Release info

I Remember You E08-ASMA FRUITY
A Commentary by asm4fru1ty
https://web.facebook.com/AsmaFruity.ISC (Oy

Tags

other
Published on: 2015-07-15
Downloads: 47
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterje

Diterje mahkan

Diterje mahkan oleh

Diterje mahkan oleh Tim

Diterje mahkan oleh Tim Asma

Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

Pe

Pe ner

Pe ner je

Pe ner je mah:

Pe ner je mah: MurniDianaGayesaLatief,

Pe ner je mah: MurniDianaGayesaLatief, OyiInzaghi

Pe ner je mah: MurniDianaGayesaLatief, OyiInzaghi

Ya, Direktur Ahn.

Tidak, lebih baik mendapatkan Cha Ji An lebih dulu.

Aku sendiri yang akan mengurus Lee Hyeon.

Aku mengerti.

= Episode 8 =

Oh, terima kasih.

Aku akan membawanya sampai ke depan rumahmu.

Rumahku tepat di sebelah sana.

Masuklah.

Masuklah.

Siapa kau?

Jangan khawatir. Mereka bilang padaku untuk tidak terlalu mudah membunuhmu.

Kartu yang diletakkan saat Jaksa Shin menghilang.

Dia tidak mengirim ini tanpa alasan.

Apa ini peringatan bahwa seseorang akan menghilang?

Tidak mungkin.

Si Brengsek itu.

Tidak aktif saat ini.

Ayolah, benar-benar.

Lee Hyeon. Ada apa tengah malam begini?

Kau bersama Cha Ji An?

Kami tidak punya kasus yang mendesak.

Aku bukan Ketua Tim jahat yang menahan mereka sampai larut malam.

Apa sesuatu terjadi?

Apa ada sesuatu yang terjadi?

Apa yang harus aku lakukan? Ini membuatku berpikir.

Haruskah aku membiarkannya hidup?

Detektif Cha!

Bajingan.

Lari.

Kau baik-baik saja?

Bagaimana kau...

Ada belanjaanmu yang tinggal di mobilku.

Beruntung belanjaanmu ada yang tinggal di mobilku.

Aku diselamatkan karena kebiasaan ketinggalan barang.

Aku rasa kau harus pergi ke rumah sakit.

Terima kasih. Berkat kau, aku hidup.

Bagaimana kau...

Apa yang terjadi?

Kenapa kau disini?

Dia datang menolongku.

Berkat Pengacara Jeong...

= VIII : Ingatlah Aku =

Ada gegar kecil.

Dari pemeriksaan sinar X tidak ada tulang yang patah.

Kau bilang ini bukan cedera yang harus dikhawatirkan, kan?

Jika sakit kepalanya makin parah, tolong beritahu aku.

Dia tidur sangat nyenyak.

Mari kita bicara sebentar.

Aku kebetulan bertemu Detektif Cha di supermarket lalu...

mobilnya mogok jadi aku mengantarnya pulang.

Belanjaan Detektif Cha ketinggalan di mobilku jadi aku balik mencarinya.

Kau mau aku menjelaskannya dengan lebih jelas?

Kau kebetulan bertemu dengannya dan mobilnya kebetulan mogok.

Aku ingat kau bilang kau tidak percaya pada kebetulan.

Aku memang bilang itu.

Lalu, jika semua itu bukan kebetulan.

Apa itu namanya?

Niat? Rencana?

Apa itu takdir?

Aku selalu berpikir aku ingin lebih dekat dengan Detektif Cha.

Ini merupakan kesempatan untukku.

Aku ingin lebih dekat dengan Detektif Cha dan Profesor Lee.

Alasannya?

Alasan? Apa perlu alasan?

Jika kita lihat sudut pandang Profesor, saat kau menemukan jalan,

ada bunga yang kau injak.

Lalu ada bunga yang menarik di matamu.

Katakanlah itu, untuk sekarang.

Apa mungkin...

Yang Seung Hoon yang menyuruhnya?

Mungkin.

Dia bukan tipe orang bisa duduk diam.

Kau bicara seolah-olah kau tidak tahu.

Karena aku tidak tahu. Aku juga akan mencari tahu.

Baiklah.

Tukang tidur di semua tempat, kau tidur sangat nyenyak.

Tidak sopan melihat orang yang sedang tidur.

Aku pasti akan menangkapnya.

Saat aku menangkapmu, kau mati.

Ini alami jika terguncang dengan pukulan sebanyak itu.

Tubuhmu merespon terlepas dari keinginanmu.

Ya.

Aku tidak pernah mendapatkan pukulan sebanyak itu sendirian.

Kau tidak tahu etiket untuk tidak melihat orang terus-terusan?

subtitle by team Asma fruity @Oyi&Murni

Bagaimana dengan Pengacara Jeong?

Dia sudah pergi!

Benarkah?

Aku bahkan belum berterima kasih padanya.

Kau sudah melakukannya di rumahmu.

Itu belum cukup.

Itu tidak kurang. Itu sudah banyak!

Aku mengerti perasaan gelisahmu terhadap Pengacara Jeong.

Tapi,

Kau baik-baik saja?

Aku rasa kau harus pergi ke rumah sakit.

aku lihat ketulusan di wajahnya mengkhawatirkanku.

Apa yang ingin kau lakukan? Kau mau tinggal lebih lama?

- Aku mau pergi. - Aigoo.

Tidak. Aku tidak berminat menjadi pasien palsu.

Uh, punggungku!

Apa aku baik-baik saja? Aku rasa punggungku sakit.

Itu juga bisa terjadi karena kau tidur terlalu lama.

Aku rasa bukan itu masalahnya.

Uh! Ayo pergi. Ahuh! Kenapa kau sangat berhati dingin?

Ahuh!

Siapa yang meletakkan benda jelek ini di pintuku?

Kau tidak ingat?

Aku baik-baik saja.

Apa ini perlu?

Aku juga berpikir mengunci pintu rapat-rapat dan memanggil tim forensik di pagi hari.

Karena sidik jari teroris itu dan jejak bukti harus diamankan.

Apa yang terjadi jika seseorang masuk kesana? Kau tidak pernah tahu apakah bajingan itu mungkin kembali.

Dia mungkin lari melihat ini.

Aku dengar aku mengalami gegar kecil. Aku rasa aku sedikit bereaksi berlebihan.

Lihat kekacauan di rumahku!

Ini tidak berbeda dari biasanya, kan?

Jangan masuk dan tetap disana. Ini TKP.

Kau memanggil tim forensik?

Aku akan memanggilnya besok pagi. Ini terlalu cepat.

Kau punya tempat lain untuk tinggal?

Rumah bibiku?

Tidak, aku tidak bisa...

Jika bajingan itu mengikutiku ke rumah bibiku, maka kami semua berada dalam bahaya. Ahuh...

Mintalah perlindungan pribadi.

Itu bagus. Tapi itu dibayar oleh pajak.

Jika seorang polisi mendapat perlindungan untuk insiden seperti ini, departemen kepolisian bisa dimarahi.

Jadi dimana kau akan tinggal?

Untuk sekarang, aku akan tinggal di kantor.

Aku bisa menyatukan kursi di ruang konferensi untuk tidur.

Dan bajingan teroris itu lebih awal...

Bahkan jika dia sekuat itu, apa dia akan datang ke markas besar kepolisian untuk memukulku?

Apa mungkin dia, dikirim oleh Yang Seong Hoon?

Mungkin.

Hei...

Jika kau tidak punya tempat lain untuk tinggal...

Apa?

Lupakan.

Terima kasih untuk hari ini... dalam banyak hal.

Pasang kembali!

Apa?

Kenapa?

Ini menyebalkan...

Apa?

- Aku akan membiarkanmu berutang padaku. - Apa?

Aku bilang aku akan membiarkanmu berutang padaku.

Mari kita perjelas. Kau tidak membiarkanku berutang padamu, tapi kau sedang membayar utangmu padaku.

Aku biarkan kau tidur di rumahku selama 2 hari saat kau menjadi tersangka pembunuhan.

Katakanlah kau akan membayarnya kembali dengan bunga, jadi 3 hari?

Ya. Dalam 3 hari, kita sudah menangkap terorisnya atau belum, kita akan punya resolusi.

Aku rasa aku membuat kesalahan. Aku rasa lebih baik kau tidur di markas besar kepolisian.

Haruskah aku mengantarmu kembali?

Tidak. Aku mau ke kamar mandi dulu.

- Kamar mandi di sebelah sana... - Jangan khawatir aku sangat tahu rumah ini.

Aku sudah tahu apa-apa yang disimpan dan tempatnya.

Jangan sentuh benda dengan tidak hati-hati. Letakkan benda pada tempatnya.

Mengerti?

Oke.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

subtitle by team Asma fruity @Oyi&Murni

Tidak. - Tidak!

Min! Min!

Tidak! Hyung!

Min! Tidak!

Tidak.

Lee Hyeon.

Lee Hyeon.

Min!

Kau datang untuk menemukan adikmu?

Kau baik-baik saja?

Akankah aku baik-baik saja?

Ini jelas bahwa...

kau tidak baik-baik saja.

Tentu.

Jangan keluar dari kamar yang telah ditentukan.

Jangan sentuh apapun kecuali yang ditentukan padamu. Aku memperingatkanmu.

Kenapa kau merangkak ke kamarku untuk tidur?

Kau tahu apa hal pertama yang aku lihat saat aku buka mataku?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left