Who Are You?

Who Are You?

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Silo S03E01 Who Are You 1080p WEBRip 10Bit DDP5 1 x265-NeoNoir
A Commentary by chargephoton88

Tags

webdl
Published on: 2026-08-16
Downloads: 0
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ini vitaminmu.

- Apa makan malammu? - Sup.

Kau selalu makan sup.

- Ibu Wali Kota. Hei. - Hei, Tony.

- Malam ini apa? - Jamur.

- Jamur? Apa aku suka jamur? - Siapa, sih, yang benci?

Akan kuambil bakinya nanti, Bu.

Oke. Terima kasih, Tony.

Aku tahu kau bosan mendengarnya,

- tapi pasti kulakukan. - Ya. Aku tahu. Pergilah.

Ingat, Silo damai

- karenamu. - Karenaku.

Karena kau kembali.

- Ya. - Sampai besok pagi.

Dah.

Selamat malam.

Kau di sana rupanya.

Bagaimana tidurmu?

- Baik. - Ya?

- Ya. - Bagus.

Kita harus membahas detail untuk rapat Dewan besok.

- Oke. - Aku tak sabar.

Tapi kita bisa lakukan itu setelah kegiatan mingguanmu di kafetaria.

Aku tahu kau tak suka tampil,

tapi warga perlu melihatmu.

Ya. Warga perlu melihatku.

Ibu Wali Kota! Wali Kota Nichols!

Itu dia! Juliette!

Jangan cemaskan mereka. Kau baik-baik saja.

Ibu-Ibu, aku ada sesuatu menarik untuk kalian.

DEPARTEMEN SHERIFF

Bisa kulihat?

Maksudmu menyentuhnya?

Tidak.

Berapa?

Sepertinya harus barter.

- Apa itu? - Mainan.

Kami pikir itu miliknya atau adiknya.

Aku mengenal orang yang mengambilnya dari rumah ayahnya.

Aku mau pergi.

- Aku mau pergi. - Oke.

DARI SERIAL NOVEL SILO KARYA HUGH HOWEY

Pintu dibuka. Harap mundur dan dahulukan yang keluar.

Saat naik, harap pindah ke tengah kereta.

Harap mundur. Pintu ditutup.

Halo?

Ini Tuan Jones?

- Ya? - Ini Anggota Kongres Daniel Keene.

Apa kabar?

Biar kuberi tahu, Anggota Kongres.

Masukkan aku ke daftar "jangan hubungi", aku akan memilihmu di pemilu selanjutnya.

Jika telepon lagi,

aku akan memilih lawanmu.

Baiklah.

Hai.

Kau turuti ucapanku?

Apa isinya?

Kubilang, jika kau tak ikuti ucapanku, aku akan memukulmu.

Ya, kita tak mau itu terjadi.

Ya, aku naik dua kereta, dua taksi, memutar…

Aku bawa teh manis.

- Dingin sekali. - Ya, itu disebut es teh manis di sini.

Tapi aku bukan warga lokal. Kau juga tidak.

Apa yang terjadi, Charles?

Kau tinggalkan pos, tapi tak sedang cuti.

Kenapa tak pakai seragam?

Kenapa kau tak menelepon untuk jual diri?

Wow.

Kau kelamaan jadi anggota AL. Jika Ibu dan Ayah masih hidup…

Mereka akan panik…

…untuk keluar dari peti mati.

Kenapa kau anggap itu kencan?

- Apa? Hah? - Reporter itu.

Helen Drew.

- Kok, kau… - Dia bilang kau memberinya Pez.

- Kupikir itu lucu. - Hah, sungguh?

Dia juga bilang kau membahas soal New Orleans.

Mulus sekali.

Dia meremehkan Militer. Aku hanya menjelaskan.

New Orleans adalah hal penting. Aku bagian dari itu.

Kita lakukan hal yang tak terpikirkan…

Benar. Aku lupa. Kau pencipta bor.

Kok, kau tahu yang kami bicarakan?

Dia sedang menyusun berita.

Aku tak bisa membantunya. Kusuruh dia untuk menemuimu.

Kubilang, mungkin kau akan sedikit berguna.

Jika kau masuk Komite Iran Thurman.

Semua orang mau itu.

- Bukankah dia berutang padamu? - Karena apa?

Kau memujinya.

Aku mau jadi anggota kongres. Dia senator.

Kami adalah perwakilan masyarakat Georgia.

Sudah pasti aku memujinya.

Aku pasti terkejut jika dia tahu namaku.

Kenapa tak tahu?

Ada satu hal di Amerika. Namanya sistem partai.

Kami beda partai.

Dengar, kau harus berusaha masuk komite itu.

Ada apa?

Apa penugasanmu sesuai dengan rencana kita?

Meski itu benar, aku tak bisa memberitahumu, Rakyat Jelata.

Dulu aku anggota AD.

Sebagai teknisi.

Dan kini aku anggota kongres.

Sepertinya aku boleh tahu jika adikku akan meledakkan Iran.

Aku harus pergi.

Aku repot-repot ke sini hanya untuk bicara sebentar denganmu?

Maaf. Tak bisa ambil risiko

- dengan mengobrol dari telepon. - Beri tahu aku.

Sudah kuberi tahu.

Masuk ke komite itu, dan beri info ke reporter itu sebisamu.

Kau melupakan sesuatu.

Setelah semua yang kulakukan dan korbankan,

ternyata itu sia-sia.

Mungkin tidak.

Apa maksudmu?

- Hei. - Hai.

- Apa yang terjadi? - Aku…

Aku… bermimpi.

- Entahlah. Ya. Aku… - Bermimpi?

Aku di luar ruangan berudara…

bersama Bernard dan kami…

Kami di luar ruangan berudara dan…

- Juliette. - Entahlah. Aku…

- Hei. - Tidak. Ada sesuatu…

Ada sesuatu yang harus kulakukan.

- Aku harus lakukan sesuatu. - Apa?

Entahlah. Aku harus… Aku tak bisa. Aku…

Entahlah, tapi dia ada di sana.

Oke, berhentilah.

Ayo latihan.

Seandainya bisa bicara dengan Bernard.

- Itu mustahil. - Aku tahu.

- Tatap aku. - Oke.

Ikuti pernapasanku. Pelan.

Tarik tiga detik. Tahan.

Keluarkan.

Bagus. Sekali lagi.

Tarik tiga detik.

Terus bernapas. Bagus.

Bagus. Sekali lagi.

Bagus. Kau baik-baik saja sekarang. Terus bernapas.

Kau di dalam selama tiga menit.

Tiga menit di dalam kotak api sebelum pintunya terbuka

dan teman-temanmu bisa mengeluarkanmu.

Oksigen habis dalam 30 detik.

Pakaianmu, bukan pakaian pembersih biasa.

Dengan insulasi termal.

Bisa melindungimu.

Bernard tak seberuntung itu.

Api melubangi pakaiannya, dan racunnya masuk.

Kami tak bisa ambil risiko dengan mengubur di perkebunan.

Tangga sedang dievakuasi.

Tak ada yang boleh masuk ke terowongan sentral.

Butuh enam jam bagi enam porter untuk membawanya ke insenerator.

Bernard tak bisa membantumu.

Karena aku melihatnya terbakar.

Istriku bilang kau ingat sesuatu tentangnya.

Ada sesuatu yang harus kau lakukan.

Tak bisa. Aku tak ingat.

Kuharap ingatanmu kembali.

Sungguh.

Terlebih soal alasanmu menodong istri dan anakku

dengan senjata.

Siapa kau?

Siapa kau?

Aku Robert Sims.

- Aku hakim di Silo… - Tidak. Aku tahu itu.

Kau sudah mengatakannya.

Aku tak mengenalmu.

Aku tak mengenalmu. Aku tak kenal siapa-siapa, oke?

Saat berkaca, aku bahkan tak mengenali siapa yang ada di hadapanku.

Dan…

kupikir, mungkin… aku ingat sesuatu.

Tapi sudah lenyap.

Jadi, apa, kau akan bilang kalau itu mimpi? Hanya mimpi?

Entahlah.

Oke, buka fail sebelumnya.

Ya, itu.

Aku mau itu semua dihilangkan.

Oke.

Apa yang kau katakan padanya?

Bernard meninggal karena racun.

Terima kasih.

Ini dia pahlawan New Orleans.

Salah satu pahlawan New Orleans.

Ada 500 teknisi AD di proyek itu.

Tapi Anggota Kongres Keene kuncinya, 'kan?

Kau yang mencetuskan ide untuk gantikan tanggul dengan terowongan

dan menciptakan sejenis bor yang tak mengusik tanah di atasnya, 'kan?

Sepertinya kau membaca literatur kampanyeku.

Kampanyemu di tulis dengan baik.

Anna adalah penulis di keluarga kami.

Bukan siaran pers. Legislasi. Aku menulis undang-undang.

Dia merapikannya.

Jika mereka mau di tulis dengan krayon, dia tak membutuhkanku.

Apa yang bisa kubantu, Anggota Kongres?

Apa akan ada pembalasan terhadap Iran?

Mereka meledakkan bom di ibu kota kita,

sudah pasti akan ada pembalasan.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left