Preparation for the Next Life

Preparation for the Next Life

Download Indonesian Subtitle

Release info

Preparation For The Next Life 2025 WEBRip x264 AAC YTS LT
A Commentary by subber.id

Tags

webdl
Published on: 2025-12-19
Downloads: 140
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ayah.

Seberapa jauh kau bisa berlari?

Kau bisa mencapai ke pegunungan itu?

Apa ada yang bisa?

Aku tak punya seorang pun untuk ditanyakan.

Jadi mungkin kau bisa beritahu aku, Ayah.

Aku berlari kencang sekarang.

Seperti yang kau ajarkan.

Aku berlari jauh menuju tepi dunia.

Ke Amerika.

Semua orang berasal dari China.

Tapi mereka melihatku seolah aku dari dunia lain.

Mungkin secara tak langsung itu benar.

- Kau tahu soal Jaminan Sosial? - Aku tahu. Kenapa?

Di sini tertulis kau bisa membeli kartu Jaminan Sosial.

Ya?

- Ada apa dengan itu? - Jika aku punya uang, aku bisa beli itu.

Kau bisa beli apa saja jika kau punya uang.

- Tapi tidak kau lakukan. - Aku pasti beli. Aku akan punya uang.

Aku akan memiliki rumah.

Kenapa kau menyombong padaku?

Saat aku beli rumah besar, aku akan undang kalian datang.

Aku tidak berpikir mencari teman.

Aku harus berlari tinggalkan mereka.

Aku harus jadi lebih kuat dan lebih cepat.

Aku harus lakukan semuanya sendiri sekarang.

Aku latihan tiap hari.

Aku mau kau tahu. Aku latihan. Setiap hari.

Seperti yang kau ajarkan padaku.

Aku ingin berpikir kau mungkin akan merasa bangga.

Biarkan laki-laki yang angkat itu.

Aku lebih suka melakukannya sendiri.

Aku bersiap.

Untuk hidupku berikutnya.

Hei. Kau dilarang tidur di sini.

Astaga. Luar biasa!

Terima kasih.

Terima kasih kembali.

Kau benar-benar jauh melampaui.

Kau memesan itu.

Hei.

Tunggu.

Kau tinggal di sini?

Kenapa?

Aku baru datang ke sini. Aku...

Aku belum pernah ke New York.

Jadi, kau suka?

Mungkin.

Ini harusnya tempat yang bagus untuk pesta.

- "Pesta"? - Ya. Pesta. Seperti...

Kau mau ke mana? Kau keberatan jika aku jalan denganmu?

Kau sudah jalan bersamaku.

- Kau merokok? - Tidak.

- Tidak? Itu bagus. - Tidak.

Maaf, bung. Maaf.

Tunggu.

- Kau cepat. - Aku memang cepat.

Ya. Aku juga.

Aku dulunya cepat.

Aku dulu terbiasa melakukan banyak hal saat di militer.

- Aku tahu soal militer. - Ya?

Apa itu sebabnya kau kuat? Kau terlihat kuat.

Aku memang kuat.

- Apa yang kau lakukan? - Aku lari.

- Menarik. Aku juga. - Dan push-up.

Ya? Kebanyakan gadis tak bisa melakukan itu.

Aku bisa.

Entahlah. Aku harus melihat itu.

- Aku bisa. - Aku harus melihatnya untuk tahu.

Tapi apa kau bisa?

Aku?

Itu pertanyaan.

Tentu saja bisa.

Entahlah. Aku harus melihatnya.

Berapa banyak yang kau inginkan? 20?

Satu, dua,

Tiga, empat,

Lima, enam,

Tujuh, delapan,

- Sembilan... - 100.

Berarti 120.

Sepuluh, 11,

12, 13,

14, 15,

16, 17,

18, 19...

Itu bagus.

Bagaimana dengan ototmu?

Ototku lumayan.

Boleh aku lihat?

Ya.

n g e f i l m a s u

Aku selalu hati-hati dengan semua yang aku lakukan.

Yang artinya aku tak pernah berurusan dengan anak laki-laki.

Tapi dia mantan seorang prajurit.

Sepertimu.

Kau dari mana? Itu sangat lama.

Kau bilang lima menit. Ini sudah 25 menit.

Kenapa aku mempekerjakanmu? Astaga.

Aku memastikan untuk mengawasi dan menguji dia.

Karena aku ingat bagaimana kau melihatku.

Jadi, aku tidak tahu kita di mana.

Aku juga tidak tahu kita mau ke mana.

Kau mau kembali?

Terserahlah.

Kita jalan terus ke arah sini sejauh yang kita bisa.

Tak peduli jika kita mencapai jembatan atau lubang di tanah.

Kita akan lakukan semuanya dengan cara militer.

Terserahlah.

Tapi lewat sini.

Ya, bu.

Dua Coors.

Dua Coors.

Corona?

Ya. Tentu. Apapun itu. Dua.

Satu putaran lagi denganku?

Jika kau bisa mengimbangi.

Oke.

Aku sudah sadar sekarang.

Aku mengujimu.

Ya?

Dan apa?

Aku lulus?

Kau harus berusaha lebih keras.

Jadi jika aku tidak lulus, lalu apa?

Push-up lagi?

1,000.

Sebelah sini.

- Tidak mungkin. - Tidak, aku...

Simpan itu.

- Aku yang bayar. - Tidak!

- Biar aku saja. - Aku punya...

Apa kalian akan pesan?

Bagaimana kau mengatakan "Halo" di bahasamu?

Sangat bagus.

Bagaimana kau mengatakan,

"Jadi pacarku"...

Dengan bahasamu?

Jika seorang pria menyukai seorang gadis, dia berkata...

Lalu gadis itu akan tahu?

Mungkin si pria akan berikan dia sedikit hadiah.

Jika pria itu kaya, maka TV dan kulkas.

Anak laki-laki akan berikan hewan kecil.

Hewan kecil?

Ya.

Seperti ini? Apa ini termasuk?

Anak kambing.

Saat mereka menjadi gemuk,

Kami akan memakannya dan memotong kepalanya.

Itu sangat kacau.

Itu adalah takdir kambing.

Apa yang seorang pria lakukan di sini?

Jika pria ingin menginginkan pacar.

Apapun yang gadis itu inginkan.

Bagaimana kau tahu apa yang gadis itu inginkan?

Astaga. Entahlah.

- Pertanyaan menipu? - Bukan.

Aku rasa...

Pria itu...

...mencoba tunjukkan pada si gadis...

Bagaimana gadis itu membuatnya merasa.

Apa yang gadis itu lakukan padanya.

Apa yang gadis itu lakukan padanya?

Dia membuatnya percaya.

Pada apa?

Untuk kita mengingat malam ini.

Mendekat lah.

- Kau yang mendekat. - Di sampingku.

Hei!

- Mau aku tambahkan bumbu cabai? - Buat itu pedas.

Apa dia pacarmu?

Ya.

Kau. Uangnya.

Tunggu.

Tidak. Kubilang aku yang traktir. Biar aku yang bayar.

Kenapa kau begitu resek?

Aku peduli denganmu, saudari.

Tebak sesuatu.

- Tentang apa? - Tentang aku. Tebak.

Beri aku petunjuk.

Aku Muslim.

- Apa kau terkejut? - Tidak.

Aku tahu ada sesuatu yang berbeda denganmu.

Mungkin sekarang kau tak mau bermain-main lagi.

Itu tidak benar.

Tidak sulit?

Tidak. Aku bersedia.

Taksi!

Hei, kami perlu ke hotel.

- Sekarang juga. - Ya.

Hotel mana saja.

- Yang dekat? - Ya.

Apapun yang terdekat. Ayo. Sekarang. Sebentar.

Aku hampir tinggalkan seluruh hidupku di sana.

- Oke. Kau siap? - Ya. Ayo.

Kau tak apa?

- Ya. - Ya?

Pittsburgh seberapa jauh?

Aku tidak tahu.

Aku datang langsung dari Virginia.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left