The first 200 lines.
Terima kasih anda telah memilih untuk menaiki Kereta Sotetsu hari ini.
Kereta akan menuju Yokohama setelah pemberhentian di stasiun selanjutnya.
Pemberhentian selanjutnya adalah stasiun Shinsakuta.
Pemberhentian di stasiun Shinsakuta sebentar lagi.
silahkan keluar dari sisi kiri pintu yang akan dibuka!
Duluan ya.
Ren-kun!
Ada apa?
Ano nee...
Aku...
Aku...
Suka padamu.
Terima kasih...
...tapi aku sudah milik orang lain.
Ya, aku tahu.
Maaf.
Tidak.
Aku memang hanya ingin memberi tahu mu saja.
Aku lega sekarang.
Aku harap kita masih bisa berbicara satu sama lain dari sekarang...
...ano...
...sebagai seorang teman.
Ya, tentu saja.
"Tepian kilat cahaya"
Ren-kun kan?
kau mau makan apa?
Yakisoba.
Roti super kering?
Ichinose Ren masih keren seperti dulu, ya?
Kau benar.
Kau sudah punya Daiki , kan?
Aku tidak memiliki hubungan dengannya!
Aku mendengar kalian sedang membicarakan ku, ya?
Bukan kamu.
Membicarakan tentang iblis.
Ada apa denganmu?
Hei, ada apa denganmu?
Maaf, nanti akan ku ganti untuk mu.
Kamu kelas berapa?
Aku kelas X-1, Kinoshita Ninako.
Maaf.
Ini!
Aku memilihnya secara acak...
Tapi ini memang tidak sama persis seperti milikmu.
Jika kamu tidak menyukainya, kamu bisa tinggal membuangnya saja.
Aku tidak akan membuangnya.
Bagiku siapapun yang melakukan sesuatu untuk ku...
tidak peduli apapun itu, aku sangat berterima kasih untuk itu.
Jadi aku tidak akan membuangnya.
Terima kasih.
Saya mau teh dan sandwich ini?
200 yen, terima kasih.
Saya mau teh ini.
Baik.
Kau meminum teh itu terlalu aneh, ya?
Apakah begitu?
Ada apa denganmu?
Terima kasih.
Mau pergi kecan dengan ku?
Aku selalu menyukai mu sejak di SMP.
Ketika orang tuaku memutuskan untuk bercerai...
...di masa-masa depresi ku...
...kau selalu ada bersamaku.
Sejak saat itu,
aku hanya selalu memperhatikanmu.
Maaf...
...aku tidak bisa menjawab perasaan mu itu.
Aku tahu kau menyukai Ichinose, kan?
Tapi dia kan sudah punya pacar.
Dan pacarnya...
adalah kakak ku sendiri.
Begitu ya.
Maaf telah membuatmu menunggu.
Tidak papa.
Kenapa kau bisa menyukai Ren?
Memangnya bodah ya, menyukai orang yang sudah punya pacar?
Ya...
Itu bahkan lebih dari sebuah alasan.
Kenapa tidak menyerah saja?
Dia tidak mungkin akan membalas cintamu.
Ya...menyerah lah!
Ninako,
Selamat pagi.
Pagi.
Pagi.
Pagi.
Semoga kita ada dalam satu kelas lagi, ya?
Ya.
Hari ini cuacanya bagus, ya?
Ya, dan semester baru akhirnya telah dimulai, ya?
Akhirnya akan bagaimana, ya?
semoga lebih baik, ya.
Ya.
- Selamat Pagi - Pagi.
Kelas XI disini...
Lihat nama ku tidak?
Hei, disini punya kita.
Ninako, ada namamu!
Benarkah?
Kita satu kelas!
Ren-kun... Ren-kun juga ada dikelas kita!
Benarkah, asik!
Ayo!
Aku sangat menantikannya.
Luar biasa.
Ya.
Kita bertiga satu kelas, lagi!
Ya.
Tunggu aku!
Ninako, ayo cepat.
Jadi, apa kau siap?
Kalau begitu... Cepat pergi dan sapa dia!
Maafkan aku.
Kau mengejutkan ku.
Aku benar-benar minta maaf.
Kau yang ditolak cintanya sama Ren pada saat liburan musim semi, kan?
jangan keras-keras juga mengatakannya!
Dan bagaimana kau bisa mengetahuinya?
Saksi, aku adalah salah satu saksi yang melihat mu disana.
Seluruh murid di sekolah ini juga sudah tahu semua,
Menyatakan cinta pada pria itu sudah pasti jadi gosip di sekolah ini.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Kinoshita-san, mohon bantuannya untuk satu tahun ini, ya?
Baik.
Baiklahlah kalau begitu.
Sampai jumpa besok.
Mohon bantuannya ya?
Hei, ada apa dengan pria itu?
Dia berbicara sangat santai denganmu.
Bukankah ego-nya terlalu besar?
Bukan seperti itu masalahnya.
Dia hanya tidak ingin aku malu, dan itulah sebabnya dia memperlakukan ku sama seperti yang lain.
Apa itu tidak papa?
Tidak papa, kok.
Akulah yang meminta dia untuk melakukannya.
Ayo, Ayo.
Ano...
Beberapa dari kita ini telah ditolak oleh Ren, kan?
Apa?
Kau sangat berani sekali menyatakan cinta sama dia di stasiun kereta?
Itu hebat sekali... kami sangat kagum denganmu.
Oh...
Itulah sebabnya...
...kau sangat kecewa dengannya, kan?
dengan Ichinose Ren.
Apa?
Dan sekarang dia benar-benar berpacaran dengan Mayuka, seorang model.
Berpura-pura terlihat sangat serius sehingga tidak bisa melihat wajah aslinya.
Benarkan?
"Mengapa gadis normal dan biasa ini mengaku lebih memilih aku?"
Dia pasti berpikir begitu!
Iya, kan?
Ini sangat aneh!
Kenapa kalian bisa berbicara seperti itu kepada orang yang kalian suka?
Kenapa kau membelanya?
Kalian bisa mengatakan apapun yang kalian mau tentang diriku...
...tapi...
jangan mengatakan hal-hal buruk tentang Ren-kun.
Mengapa kau melindungi orang yang seperti itu?
meskipun kau ditolak tetapi kenapa kau bertindak seolah-olah kau seperti pacarnya saja?
Sangat lucu sekali, kan?
Benar.
Terlalu munafik, kan?
Omong kosong.
Semua yang kalian katakan itu "Omong Kosong".
Omong kosong, Omong kosong!
Ada apa dengannya?
Gadis itu...
menangis gara-gara untuk melindungimu loh!
Pemilihan petugas kelas, apakah ada yang ingin ditempatkan di posisi ini?
Benar-benar tidak ada yang mau?
Baiklah, kalau begitu saya akan memutuskannya berdasarkan nomer urut siswa...
Hari ini tanggal 9 April,
Pria dengan urutan ke 4
Ichinose
ya?
Maaf, aku akan membiarkan mu menanganinya.
Baik.
Selanjutnya wanita dengan urutan 9...
Kinoshita
Kinoshita
ya?
Tolong ya?
Baik.
Syukurlah.
kemudian...
Disini!
Pak guru, saya mau menjadi sukarelawan.
Oh, Baiklah.
Selanjutnya, perkenalan diri.
Pikirkan tentang apa yang harus dikatakan.
apa lagi?
Tunggu aku!
Aku membawa daftarnya!
kalian berdua berjalan terlalu cepat!
Ah,iya... Balon?
Balon, ya?
Apa kalian mendengarku?
Ayolah, kau harus jalan sedikit lebih cepat.
No comments yet. Be the first to leave one.