Season 1

Release info

The Villainess Is Adored By The Prince Of The Neighbor Kingdom S01E09 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Akuyaku Reijou wa Ringoku no Outaishi ni Dekiai Sareru - 09
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-03-08
Downloads: 14
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 166 lines.

Masuk.

Maaf membuatmu menunggu.

Cerita kenangan waktu dulu sama Ayah tidak ada ujungnya.

Kamu pasti capek, 'kan?

Ada banyak tamu di upacara pernikahan kita.

Tidak.

Mendapatkan banyak doa dari banyak orang...

Aku sangat bahagia.

Aku punya hadiah untukmu.

Semoga kamu suka.

Warna Pangeran Aqua.

Aku sangat senang.

Manis sekali.

Syukurlah.

Sebenarnya, aku yang mendesainnya, lo.

Eh?

Akhirnya selesai juga.

Aku senang bisa memberikannya hari ini.

Pangeran Aqua repot-repot untukku.

Boleh aku pakai?

Tentu.

Sangat cocok.

Terima kasih, Pangeran Aqua.

Tidak, anu...

Aqua.

Bagus.

Sangat nyaman ada bersama Tiara.

Menyentuhmu terus seperti ini tidak membuatku bosan.

Aku juga tidak pernah bosan.

Kalau begitu,

kita pasangan serasi, ya.

Ibu, itu apa?

Eh?

CINTA LAYAKNYA RIAKAN OMBAK

Gaun itu sangat cocok untuk Anda.

Iya, benar sekali.

Dipercaya membuat gaun Nona Tiararose, sang calon ratu berikutnya,

merupakan suatu kehormatan bagi desainer.

Terima kasih.

Tapi, apa tidak kebanyakan?

Anda bicara apa?

Ke depannya, tugas sebagai ratu akan bertambah,

ini masih belum cukup.

Begitu, ya.

Oh iya, katanya kondisi laut akhir-akhir ini terasa aneh.

Laut?

Iya. Saya tidak melihatnya sendiri,

tapi katanya warna lautnya sedikit berbeda.

Apa terjadi sesuatu pada peri laut?

Bisa jadi itu ulah iseng para peri.

Bagus.

Selesai.

Wanginya harum, Tiara.

Selamat datang, Pangeran Aqua.

Iya. Aku pulang, Tiara.

Suamiku yang sangat-sangat kucintai.

Ekspresi yang hanya dia tunjukkan padaku.

Meski sudah lebih dari setahun bersama dan upacara pernikahan sudah usai,

tapi jantungku masih saja terus berdebar.

Kamu membuat kukis yang aku minta, ya.

Iya. Aku coba buat bentuk hewan.

Eh?

Ada apa?

Tidak.

Mau cicipi?

Hanya satu ini saja, ya.

Pangeran Aqua.

Habisnya, Tiara lebih manis daripada kukisnya.

Duh, aku malu.

Kita kan suami istri, begini tidak apa-apa, 'kan?

Akan kuseduhkan teh hitam.

Tetap saja ini aneh.

Kukis yang baru aku panggang ada yang hilang.

Padahal aku yakin ada sepuluh.

Tadi malam juga

ternyata aku tidak salah sangka kalau itu berkurang.

Tapi, kenapa?

Nona Tiararose?

Ada apa?

Kukisnya?

Kami tidak mungkin

mengambilnya tanpa izin.

Apa mungkin ini ulah peri hutan?

Tapi, aku rasa mereka tidak akan mengambilnya tanpa izin.

Benar juga.

Eh? Kue Tiara hilang?

Kami tidak tahu.

Kalau kami ambil tanpa izin, nanti Raja akan memarahi kami.

Benar juga, ya.

Apa kalian tahu tentang sihir yang bisa menghilangkan kue?

Kami tidak tahu sihir usil begitu.

Karena kami hanya suka hal-hal seru.

Kalian benar.

Terima kasih, semuanya.

Apa kalian mau makan ini?

- Mau! - Wah!

Mau! Selamat makan!

- Kelihatan enak. - Hore.

Nah...

Apa yang harus aku lakukan?

Iya.

Bagaimana kalau Anda ceritakan ke Pangeran Aquasteed?

Pangeran Aqua sedang sibuk dengan tugasnya.

Aku tidak bisa merepotkannya hanya karena kue hilang.

Aku pulang.

Selamat datang.

Aku pulang telat, ya.

Tidak.

Terima kasih untuk kerja kerasnya.

Apa terjadi sesuatu hari ini?

Tidak.

Aku hanya menyesuaikan gaun dan membuat kue.

Begitu.

Hal aneh terjadi di sekitar Tiara?

Iya.

Belum jelas apa ada niat jahat atau tidak,

tapi Philine melapor dan meminta untuk waspada.

Hanya saja, Nona Tiararose menolak untuk memberitahu Anda.

Begitu.

Dia memang seperti itu.

Dia ini manis sekali.

Bagaimana caranya agar dia mau mengaku?

Pangeran Aqua?

Anu...

Ada apa, Tiara?

Wajahnya ini... Dia pasti sudah tahu.

Kejadian tadi siang...

Aku akan dimanjakan

dan dipaksa mengatakan semuanya.

Sebenarnya siang tadi...

Kamu sudah mau mengaku?

Jangan kecewa begitu.

Padahal aku baru saja mau memanjakanmu.

Kue yang hilang, ya.

Daripada ulah manusia,

lebih masuk akal kalau pelakunya itu peri.

Iya.

Tapi,

peri hutan tidak akan melakukan itu.

Aku akan menyelidikinya,

jadi Tiara tidak perlu khawatirkan apa-apa.

Tapi, kamu sudah sibuk bekerja.

Kukisku yang hilang bukanlah hal penting.

Tidak boleh.

Kukis buatan Tiara adalah milikku.

Duh, bahkan kuenya juga?

Serakah sekali.

Iya.

Sejak mendapatkan Tiara,

aku sudah memutuskan untuk tidak menahan diri lagi.

Tenang saja. Serahkan padaku.

Terima kasih.

Raja.

Kami pulang.

Kalian bawa kue itu lagi?

Habisnya Aishira terlihat kesepian.

Padahal dia selalu tertawa riang,

tapi belakangan ini dia jarang tersenyum.

Mau makan?

Buang benda itu!

Aku tidak suka kue buatan manusia.

Cinta itu konyol.

Mikirin sesuatu?

Ah, tidak.

Karena aku dibenci peri laut,

jadi rasanya aneh.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left