The first 200 lines.
Kau bisa lihat senjatanya?
Kau bisa lihat senjatanya?
Silakan.
Halo, dan terima kasih sudah menonton videoku.
Namaku Rico.
Aku lahir di Meksiko.
Saat aku kecil,
Orang tuaku dibunuh oleh kartel narkoba yang kejam.
Aku melintasi perbatasan menuju Amerika sendirian,
Untuk tinggal bersama bibiku.
Aku selalu menganggap diriku sebagai seorang penyintas,
Tapi sekarang aku sakit parah dan aku meminta bantuanmu.
Aku tak bisa bernapas dengan normal.
Aku mengidap penyakit paru langka.
Paru-paruku seperti menggelembung.
Aku mengalami demam. Aku sekarang sedang demam.
Dan para dokter,
Mereka tidak tahu apa tepatnya yang aku derita, karena mereka...
Mereka berpikir ini banyak.
Ada banyak yang salah denganku.
Aku butuh tes lebih.
Pengobatannya mahal, dan juga kunjungan rumah sakit.
Dan aku sekarang tidak bekerja, aku tak mampu bayar sewa.
Itu sebabnya kami...
Maksudku, itu sebabnya aku membuat video ini.
Jadi jika kau ingin beramal, beramal kepadaku,
Jika kau punya uang untuk didonasikan,
Itu sebabnya aku memintamu untuk memberinya ke iklanku.
Tolong pertimbangkan itu.
Terima kasih.
Tuhan memberkatimu.
Kau masih belum bersamaku.
Aku meminta bantuan,
Tapi aku tak mendapat apapun selama berbulan-bulan.
Kau memiliki banyak waktu di dunia, tapi aku tidak.
Tolong, tolong, tolong bantu aku.
Aku tahu Kau tak mau aku melakukan ini,
Tapi aku putus asa.
Dan aku tak bermaksud untuk merendahkan-Mu,
Tapi aku butuh bantuan-Mu sekarang juga.
Berikan aku sesuatu. Apa saja.
Pegang tangan ini.
Emily, putar sesuatu dari '80-an.
Untuk kesuksesan kita.
Hei.
Kau tetangga?
- Terry? - Ya.
Hei, bung.
Masuklah.
Ini kesalahan. Aku tidak mengenalmu.
- Tolong. - Ambil semua yang kau mau.
Semua yang ada didalam milikmu. Semuanya.
- Tapi jangan tembak aku. - Berhenti.
Aku tidak tahu... Jangan...
Hei, bung, aku tak mau mati.
Aku juga.
Beritahu aku apa yang kau inginkan.
Letakkan minumanmu.
Oke.
Aku akan bergerak sangat perlahan. Jangan tembak aku.
Tentu. Lakukanlah.
Apapun yang kau inginkan.
- Di mana ponselmu? - Di kantongku.
Keluarkan lalu letakkan di meja.
Pakai ini, di belakang.
Berbalik.
Berbalik kembali.
Duduk.
Kau akan beritahu aku apa yang kau inginkan?
Jangan bertindak bodoh.
Kau menikah?
- Tidak. - Pacar?
Tidak.
- Kau kwir? - Bukan.
Apa kau akan kedatangan tamu malam ini?
Ada ibu tunggal yang aku temui secara kasual...
- Aku tak perlu mendengar itu. - Tidak, tak ada yang datang malam ini.
- Tidak. - Terima kasih.
Aku tak mau menembakmu.
Aku hargai itu.
Bisa kau setidaknya melepas sepatumu di rumahku?
Kau akan bantu aku.
Kau di bidang pemasaran, bukan?
- Periklanan. - Apa bedanya?
Apa bedanya itu untukmu?
Kau di periklanan atau tidak?
- Ya. Kenapa kau tahu itu? - Tidak,
Aku yang bertanya.
Ya, aku bekerja untuk agensi periklanan, tapi aku hanya asisten.
- Asisten? - Karyawan biasa.
Seorang bawahan. Aku banyak mengurusi kopi.
Tak masalah. Kau tetap akan bantu aku.
Aku sakit.
Itu sangat parah, dan aku butuh banyak uang untuk pengobatan.
Kau tahu penggalangan dana daring...
...dimana semua orang menyumbang untuk dana pengobatan?
- Pengumpulan dana? - Benar.
Kau akan buatkan aku situs web penggalangan terbaik yang pernah ada.
Kenapa kau tidak memiliki asuransi?
Aku punya asuransi, dan itu buruk.
Jadi kau menginginkan laman penggalangan dana?
Ini soal itu? Lakukan saja sendiri.
Aku ingin laman yang terbaik.
Dengar, bung, bagaimana dengan ini?
Kau pergi sekarang, dan aku akan beri kau cek sebesar $5,000.
Itu agak berlebihan. Aku beri kau cek $2,000,
- Dan kita anggap ini tak pernah terjadi. - Itu tidak cukup.
Berapa banyak yang kau butuhkan?
$235,000.
$235,000? Kau serius?
Aku tak bisa kumpulkan uang sebanyak itu dari gimik daring.
- Itu mustahil. - Aku mau kau mencobanya,
Seolah hidupmu bergantung dengan itu.
Dan jika kita tak bisa kumpulkan uangnya?
Seolah hidupmu bergantung dengan itu.
Kau gila. Terima $2,000 dariku, lalu pergilah dari sini.
Aku tidak bisa. Itu tak cukup. Maaf.
Jadi jika aku tak bisa kumpulkan $235,000, kau akan membunuhku?
Itu agak tidak adil.
Ya, itu sangat tidak adil.
Berarti kelihatannya aku tak punya pilihan.
Bisakah setidaknya aku habiskan minumanku?
Aku tak mau melakukan ini. Sumpah demi Tuhan.
Kau bisa cukup memintanya.
Jika aku temui kau di jalanan dan meminta bantuanmu,
Kau akan mendengarkan?
Jujur? Ya, aku akan dengarkan.
Bohong.
Boleh aku gunakan tanganku?
Maju ke depan.
Pasang itu di depan.
Mari kita mulai.
Komputerku di ruangan satunya. Kantor rumah.
Kita gunakan milikku. Semuanya ada di laptopku.
Kau akan menulis, karena itu pekerjaanmu,
Tapi mataku dan senjata ini akan mengawasi semuanya.
Oke, tapi aku harus ke toilet terlebih dahulu.
Tak masalah. Aku ikut denganmu.
Aku tak tahu bagaimana lagi untuk mengatakan ini,
Tapi kau tak mau berada di sini.
Kau belum pikirkan ini baik-baik, ya?
Usaha yang bagus.
Kita semua manusia, terperangkap di tubuh yang menjijikkan ini.
Berdiri.
Aku akan tunggu di sini.
Itu tekanan yang besar.
Tak perlu buru-buru.
Situs mana yang mau kau gunakan?
GoFundMe, Kickstarter, OnlyFans?
Aku mau yang terbaik.
Oke.
Aku butuh namamu.
Rico.
- Nama belakang? - Allende.
- Dengan huruf "L"? - Ya.
Kita butuh judul untuk penggalangan danamu.
Bagaimana dengan, "Orang Sakit Butuh Bantuanmu"?
- Kau mau uangnya atau tidak? - Apa?
"Orang Sakit Butuh Bantuanmu"? Itu sangat buruk.
Itu fakta.
Itu menjemukan. Aku tidak suka yang menjemukan.
Ada ratusan orang lainnya,
Ribuan orang lainnya yang memohon untuk uang,
Khususnya untuk urusan medis.
Kau harus mencolok.
Lalu apa yang kau inginkan?
Kita butuh sesuatu yang menarik perhatian,
Sesuatu yang langsung menarik perasaan orang.
Mungkin sesuatu dengan selera humor.
Selera humor?
Pertama, "Orang Sakit" terlalu impersonal.
Kita akan gunakan namamu.
"Rico Sakit dan Butuh Bantuanmu"?
Mulai mendekati.
Berikan aku tiga kata tentang penyakitmu.
Tiga kata?
Ya. Kita tak punya banyak ruang untuk diusahakan, itu hanya judul.
Itu masalah medis yang rumit...
Tiga kata. Kau harus pikirkan tentang merekmu.
Penyakit paru langka.
Bagus.
Bagaimana dengan ini?
"Rico, koma, Penyakit Paru Fatal Langka, koma,"
"Segera Butuh Bantuanmu. Donasi Sekarang."
"Donasi Sekarang," itu terdengar sedikit memaksa.
Itu Panggilan Untuk Bertindak-mu. "PUB" -mu,
Dan disanalah letak kegagalan kebanyakan iklan.
Ada terlalu banyak kegaduhan di dunia ini.
Rata-rata konsumen butuh sedikit dorongan, bukan begitu?
Baiklah. Itu bagus.
Tentu saja itu bagus.
Kita perlu menulis deskripsinya. Tunggu sebentar.
Ini mulai menarik.
Aku menulis tentang bagaimana paru-parumu rusak,
Bagaimana kau tak mampu biaya pengobatan,
Dan bagaimana kau putus asa dan takut untuk menderita.
Terima kasih.
Apa demografimu?
Apa maksudmu?
Apa etnismu? Di mana kau lahir?
No comments yet. Be the first to leave one.