Us

Us (Us รักของเรา)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

US S01E06 x264 1080p id
A Commentary by koleksifilmserial
Transcript manual dengan bahasa santai sehingga mudah dipahami https://t.me/koleksifilmserial

Tags

webdl
Published on: 2025-03-20
Downloads: 90
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Karakter, tindakan, tempat, pekerjaan, dan kejadian dalam serial ini bersifat fiktif dan dibuat hanya untuk hiburan.

Tidak ada maksud untuk mendorong atau mempromosikan perilaku apa pun yang ditampilkan dalam serial ini.

Mohon kebijaksanaan penonton.

Aku mencintaimu, Rak.

Kamu dengar aku?

Tapi aku adik Kawi.

Apa kita harus merahasiakan perasaan ini untuk sementara?

Natcha hilang.

Natcha!

Haruskah kita bertanya ke mereka?

Permisi.

Apakah kalian melihat seorang gadis yang tampak tersesat?

Ayah.

Kenapa Ayah ada di sini?

Dan sama siapa?

Apa Ayah melihat gadis berambut merah seumuranku lewat?

Tidak, belum lihat.

Lagipula, sepertinya jarang ada orang yang lewat sini.

Tunggu, Rak.

Aku akan menyuruh orang-orangku membantumu mencari.

Bantu anakku mencari temannya.

Baik, Pak.

Tidak perlu.

Aku bisa sendiri.

Hutan ini luas,

bagaimana caramu mencarinya sendiri?

Ada apa, Aek?

Apa sudah ketemu Natcha?

Sudah?

Baik.

Aku segera ke sana.

Pam,

mereka sudah menemukannya.

Dia tidak jauh dari tempat kita berpencar tadi.

Kamu terus menatapku.

Kita pernah bertemu sebelumnya?

Sepertinya tidak.

Kami pergi dulu.

Tunggu, Rak.

Kapan kamu pulang?

Ayo, Pam.

Kita pergi.

CINTA ATAU KITA?

Sakit sekali, ya?

Natcha!

Kamu ke mana saja?

Kamu baik-baik saja?

Bagaimana kalian bisa menemukannya?

Kami terus berjalan.

Lalu saat mendengar seseorang menangis,

kami mengikuti suaranya.

Syukurlah tidak ada yang terluka parah.

Natcha,

kamu tidak apa-apa?

Natcha, tubuhmu penuh goresan.

Mau ke rumah sakit?

Tidak apa-apa.

Luka ini tidak sakit.

Yang sakit ada di tempat lain.

Di mana?

Di sini.

Kenapa?

Ceritakan.

Jadi…

Tadi malam, Minnie mengirimi pesan.

Dia bilang…

dia tidak bisa berbicara denganku lagi.

Lalu?

Aku tidak mengerti kenapa, jadi aku terus bertanya.

Akhirnya dia mengaku kalau

pasangannya memergoki dia berbicara denganku.

Aku merasa sangat bodoh, Aek.

Aku pikir kami itu pasangan.

Sial.

Aku sudah menduganya.

Aku tahu ada yang nggak beres.

Dia selalu nolak buat telepon,

nggak mau nunjukin wajahnya...

Ternyata dia selingkuh.

Kenapa aku sial banget, sih?

Tahun ini kayaknya kutukan buatku, ya?

Nggak, bukan begitu.

Kamu nggak salah, Natcha.

Kamu cuma kebetulan

ketemu orang yang salah.

Itu saja.

Hal buruk bisa terjadi ke siapa saja.

Jadi jangan salahkan diri sendiri.

Mulai sekarang,

kalau kamu ragu sama seseorang,

tanya kami dulu.

Kami bakal pastikan

nggak ada yang nyakitin kamu lagi.

Tapi janji dulu,

jangan menghilang begitu lagi.

Oke?

Aku janji.

Terima kasih, semuanya.

Nenek. Apa?

Aku mau jalan-jalan kayak Pam.

Ya sudah, pergi saja.

Nunggu apa lagi?

Ayolah, Nek.

Naik gunung dan camping

baru terasa seru kalau ada pasangan.

Apa itu "seru"?

Perasaan yang muncul waktu nonton drama Korea.

Perasaan apa?

Yang bikin deg-degan gitu.

Nenek nggak tahu "seru".

Nenek taunya angsa.

Orang-orang ada yang pelihara di rumahnya.

Kamu yang beliin kue dari toko ini waktu itu, kan, Dr. Nut?

Benar.

Selamat datang. Halo.

Wah, semuanya kelihatan enak.

Semua kue di sini memang enak, Dr. Orn.

Wah, Nek,

dokternya malah bantu jualan.

Harus dikasih bonus, nih.

Tentu saja.

Pasti aku kasih ekstra.

Dokter suka kue apa?

Nggak usah, Bu.

Serius, ini.

Aku selalu kasih tambahan buat para dokter dan perawat.

Kalian sudah susah payah merawat pasien.

Pasti kerjaannya berat.

Baik sekali Ibu ini. Terima kasih.

Sebenarnya, aku punya keponakan yang juga di dunia medis.

Dia dokter gigi,

sebentar lagi lulus.

Anakku juga dokter.

Oh, ya?

Dokter, kenapa nggak sekalian belikan kue buat anaknya juga?

Tentu saja.

Silakan pilih, Dok.

Lagi cari apa?

Ada rekomendasi?

Semuanya enak.

Dua kue lapis kukus, ya. Baik.

Dan dua kotak Look Chub.

Tentu saja.

Ada lagi?

Yang ini? Ya, ambil yang ini juga.

Dua kotak masing-masing, ya. Jadi dua-dua?

Aku ambil yang sama dengan dokter, Nek.

Bisa, bisa.

Kamu temannya Pam yang lebih tua itu, ya?

Iya, betul.

Aku dapat bonus juga, dong?

Tentu saja! Ini dia.

Ini ada tambahan buat dokter juga.

Jadi dapat empat, ya.

Totalnya 200 baht.

Ini 200 baht-nya.

Terima kasih. Terima kasih juga.

Terima kasih, Bu.

Tentu, dokter.

Pelan-pelan, ya.

Teman-teman.

Aku mau tidur sebentar.

Silakan.

Istirahat yang cukup.

Nanti kalau sarapannya sudah siap, aku bangunin.

Semua,

Hari ini aku yang masak sarapan.

Mantap.

Aku tidur dulu sambil nunggu.

Sok lucu, ya?

Kamu bantuin aku masak.

Rak, tolong buatkan kopi buat Mbak Pam.

Siap.

Aku buatin kopi buat semuanya.

Eh, tunggu.

Aku ini barista, lho.

Kenapa bukan aku yang bikin?

Jangan.

Hari ini kamu bantu aku masak buat Mbak Pam.

Makanannya harus sempurna.

Lihat tuh.

Muka kamu kenapa gitu?

Sini, deh.

Aek!

Jangan tarik-tarik. Jangan ngeluh.

Pam.

Ya?

Kenapa, Rak?

Enggak apa-apa.

Hah?

Terus kenapa tadi manggil aku?

Aku mau buatkan kopi buatmu.

Pam...

Kenapa kamu pegang wajahku?

Enggak tahu.

Tangan ini susah diem, nih.

Maksudnya?

Kamu manggil aku.

Aku jawab, tapi kamu malah menghindar,

terus pura-pura pergi gitu aja.

More Indonesian subtitles for Us

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left