The first 200 lines.
NOAH ARARAT PANGERAN ARIF - 12 TAHUN
KEMENTERIAN HUKUM
HENRY ARARAT PANGERAN KEEMPAT - MENTERI HUKUM
RHYS KEIGH BAWAHAN LANGSUNG PANGERAN KEEMPAT
NOAH ARARAT, PANGERAN KE-13 DARI KEKAISARAN LAKI-LAKI 1/∞ F+F - API: F F - AIR: E+S F+E - ANGIN: F F+F - TANAH: F F+F - CAHAYA: F F+F - KEGELAPAN: F F+F
GILBERT ARARAT PANGERAN PERTAMA
PANGERAN PERTAMA GILBERT PUTRA MAHKOTA DAN PANGERAN KE-2 ALBERT PANGERAN KE-3 KIRO PANGERAN KE-4 HENRY PANGERAN KE-14 GARY
EPISODE 6 AWAN GELAP
Ada yang membuatmu penasaran?
Eng...
Namanya Gigi.
Gigi?
A-Anu...
Rombongan hadiah ulang tahun Pangeran
masih terus berdatangan, meski sudah tiga hari.
Memang begitu adanya.
Malah tahun lalu sampai seminggu.
Se-Seminggu?
Tapi tidak sebatas menerima saja.
Pemberi dan isi hadiahnya
harus dicatat secara rinci. Sehingga memakan waktu.
Untuk urusan itu, Evelyn sudah menangani dengan baik.
Gigi, kamu sedang bekerja.
Ah, baik!
Pangeran Arif Noah menginjak usia 12 tahun.
Beliau diakui kecakapannya karena berhasil menundukkan Leviathan.
Atas titah Kaisar, beliau ditempatkan di Kementerian Hukum
dan mengoordinasikan Tentara Kekaisaran.
Lalu Menteri yang menjabat...
Saya Noah!
Ya, masuklah.
Kau sudah datang, ya.
Aku menunggumu.
Selamat pagi, Pangeran Arif.
Apa ada sesuatu yang perlu Kanda bicarakan?
Ya.
Aku ingin meminta pendapatmu.
Kaisar telah memerintah Rhys
agar memimpin angkatan bersenjata
menumpas pemberontakan di perbatasan selatan.
Kaum barbar akan semakin lancang jika diperlakukan lunak.
Jadi, tentara reguler akan dikerahkan
untuk memperlihatkan perbedaan kekuatan.
Rupanya begitu.
Rhys Keigh, ya?
Selain unggul dalam kepribadian yang berani,
dia juga piawai memimpin pasukan.
Di antara kesatria andalan Kanda, dialah yang paling menonjol.
Biar kuberi tahu satu hal.
Siap. Silakan Pangeran beri arahan apa pun.
Berapa jumlah asli pasukannya?
Eh?
Break off chaos
BEREINKARNASI MENJADI BANGSAWAN
~DENGAN KEKUATAN TIADA TANDING SEJAK TERLAHIR~
Break off chaos
Orang-orang adalah harta Teman pun adanya
Permata bersinar di belakangku Setetes air di tengah kekacauan
Demi kehormatan Kumelaju ke tingkat baru
Dengan imaji dan naluri Kuterkam batas level itu
Semua di depan mataku kan tunduk
Nilai dari namaku bagi rakyat tak bersalah Adalah tolok ukur yang tak tergoyahkan
Itulah sumber kebenaran Yang kehormatan pun pontang-panting
Lalui kemelut
Kuakan tegakkan keadilan
Di tengah ketakutan merajalela
Bebaskan tiap insan dari rasa takut
Kuakan selamatkan dunia
Menelusuri memori Gunakan apa yang kupunya
Membangun tempat untuk semua
Kutakkan gagal
Masa depan sulit 'tuk ditebak
Kulakukan apa yang kubisa
Jika hanya yakin dan menunggu
Tiada yang mulai
Aku kan meraihnya!
chaos chaos
Break off chaos
Ada apa?
Aku menanyakan jumlah asli dari tentara reguler yang kau pimpin.
So-Soal itu...
Begini...
Apa maksudnya "jumlah asli", Noah?
Rhys, apa yang kau sembunyikan?
Sa-Saya mohon ampun.
Kanda, ini bukan masalah besar.
Tentara reguler Kekaisaran
menerima anggaran dan tunjangan dari Kementerian Keuangan
berdasarkan jumlah prajurit terdaftar, kan?
Ya.
Kemudian, orang yang bukan prajurit
seperti pedagang atau pekerja kasar juga didaftarkan.
Lalu anggaran atas nama mereka masuk kantong pribadi. Ini kerap terjadi.
Saya mohon maaf sebesar-besarnya.
Kau...
Tunggu sebentar, Kanda.
Kau juga jangan takut, Rhys.
Menambah jumlah prajurit itu kewenangan Jenderal.
Kau tidak ingin menjawab?
Biasanya, itu tak masalah.
Jumlah dapat berguna sebagai daya tangkal.
Benar juga.
Meski jumlah aslinya tidak sesuai,
terkadang lebih baik menyebut "pasukan 100 ribu orang."
Begitulah maksudnya.
Kau bisa memahaminya.
Noah memang hebat.
Namun, kali ini situasinya berbeda.
Titah Kaisar itu kemenangan mutlak.
Jadi aku bertanya seberapa besar jumlah yang dimanipulasi.
Jawablah dengan jujur.
Se-Sekitar 2.000 orang.
Kalau begitu, lengkapi kekurangan itu.
Siap! Segera laksanakan!
Boleh kupinjam pena dan kertas?
Ya.
Bawa ini ke Kementerian Keuangan.
Ajukan sebagai biaya tambahan supaya dicairkan untuk dua ribu orang.
Kuserahkan tugas itu padamu.
Ti-Tidak mungkin...
Terima saja. Sebagai gantinya,
kau wajib menang.
Paham?
Ba-Baik!
Astaga...
Caramu menerapkan imbalan dan hukuman sangat tepat.
Oh iya, Noah.
Pengalamanmu di medan perang masih nihil, ya?
Benar.
Meski sudah 12 tahun,
levelku masih level 1.
Ini ketetapan resmi keluarga kekaisaran.
Anak keluarga kekaisaran kerap wafat sebelum waktunya.
Artinya, banyak yang wafat muda.
Secara resmi, kematiannya dianggap karena wabah.
Namun, ada juga yang bilang mati diracun karena perebutan kekuasaan.
Yang jelas, itu nyawa pewaris yang berharga.
Sebelum mencapai usia dewasa,
Pangeran dilarang terjun ke medan perang tanpa titah Kaisar.
Kau sudah 12 tahun.
Punya pengalaman sebelum memasuki wilayah kekuasaan bisa menjaga martabatmu.
Apabila Yang Mulia mentitahkan, aku siap kapan saja.
Kau punya pedang iblis. Kurasa itu bukan hal sulit.
Kapan pertempuran pertama Kanda?
Aku?
Kalau aku...
Ada apa tiba-tiba?
Tolong saya!
Tunggu, berengsek!
Dasar bocah tengik!
Menyusahkan kami saja.
Percuma saja kabur!
Siapa pun... tolong!
Woi, kemari!
- Jangan! - Hentikan!
Hah? Jangan ikut campur yang bukan urusanmu, Bocah!
Legalitasnya?
Hah?
Legalitasnya?
Lalu akta-aktanya? Toko kalian jenisnya apa?
Jawab.
Menurut hukum kekaisaran, perdagangan manusia tanpa legalitas
adalah kejahatan berat, kalian tahu?
Berisik, bocah tengik!
Sikat habis!
Kerja bagus.
Wah...
Hebat!
Pergerakannya seperti ahli pedang!
Anak bangsawan mana, ya?
Kau tidak apa-apa?
I-Iya.
Mereka pedagang budak ilegal?
Mereka bilang kami bisa menghasilkan banyak uang.
Cukup sampai situ.
Suatu kehormatan bisa bertemu Anda, Yang Mulia Pangeran Arif.
Saya mencari nafkah dengan memperdagangkan anak-anak ini.
Soal nama...
Lebih baik tidak saya sampaikan.
Alasannya?
Itu karena saya adalah
pesuruh Yang Mulia Pangeran Pertama Gilbert.
Pangeran Pertama?
Ya.
Rupanya dia sudah tahu siapa aku.
Dengan Kanda Gilbert sebagai pelindungnya, dia mengancamku untuk tak ikut campur.
Saya tak ingin memperbesar perkara ini.
Jadi, anggap saja Anda tidak melihat hal ini.
Apa Kanda kenal pria ini?
Hah?
Tidak kenal.
Kanda Henry berkata tidak mengenalmu.
Aku juga sama.
Tentu saja demikian.
Orang seperti saya...
Ya ampun.
Lancang sekali kau mengaku sebagai pesuruh Pangeran Pertama.
Meski kau bisa menipu orang lain, aku dan Kandaku takkan tertipu.
Apa? Jadi, dia palsu?
Omong-omong, mereka berdua...
No comments yet. Be the first to leave one.