Oppenheimer

Oppenheimer

Download Indonesian Subtitle

Release info

SUBDL Oppenheimer-1636601
A Commentary by Jose Ritiauw

Tags

other
Published on: 2026-07-24
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

PROMETHEUS MENCURI API DARI DEWA- DEWA

DAN MEMBERIKANNYA KEPADA MANUSIA.

AKIBATNYA DIA DIRANTAI KE BATU

DAN DISIKSA UNTUK SELAMANYA.

Dr. Oppenheimer.

1. FISI

Dr. Oppenheimer.

Aku tahu kau punya pernyataan untuk dicatat.

Benar, Yang Mulia.

- Kami bukan hakim, Doktor. - Bukan.

Tentu saja.

Anggota dewan keamanan.

Informasi yang bersifat menghina dalam dakwaanmu terhadap diriku...

tak bisa dipahami dengan baik...

kecuali dalam konteks hidupku dan pekerjaanku.

Berapa lama dia bersaksi ?

2. FUSI

Sejujurnya, aku lupa.

Persidangannya satu bulan.

Itu berat.

Aku hanya membaca transkripnya.

- Siapa ingin membenarkan hidup mereka ? - Kau tidak hadir ?

Sebagai ketua, aku tidak diperbolehkan.

Mereka sungguh akan menanyakannya ?

- Sudah tahunan lalu. - Empat tahun lalu...

Lima.

Oppenheimer masih memecah belah Amerika.

Panitia ingin tahu posisimu.

Senator Thurmond memintaku menyampaikan agar kau jangan merasa diadili.

Lucu, aku tak merasa begitu sampai kau mengatakannya.

- Sungguh, Tn. Strauss... - Laksamana.

Laksamana Strauss. Ini formalitas.

Presiden Eisenhower minta kau di kabinetnya.

Senat tidak punya pilihan selain mengonfirmasimu.

Kalau mereka membahas Oppenheimer ?

Kalau mereka membahas Oppenheimer, jawablah dengan jujur.

Tidak ada senator dapat menyangkal bahwa kau melakukan tugasmu.

Itu akan tidak nyaman.

Siapa yang ingin membenarkan hidup mereka ?

Kenapa kau meninggalkan Amerika Serikat ?

Aku ingin mempelajari fisika yang baru.

Tidak ada di sini ?

Kupikir Berkeley punya departemen fisika teoretis terdepan.

Ya. Setelah aku membangunnya.

Namun, sebelumnya aku ke Eropa.

Aku ke Cambridge untuk belajar di bawah bimbingan Patrick Blackett.

Kau lebih senang di sana ketimbang di Amerika ?

- Lebih senang ? - Ya.

Tidak. Tidak, aku...

Aku merindukan rumah...

belum dewasa secara emosional...

terganggu oleh visi tentang alam semesta yang tersembunyi.

Tidak berguna di lab.

Astaga, Oppenheimer.

Apa kau sempat tidur ?

Ulang lagi.

Aku harus menghadiri kuliah, Pak.

Kenapa ?

Niels Bohr pembicaranya.

Sial, aku benar-benar lupa.

Baiklah. Ayo.

Kau tidak, Oppenheimer.

Selesaikan melapisi pelatnya.

Kau melihatnya ?

Jangan lupa bereskan !

POTASIUM SIANIDA

Fisika kuantum bukanlah sebuah kemajuan...

itu adalah cara baru untuk memahami realitas.

Einstein membuka pintunya, kini kita bisa mengintip...

melihat dunia di dalam dunia kita.

Dunia energi dan paradoks yang tidak bisa diterima semua orang.

Ya, tentu saja.

Kau baik-baik saja ?

Niels, perkenalkan J. Robert Oppenheimer.

"J" singkatan dari apa ?

Tidak ada, rupanya.

Kau menghadiri kuliahku. Kau saja yang beri pertanyaan bagus.

Tak ada yang menyangkal wawasannya.

Hasil kerja laboratoriumnya tak menarik.

- Kudengar kau beri kuliah yang sama... - Di Harvard, ya...

dan kau mengajukan pertanyaan yang sama.

Kenapa bertanya lagi ?

Belum puas dengan jawabanmu.

Kau lebih menyukainya kemarin ?

Sangat.

Jangan mengangkat batu jika belum siap menghadapi ular di baliknya.

Tampaknya kini kau sudah siap.

Kau tidak menikmati labnya ?

Keluarlah dari Cambridge dengan hasil kerjamu.

Pergi ke tempat yang membiarkanmu berpikir.

Di mana ?

Göttingen.

- Born ? - Born.

Pergi ke Jerman, belajar kepada Max Born.

Pelajari cara-cara teori.

Aku akan kirim kabar.

Lubang cacing.

Bagaimana matematikamu ?

Kurang untuk menjadi fisikawan yang dia inginkan.

Aljabar seperti lembaran musik.

Yang penting bukanlah "Kau bisa membaca musik ?"

Melainkan "Kau bisa mendengarnya ?" Kau bisa dengar musiknya, Robert ?

Ya, aku bisa.

DARATAN TANDUS Oleh T.S. ELIOT

RITUAL MUSIM SEMI

Senator dari Wyoming.

Laksamana Strauss...

aku tertarik akan hubunganmu dengan Dr. J. Robert Oppenheimer.

Kau bertemu dia tahun 1947 ?

Benar.

Kau adalah komisaris Komisi Energi Atom ?

Benar, tapi aku menemui Robert dalam kapasitasku sebagai anggota dewan...

Institut Studi Lanjutan di Princeton karena...

usai perang dia terkenal sebagai ahli fisika yang hebat, dan aku...

bertekad agar dia memimpin Institut.

TAKSI

Dr. Oppenheimer. Suatu kehormatan.

Tuan Strauss.

Diucapkan "straws" .

Oh-ppenheimer, Oppenheimer...

Bagaimanapun kau menyebutnya, mereka tahu aku Yahudi.

Aku ketua Temple Emanu- El di Manhattan.

"Straws" adalah pengucapan orang selatan.

Selamat datang di Institut. Menurutku kau akan senang di sini.

Kau akan menyukai perjalanannya.

Posisimu mencakup rumah untukmu dan istrimu...

dan anakmu, ada dua ?

Ya, dua.

Aku pengagum berat karyamu.

Kau fisikawan lewat pelatihan, Tn. Strauss ?

Maaf, teh di ruang bersama pukul 04.00.

Aku tak dilatih dalam fisika atau apalah, aku orang yang mandiri.

- Aku paham itu. - Benarkah ?

Ya, ayahku salah satunya.

Ini akan menjadi kantormu.

Kudengar dia di situ hampir setiap sore.

Aku selalu bertanya-tanya kenapa kau tak melibatkannya dalam Proyek Manhattan.

Pemikir ilmiah terbaik pada masa kita.

Pada masanya.

Einstein menerbitkan Teori Relativitas lebih dari 40 tahun yang lalu.

Tapi tak merangkul dunia kuantum yang diungkapkan teorinya.

"Tuhan tidak bermain dadu."

Persis.

Kau tak berniat belajar fisika secara formal, Tn. Strauss ?

Aku dapat tawaran, tapi aku memilih jualan sepatu.

Lewis Strauss pernah menjadi penjual sepatu rendahan.

Tidak, hanya penjual sepatu.

- Aku ingin memperkenalkanmu. - Tidak perlu.

Aku sudah lama mengenalnya.

Albert.

Kenapa dia ? Apa yang kau katakan kepadanya ?

Dia baik-baik saja.

Tn. Strauss, ada hal-hal di masa laluku yang harus kau ketahui.

Sebagai ketua AEC, aku punya akses untuk berkasmu. Aku sudah membacanya.

- Kau tidak khawatir ? - Tidak.

Kenapa aku harus khawatir setelah semua perbuatanmu untuk negaramu ?

Waktu berubah, Tn. Strauss.

Tujuan dari lembaga ini...

menyediakan tempat bagi pemikir independen.

Itu dirimu. Kau cocok untuk pekerjaan itu.

Aku akan mempertimbangkannya.

Sampai jumpa di pertemuan AEC besok.

Ini salah satu janji temu paling bergengsi di negara ini.

Ya, dengan perjalanan yang menyenangkan.

Itu sebabnya kupertimbangkan.

Kau menyelidiki rekan-rekan lama Dr. Oppenheimer...

sebelum kau menunjuk dia ?

Ya.

Dan kau tidak khawatir ?

Saat itu aku termakan oleh apa yang dia katakan...

kepada Einstein agar dia menjauhiku.

Tapi kemudian ?

Kita tahu apa yang terjadi kemudian.

Doktor, ketika kau di Eropa...

sepertinya kau bertemu banyak fisikawan negara lain.

Ya, itu benar.

Ada orang Rusia ?

Seingatku tidak.

Izinkan aku melanjutkan pernyataanku...

Tn. Robb, kau akan punya kesempatan untuk menanyakan saksi.

Setelah Göttingen, aku pindah ke Leiden di Belanda...

di sana pertama aku bertemu Isidor Rabi.

Permisi.

Orang Amerika mengajar fisika baru ? Ini harus kudengar.

Aku juga orang Amerika.

Mengejutkan.

Beri tahu aku jika butuh bantuan dengan bahasa Inggris.

Apa yang dia katakan ?

Tidak, terima kasih.

Perjalanan ke Zurich jauh.

Jika lebih kurus lagi, kau akan tenggelam di kursi.

Aku Rabi.

Oppenheimer.

Aku dengar kuliahmu tentang molekul. Paham sebagian.

Kita orang Yahudi New York, bagaimana kau bisa bahasa Belanda ?

Kupikir sebaiknya kupelajari saat aku tiba semester ini.

Kau belajar bahasa Belanda enam minggu untuk beri kuliah mekanika kuantum ?

Aku ingin menantang diriku.

Fisika kuantum tidak cukup menantang.

- Schvitzer . - Schvitzer ?

More Indonesian subtitles for Oppenheimer

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left