The first 200 lines.
Secret Garden
Episode 9
mohon tidak merubah kredit atau menghapusnya. visit blog saya untuk subtitle lainnya.
anda baik-baik saja?
apa ini?
apa yang terjadi?
ini 'kan ... tubuhku!
apa ... ini 'kan aku?!
benar aku! ini benar-benar aku!!
aku kembali normal!
aku kembali normal!
kita sudah kembali bukan?
sebelumnya aku harus melihat ke wajahku yang tampan ,
tapi sekarang aku harus melihat wajahmu yang jelek, sepertinya pasti begitu.
sekarang kau bisa bicara kasar begitu, sepertinya benar.
bagaimanapun ...
lama tidak bertemu.
Ya.
tapi... apa yang akan kau lakukan dengan hal ini?
Oh... benar.
sekarang karena kita bertukar tubuh disaat seperti ini, pasti benar-benar ada kekuatan yang sangat hebat.
apa kamu bilang?
kau akan memanen apa yang kau tanam. kau sudah dengar itu bukan?
siapa yang mengatakan "aku tak akan pernah mengeluarkanmu, kau harus menderita"?
ya, aku teriak padamu karena peduli.
dengan mendengar suaraku, seharusnya kau bisa bersemangat.
Ya, aku mengerti itu.
karena itu aku akan bersemangat dan pulang ke rumah.
kamu baru saja habiskan semangkuk sup daging, seharusnya sudah kenyang.
kuharap kamu akan menderita!
Hey, tunggu !
Hey, cabul ... jangan pernah lepaskan dia.
kau mendapatkan pukulan yang benar-benar keras bukan?
Oh, dan kalau kau tak ingin kakimu pincang , sebaiknya minta maaf pada pegawai wanita itu ,
atau aku akan membunuhmu.
Hey, berhenti! berhenti disitu sekarang juga!
siapa sebenarnya kau? kenapa kau datang dan buat aku marah?
mungkin kau tidak mengenalku dengan baik, tapi aku tak pernah lepaskan siapapun dalam hidupku!
Hey, diam.
kau sudah melakukan kesalahan. jadi diam saja.
baiklah, bapak detektif. teruskan kerja keras anda!
aku akan pergi. dah!
Hey, kau mau kemana?
kau tak bisa meninggalkanku disini!
kau harus membantuku keluar!
Hey, kau juga diam.
Hey, masukkan saja dia ke dalam sel.
kemana? aku?
kenapa jaksa Park belum disini? apa yang mereka bilang?
dia berubah jadi dirinya kembali?
anda tau jam berapa ini? anda tak bisa menghubunginya sekarang!
dan juga anda yang menyuruhnya agar tidak datang.
ya, aku memang mengatakan itu. tapi bagaimana dia bisa benar-benar tidak datang?
dia bisa saja datang, karena berfikir , "ah... mungkin saja di ... "
bisa saja dia datang buat memeriksa keadaanku!
dia bilang dalam perjalanan, seharusnya akan datang sebentar lagi.
aku akan pergi memeriksanya.
suruh dia cepat datang! bilang akan aku bayar berapapun!
Hey, anda sangat berisik. apa anda tak bisa diam?
kau benar-benar ingin membuatku diam?
Hey, bangun.
aku tak biasanya begini. tapi darimana kau dapatkan seragam ini?
ini bukan seragam yang bisa kau perlakukan seperti ini!
Hey! aku bertanya padamu ... dimana kau beli ini?
kau tak bisa mengabaikanku seperti ini!
nanti, kau harus mengatakan , "Oh, aku bersama orang yang begitu terhormat".
ada acara khusus di klub malam rahasia ...
ya, ini adalah klub malam tersebut ...
kita akan menikmati malam rahasia ...
selamat datang di klub malam rahasia ...
Ah! dingin sekali!
kenapa lari ditengah-tengah hujan?
sudah lama sekali! bagaimana kabarmu? apa terjadi sesuatu?
aku benar-benar merindukanmu!
apa maksudmu "sudah lama"? aku baru saja melihatmu tadi.
Aww, kau merusak seragam bagus ini!
sial. jadi aku berlari memakai ini?
Hah?
Ah, tak apa! ayo masuk. banyak yang harus dilakukan.
apa semua ini?
apa yang kau bicarakan? kau sendiri yang beli semua ini!
aku?
tapi seharusnya kau bilang tidak! kenapa masukkan semua ini?
ada apa denganmu? bagaimana aku bisa menghentikanmu!
saat aku kembali dari kerja, sudah seperti ini!
aku benar-benar melakukan ini?
kenapa akhir-akhir ini kau seperti ini?
sekarang, tidak ada lagi tempat buat duduk!
tapi lampu chandelier itu cukup mewah juga.
karena meja ini, aku bahkan tak bisa membuka kulkas!
aku akan bersihkan sekarang juga. jangan kuatir.
Ah, orang ini!
Hey, apa yang kau lakukan?
apa?
kita sudah memutuskan pakai kamar masing-masing!
kau sendiri yang bilang aku tidak berpendidikan!
kau bilang akan ajarkanku tata krama!
aku melakukannya?
kau menyuruhku tidak meletakkan celana dalam atau bra ditempat yang bisa kau lihat!
jadi setiap malam, aku harus mengeringkannya ... kau bahkan tak mau menggosok punggungku!
kau bilang punggungku kotor!
aku tidak bermaksud begitu! aku benar-benar tidak bermaksud seperti itu!
ah! ini membuatku gila!
ah Young! bukan aku yang melakukannya! tolonglah!
apa kau bilang? Joo Won melakukan apa?
dia memukul hidung seorang pelanggan VVIP.
dia ada di kantor polisi saat ini.
dia memukulnya? apa dia ditangkap?
tapi bukan cuma itu. tanda tangannya juga berubah!
fakta tanda tangannya sebagai presiden bisa berubah, itu menandakan ...
orang itu masih belum dewasa!
sudah hampir waktunya buat menendangnya keluar.
tapi kenapa dia mau memukul pelanggan?
pelanggan meraba-raba tubuh pegawai wanita kita ...
itu sama sekali tidak masuk akal!
dalam kasus penyerangan seksual, pelaku penyerangan tidak seharusnya bertanggung jawab!
apa Joo Won benar-benar menerima itu sebagai tanggung jawabnya?
dan lagi, kalau dia benar-benar melakukannya , dia sudah melakukan pekerjaan luar biasa!
Noonim, tapi ...
kau terlalu berisik.
kalau mau bicara tidak masuk akal, pergi pulang sana.
Oh dan juga ... suamiku, kau bisa teruskan yang kau lakukan.
Oh, tentu saja.
Ya, ya... aku akan melakukannya ..
tapi apa yang anda lakukan sekarang?
besok perayaan hari pernikahan ke 300 kami!
dia bilang ingin makan coklat, jadi aku akan membuatkannya secara pribadi.
tentu saja, aku akan berada di sisinya.
ya, kita tak punya banyak waktu luang seperti itu.
kalau aku tak bisa melihatmu karena melakukan ini, maka itu sudah sama berharganya.
Hey, bahkan warnyanya sangat cantik bukan?
Ya.
Hey, saat ini anakmu berada di kantor polisi.
dimana? kantor polisi?
apa yang terjadi pada Joo Won?
Ya, kita baru saja selesaikan pengurusannya dan mau keluar sekarang.
Ya. anda ingin bicara pada presiden?
ibuku?
Oh, dia sudah pulang. saya akan laporkan selengkapnya besok.
Ya. Ya.
ibu sudah mengetahuinya?
sepertinya Park Sang Mo memberitahunya.
ibu anda sepertinya sangat marah sekarang.
ah, orang itu sungguh!
kenapa kamu cuma berdiri disampingku?
seharusnya bawa mobilku! mana mobilku?
kita tak bawa mobil.
kita naik mobil polisi kemari. anda ingat?
kalau begitu apa yang kita tunggu berdua sambil berdiri bersampingan? Santa?
kalau tak ada mobil, seharusnya kamu cari!
orang-orang melihat kita!
kalau anda tidak teriak, mereka tak akan melihat.
apa aku sudah sebaik itu padamu?
lalu saat aku marah, kamu jadi ingin lakukan pemberontakan ya?
aku akan membunuhmu.
payung.
saya tak bawa.
mau pakai bersama juga?
pergi cari toko dan beli payung kualitas terbaik, atau jika tidak ...
kau masih belum berubah sama sekali .
sejak kau muncul didepanku dengan tas yang mirip kantung plastik ,
kau tak pernah memikirkanku bahkan selama 5 menit.
siapa itu?
Ini aku. buka pintunya.
kau keluar lebih cepat dari yang kukira. apa karena kau kaya?
aku tak mau pakai seragam italia sialan itu.
ya, karena kau... aku mengalami semacam keterkejutan budaya.
kau yang salah, tapi aku yang harus dihukum.
dan kau langsung lari saat kita bertukar tubuh?
Oh, kau mengejutkanku!
Presiden !
Oh, kamu sudah datang?
makan malam lagi ya?
Oh, ya ...
kau bisa masuk.
dan kau, keluar temui aku sebentar.
kenapa dia datang?
apa dia mencariku?
aku akan segera kembali.
Oh, kau sudah datang? masuklah?
bukankah itu terlalu kasual? seperti seorang teman?
katakan padaku sekarnag.
katakan bagaimana perasaanmu setelah meninggalkanku seperti itu.
aku benar-benar minta maaf atas hal itu.
karena aku terlalu bahagia kita telah kembali,
aku takut kita bisa bertukar lagi kalau kita tetap bersama-sama.
karena itu aku melarikan diri, maaf.
kalau kita tetap bersama , maka kita akan bertukar tubuh lagi?
siapa yang bilang begitu?
tidak ada. hanya perasaanku saja.
kalau begitu kita tak akan bisa bertemu untuk sementara?
bukankah lebih baik kalau kita berjalan sendiri-sendiri?
dan maaf sudah gunakan kekerasan dengan tubuhmu.
meski aku bisa kembali ke saat itu, aku akan tetap lakukan hal yang sama.
karena hukum tak berlaku bagi orang kaya.
mungkin butuh waktu, tapi aku akan membayar biaya pelepasanmu, karena ini adalah salahku.
dan tarik kembali semua furnitur mencolok.
itu bukannya mencolok. hanya sebuah kebutuhan.
kamu sangat sulit bilang terima kasih.
aku tak ingin bertengkar. pergilah.
No comments yet. Be the first to leave one.