Release info

Romance IS a Bonus Book Complete HDTV NEXT NF Dramaday
A Commentary by Dincht
Credit to Translator

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2020-04-05
Downloads: 57
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

VOLUME 1

Eun-ho.

Permisi.

- Dan-i. - Dan-i!

- Dan-i, selamat! - Terima kasih.

- Kau tampak cantik. - Cantik!

- Kau luar biasa. - Selamat.

Kau tampak luar biasa.

- Cantik. - Luar biasa.

Bagaimana perasaanmu?

- Astaga. - Mari berfoto bersama.

Lupakanlah.

Satu, dua, tiga.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Kau cantik sekali hari ini.

Kita akan mulai upacara pernikahan

antara Hong Dong-min dan Kang Dan-i.

Mempelai pria, silakan masuk.

Sekarang, mempelai wanita.

Mempelai wanita tak ada?

- Apa katamu? - Mempelai wanita hilang.

- Apa? - Mempelai wanita hilang?

Mempelai wanita...

- Astaga. - Apa yang terjadi?

- Apa? Sungguh? - Bagaimana ini?

Dong-min.

Kau tahu sesuatu?

Kau tahu dia ke mana?

Pikirkanlah. Apa sesuatu terjadi...

- Kalian bertengkar lagi? - Apa?

Kami selalu bertengkar!

Kenapa kalian bertengkar? Pasti ada alasan.

- Dan-i tak akan... - Entahlah.

Aku tak tahu kenapa kami bertengkar.

Hei, pekan lalu kami bertengkar.

Astaga, kami sudah berbaikan. Sial!

Hei.

Kau si penulis, Cha Eun-ho?

Kau Cha Eun-ho, penulis serial Kontrak Berdarah ?

- Bisa tanda tangani? - Aku juga.

Maaf, salah orang.

- Dia orangnya. - Aku tahu.

Tak salah lagi.

- Pak Cha! - Kami tahu itu kau!

- Tunggu, Pak Cha! - Pak Cha!

Nomor yang Anda tuju tidak bisa dihubungi. Tinggalkan pesan setelah nada berikut.

Astaga, ada apa ini?

Aku...

Aku berlatih keras untuk bermain piano di pernikahanmu.

- Kenapa kau... - Eun-ho.

Dan-i, di mana kau?

- Di belakangmu. - Belakangku?

Belakangku... Di mana?

Lampu merah.

Kau gila? Kenapa masuk ke mobilku?

Kenapa masuk mobilku setelah membuat kehebohan?

Aku tahu.

Aku pasti sudah gila.

Kau bercanda?

DONG-MIN

- Jangan dijawab. - Mana mungkin kuabaikan?

- Kubilang jangan dijawab. - Astaga, hentikan.

- Astaga, Dan-i. - Jangan.

Halo?

Eun-ho.

Hei, Dong-min.

Kau bersama Dan-i, 'kan?

Aku tahu kau sedang bersamanya.

Kalian berdua...

Jangan bilang ini seperti yang kupikirkan.

Tak pernah terpikir olehku hal yang semacam ini, tapi...

Tidak, Dong-min. Tidak pernah.

Ayolah. Bilang bahwa itu tak benar.

Dia salah paham.

Dia meracau.

Kau dengar?

Bicaranya pelan. Jadi, mungkin kau tak dengar.

Katanya itu tak benar. Dia jelas bilang begitu.

Maka, kembali kemari.

Bersama Dan-i.

Dan-i.

Aku memang pecundang dan ini salahku,

tapi jangan begini.

Ibumu pingsan.

Dia cukup syok.

Kembaliah, Dan-i.

Dong-min, aku akan membawanya kembali.

Tunggu saja.

SUPERMARKET

Kenapa kau melakukan itu?

Aku gugup.

Kita tak perlu kembali jika kau tak mau.

Bilang jika kau ingin ke tempat lain. Akan kuantar.

Aku tak punya...

tempat tujuan.

Mau ke bandara?

Kau bisa naik penerbangan yang ada.

Ke mana pun itu, kau bisa menetap beberapa bulan.

Seharusnya kami bulan madu ke Spanyol.

Ibuku menyuruh ke Pulau Jeju karena kami tak punya uang,

tapi aku bersikeras.

Semua furnitur dan barang-barang di rumah kami

dibeli dengan pinjaman.

Kenapa mengkhawatirkan itu sekarang?

Dong-min bilang ibuku pingsan.

Ayahku belum lama meninggal.

Hei, mobilmu!

Tunggu! Berhenti!

Maaf.

Jika aku bisa memutar waktu dan memilih saat untuk kembali,

aku akan pilih momen itu.

Saat pernikahanku membuatku stres, aku memikirkan momen itu.

Hari itu, jika aku memilih untuk tak kembali ke pernikahanku...

Hari itu, jika aku pergi ke luar negeri

seperti saran Eun-ho,

hidupku akan sangat berbeda.

Kalian tahu botol ini, 'kan?

Ini minuman energi yang populer di Korea.

"Setelah bekerja keras,

aku berdiri di depan kompor dan memasak.

Tapi melihat anakku makan sudah cukup

untuk menghilangkan lelah.

Aku memang seorang ibu."

Aku tahu iklan itu.

Saat ibu menanyai putranya siapa orang favoritnya di dunia.

Kuncinya dia mengucapkan nama pacarnya.

"Anak-anak tak berguna.

Penambah energimu ada di apotek terdekat."

Aku terpikirkan ide ini berdasarkan pengalamanku sebagai ibu.

Ada lagi.

Dimulai dari ini,

aku mendapat penghargaan Anugerah Iklan Korea 2012.

Semua warga Korea telah melihat iklan yang menimbulkan

sensasi di seluruh Korea.

Perenang Korea.

Cepat

Taekwondo Korea.

Cepat

Irama yang familier. Kalian tahu lagu itu, 'kan?

Tebak siapa yang mengarang cerita untuk iklan ini.

Benar. Aku yang mengarangnya.

Cepat

Tapi itu tujuh tahun lalu.

Benar, itu tujuh tahun lalu.

Kau bermalas-malasan sejak keluar dari pekerjaanmu tujuh tahun lalu.

Pak, jangan salah paham.

Aku tak bermalas-malasan. Aku membesarkan anakku,

masa depan negara ini,

dan mengurus keluargaku.

- Aku juga kerja sukarela di... - Ya, kami mendengarmu.

- Kita bisa. Semangat! - Kita bisa. Semangat!

Kita bisa. Percaya diri!

- Percaya diri! - Kita bisa!

LOWONGAN KERJA KANGIN

Kenapa keluar dari pekerjaan lalu?

Aku ingin bertahan, tapi ibuku,

yang mengurus anakku, sakit.

Aku tak punya pilihan.

Semua atasanmu akan lebih muda darimu.

Kau tak keberatan?

Bagaimana jika hanya ditugaskan

membuat kopi dan mengopi dokumen?

Bagaimana jika harus lembur, kerja akhir pekan, dan dinas?

Apa pekerjaan suamimu?

Penghasilannya menghidupimu tujuh tahun, gajinya pasti cukup besar.

Kurasa dia dipecat.

Kami bercerai tahun lalu.

Kita bisa. Percaya diri!

Kita bisa. Percaya diri!

Kita bisa. Kuatkan dirimu!

Kita bisa. Kuatkan dirimu!

Ayo!

Aduh, lecet lagi.

Permisi, apa kau punya plester luka?

Tidak.

Nomor 57, Nona Kang Dan-i.

Nomor 58, Nona Seo Jeong-in.

Ya.

Menjadi ibu rumah tangga pasti sangat membuatmu tertekan.

Maksudku, kariermu sempat sukses.

Melepaskan itu pasti tak mudah.

Kau merasa orang-orang lebih maju daripada dirimu.

Aku yakin pengalamanku akan membantu kesuksesan perusahaan.

YUNGSEO REKRUTMEN TERBUKA

Kau bertanya sebelum wawancara,

tapi kini wawancaranya sudah usai.

Terima kasih.

Lapangan pekerjaan sudah cukup kompetitif untuk usia 20-an,

tapi masih ada orang-orang sepertimu.

Menyebalkan sekali.

Sikapku jauh membaik.

Jika ini terjadi dulu...

Kakiku lecet.

Aku mewawancara banyak wanita yang berusaha bekerja setelah hiatus.

Mencari pekerjaan pasti membuat stres.

Ini jelas tak mudah.

Jawaban terakhirmu cukup mengesankan.

Pengalaman 11 tahun jadi ibu rumah tangga akan membantu perusahaan?

Bagaimana itu bisa membantu perusahaan?

Itu...

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left