The first 200 lines.
Bayanganmu telah diberi banyak nama.
Goblin, iblis...
peri.
Itu anakmu yang terlupakan.
Tapi alam tidak akan meninggalkan anak-anaknya.
Dia beri mereka musik yang cuma terdengar lewat mimpi.
Kau bisa dengar musik ini jika mau.
Tapi harus melampaui rasa takut, pemahaman, rasa malu.
Dengarkan tanah.
Turunlah ke dalam kegelapan, dan dengarkan.
Karena Bumi itu tubuh, dan tubuh adalah tempat rahasiamu hidup.
Sial.
Kita harus bereskan masalah listrik ini.
Ini mimpi buruk.
Rumah-rumah tua ini tidak dibangun dengan mempertimbangkan listrik.
Mungkin aku bisa memasang generator cadangan.
Ya, tapi sebising apa nanti?
Masuk akal.
Aku merasa setiap kali aku mulai berhasil,
listrik memutuskan mati.
Bagaimana kemarin?
Kau merekam berjam-jam. / Ya, tapi semua sampah.
Aku amatiran.
Kau bukan amatiran.
Aku balik ke London beberapa minggu, selesaikan rekaman di sana.
Hei, aku akan membereskannya.
Janji.
Sudah makan? / Tidak, aku cuma...
Aku mau bekerja.
Aku tahu sesuatu yang mungkin bisa menghiburmu.
Ucapanmu beberapa hari yang lalu tentang...
...mata dan telinga?
Dengan matamu...
...kau memasuki dunia.
...Dengan telingamu...
dunia memasuki dirimu.
Tidak.
Ini dia.
Apa yang sedang kau dengar?
Kau mimpi buruk lagi.
Maaf.
Buruk?
Ya.
Dengarkan ini, Darce. Ini mengerikan.
Kau merekamku?
Ya.
Mungkin jika kau dengar dirimu, kau mungkin bisa ingat sesuatu.
Kenapa aku mau melakukan itu?
Kau mau pakai ini di lagu?
Itu yang terjadi?
Tidak.
Karena kau bisa jika mau.
Benar.
Tidak apa-apa. Jangan khawatir.
Kau baik-baik saja?
Bisa berhenti bertanya apa aku baik-baik saja?
Itu sangat membosankan.
Maaf.
Kau tidak pernah ingin larut saja?
Melebur ke bumi?
Darce, apa ini?
Ini luhur.
Darce?
Seseorang mengawasi rumah.
Maaf?
Di luar. Ada seseorang.
Siapa? / Aku tidak tahu.
Siapa ini?
Siapa yang bicara?
Terkubur di taman, di bawah selimut tidur.
Dengar.
Dengar.
Suara. Dewa tertua.
Sebelum bahasa. Sebelum daging.
Sebelum nama.
Dia ada di sini.
Matamu adalah telinga.
Tanganmu adalah telinga.
Seksmu adalah telinga.
Siapa ini?
Siapa yang bicara?
Hei! Hei!
Berhenti, hei!
Ya Tuhan, maaf.
Kau baik-baik saja?
Aku melukaimu?
Maaf. Kemari, ayo.
Kenapa mengawasi rumah kami?
Siapa namamu?
Darcy.
Kau bagaimana?
Katamu, "rumah kami."
Siapa lagi yang tinggal di sana?
Istriku.
Namanya Daphne. / Tapi kau tidak punya anak.
Tidak, belum.
Aku mengikuti musiknya.
Kau bisa mendengarnya? / Ya.
Suaranya sampai kemari. / Maaf soal itu.
Kami pindah beberapa bulan lalu.
Dan tidak menyangka ada orang di sekitar sini.
Sudah tiga kali kau minta maaf.
Sebaiknya aku pergi.
Aku sangat minta maaf soal...
Aku tidak tahu... / Itu sudah empat kali.
Mungkin kau kira aku pencuri datang mau merampokmu.
Mungkin saja.
Kau bukan, 'kan? / Pencuri?
Ya. / Tidak pernah.
Aku pemburu.
Sungguh?
Mau lihat?
Apa maksudmu?
Biar kutunjukkan. Kau pasti suka.
Kau tidak takut padaku, 'kan?
Tidak, hanya saja...
Aku harus kembali. Jadi...
Pria aneh suka minta maaf muncul di lembah,
menerjang anak-anak tak bersalah sesuka hati.
Kalau begitu, harusnya aku yang takut padamu, bukan?
Kau menangkap kelinci dengan ini?
Kalau aku beruntung.
Atau kalau mereka tidak beruntung.
Setelah menangkapnya, lalu apa?
Tentu kumakan.
Kau tidak menangkap makananmu sendiri?
Tunjukkan padaku cara perangkapmu ini bekerja.
Jika kau ingin menjebak kelinci atau makhluk apapun,
kau perlu tahu yang diinginkannya.
Dan itu yang kau tawarkan.
Sebagai hadiah.
Dan kau harus bersungguh-sungguh.
Lalu kau tinggal menunggu kelinci lapar dan dia akan terjebak dengan sendirinya.
Lihat? Kelinci melompat-lompat, Diddly-diddly-dee. Cium umpan.
Perutnya keroncongan, ia merayap ke sini, tapi saat menginjak tuas ini...
Mereka istimewa karena bergerak antar dunia.
Tapi mereka hidup di bawah tanah...
Di liang...
Di sarang...
Di tempat-tempat gelap.
Mereka muncul dan turun bersama matahari...
Menyampaikan pesan antara di sini...
...dan dunia bawah.
Dan jika kau menangkap kelinci, kau menangkap pesan yang dibawanya.
Apa kata mereka?
Aku tidak yakin apa harus memberitahumu.
Aku tidak akan memberitahu siapapun.
Jujur, kebanyakan kelinci mengatakan hal yang sama.
Dan apa itu?
Itu banyak melantur.
Maaf. Kami membangunkanmu?
Jangan khawatir. / Ini salah satu tetangga kita.
Datang membawa bunga dan telur pagi ini.
Bukannya itu baik sekali?
Aku dan Darcy sudah berteman.
Sungguh?
Ya. Kami bertemu kemarin.
Kita tidak sengaja bertemu, benar?
Kau tidak memberitahuku itu.
Aku harus pergi.
Tidak ingin mengganggu.
Omong kosong.
Datanglah kapan saja.
Anak aneh.
Dia menarik.
Dan sepertinya...
...kesepian.
Jadi, bersikap baiklah.
Aku baik.
Aku tidak bilang kau tidak baik.
Terima kasih.
Kau tahu namanya?
Tidak.
Sial!
Aku benci kalau itu terjadi.
Aku cuma ingin melihat...
...penampilanmu nanti. Dalam 50 tahun.
Sangat tampan.
Ya?
Bahagia sekarang?
Baik.
Dia ingin aku mengajaknya merekam suara alam.
Anak macam apa yang ingin melakukan itu?
Ya, dia pikir kau keren.
Pikir aku keren?
Ya. Karena itu dia ingin kau mengajarinya.
Agar dia bisa dekat denganmu. Kau mungkin teman kerennya...
Teman yang lebih tua atau paman yang asyik.
Paman asyiknya.
Ya.
Mungkin itu bagus untukmu.
Mungkin.
Ada apa?
Apa salahku?
Maaf, tapi aku sangat ingin kentut.
Tidak.
Itu mengesankan.
Hati-hati.
Ya. / Licin.
Kau terluka?
No comments yet. Be the first to leave one.