Season 1

Release info

A Misanthrope Teaches A Class For Demi Humans S01E04 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Jingai Kyoushitsu no Ningengirai Kyoushi - 04
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-01-31
Downloads: 10
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 175 lines.

Wah!

Oh! Boleh juga!

Apa? Jangan senang dulu!

Hari ini tak akan kuberi ampun!

Sensei, ke sini juga, dong!

Sudah datang jauh-jauh ke sini,

sayang kalau tidak ikut bermain!

Aku tidak ikut.

Aku sudah puas bermain.

Oh, iya, cincinnya jangan sampai hilang, ya!

Cincin permata milik Direktur ini ada empat.

Kalau murid keluar dari barier sekolah ini, wujud mereka akan kembali

dan tak akan bisa masuk ke dalam barier lagi.

Tapi, kalau memakai cincin ini,

mereka bisa keluar dari barier tanpa berubah wujud.

Kalau cincin ini sampai hilang,

hukumannya akan sangat berat.

Seberapa berat hukumannya?

Direktur yang akan menentukannya tergantung situasinya.

Itu berarti tergantung suasana hatinya.

Kalau cincinnya hilang, kalian tidak bisa pulang.

Iya!

Sensei tidak mau berenang?

Ayo main bareng.

Aku ini orang rumahan, kalau main dengan kalian yang liar,

lusa nanti badanku pasti pegal semua.

Aku bukan anak liar.

Aku selalu hidup bersama manusia.

Jadi kau bukan kelinci liar?

Peliharaan manusia?

Itu bukan urusanmu.

Jangan ikut campur.

Sekarang aku marah!

Akan kutunjukkan kemampuan menembakku dari hasil main gim FPS!

Aku akan balas seranganmu!

Semuanya, kalahkan Hitoma!

Iya!

Rasakan ini!

PEMBENCI MANUSIA DAN KOMET SANG MALAIKAT

Ada hal penting yang ingin kubicarakan dengan Usami-san dan Hitoma-kun.

Hal penting?

Sebenarnya, ini tentang Kizaki Seiko-san.

Apa terjadi sesuatu pada Seiko-chan?

Beberapa hari lalu, saat pemeriksaan, Kizaki-san mengidap penyakit serius

dan sepertinya harus dirawat di rumah sakit.

Bagaimana kondisi Seiko-chan?

Kondisinya tidak baik.

Anu, Kepsek.

Kizaki Seiko-san itu, jangan-jangan...

Benar.

Dialah alasan Usami-san ingin menjadi manusia.

Kizaki Seiko-san, usia 76 tahun.

Dia pemilik Usami-san.

Setelah diskusi dengan Direktur,

Usami-san akan dapat perlakuan khusus

dan dapat izin keluar selama 24 jam.

Aku bisa bertemu Seiko-chan?

Tapi, bukan dengan wujudmu yang sekarang,

kau keluar dengan wujud sebelum datang ke sekolah ini.

Begitu kau memberitahu keinginanmu,

aku akan mengantarmu ke tempat Kizaki-san.

Untuk Hitoma-kun,

sebagai wali kelas, tolong perhatikan masalah ini.

Baik.

Usami-san, bagaimana keputusanmu?

Beri aku waktu.

Usami, kau belum pulang?

Hitoma.

Maaf, ya.

Aku tidak tahu situasinya, jadi bingung menjelaskannya.

Intinya, perlakuan khususmu bisa diambil kapan saja kalau bicara ke Kepsek.

Percuma.

Kalau dalam wujud asliku, bertemu Seiko-chan itu percuma.

Perasaanku tidak akan tersampaikan.

Itu tidak benar.

Meski tak bisa bicara, kau masih bisa bergerak.

Dengan menemuinya, setidaknya perasaanmu tersampaikan.

Kau tidak tahu apa pun.

Aku...

Aku tidak bisa seperti para kelinci sungguhan.

Wujudku yang sebenarnya

bukan kelinci,

tapi boneka kelinci!

Usami-chan, dengar!

Begini, aku sudah punya orang yang kusukai.

Ken-chan yang duduk di sebelahku!

Kami pergi minum Calpis bersama.

Saking gugupnya, aku sampai tidak tahu rasanya.

Usami-chan, aku dilamar Kenichi-san.

Dia mengajakku menikah.

Tapi, aku masih ragu.

Apa aku pantas menjadi istri di keluarga Kenichi?

Apa aku memang pantas?

Kalau saja aku bisa curhat denganmu.

Tapi, aku hanyalah boneka.

Aku tidak bisa berbicara dengan Seiko.

Jadi, kalau suatu hari keinginanku terwujud,

ada banyak hal yang ingin kusampaikan pada Seiko-chan.

Hitoma.

Aku ingin menemui Seiko-chan dengan wujudku sekarang.

Tapi, Direktur dan Kepsek tidak mengizinkannya.

Jadi, aku ingin minta bantuanmu.

Minta bantuanku?

Aku butuh cincin permata milik Direktur.

Itu mustahil.

Cincinnya disimpan ketat di brankas Ruang Kepsek.

Kalau begitu, pinjam cincin milikmu!

Tidak boleh.

Melanggar aturan akan mengurangi poin kelulusanmu.

Kelulusanmu akan dipersulit.

Tujuanku ke sekolah ini bukan ingin lulus.

Aku ingin menjadi manusia dan ada di sisi Seiko-chan!

Orang yang bisa kuandalkan

cuma kau.

Kalau kau mengizinkanku, aku akan melakukan apa pun.

Jadi, tolong bantu aku!

Hitoma?

Aku paham!

Kalau begitu, kau juga ikut!

Dengan begitu, sama seperti didampingi wali.

Kalau berdua, aku tak akan takut!

Takut?

Ah, takut...

Aku takut membuat muridku sedih lagi.

Karena salahku, aku takut orang lain sedih lagi.

Aku takut dikhianati.

Hitoma?

Aku mohon.

Tolong bantu aku.

Kau sudah siap dengan risikonya?

Tentu saja.

Maaf sudah menunggu.

Apa di asrama baik-baik saja?

Tidak ada masalah.

Tidak ada yang lihat.

Bariernya sampai pohon sakura ini.

Agar bisa keluar dari sini dalam wujud manusiamu,

kau butuh kekuatan cincin ini.

Dari pengalamanku sejauh ini memakai cincin ini,

apa pun yang kusentuh, bisa melewati barier ini.

Singkatnya, selama kau menyentuhku,

efek cincinnya juga akan berpengaruh.

Mulai dari sini, kita harus terus pengangan tangan...

Tunggu, jangan buat ekspresi tidak suka begitu!

Tadi di kelas pun kita pegangan tangan, kan?

Cara pegangannya beda.

Apa boleh buat.

Nah, ayo kita pergi.

Jam besuk rumah sakit sampai pukul 19.00.

Dilihat dari waktu sampai,

dia punya waktu satu jam menemui Kizaki-san.

Sepertinya tempatnya di sini, ya?

Usami, kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Usami.

Apa?

Dari sini kau bisa pergi sendiri?

Tanpa aku, kau bisa bicara dengan Kizaki-san tanpa beban, kan?

Lalu bagaimana dengan cincinnya?

Sudah sejauh ini dan kau menyuruhku kembali jadi boneka?

Cincinnya akan kutitipkan padamu.

Kalau cincinnya kulepas, ingatanku tentang sekolah akan hilang.

Tapi kalau menyentuh cincinnya lagi, aku akan ingat semuanya.

Tapi, kau tidak akan ingat, kan?

Maksudmu aku harus menemuinya sendirian?

Yah.

Begini, kemarin aku main gim semalaman

dan sekarang aku ngantuk berat.

Selain itu, aku tiba-tiba diseret ke tempat sejauh ini,

wajar kalau aku butuh istirahat.

Aku mau tidur sebentar,

selagi aku tidur, cepat sapa orang yang kau kenal.

Ah, tapi aku susah tidur,

mungkin aku butuh obat tidur, ya?

Dasar bodoh.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left