The first 200 lines.
Tidak. Aku tidak marah.
Lalu kenapa kau jadi seperti ini?
Uhm, Woo Joo. Apa kau suka bibi yang tinggal di depan?
Yeah! Suka. Dia bahkan membuatkan sandwich lezat untukku.
Tapi kau tau, kau tak bisa terus kesana dan mengganggunya.
Dia wanita yang sangat sibuk. Dia Chief di perusahaanku!
Okay? Dia atasanku.
Aku tidak pernah mengganggunya.
Dengarkan apa yang aku katakan. Jika tidak, kau akan jadi pengganggu!
- Mengerti? - Apa itu?
Bibi itu menyukaiku, kok.
- Pengganggu adalah... - Aku lapar sekali!
Apa tidak ada yang bisa dimakan di sini?
Wow, Nam Woo Joo! Gambar yang bagus!
Mari lihat. Siapa wanita ini?
Wanita yang tinggal di depan?
Kau tidak perlu tahu, okay?
Menyebutnya pengganggu hanya karena sesuatu yang dia gambar, itu agak berlebihan.
Bukankah begitu?
Ketika tetangga jadi akrab, mereka bisa menggambar hal-hal seperti itu dan lainnya.
Aku memberitahu ini karena dia bukan seperti tetangga pada umumnya!
Wanita itu sepertinya baik, wanita yg peduli, kalau kau lebih jauh mengenalnya.
Hey. Jaga ucapanmu! Dan julukan yang kau beri padanya!
Bagaimana bisa kau memanggil atasanku "Nunim," atau hanya "Wanita?"
Dia lebih tua dariku, dan dia wanita, dan aku juga masih belum boleh memanggilnya begitu?
Lalu aku harus memanggilnya apa?
- "Chief." - Dia hanya chief di kantormu!
Dia bukan chief bagiku atau Woo Joo!
Setidaknya, panggil dia "Chief" mulai sekarang.
Paham? Dan, pria seperti apa dirimu, memakai hal itu di wajahmu?
Aku bersiap2 untuk audisi. Aku sedang perawatan.
Tolong, lakukan pekerjaan yang benar. Mengerti?
Ya ampun.
Aku bekerja keras saat ini.
Ayo, buat aku seperti Won Bin. Won Bin!
Tidak mungkin dia sudah tidur.
Apa dia belum pulang?
Duduklah. Mau wine?
Kenapa kau kembali?
Aku menyiapkan Chateau d'Yquem. Kau dulu suka wine ini.
Kenapa kau mendekati Lovely?
Aku butuh tempat untuk investasi, dan Lovely butuh dana. Hanya itu.
Tunjukkan kontrak investasinya.
Bukankah kau terlalu berlebihan?
Aku tahu bagaimana kau menghancurkan tempat yang kau dekati dan kau investasikan.
Dan kau menuduhku "terlalu berlebihan?"
Aku sudah bilang kau salah paham tentang apa yang terjadi waktu itu.
Lihat? Aku benar2 tidak bersalah.
Namun, kenyataan bahwa kau melakukan hal yang melanggar hukum masih berlaku.
Aku selalu berinvestasi dengan niat murni.
Itu hanya karena orang yang merasakan sedikit uang selalu merusak diri mereka sendiri.
Singkirkan tanganmu dari Lovely.
Dan jangan pernah muncul di hadapanku lagi.
Kau masih membenciku, huh?
Tapi aku kemari karena aku ingin melihatmu.
Kau masih tidak paham kenapa aku memilih Lovely di antara semua perusahaan kosmetik?
Tinggalkan orang2 itu. Kali ini, aku tidak akan membiarkan begitu saja.
Tolong... tolong, selamatkan aku!
Jangan perusahaan kami! Tolong!
- Tolong pikirkan para pegawai! - Presiden!
Tolong!
Presiden? Presiden.
Ini luar biasa! Produknya benar-benar laris!
- Apa? Biar aku lihat! - Ini!
"Semua warna yang kita inginkan sudah terkumpul di dalam satu tempat!"
"Silahkan cari warna identitasmu sendiri."
Wow, mereka menulis review yang bagus!
Ya, ini Nam Jung Gi dari Lovely. Apa?
Kau MD Seo?
Oh, aku bertanya2 kenapa kau menghubungi kami.
Ya, ini Han Young Mi dari Lovely.
Apa? Dari mana? Manager Samhwa Department Store?
Ya, aku mengerti. Aku akan hubungi lagi nanti.
Ya, ok, meeting. Ya, aku paham!
Oh ya ampun, mereka dulu meremehkan kita dan sekarang menelepon kita?
Apa ini kenyataan, atau hanya sebuah mimpi?
Aku bilang, toko online juga ramai!
Aku suka ini! Aku harap kita bisa seperti ini selamanya!
Kita akan membuatnya berhasil! Yeah! Mari lakukan!
Tapi, kau tau... apa sesuatu terjadi pada nona pemarah?
- Huh? - Dia seperti itu dari pagi.
Yeah. Dia begitu sejak datang tadi pagi.
Dan dia langsung mencari Presiden setelah tiba.
Ala kau tahu sesuatu, Wakil Nam?
Kok bisa aku, ketika kalian semua tidak tahu?
Tapi kau yang paling sering bicara dengannya!
Paling sering bicara dengannya, bokongku. Tidak juga. Aku tidak tahu.
- Kau di sini, Pak? - Kau di sini, Pak?
Selamat pagi! Kalian semua lihat artikelnya, kan?
Ya.
Tampaknya kita disiram banyak berita bagus pagi ini!
Ini artinya perusahaan kita bekerja dengan bagus!
Baiklah. Cam kan itu dalam pikiran, mari bekerja penuh semangat dan penuh semangat hari ini juga!
- Cheers for Lovely! - Cheers!
Wow, kau terlihat cantik hari ini.
Aku pikir ada sesuatu. Kau benar2 tidak tahu?
Aku sudah bilang kalau aku tidak tahu!
Oh, apa ini, Chief Ok?
Investor malaikat yang kau sebut sebelumnya. Apa itu Tn. Lee Ji Sang?
Huh? Bagaimana kau tahu?
Kau dengar dari siapa?
Batalkan segera kontrak investasi dengannya.
Apa katamu? Apa maksudmu, mundur?
Dia investasi 1 milyar won pada kita. Itu bukan jumlah yang sedikit.
Sudah banyak uang yang ia berikan untuk kita!
Tak peduli berapa banyak itu, kembalikan padanya dan putuskan hubungan dengannya.
Kau tidak bisa dekat dengannya. Dia orang yang sangat menakutkan!
Yeah, itulah yang rumor katakan.
Tapi ketika aku bertemu dengannya, dia cukup cerdas dan gagah.
Setiap perusahaan yang dia sentuh jadi hancur setelahnya.
Dia tipe orang yang tidak peduli tentang nilai bisnis sama sekali.
Dia hanya peduli soal uang, dan bukan yang lain!
Hey, bahkan aku tahu itu! Makanya aku memanfaatkan dia demi uangnya!
Apa kau takut bahwa aku memberinya hak untuk melakukan restrukturisasi, atau sesuatu?
Aku suka semua tentang dirimu, tapi kau sering meremehkanku.
Dia seperti pemburu yang menguntit mangsanya. Kau tidak bisa mengontrolnya!
Oh, terserah, ok. Aku akan hati-hati.
Kau sudah memperingatiku, jadi aku harus hati-hati.
Benar? Aku tidak akan tanda tangan kontrak, jadi jangan khawatir.
Ya ampun. Aku sangat tersentuh dengan rasa pedulimu itu!
- Presiden. - Aku sudah bilang, aku yang akan mengurusnya.
Apa kau akan benar2 mengurus itu?
Yeah, tentu! Keluarlah.
Kau sebaiknya bertanggung jawab atas perkataanmu.
- Um, Chief! - Apa? Ada apa?
Kita sudah dapat beberapa panggilan dari pedagang.
Mari kita rapat dulu, dan memutuskan berdasarkan hasil rapat.
- Um, er... - Apa?
Um, apa sesuatu terjadi dengan Presiden? Ada hubungannya dengan perusahaan?
Presiden bilang akan mengurusnya sendiri, jadi pikirkan saja urusan kita masing2.
Ya, Bu.
Kau ingin mendorong kembali restrukturisasi?
Ya. 99 warna lipstick adalah produk yang cukup laris sekarang.
Dan kita dapat banyak telepon dari orang
yang tidak pernah menjawab telepon kita dulu.
Apa benar?
Hal2 jadi bagus sekarang, jadi bagaimana kalau kita restrukturisasi?
Aku pikir kita akan cukup sibuk seiring berjalannya waktu, ya.
Well, aku paham. Aku akan memikirkannya.
Terimakasih, Pak. Terimakasih!
Aku bilang aku akan memikirkannnya. Aku belum bilang akan melakukannya.
- Tapi jangan terlalu nervous. - O-oh, ya, Pak.
Aku yakin kekurangan dana produksimu karena lipstik jadi hit seperti itu.
Aku akan kirim lagi1 milyar won akhir pekan ini.
Oh, terimakasih! Terimakasih, Pak!
Oh, apa itu yang kau bawa seharian?
Oh, ini karena anak-anakku begitu sibuk jadi mereka tidak punya waktu untuk memasak.
- Oh, ya. - Aku bawa beberapa hidangan.
- Teruslah bekerja keras. - Ya. Hati-hati naik ke atasnya!
Aku yakin anaknya akan mengapresiasi itu.
Tapi dia cantik, setiap saat aku melihatnya.
- Wow. - Siapa?
Oh my gosh! Hey, kau mengagetkanku!
Kenapa begitu terkejut? Kau jadi mencurigakan, Yah.
Apa ada sesuatu yang kau sembunyikan?
Tidak, ini karena kau muncul tiba-tiba, dasar!
- Dan dari mana kamu? - Oh, aku kerja paruh waktu.
Kali ini, aku akan jadi model untuk pemotretan.
- Jadi itulah sebabnya, ayah, um... - Aku tidak punya uang!
Ayolah, jangan begitu. Hanya 50,000 won?
Aku bahkan tidak punya 10,000 won! Ya ampun, kau seperti cacing yang kelaparan akan uang.
Cepat dan merangkak ke dalam!
Kenapa kau membandingkanku dengan binatang? Ya ampun.
Aku harus menjaga kulitku agar tetap bagus saat pemotretan nanti.
Aku akan umumkan hasil dari audisinya.
- Tn. Shin Seung Hwan. - Ya?
- Tuan Nam Bong Gi. - Ya, Pak! Aku di sini!
Kalian masuk putaran final.
Kami akan umumkan pemenangnya hari ini atau besok setelah berdiskusi,
jadi silahkan pulang dan tunggu telepon dari kami.
Ya, Pak. Terimakasih!
- Ya ampun. - Apa sih?
Mari berikan yang terbaik.
Ada apa dengan si brengsek? Ini jelas kau akan menurun!
Lihat saja perbedaan kita!
- Say hello. - Please take good care of me, sir.
- Yeah. Good work. - Please take good care of me, sir!
Jika segalanya berjalan baik, aku akan membuat itu jadi berarti.
Well, aku akan bicara dengan orang yang bertanggung jawab dan menghubungimu.
Aku tahu ada sesuatu yang aneh dengannya, sampai bisa masuk final.
Tapi memikirkan dia kemari hanya karena koneksinya dengan Manager Shin?
Wow, kenapa dunia penuh dengan hal seperti itu?
Semua hal bagus akan berakhir.
Jangan kehilangan fokus karena respon pasar yang baik.
Oh, geez. Yang harus kita lakukan sekarang adalah melakukan yang terbaik.
Bukannya kau terlalu berlebihan?
Aku bilang untuk waspada saat bertemu orang dari perusahaan lain.
Dan jangan beraninya kau dihibur mereka, atau menerima suap.
Bahkan jika kita hanya minum kopi, perusahaan kita yang akan membayar minumanmu. Bukan mereka.
Ya ampun, dan aku berpikir... siapa yang berusaha menyuap kita?
Kita biasanya ada di akhir itu.
Jika kau melampaui profesionalisme, itu akan membuat hal cukup sulit bagi kami.
Jangan biarkan waspadamu menurun dan ingat perkataanku.
Ya, Bu.
Maksudku, aku yakin itu tak akan terjadi, tapi kita akan ingat perkataanmu!
Kalian dengar, kan? Jangan menerima wine dan makan malam atau menerima suap!
Jangan menerima wine dan makan malam atau menerima suap!
Puas, Chief?
- Aku harap aku ditawarkan uang suap. - Aku juga, aku juga.
Seriously!
No comments yet. Be the first to leave one.