Release info

Empress Ki E14 LIMO
A Commentary by leavest
Leavest @ http://idfl.me

Tags

other
Published on: 2013-12-17
Downloads: 21
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

~ Episode 14 ~ Kepala Kasim.

Ya, bagaimana keadaanmu?

Berkat obat yang anda kirim, saya sudah jauh lebih baik.

Obat tidak dikirim olehku, tapi oleh Tabib Kerajaan.

Bagaimana bisa seorang Tabib Kerajaan memberi saya...

Saat kau sakit, Baginda mengirim obat kesini.

Kau tak bisa tidak setia lagi, kau mengerti?

Ya, Kepala Kasim.

Menurut apa yang saya tahu diam-diam,

Mantan Raja memimpin sekelompok orang

dan mengalahkan Turks yang tersisa.

Baginda, itu Nyang.

Maafkan hamba karena terlambat, Baginda.

Kembali saja ke tempatmu dan istirahatlah hari ini.

Hamba jauh lebih baik sekarang.

Aku bilang untuk kembali.

Kecuali aku memintamu, kau benar-benar tidak diperbolehkan melangkah keluar dari Istana Selir.

Wang Yu? Bukankah dia Raja Goryeo?

Ya, Yang Mulia.

Saya dengar bahwa dia telah memasuki Istana Kerajaan hari ini untuk menyambut Baginda.

Apa masalahnya dengan kedatangannya?

Saya dengar bahwa dia memiliki temperamen brutal dan dia seorang playboy.

Dia benar-benar tak berguna.

Tidak heran dia bisa diturunkan dari tahta.

Dia tinggal di Istana Tamu, sehingga pelayan istana harus dikirim ke sana...

Siapa yang harus saya kirim?

Suruh saja...

Itu benar! Kirim saja Nyang kesana.

Bahkan jika dia dilemparkan ke dalam gua harimau, itu takkan memuaskan kebencianku.

Karena Mantan Raja brutal...

maka kita kirim saja dia kesana.

Ya, Yang Mulia.

Ayo cepat!

Orang itu Mantan Raja?

Dia sangat berbeda dari rumor. Dia terlihat cukup menarik.

Itu benar! Dia sangat tinggi dan memiliki penampilan yang menawan juga.

Yang Mulia, Sung Nyang tidak nampak sama sekali.

Aku mencarinya juga.

Jika dia mendengar kabar ini, dia pasti akan berada di sini.

Mungkin dia masih belum mendengar hal ini.

Baginda, apakah anda dalam keadaan kesehatan?

Selamat Datang Jenderal.

Dan kau, ini sudah lama.

Sudah lama sejak kita bertemu, Baginda.

Aku telah mendengar rumor bahwa kau melakukannya dengan sangat baik.

Yang Mulia, jamgan ceroboh saat memberikan penghargaan pada mereka yang layak.

Itu benar.

Kalau begitu, Jenderal Baek An, majulah ke depan.

Aku sendiri yang akan menuangkan secangkir anggur.

Paman.

Cepat kemari dan terimalah.

Baginda, saya tidak layak menerima pujian untuk kemenangan ini.

Baek An, bukankah itu untukmu?

Saat kami ditangkap,

orang yang menyelamatkan kami dan memberi kami kemenangan

adalah Wang Yu yang memimpin pasukan.

Apakah yang Baek An katakan itu benar?

Ya, Ayah. Itu benar.

Tanggung jawab kekalahan perang dapat dibedakan dengan jelas,

tetapi kontribusi terhadap kemenangan tidak dapat dibedakan dengan jelas.

Oleh karena itu kemenangan ini milik semua orang.

Kau benar-benar berbagi manfaat.

Ini memang benar perilaku manusia, Baginda.

Itu benar, Perdana Menteri.

Aku melimpahkan pada Wang Yu, 1000 emas dan 10000 perak.

Rahmat anda berlimpah.

Dan Jenderal Baek An akan diberi 10000 emas

dan akan ditunjuk sebagai Jenderal Pengawal Istana Kekaisaran.

Rahmat Anda berlimpah, Baginda!

Nyang.

Apa yang terjadi hari ini? Kenapa Istana Selir begitu tenang?

Mereka semua pergi ke Balai Utama.

Kenapa mereka semua pergi ke Balai Utama?

Mantan Raja dari Goryeo datang. Kau bahkan tak tahu bagaimana menariknya dia.

Semuanya pergi kesana untuk melihat dia sekali lagi.

Yang Mulia... kembali hidup?

Dia mendapat kemenangan dalam peperangan.

Nyang! Nyang!

- Bagaimana bisa dia terlihat begitu tampan? - Dia benar-benar tampan!

Yang Mulia.

Yang Mulia, aku di sini.

Disini... Tolong lihatlah kesini, Yang Mulia.

Apa mungkin kau melihat Sung Nyang dalam perjalanan kembali?

Saya tidak melihatnya. Apa mungkin anda melihatnya?

Ada begitu banyak pelayan istana ini, jadi aku bersikap seperti tidak melihatnya.

Tapi dia jelas menatapku.

Kepala Kasim Dok Man di Istana Selir adalah teman saya.

Saya akan pergi menemui Sung Nyang lebih dulu, dan mengatur waktu pertemuan.

Oke, mari kita lakukan itu.

Saya menerima pesan dari Balai Utama. Kaisar ingin bertemu dengan anda saja.

Denganku saja?

Melihatmu, itu membawa kembali banyak kenangan.

Kau ingat juga, kan?

Pertama kali aku melangkah ke Istana Kerajaan Goryeo.

Be... Be... Beraninya kau memperlakukan aku seperti ini...

Diam. Dengarkan baik-baik.

Yang melindungi hidupmu

bukanlah Yuan tapi Goryeo.

Aku tidak bisa melindungi rakyatku, tapi aku harus melindungimu.

Apa kau tahu bagaimana suramnya rasa itu?

Banyak hal di dunia ini yang tak bisa ditebak.

Aku, yang dulu diasingkan, sekarang menjadi Kaisar.

Sementara kau, yang dulunya seorang raja, telah menjadi tawanan perang yang menyedihkan.

Bagaimanapun, saya telah mempertaruhkan hidup demi menyelamatkan hidup Baginda.

Mari kita langsung saja.

Hidupku tidak diselamatkan olehmu, tapi Sung Nyang.

Tapi, si kurang ajar itu

secara tak terduga menjadi wanita di istana. Apa kau tidak merasa sangat aneh?

Dia akan melakukan apa pun untukmu.

Apa kau tidak ingin bertemu Sung Nyang?

Biarkan dia kembali ke Goryeo.

Bisakah wanita yang diseret kesini sebagai upeti akan dengan aman kembali ke Goryeo?

Apa kau ingin dia menderita aib itu?

Bagi Sung Nyang, dia akan lebih bahagia di Goryeo daripada disini.

Jika itu bisa membuatnya bahagia, aku akan melakukan apapun untuknya.

Apakah Anda pikir itu yang dia inginkan?

Aku Kaisar negeri ini.

Entah itu surga atau neraka,

nasibnya tidak berada di tanganmu, tapi tanganku!

Lalu, pada tangan siapa nasib anda, Baginda?

Apa?

Anda bahkan tidak memiliki kendali terhadap stempel kerajaan

dan anda masih ingin mengendalikan nasib seseorang?

Mulutmu... diamlah.

Saya kenal Sung Nyang dengan cukup baik.

Kau... Sepertinya ini belum bertahun-tahun.

Pandanganmu dan semuanya. Bagaimana mungkin tidak ada yang berubah?

Kau juga sama.

Ah... kau ini...

Tunggu. Ini sebuah penghinaan atau pujian?

Tentu saja ini penghinaan.

Mana mungkin ini pujian? Sungguh...

Intinya terima kasih, ini pertama kalinya aku tertawa di tempat mengerikan ini.

Begitukah?

Tapi, aku ingin meminta bantuanmu.

Katakan padaku. Bantuan apa yang kau perlukan?

Sung Nyang dari Istana Selir...

Tidak, tidak. Aku dengar dia dipanggil Nyang di sini.

Tuanku ingin bertemu dengannya.

Nyang adalah pelayan istana.

Bagaimana bisa aku membiarkannya bertemu laki-laki lain?

Itu sebabnya aku butuh bantuanmu.

Kita berdua orang Goryeo. Bukankah kau hanya melanggar sedikit aturan?

Hei, Shin Woo,

Aku bukan lagi orang Goryeo, tapi kasim di keluarga kekaisaran Yuan.

Bagaimana bisa kau bicara seperti ini? Bukan orang Goryeo?

Jika kau lahir di Goryeo, kau akan selalu jadi orang Goryeo.

Aku mohon, tolong.

Hei, Dok Man... Dok Man... Dok Man...

Mungkinkah Yang Mulia tidak melihatku?

Mungkin, dia melihat tapi pura-pura tidak melihat?

Tetap saja, bagi Yang Mulia...

aku hanya salah satu bawahannya.

Sung Nyang.

Kasim Bang.

Ini sudah lama.

Tunggu sebentar. Biarkan aku lihat.

Sejak awal, aku curiga kenapa kau sebagai pria, punya penampilan yang cantik.

Itu karena kau bukan pria sejati!

Bagaimana? Apa kau hidup dengan baik?

Ya. Bagaimana dengan Yang Mulia?

Aigoo, lihat bagaimana lengahnya aku...

Beliau di Istana Tamu. Mulai sekarang, dia akan selalu di sana.

Syukurlah kalian semua baik-baik saja.

Antara jam 7-9 malam ini, pergilah ke pagoda di halaman istana.

Yang Mulia akan menunggumu disana.

Sudah cukup memberi penghormatan di pagi hari. Apa aku harus pergi di malam hari juga?

Apakah anda lupa Instruksi Perdana Menteri?

Selama periode waktu ini, anda jangan sampai dikendalikan dia(Ibunda Ratu).

Ibunda Ratu.

Saya datang untuk memberi hormat.

Kau datang.

Memberi hormat padaku siang dan malam, pasti membuatmu lelah, Empress.

Ini memang yang harus saya lakukan.

Bagaimana mungkin bisa melelahkan?

Aku sudah memerintahkan Farmasi Istana untuk mempersiapkan obat untukmu.

Obat?

Kau harus mengandung keturunan Kaisar.

Tak ada di dunia ini yang tak memerlukan upaya.

Di Istana Kerajaan di mana ada banyak gosip,

bagaimana kau bisa memegang posisi Empress jika tanpa putra mahkota?

Saya tidak mengira anda akan begitu peduli tentang saya.

Tentu saja aku harus peduli tentangmu.

Apa kau pikir bahwa

aku tidak menyukaimu karena alasan pribadi?

Dia mencoba untuk membuatku marah.

Bagaimana mungkin?

Semua orang tahu bahwa anda orang yang sangat baik.

Begitukah?

Ini bukan tempat untuk menunggu waktu yang tepat.

Kau harus berupaya lebih, Empress.

Rubah tua itu mengejekku karena aku tidak hamil.

Yang Mulia, dikatakan bahwa pada hari bulan purnama,

melakukan doa 108 kali di pagoda akan membantu kehamilan.

Kau ingin aku pergi dan melakukan itu?

Semua empress sebelumnya telah melakukan itu.

Jika pelayan istana melihatnya,

rumor akan tersebar bahwa aku sampai tergila-gila menginginkan anak.

Itu adalah harapan terakhir sekarang.

Harga diriku juga sangat penting.

More Indonesian subtitles for Empress Ki (Gi Hwanghu / 기황후)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left