tentang Kapten kalian? Dia memiliki keterbatasan atau tidak?
Detektif Kang, ini perintah Kepala. Apa yang harus kita lakukan?
Lihat sekelilingmu. Tidak seorangpun secara sukarela membantumu.
Rekan-rekanmu di sini...
...tidak bisa terang-terangan membangkang atasan sepertimu.
Baiklah.
Dari posisi tinggi begitu,
orang-orang seperti kami mungkin hanya tampak seperti pion catur...
...yang dapat dimanfaatkan, diganti, dan disingkirkan kapan saja.
Begitulah.
Sebagian orang di sini bergabung dalam kesatuan juga untuk menyambung hidup.
Tidak seorangpun ingin menyebabkan masalah.
Kami pun ingin menghindari konflik dengan atasan sebisa mungkin.
Tapi seperti kata mereka,
tempat ini menciptakan seseorang.
Ketika sudah bekerja di lapangan selama 10-20 tahun,
kebanggaan telah melindungi masyarakat sekian lama pun terbentuk.
Tanpa kebanggaan itu, tidak seorangpun akan mau bekerja sebagai detektif.
Bahkan jika melihat nama terpampang di berita,
kita yang beraksi di lapangan...
...bekerja keras dengan kebanggaan dapat melindungi masyarakat negeri ini.
Dan kau meremehkan kami secara langsung, bahkan tidak di belakang kami?
Kalian pikir tugas lapangan itu lelucon, hah?
Lakukan semaumu.
Tunggu. Dasar preman.
Kapten.
Kau akan diam saja dan tidak melakukan apa pun?
Aigoo. Ini memalukan sekali.
Mulai saat ini,
aku akan bertanggung jawab atas segalanya yang terjadi.
Jangan pikirkan konsekwensinya dan ikuti...
...instruksi Detektif Kang.
Sudah kubilang padamu bahwa aku sudah dekat...
...dan akan membuatmu membayar telah membunuh Ji Soo.
Aku hampir sampai.
Tunggulah.
Sekarang, kau...
...milikku.
Aku akan menyingkirkanmu bersama Kim Do Jin dan Yoo Si Joon.
Detektif Han, sudah sampai.
Baiklah. Seonbae, ambulansnya sudah datang.
- Pergilah. - Baik, ayo.
Izinkan aku menelepon sebelum aku pergi.
Memang trik macam apa yang bisa kulakukan di sini?
Jika kau mengizinkan aku menelepon sekali saja,
aku akan bekerja sama semaksimal mungkin.
Turunkan pistolnya sekarang juga.
Kepala.
Kim Do Jin-ssi, kau harus bergerak sekarang.
Aku sudah mengurus yang kubutuhkan.
Aku sudah memeriksa semua catatan, tapi tidak ada yang khusus.
Kepala Jang bukan tipe orang yang akan meninggalkan jejak.
Tapi jika mereka menemukan petunjuk yang mengarah pada kita,
maka kita akan berada dalam masalah serius.
Baiklah, aku akan mengambil hardisk komputernya untuk berjaga-jaga.
Kelihatannya, seseorang sudah mampir.
Hardisk komputernya sudah tidak ada.
Kau sudah memeriksa persembunyiannya?
Ya, Detektif Jang ke sana.
Kenapa dia harus bertindak sejauh ini?
Apa yang dia inginkan...
...dengan mengorbankan nyawanya?
Aku sungguh tidak memahaminya.
Dia mungkin ingin melindungi Yoo Si Joon.
Apakah kau sanggup memborgol kakakmu sendiri?
Sanggupkah kau memasang borgol pada Yoo Si Joon?
Bisakah kau membuatnya membayar kesalahannya?
Tanya dirimu sendiri apakah kau siap melakukannya.
Kau bisa mundur jika tidak mampu.
Tidak seorangpun akan menyalahkan pilihanmu.
No comments yet. Be the first to leave one.