The first 162 lines.
"Aku adalah pacarnya."
Aku tidak bisa mengucapkan kalimat itu.
Sudah waktunya pulang.
Aku sangat ingin bertemu Kizuki.
Sakit sekali.
Kalau tahu begini, aku tidak akan memakai sepatu baru.
Meskipun sudah membeli cokelat dengan terburu-buru,
tiba-tiba berlagak seperti seorang pacar,
aku benar-benar seperti orang bodoh.
Sibuk sendiri tanpa hasil.
Sudah ketemu.
Kizuki...
Apa yang kau lakukan sendirian?
Tidak disangka kau datang ke tempat semacam ini!
Ini pertama kalinya aku melihat dia menunjukkan ekspresi yang begitu galak.
Bagaimana ini? Aku sudah membuat Kizuki marah.
Maaf, karena aku ingin bertemu denganmu.
Awalnya aku ingin memberikannya padamu, lalu segera pulang.
Aku sudah merepotkanmu, ya?
Jangan melakukan hal semacam ini lagi.
Aku dengar dari pelatih ada perempuan yang mencariku,
aku langsung terpikir itu adalah kau.
Aku mencarimu sambil berlari.
Aku berpikir dalam hati, apa yang harus kulakukan jika kau tersesat?
Kau juga tidak mengangkat telepon.
Jangan membuatku khawatir.
Orang yang kau suka juga menyukaimu.
Kau itu sedang berada di garis dunia yang paling bahagia.
Jika sesuatu terjadi padamu, aku mungkin akan hancur.
Kizuki...
Aku ingin menciummu.
Sekarang aku sepenuhnya mengerti
yang disebut sebagai pacar
adalah menjadi orang yang paling penting di dalam hati seseorang.
Kizuki, di tubuhmu ada aroma kolam renang.
Dan inilah keajaiban yang paling menakjubkan.
TAHUN 2030
JATUH CINTA PADAMU SEPULANG SEKOLAH ASRAMA LAKI-LAKI VAMPIR
MAJALAH HARUKA
Senior Nishino.
Hari ini ekspresimu sangat muram.
Kalau begini, kau akan menjadi tidak populer.
Sakura...
Ada perlu apa mencariku?
Sebenarnya...
Lupakan saja, aku tidak ingin mendengarnya!
Aku tidak mau lagi membawa kotak hadiah camilan bersamamu untuk meminta maaf Guru Mitsuharu.
Jangan begitu.
Besok aku akan makan bersama teman-teman yang sedang mencari pekerjaan bersama.
Namun, karena kelalaianku, jumlah orang di bagianku tidak cukup.
Senior Nishino, aku mohon padamu untuk ikut berpartisipasi.
Aku tidak mau pergi.
Bukankah kau bekerja sepanjang hari
dan juga terus-menerus tidak punya pacar, 'kan?
Memang tidak ada...
Lihatlah.
Aku datang untuk menemuimu.
Aku akan membuatnya berakhir.
Eh, apakah kau marah?
Topik ini sudah berakhir.
Sudahlah, cepat pergi bekerja.
Jangan begitu.
Aku hanya bisa memohon kepada senior.
Buket bunga yang akan diberikan setelah Upacara Kelulusan berakhir sudah dipesan.
SELAMAT ATAS KELULUSAN SENIOR KELAS TIGA SMA Terima kasih.
TIM RENANG SMA AO, DARI KELAS SATU DAN KELAS DUA, JANGAN LUPAKAN KAMI
Apa ini difoto saat pertandingan perpisahan para senior kelas tiga?
Senang sekali Senior Saito bisa kembali ke tim renang.
Namun...
Tahun lalu kegiatan ekstrakurikuler tidak kunjung pulih.
Kompetisi SMA juga dibatalkan semua.
Benarkah tidak apa-apa kalau kita
mengucapkan selamat kepada para senior kelas tiga?
Mengucapkan selamat, ya?
Suasana hatimu sangat rumit, 'kan?
Bagaimanapun saat mengetahui pertandingan dibatalkan, bahkan kau pun sangat terpukul.
Namun, sebagian besar pertandingan resmi akan kembali diselenggarakan pada musim ini.
Para senior tidak bisa mengikuti pertandingan,
tetapi aku justru bisa mengikutinya
hanya karena selisih satu tahun.
Tradisi dan jerih payah yang dibangun oleh para senior,
UPACARA KELULUSAN dan juga semangat ini, akan kami wariskan.
Menjalankan setiap langkah di masa depan,
dengan tulus berharap para senior yang akan memulai perjalanan baru
dapat bersinar dengan cemerlang.
Tanggal 10 Maret 2021.
Shin Kashiwagi sebagai perwakilan siswa.
Lulusan akan segera meninggalkan ruangan.
Mari beri tepuk tangan kepada mereka.
Benarkah tidak apa-apa
kalau mengucapkan selamat?
Senior, tolong berikan dasimu kepadaku.
Sangat kesepian.
- Aku akan memotret. - Hore!
- Terima kasih atas kerja kerasnya. - Tetaplah bersemangat setelah aku pergi.
Silakan datang bertamu kapan saja.
Senior Saito.
Apa?
Kizuki dan juga semuanya.
Buket bunga ini adalah pemberian bersama dari semua orang di Klub Renang.
Terima kasih.
Ada apa dengan kalian? Ekspresinya sangat muram.
Mulai besok, aku tidak akan memakai seragam ini lagi,
juga tidak akan datang ke SMA Ao lagi.
Apakah kalian bisa percaya?
Kelulusan terasa seperti hari di mana diriku sebagai siswa SMA Ao menghilang.
Senior Saito…
Baiklah!
Ayo, kita pergi ke kolam renang!
Eh?
Namun, mulai minggu depan akan ada pengerjaan renovasi.
Aku tahu itu.
Semuanya, mari kita pergi ke kolam renang bersama.
Hei, teman masa kecil Kizuki.
Kalian juga ikutlah.
Apa?
Kami juga ikut?
Semuanya, ayo turun juga!
Di dalam kolam renang ada banyak coretan!
RYUTA, SHUNSUKE PARA PRIA YANG MENULISKAN LEGENDA DI MASA DEPAN
SANGAT KESEPIAN, MASA SMA TELAH BERAKHIR
Tulis apa saja yang kalian mau.
Lagi pula, proyek renovasi minggu depan akan dicat ulang, pada akhirnya semuanya akan dihapus.
Benarkah, Pak Guru?
Ya.
Kepala Sekolah Okuno mengizinkannya.
Siswa kelas tiga juga bisa menuliskan isi hati mereka sebagai kenangan kelulusan.
Oke!
Airu-kun, apa yang sedang kau tulis?
CINTA
CINTA SAMPAI SELAMANYA
Rahasia.
GRUP DATARAN TINGGI KOIGAHAMA ABADI SELAMANYA.
Hei, Mizuho.
Jangan menggambar wajah aneh di atas pesanku.
MENJADI KOMIKUS.
Ini gambar potretmu, Syugo.
Sangat imut, 'kan?
Aku yang asli lebih imut, 'kan?
Kau perhatikanlah dengan teliti.
Lumayan juga, aku akan memotretnya.
Shin, apa yang sedang kau lakukan?
Kau juga tulis isi hatimu sendiri.
Ambillah.
Aku tidak usah saja.
Airu, pinjam pulpen biru muda.
Ambillah.
Selanjutnya bagusnya menggambar apa, ya?
MEMPERBARUI REKOR PERTANDINGAN, LAWAN ADALAH DIRI SENDIRI
HARUS MELAMPAUI REKOR GAYA BEBAS 100 METER MILIK SENIOR SAITO SEBELUM MUSIM PANAS
Mengapa kau tidak menulisnya?
Apakah karena mempertimbangkan aku yang tidak bisa ikut bertanding ini?
Benar-benar membuat tidak rela.
Penyakit menular tidak dikenal apa ini?
Kenapa hanya kami yang harus meninggalkan kenangan semacam ini?
Kembalikan Kompetisi SMA-ku.
Kembalikan musim panas terakhir saat aku SMA.
Senior…
Jika aku yang tahun lalu mengetahui pembatalan pertandingan perpisahan,
mungkin aku akan menulis sembarangan di sini untuk meluapkan perasaan.
Namun, sekarang berbeda.
Kukira saat menoleh kembali ke masa SMA,
No comments yet. Be the first to leave one.