The first 130 lines.
Apaan, nih!
Waduh! Bernoda ama jamuran semua.
Kok jadi gini?
Pasti karena atapnya bocor...
Waduh.
Kita berabe, dong? Lusa kan hari H-nya.
Ya udah, cemplungin aja semuanya ke mesin cuci...
Jangan!
Kalau tidak dibersihkan dengan benar sebelum dicuci,
bisa-bisa kondisinya tidak bisa kembali.
Terus, harus gimana ini?
Sekarang, saya akan bersihkan noda dan cuci semuanya!
Keburu, gitu?
Kalau begadang, mungkin...
Kostum festival kalian yang berharga ini,
silakan...
serahkan pada Kinme!
KINME CLEANING
SELAMAT DATANG
UNTUKKU JUGA
KINME CLEANING
Numpang lewat, yak!
Iya.
Aku taro yang numpuk di mesin, yak.
Terima kasih banyak.
Sama, cucian yang udah aku bawa ke atas, yak.
Terima kasih sekali, mau membantu saya sampai selarut ini.
Sekolahmu besok aman, kan?
Oh, itu mah aman aja.
Omong-omong, pembersihan jamurnya masih lama, ya?
Begitulah...
Satu kali penghilangan noda saja tidak cukup.
Karena komponen utama jamur adalah zat nabati,
saya oleskan detergen netral 13 persen ke jamur
lalu disemprotkan.
Tapi, kalau hanya begitu, warnanya masih ada,
jadi harus ditambah pemutih lalu macam-macam lagi...
Satu-satu digituin semua, ya?
Karena tingkat kotornya beda-beda.
Dengan pertimbangan itu,
jumlahnya jadi disesuaikan.
Walah, repot juga.
Begitulah.
Dibilang repot, memang repot.
Membayangkan saya menghidupkan kembali
kostum festival kalian yang penuh kenangan,
rasanya malah senang.
Sebentar lagi, saya akan istirahat.
Kamu juga istirahat, ya, Kuriru-chan, kalau sudah.
Bilang juga ke Kyusho-kun dan yang lain.
Siap!
Kinme-san demen bener ama per-laundry-an, yak.
Tapi tetep bae...
Dah glepakan...
Dasar bocah.
Kinme-san, ini kubuat cemilan sedep asli, dah.
FESTIVAL
Eh. Gimana?
Nah, yang terakhir.
Sisanya Kinme-san yang kerjain katanya. Kita boleh pulang.
Dia di mana?
Masih bersihin noda.
Kalau Kinme-san sendiri benaran berat, ya.
Emang Kinme-san itu orang mana, dah?
Yang aku inget
ini tempat kosong lama, kan.
Kayaknya Kinme-san bukan orang asli sini.
Eng,
katanya dia datang ke Atami dua tahun lalu.
Gitu, ya.
Buat buka toko laundry?
Yah, kurang tahu juga.
Sepertinya, sejak dua tahun lalu,
saya sudah mencuci bersih ingatan saya.
Gitu. Kamu juga enggak tahu.
Dah pengen molor.
Aku pulang duluan, yak.
Met bobo.
Kinme-san.
Pulang duluan, ya.
Besok, aku perlu bantu lagi?
Saya sendiri masih cukup, kok, waktunya. Tidak apa-apa.
Maaf, ya, dia cuma bikin nasi, cemilannya apanya enggak.
Tidak apa-apa, terima kasih banyak untuk hari ini.
Saya terbantu.
Kuriru-chan memang sosok kakak sekali, ya.
Tapi, bocah enteng bener, yak. Laki gini.
Aku juga harus istirahat.
Kamu juga istirahat, ya, Kyusho-kun.
Sisanya saya saja yang jemur.
Sebentar lagi selesai.
Sip, selesai.
Hilangin noda, nyuci,
jemur, habis itu setrika,
diselingi antar-jemput.
Laundry itu kerjanya perlu fisik banget, ya.
Kinme-san. Sudah selesai.
Waduh! Aku ketiduran!
Lampunya mati.
Kyusho-kun sudah pulang belum, ya?
Aduh. Dia lihat muka bantalku lagi, enggak, ya?
MOHON JANGAN DIPAKSA
KINME CLEANING
KINME CLEANING
Masih sempat.
SELAMAT DATANG
Tadi telepon katanya udah kelar,
makanya kemari mau bantu angkat-angkatin.
Enggak ada, ya?
Kinme-san? Ada?
Ngegeletak.
Oh iya, maaf yang kemarin.
Harusnya buat makan, malah ketiduran.
Tidak apa-apa. Saya juga ketiduran, kok.
Duh, posisi tidurku kelihatan Kyusho-kun lagi, deh.
Semuanya.
Maaf telah menunggu!
Wah, luar biasa!
Tidak kelihatan penuh jamur lagi!
Hasil kerja Kinme-san memang profesional!
Seperti baru lagi!
Tidak begitu, Bu.
Terima kasih, lo.
Saya dengar dari Kyu, katanya berat.
Saya juga terima kasih
sudah dibantu Kyusho-kun dan yang lain, jadinya bisa sempat selesai.
Apalagi semuanya bisa senang.
Kak Kinme!
Nairo-chan! Selamat malam.
Selamat malam!
No comments yet. Be the first to leave one.