Checkered Ninja 3

Checkered Ninja 3 (Ternet Ninja 3)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Checkered Ninja 3 Zee 2025 480p 720p WEB-DL indo
A Commentary by ndaseruag

Tags

webdl
Published on: 2025-12-06
Downloads: 63
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahna neng: NDASERUAG

-- Selamat Mendeleng ---

NINJA KOTAK-KOTAK 3

Pagi baru hari baru

Maju terus Jangan melihat ke belakang

Untuk pernapasan buatan... Buat apa?

Goyangkan saja bolanya 'tuk dapatkan sedikit salju

Aku ingat saat kita habiskan waktu bersama

banyak kenangan indah kita bersama

jadi mari kita berpura-pura hari esok tidak ada

dan berdiri dengan kepala tegak sekarang

Babak terakhir tinggal satu babak lagi

Jika kamu memanggil Aku siap

KEMATIAN EPPERMINT ANAK 13 TAHUN MENJEBAK BOS MAINAN

Sebelum kita mematikannya sepenuhnya

Biarkan saja seperti itu

MINUMAN DINGIN

Babak terakhir

Babak terakhir

- Ternyata kamu? - Sepertinya begitu. Di mana Alex?

- Dia mungkin sedang di sekolah. - Sampai larut malam?

- Aku bukan pengawasnya! - Baiklah. Kita bicarakan nanti.

Halo, Ayah. Halo, Sean. Tolong siapkan mejanya.

- Alex belum pulang. - Dia seharusnya tiba di sini dalam...

- 4 detik. - Apa? Ayah mengawasinya?

- Hai. - Hai, Alex. Agak terlambat.

- Mejanya bahkan belum siap. - Kamu sudah dapatkan saladnya?

Halo, sayang.

Kentang goreng! Boleh makan berapa banyak, nih?

Makan saja. Tapi sisihkan sebagian untuk Sean.

Ibu tidak terbiasa dengan suara beratmu! Kamu mulai menjadi pria dewasa.

- Aku tidak mendengar perbedaannya. - Suara berubah selama masa pubertas.

- Betapa indah masakanmu. - Alex membantu menyiapkan saladnya.

Panggangannya membantu memasak kentang gorengnya.

Yang ini kelihatannya enak sekali.

- Bu, itu ayam. - Kita tidak makan itu, kan?

Tidak. Untung kamu membuka mataku akan gaya hidup vegan.

Iya, ini cantik. Apa saladnya juga dari panggangan?

- Bukan, itu... - Itu dari EFKA di pusat.

- Bagaimana kamu tahu? - Dia mengawasimu.

Dengan aplikasi "Find My Family".

Semua orang berhak atas privasi. Dan makanan.

- Kamu berakhir di mana? - Kamu memata-mataiku?

Aku mencari informasi. Banyak ayah yang mengawasi anak-anaknya.

Kamu bukan ayahku. Aku tidak ingin diawasi. Hapus aku dari aplikasi.

Itu langkah yang bagus, kalau-kalau terjadi kecelakaan satu hari nanti.

Kamu dapat memeriksa: Di mana anakku?

- Benar. Atau pacarku. - Apa?

- Tak bisa memeriksa orang dewasa, kan? - Bisa. Kamu di sebelahku.

Ya. Jadi, mari buat kesepakatan

kita saling memeriksa hanya dalam situasi darurat.

- Tentu. - Kamu janji?

Ya. Aku membuat kesalahan.

Aku hanya mengawasi 'kawanan'. Itu tanggung jawabku sebagai ayah rumah tangga.

Sayang sekali kamu dipecat dari kerjaan di Gym.

- Kita tidak bahas itu. - Ibu harus pergi.

Apa kamu akan keluar lagi malam ini?

Ya. Aku mau ke panti jompo dan membereskan barang-barang terakhir Nenek.

Mereka membersihkan kamarnya setelah pemakaman hari Sabtu. Menyedihkan.

Dia sudah tua. Itu sudah takdirnya.

Benar, John.

- Apa rencana kalian yang lain? - Aku ada acara di klub.

- Aku akan tampil bersama band. - Bukankah kalian sudah bubar?

-Tidak, Benjamin yang keluar. -Tapi bandnya cuma kalian berdua 'kan?

Ya. Tapi aku masih anggota.

- Pergilah saja. - Aku harus ganti pakaian.

- Ya, dan pulang paling lambat jam 10. - Ya. Sampai jumpa.

Setidaknya tidak lebih dari jam 11, ya?

Susah menjadi pengasuh jika kamu juga memberi perintah bantahan.

- Selamat malam. - Astaga!

Sudah siap latihan ninja? Aku sudah menyiapkan semuanya.

- Jadi, tentang klub... - Ide yang sangat bagus.

- Aku ada janji, jadi... - Hari ini? Kamis?

- Kita 'kan biasa berlatih hari Kamis. - Aku tahu.

Ya. Mungkin tidak harus berlatih sebanyak itu.

Hal terpenting bagi seorang ninja adalah berlatih.

Ya, tetapi sekarang kita tidak ada misi lagi.

- Tidak, tapi tetap saja... - Eppermint sudah tiada.

Sebenarnya, aku sudah memikirkan...

Aku mengerti. Aku mendengar 100% apa yang kamu katakan.

Kita butuh misi baru. Penjahat bisa kita basmi.

Kita butuh aksi. Kita cari dimana ada penjahat seram yang mencurigakan!

- KAMU BERANGKAT? - Ayo, lakukan.

Aku tahu suatu tempat yang banyak cowok seramnya.

Benarkah? Lalu ke mana?

Kita sudah menjadi anggota VIP sejak...

- Ngopi malam di klub? - Ini tempat sempurna untuk mengawasi.

- Siapa mereka? - Entahlah. Mereka tampak menyeramkan.

Mungkin masih ada lagi di dalam. Kita bisa bagi tugas.

Aku mengintai di dalam, dan kamu pantau di sini.

- Baiklah. - Aku tak boleh membawa...

- Apa? Boneka? - Bukan. Lebih baik kamu tidak terlihat.

Kita harus merahasiakannya. Aku akan masuk dan bersikap biasa.

- TV, TV. - Pokoknya kamu tunggu di sini.

Kamu di belakang garis musuh. Akulah panglima kita di lapangan.

Ini bakal bagus. Kita akan beraksi lagi.

- Alex, sobat! Kamu mau main biliar? - Secara teknis, ini Pool.

- Kamu mau main biliar? - Secara teknis, ini Pool.

- Biliar bolanya lebih sedikit. - Sudah sana. Kamu ikut?

- Aku mau minum dulu. - Apa kebar? Seperti biasa?

- Halo. Mau pesan minum, dong? - Dua Teh Botol.

- Maksudnya dua Bir Bintang. - Adanya Cola.

- Membosankan. - Kalau nggak Cola pasti JasJus.

- Hai. - Hai.

- Uh... Aku mau... - Alex, kurasa...

- Jadi... - Ya, ya... Baiklah.

- Jessica, kamu minum apa? - Pasti Cola, 'kan.

- Jadi, siapa yang menang? - Aku, kurasa.

Hai.

- Hai. - Emily adalah teman sekelas baru kita.

Aku akan mulai setelah liburan musim panas.

- Kamu mau main? - Kita 'kan lagi main!

Benar dia pesan Cola, 'kan? Maka dia musti yang traktir.

- Mentraktir kita, hahaha.... - Tapi aku mau pesan lagi kalo habis.

Kamu kalah. Kamu mau main, ndak?

Apa?

- Mau main? - Hati-hati. Dia mematikan.

Buset. Dia melototin kamu terus, ya?

- Jessica adalah pacarnya Alex. - Benarkah?

Tapi dia diputus. Demi....

- Bagus sekali, Odysseus. - Demi Marco.

Siapa Marco?

- Halo. - Halo.

- Kamu bawa barangnya? - Tentu. Coba lihat.

Jangan di sini.

Yang diomongin nongol.

- Hai. - Hai.

Astaga, Jess.

- Cowoknya datang. - Pria sok keren.

Tipe gangster dari Hybengaarden. Berandalan.

- Sebagian orang menyukainya. - Ya.

Oke, semuanya. Tes tes...

Selamat datang. Mari kita mulai pestanya dengan pertunjukan musik pertama.

Sudah siap, Sean? Sambutlah, Funky Boys!

Huh! Terima kasih banyak.

Aku ingin memainkan sebuah lagu berjudul "STSAYT..."

Atau "Sahabat Terbaik Selamanya, Apa Pun yang Terjadi"!

"STSAYT..."

Perkenalkan... Itu saudaraku.

Dia imut.

Kamu selalu berdiri di sini di sampingku.

Dengan cara yang sama, kawan

- ya dan kita akan bertemu di SoMe - Ayo.

Segera kembali, sayang.

Dan jujur

Ayo! "STSAYT..."

Apa?

"STSAYT..."

"STSAYT..."

Kamu sangat jago

Ya, seorang superstar sejati

Aku mau kencing.

Kamu tak tergantikan

Kamu ngapain? / Lepaskan aku!

Terima kasih! Aku cinta kalian!

Sial! Maaf. Aku terjatuh.

Aku tak bermak.... / Hei. Ada apa denganmu?

Dia sudah selesai denganmu.

Marco, stop. Dia tak sengaja.

Baik, pergilah.

Tepuk tangan untuk Benjamin, yang sayangnya tidak hadir.

- Kamu ngapain sih, tadi? - Kenapa kamu biarkan dia...

- memperlakukanmu seperti itu? - Tidak apa.

Aku melatihmu menjadi ninja, bukan untuk dipermalukan oleh pengedar narkoba.

- Pengedar narkoba? - Ya. Dia punya barang-barang di tasnya.

Dia berdiri di sana berjualan. Jadi aku buru-buru masuk.

Kamu harus memantau dari luar!

Aku melambaikan tangan. Kamu tidak melihat.

- Kamu peduli misinya tidak? - Aku sedang berdiri dan berbicara.

Jadi kamu masuk ke klub cuma untuk ngobrol?

Benar, aku bersenang-senang. Kita pergi dulu.

Kita sedang memburu penjahat.

Tenanglah. Mungkin dia memang menjual, tapi dia bukan pembunuh anak.

Itu pacar Jessica. Aku tak bisa...

Hei, Alex! Ada apa kamu dengan Marco?

Tidak ada. Kurasa dia hanya...

Berhenti!

- Sial! - Kamu sedang apa?

- Sekarang Marco akan belajar. - Aku akan belajar apa?

Apa? Apa yang kamu lakukan, Bung?

- Bukan aku. - Sial, kacau ini.

Aku akan panggil yang lainnya.

Hei, ayo lihat! Mau ada yang gelut!

Marco, tenanglah.

- Aku akan menghancurkanmu. - Tenanglah.

Hajar dia, Marco.

Ayo, Alex. Lawan!

Nah begitu, Alex! Hajar dia!

- Bagus! - Hajar lagi!

- Bagus sekali, Alex. - Hei! Halo! Berhenti sekarang juga!

Kita tidak menginginkan maskulinitas beracun di sini.

Biar kubantu. Kalian boleh masuk, anak-anak.

Kita belum selesai.

- Aku ingin bicara denganmu. - Itu salah paham.

Klub ini seharusnya menjadi tempat yang aman.

Tidak ada toleransi terhadap kekerasan dan vandalisme.

- Jadi kamu dikarantina selama 4 minggu. - Apa? Itu tidak adil.

Kamu perlu bertanya pada diri sendiri: "aku ingin menjadi orang seperti apa?"

Apa kamu akan memilih jalan kekerasan? Dan menjadi pembully,

Atau kamu ingin bertemu orang dengan cinta?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left