Legendary Assassin (Long nga)

Legendary Assassin (Long nga) (狼牙)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Legendary Assassin Long nga BDRIP 720 Ganool Final Re-EditRe-Sync Jamin
A Commentary by arihtakid
Re-Sync-Re Upload. Please Vote! and Comment!

Tags

bdrip
bdr
720
ganool
BDR
Published on: 2011-10-05
Downloads: 74
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku pergi sekarang

Mengapa makan bersisa hari ini? Apa makanannya tidak enak?

Tidak. Aku hanya sedang diet.

Sedang diet? Semuanya jadi 55 dolar.

Jangan terlalu mengurangi berat badan, atau angin akan menerbangkanmu.

Benar. Seandainya!

-Terima kasih banyak, sampai nanti. -Bye.

Sudah lama tak ketemu. Kau masih saja rakus.

Aku sudah kenyang sekarang.

Itu sangat mengenyangkan.

Membuatmu merasa hidup.

Apa kau kira Tuhan akan memaafkan kita

Atas apa yang kita lakukan dulu?

Yah, tergantung bagaimana kau menilainya.

Apa yang membuatmu tiba-tiba berfikir begini?

Tahulah, berkelana sendirian bertahun-tahun, bosan kurasa!

Itu membuatku kadang befikir

Telur gorengmu dan tomat masih saja terasa hambar.

Tidak begitu. Jika rasanya begitu buruk, mengapa kau habiskan?

Kau tak menambahkan kecap.

Siapa sih yang menggoreng telur dengan kecap?

Siapa yang menggoreng telur tanpa kecap?

Biar kugorengkan untukmu!

Takkan kumakan.

Makanlah. Rasanya enak.

Pembunuh yang Melegenda

Istri.

Permisi, mohon permisi.

Perhatian semuanya. Semuanya harap tenang.

Dalam sekejap sinyal topan nomor 8 sudah diumumkan.

Semua layanan Ferry dihentikan.

Tapi Pak, aku harus ke pesta.

Jadi ada tidak boat yang beroperasi?

Pak, apa boat itu kemari?

Itu Ferry terakhir yang tiba. Setelah berlabuh, akan berhenti.

Tidak.

Petugas Harrison, kapan layanan Ferrynya jalan lagi?

Ny.Fong,

Aku ini Polisi, bukan ahli cuaca aku tak bisa jawab itu.

Akan lebih baik kalau semuanya terus memantau berita

Dimana kita bisa melihat berita.

Aku tak punya tempat bermalam, apa yang mesti kulakukan?

Jangan tunggu di sini, lebih baik pulang saja.

Kalau mau cari penginapan, carilah sekarang.

Baiklah sekarang, berhentilah mondar-mandir.

Harusnya aku datang lebih awal.

Tak ada yang bisa kulakukan. Pergilah.

Masih tak ada jawaban dari Telpon Pak Kepala Ma.

Coba terus!

Apa kau ingat tiap detilnya?

Nah, mereka yang dicari Polisi selalu kabur.

Kurasa dia dekat sini.

Pak, apa ada yang bisa dimakan?

Sekarang sedang badai, maaf kami tutup.

Terimakasih.

Sayang, kemarilah!

Kemari!

Ayolah, sayang.

kemarilah.

Kemarilah sayang, sini...

Sayang, ayo, datang ke ibu.

Sayang, ayo, Yah!

Ya, kemarilah.

Ya Tuhan. Maafkan aku.

Aku akan menggantinya.

Apa kau punya jarum dan benang?

Ya

Apa kau sedang liburan?

Apa kau tak bosan, berkelana sendirian?

Aku sudah biasa. Sendiri lebih nyaman.

Nah, kita tertahan oleh badai hari ini. Waktu yang buruk untuk berwisata.

Sejak aku di sini, aku masih bisa menikmati.

Aku tak keberatan.

Tahu tidak, kau bisa ngomong padaku dalam bahasa Kanton.

Baik,

Wah, tasmu berat sekali!

Apa kau beli banyak suvenir?

Itu bola bowling.

Kau membawa bola bowling saat berwisata?

Aku instruktur bowling.

Apa restoran sini buka saat badai?

Ada restoran dibawah sana yang buka meski badai.

Lewat tangga kiri, jalan sekitar tiga blok.

Belok kanan, ambil jalan pintas lewat semak dan kau akan sampai.

Atau begini saja, aku antar kau kesana.

Tapi kau yang traktir.

Sialan! ini topan nomor 8 dan aku tertahan bekerja di sini.

Ling Ming, sejak kau duduk saja di situ, mengapa tak nyalakan radionya?

Nyalakan! kau idiot!

Jadi tak ada yang makan! masalah besar. Aku masih saja membuat mi.

Lagi pula, aku tak punya kerjaan, katakan apa yang harus kubuat?

Badai diperkirakan akan makin kencang dalam beberapa jam ke depan.

Pagi Paman G.

Selamat Pagi, Hiu Wor.

Pagi. Ming kecil.

Pacar baru?

Tidak, Tuan Bo di sini sedang liburan.

Tuan Bo?

Tuan Bo

Menghabiskan waktu liburan, kukira.

Biar kutunjukkan menu spesial kami hari ini.

Seafood di sini sangat terkenal...

Tidak, terimakasih. Menu biasa saja.

Apanya yang biasa?

Itu, mie bakso.

Cepatlah!

Apa sudah dapat tempat menginap?

Badai begini, takkan ada Ferry yang berangkat untuk waktu lama.

Begini saja, aku punya tempat sewaan yang bisa kau pakai bermalam.

Hanya 115 Dolar.

Coba fikirkan tawaranku.

Limapuluh dolar untuk semangkuk mie? apa kau mau merampok kami?

Obervator Hong Kong menasehati kami tetap dalam rumah selama badai.

Aku menempuh resiko hidup di sini!

Jika aku disapu badai, siapa yang akan menjaga restoranku?

Baiklah! harganya sama untukmu.

Dan aku naikkan 10% untuk biaya layanan.

Sialan! aku kehabisan uang.

Kau tak terlihat seperti pelatih bowling menurutku.

Yah, kau juga tak mirip Polisi.

Apa maksudmu?

Semua Polwan di barat terlihat seperti dia!

Adalah cita-cita kecil Hiu menjadi seorang Polisi, Begitulah.

Yah, aku tak bilang itu mimpi masa kecilku.

Untuk menyelesaikan beberap masalah kau butuh orang yang kompeten

Tepat! Hiu dan aku adalah orang tipe begitu.

Apapun keluhanmu, terkait kebersihan, transportasi atau perumahan.

Bahkan hal kecil seperti kusamnya kertas toilet di WC umum.

Kurangnya tong sampah atau kurangnya brosur informasi wisata.

Katakan saja, dan aku akan segera melaporkannya.

Aku juga sangat peduli pada mereka yang lemah dan kurang beruntung.

Orang macam kau tak bisa melindungi diri sendiri dan kurang mawas diri.

Dan saat itulah Hiu dan aku ada.

Ayolah, bukan kami saja yang bisa membantu.

Membela keadilan dan menegakkan pemerataan adalah tugas semua orang.

Ini, mari makan.

Kau butuh yang lainnya?

Sumpit.

Oh ya.

Sebuah speedboat di Pulau Tinggi diterjang gelombang pasang besar.

Semua penumpang hilang.

Polisi laut telah menemukan jumlah besar Dolar AS pada kapal yang ditinggalkan.

Penyelidikan awal mengungkapkan koneksi mungkin

Dengan perampokan sebuah Biro Penukarang Uang di Tsim Sha Tsui pekan lalu.

Polisi sedang menyelidiki tiga tersangka laki-laki berkebangsaan Cina.

Makanlah mie mu.

Ini adalah polisi, tolong keluarkan kartu pengenal Anda.

Anda ingin memeriksa identitas sementara saya makan mie?

Mengapa Anda ingin memeriksa kartu pengenal saya?

Permisi Pak, bisa saya lihat beberapa bukti pengenal?

Permisi Pak, bisakah saya melihat...

Sepatuku!

Apa yang terjadi?

Apa kau baik saja?

Bisakah kau bantu aku?

Bisakah anda ikut saya ke kantor Polisi untuk membuat pernyataan?

Ming Kecil? Mana, mana restoranku?

Kutahu sudah hilang. Mengapa kau tidak menengahi?

Aku tahu kau takkan mau.

Baiklah. Ayo ke tukang pijat.

Bagaimana kalau kau yang memijatnya?

Jangan malu, ayolah!

Aku tidak menggigit. Sebelah sini.

Huruf ini terlalu besar

Huruf ini tak bisa lebih besar dari huruf sebelumnya

Perbedaannya terlalu mencolok

Lagipula mengapa menulis besar-besar?

Lebih baik kalau hurufnya lebih kecil lagi.

Menulis lebih sedikit.

Kin kecil, apa sudah selesaikan PR?

Ibumu sudah kembali. Aku mau pulang untuk makan malam.

Oke. Aku datang.

-Selesai! -Ibu!

Selesaikan sisanya kalau sudah sampai rumah.

Apa kau minta Tarzan membantumu menyelesaikan PR?

-Ya, sudah selesai. -Anak pintar.

Ini, sayurannya.

Berapa harganya?

Ambil saja. Besok kuberi tahu.

-Terimakasih! -Sampai ketemu.

Ibu. Tarzan menggertakku.

Apa yang kau bicarakan? siapa yang menggertak siapa?

Halo?

Komisaris Yu.

Tak ada masalah.

Cukup tulis nama dan anda bisa pergi Tuan Bo.

Terima kasih atas bantuannya.

Perhatian. Markas sekarang ini sedang memeriksa tersangka.

Ada 90% kemungkinan mereka pelaku

Terkait dengan pembunuhan di Tsim Sha Tsui.

Kerja bagus. Kau gadis pintar.

Aku jadi Polisi sudah 10 tahun dan belum pernah memecahkan kasus besar.

Kau masih 2 tahun tapi sudah berhasil menangani kasus utama.

Tidak, itu semua karena Tuan Bo. Aku takkan bisa tanpa dia.

Panggil aku Bo saja.

Satu lawan tiga. Kau pasti sudah makan "night congee/sejenis bubur"

Aku tak mengerti

Para pelaku itu mereka sangat terlatih.

Yah, baiklah...

Perkenalkan, Aku Guan Gong.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left