The first 200 lines.
English sub by GoldenBeard
-Sebelumnya di 21 Jump Street--
Dasar kutu buku.
Kau beruntung bisa lulus.
Sial!/ Oh!
Kau jago dalam hal ini, huh?/ Ya.
Kau jago dalam hal ini./ Ya.
Mau berteman?
Pistolmu tidak terkokang, kan?
Sentuh saja./ Aku takut.
Sentuh saja.
Baiklah.
Kau tertembak demi aku, Bung.
Kau menembak pen*sku!
Ini kami, brengsek!
Kalian berdua akan jadi anak kuliahan!
'Yin' digambarkan lamban, lembut, pasif...
... dan mewakili sifat air dan kewanitaan.
Sedangkan 'Yang' sebaliknya, dia cepat dan tangguh...
Bung, ini BS .
Kupikir kuliah sungguhan, bukan kampus online.
Mendengarkan pesan bersandi saat belajar.
Bicara apa kau ini?
Lihat sekitarmu.
Ini kota kita.
Untuk apa sebenarnya kita jadi anak kuliahan?
Kau benar.
Rekan untuk selamanya.
Di dermaga Metro city, air pasang datang jam 10:30 A.M.
Lalu akan kembali ke laut lepas.
Dermaga Metro. 1 jam.
Ayo beraksi.
Kejutan. Ada dua senjata lagi.
Sial! Itu si Hantu./ Si Hantu?
Joste nillsen,...
... penyelundup barang kelas kakap di kota Metro.
Dia bekerja sama dengan kartel Meksiko,...
... dan mengirimkan semua ini melalui dermaga.
Apa yang harus kita beli?
Entahlah.
Sedang apa kau?/ Huh?
Identitas baruku adalah sebagai pembunuh.
Jadikanlah seolah hal itu memang sungguhan.
Baik.
Aku ingin kau berimprovisasi, paham?
Aku tak mau berimprovisasi.
Aku ingin kau berimprovisasi.
Aku muak berimprovisasi. Aku tak mau.
Aku butuh keheningan selagi mendalami karakter.
Aku butuh keheningan selagi mendalami karakter.
Bisa beri aku ide...
Aku butuh keheningan.
Bisa tidak../ Butuh keheningan.
Kau serius?
Baiklah. Aku benci orang yang telat.
Kami ingin melihat produk itu.
Sial!
Yo, tukang ngantuk!/ Apa kabar, kawan?
Kenal sepupuku, si anak sedih.
Kurasa kau salah orang.
Tidak mungkin, Bung!/ Kau tukang ngantuk!
Semua orang bilang di barrio,...
... si tukang ngantuk mirip Wolverine ala Meksiko.
Rekanku ini ingin melihat produknya.
Kenapa dia tak bicara?
Aku Jeff.
Lafalnya jeffe, Bung.
Ceritakan soal mousie's quinceanera, Bung.
Ceritakan padanya petualangan gila yang kalian pernah alami.
Aku tak paham yang kau bicarakan.
Bung, saat kau bercerita semalam,...
... penjelasannya sangat rinci!
Penjelasannya sangat rinci! Sangat rinci!
Gambarkanlah ceritanya secara rinci,...
... agar kami semua tahu.
Oh, ya.
Waktu itu Dora dan Diego,...
... dan swiper.
Swiper?
Siapa orang yang kau cekik, Bung?
Orang yang baru datang! Siapa dia?
Boots.
Bukan boots, Bung! Boots bukan nama asli!
Kau harus ceritakan yang sebenarnya, Bung.
Mulai lagi dari awal.
Itu nama panggilan.
Sulit dipercaya kali ini aku harus berurusan dengan anak Punk.
Membuatku rindu dengan masa-masa tahun 90-an,...
... ketika banyak orang profesional bersama kami.
Mau periksa barangnya?
Periksalah.
Dan tutup mulut, ya?
Di mana kau temukan si Gringo ini, Bung?
Di konser Mumford & sons dan semacamnya kah?
Apa isinya? Senjata? Narkoba?
Bukan! Tidak!
Bung! Menjijikkan!
Tintanya masuk ke mulutku!
Akan kusingkirkan.
Tentakelnya memakanku!
Kuat sekali! Hampir lepas, Bung.
Dia menggigit mukaku!
Sial!
Hewan eksotis pasar gelap, sesuai dengan harapan kami.
Aksennya jadi hilang, huh?
Habisi mereka, kawan-kawan. Mereka Polisi.
Apa itu?/ Entahlah! Sepertinya kita bergerak.
Kita memang bergerak!
Ada burung dan lain-lain di sini!
Ada kotoran juga!
Apa-apaan ini?
Ada naga di sini!
Sial!
Apa itu?
Bung, itu mobil kita.
Kita berdua saweran banyak untuk mobil itu!
Akan kutembak muka mereka! Itu mobil kita!
Sedang apa kau?
Jangan sok jadi serigala di atas truk!
Jangan tinggalkan aku!
Naiklah ke mari!
Aku tak bisa!
Naiklah lewat samping. Ayo, lewat samping.
Ayo, kawan. Kau bisa.
Menakutkan sekali!
Tembak dia!
Jangan tinggalkan aku!
Peluruku habis./ Dasar bodoh!
Bagus. Ayo.
Naiklah ke mari. Ayo./ Sial!
Kau tak apa?/ Ya!
Kau cuma perlu berjalan sekarang, paham?/ Beres.
Sial!
Sedang apa kau? Naiklah!
Tak bisa!
Baiklah, aku akan menyeretmu.
Aku akan mati!
Kau takkan mati. Naik sajalah ke mari!
Berusahalah naik.
Angkat badanmu!
Kau bisa. Ayo./ Ya!
Baiklah. Bisa berdiri sendiri?
Ya!
Sepertinya kita kehilangan mereka.
Sial!
Dia Terminator brengsek!
Bahaya sekali!
Kalian ditahan!
Tepikan truknya!
Tepikan truknya sekarang juga!
Kau berutang mobil padaku,...
... dan harus Lamborghini, brengsek!
Aku berhasil!
Kau punya hak untuk tetap diam.
Oh, sial!
Astaga!
Sial.
Ada apa?
Sepertinya mereka kabur.
Itu cupang, ya?
Ini ada hubungannya dengan insiden gurita.
Aku membuka kotak lalu guritanya loncat ke mukaku.
Tampaknya dia punya banyak tangan.
Gurita punya delapan tentakel.
Ya, dan...
Kalian dengar,...
... tak ada yang berpikir...
... mengaktifkan kembali jump street saat kalian datang.
Orang-orang yang waras, termasuk aku,...
... berpikir kalau hal itu sudah ditakdirkan gagal.
Tapi kalian beruntung.
Maka sekarang Departemen ini menginvestasikan...
... banyak uang agar program jump street terus berlanjut.
Kami gandakan anggaran mereka.
Seolah makin banyak uang dihabiskan dijamin makin banyak pula untungnya.
Mana mungkin.
Pimpinan yakin kegagalan ini terjadi...
... karena kalian tidak melakukan penyamaran yang sama...
... saat menyamar jadi anak SMA.
Beliau tidak sadar kalau keadaan selalu lebih buruk...
... saat terjadi untuk kedua kalinya.
Kalian jalankan peran yang itu-itu saja.
Satu pihak posesif, yang satunya kabur.
Pelan-pelan terasa makin menyakitkan...
... saat semua kenangan manis yang pernah dialami...
... mulai dihancurkan oleh pembawa kesedihan.
Sepertinya itu bukan kami.
Aku akan bercerai.
Kami tak mau lakukan hal yang sama.
Kami ingin menembus langit-langit kami.
Lalu menemukan langit-langit lain lagi...
... lalu kami akan melewatinya juga,...
... lalu terus menembus langit-langit.
Baik.
Bagaimana kalau kami bergabung di Paspampres...
... dan berusaha melindungi Gedung putih?
Kurasa.../ Kurasa hal itu takkan terjadi.
Berhentilah mengoceh.
Sepertinya itu ide bagus.
Lakukan hal yang sama seperti dulu, semua orang senang.
No comments yet. Be the first to leave one.