Release info

Tamako in Moratorium 2013 ALL BluRay
A Commentary by AfidC2N
Untuk hasil terbaik, silakan gunakan MPC Player. Download versi BluRay 720p C2N di http://idfl.me/showthread.php?t=82738

Tags

BluRay
Published on: 2014-08-04
Downloads: 56
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tamako in Moratorium

Tamako!

Tamako!

Toilet!

Yang ini?

10.395 Yen, boleh juga.

Murid baru biasanya milih yang ini.

Lihatlah.

Terlihat muda dan tidak mencolok.

Kalau gitu aku pilih yang ini.

Apa?

Mau ke mana?

Toko.

Tamako-chan?

Iya?

Kau sudah kembali?

Kau cantik sekali.

Tamako.

Yang ini, warna apa yang kau pilih?

Ada merah dan biru.

Aku pilih yang merah.

Baik.

Tambah 25,5 Yen untuk yang merah.

Baik.

Selamat makan.

Sia-sia saja Jepang.

Selamat makan.

Permisi?

Permisi?

Iya?

Anu, kemarin kami memesan sepatu basket.

Sekarang, ayahku sedang tidak ada.

Kapan dia akan kembali?

Entahlah.

Yang ini?

Itu memang bagus...

...tapi harganya terlalu mahal.

Oh gitu.

Kalau yang ini?

Temanku sudah punya.

Jangan kalau gitu.

Sulit juga memilihnya.

Anu... bagaimana kalau yang ini?

Ah! Ini, aku juga sependapat.

Ini bagus.

Lebih bagus dari sebelumnya.

Pasti cocok memakai sepatu ini.

Iya.

Selamat makan.

Sia-sia saja.

Apa kau sedang sakit?

Tidak.

Apa kau sudah mencoba mencari kerja?

Lalu kau kuliah untuk apa?

Tidak melakukan apa-apa setelah lulus.

Hanya makan, tidur, dan baca manga.

Bukan Jepang yang tidak berguna, tapi kaulah yang tidak berguna!

Pada saatnya nanti aku akan mencari kerja!

Kapan?

Saat kapan?

Setidaknya...

...bukan sekarang.

Terima kasih Paman, selamat tahun baru.

Taruh raketmu di keranjangku.

Terima kasih.

Syalmu melorot.

Benarkah?

Sudah.

Terima kasih.

Malam...

Yo-Chan.

Terima kasih.

Aku membawa makan malam.

Ayahmu mana?

Memasak.

Ini, makan malam tahun barumu.

Tidak usah repot-repot.

Untuk beberapa hari.

Mungkin untuk tiga hari ke depan.

Rasanya enak loh.

Selamat malam.

Apa Non-chan di sini?

Dia akan terlambat, dia akan ke sini jika pekerjaan suaminya sudah beres.

Suaminya bekerja di malam tahun baru?

Untuk anaknya.

Perusahaannya juga akan memberi bantuan.

Mau menunggu mereka?

Tidak, aku balik saja.

Mau menemani nenek di rumah sakit.

Besok kami akan menjenguk.

Tamako juga, kan?

Ya.

Selamat tahun baru.

Malam.

Makan atau main ponsel, pilihlah salah satu.

Hei.

Aku sedang mengirimkan ucapan selamat tahun baru ke teman-teman.

Selesaikan dulu makanmu, baru dilanjutkan lagi.

Batu, kertas, gunting.

Siip!

Aku menang.

Di rumah?

Hanya mimpi.

Menyeramkan.

Mbak?

Belum pulang.

Ibu juga belum nelpon.

Benar.

Saat nelpon bulan lalu, dia bilang akan nelpon lagi.

Dan bilang akan pergi ke Bali.

Tidak pergi dengan Tabata-san, itu perusahaan travel.

Haruskah aku ikut pergi juga?

Bareng orang lain.

Mereka semua orang tua, aku gak mau.

Tidak peduli dengan siapa kau pergi, tempat tujuannya tetap sama.

Bagaimana kalau dengan ayah?

Tidak, sangat tidak.

Dia kembali.

Aku pulang.

Selamat datang.

Ayah, selamat tahun baru.

Selamat tahun baru.

Tamako?

- Tamako? - Nonton TV.

Benar, ini.

Ini?

Kue tahun baru.

Banyak banget.

Tamako, tolong bantu dengan bagasinya.

Tamako.

Potongan segini apa sudah cukup?

Iya.

Terima kasih.

Tamako, makan malam.

Selamat makan.

Hei, aku ingin beli baju.

Baju apa?

Baju formal.

Untuk wawancara.

Belilah.

Bersin lagi.

Apa kau punya alergi musiman?

Ya, sejak tahun lalu.

Pernah sekali, aku bersin saat bernyanyi.

Mungkin tiga hari yang lalu, Tamako mengunjungi kuil.

Apa dia di sini?

Tidak, dia keluar.

Wajahnya terlihat serius saat berdoa di kuil.

Apa dia mencari pekerjaan?

Dia tidak mengatakan apa-apa.

Dia juga membeli jimat keberuntungan.

Aku memberinya satu.

Akhirnya waktunya tiba juga.

Tidak apa-apa.

Boleh kubuka?

Boleh.

Apa paman baik-baik saja?

Iya.

Pengambilan gambar untuk acara pendaftaran masih belum selesai.

Gaya seperti apa yang kau inginkan?

Nuansa alam.

Alam?

Alami.

Keheningan.

Baiklah.

Tentang hal ini, kau tak boleh bilang pada siapa-siapa.

Kapan selesainya?

Akan kuusahakan secepatnya.

Tama-chan.

Untukmu.

Apa itu?

Ini...

...sesuatu yang bagus.

Aku mandi dulu.

Berapa harganya?

Kau tak perlu tahu.

Tidak, berapa?

Kau tidak perlu tahu.

Berapa?

Itu tidak penting.

Kenapa tiba-tiba membuka pintunya?

Kembalikan saja.

Tidak apa-apa kok.

Tidak perlu, kembalikan.

Tutup pintunya dan pergilah.

Berapa harganya?

Tidak apa-apa, pergilah.

Tamako, akan kubersihkan kamarmu.

Diriku yang sekarang, bukanlah diriku yang sebenarnya.

Selama hidup di dunia ini, setiap orang memiliki peran.

Saat aku menjadi orang lain, rasanya normal.

Tolong beri nama baru untukku.

Tamako-chan.

Iya?

Ke sini.

Ini.

Aku sudah tahu darinya.

Sasamoto.

Halo.

Ada apa?

Tamako in Moratorium (Moratoriamu Tamako) subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left