Small Things Like These

Small Things Like These

Download Indonesian Subtitle

Release info

Small Things Like These 2024 BluRay id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:38:37

Tags

bluray
Published on: 2025-03-04
Downloads: 145
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

...selain pendapat para ahli.

tentang dua peristiwa paling menarik

yang akan disiarkan langsung, dalam sejarah olahraga Irlandia.

Dari kekuatan pukulan hingga kekuatan kombinasinya

Itu adalah turnamen...

Ini. Tunggu.

Itu sudah sesuai.

Kau menonton pertarungan Barry McGuigan tadi malam?

Ya.

Sungguh seorang petarung. Tangannya seperti sekop.

Ya Tuhan.

Kukira aku akan berada di kelas beratnya, kan?

Ya, mungkin saja.

Baiklah. Ayo pergi.

Bagaimana kabarmu?

Baik.

- PJ? - Aku pesan...

seperti biasa.

Aku yakin kau butuh lebih dari itu.

- Kau tidak lapar? - Ya.

Dia tidak membayarmu dengan cukup.

- Begitu? - Eh, tidak.

Aku akan memberimu daging sapi dan kentang.

Dia menabung untuk Natal, Ny. Kehoe.

- Untuk membeli hadiah pada wanita baru. - Inilah yang coba kulakukan.

Oh, baiklah, sekarang dengarkan.

Kalau ada perempuan,

aku yakin kau pasti butuh tenaga kan?

- Dia sudah jadi laki-laki sekarang. - ada rambut di dadamu.

- Selamat menikmati. - Aku pesan yang sama,

- Ny. Kehoe. - Pesan yang sama lagi.

- Nah, ini makananmu. - Enak sekali.

Panggil aku jika kalian butuh sesuatu.

Terima kasih.

Baiklah.

A L I H B A H A S A K U D A L U M P I N G

Terima ini.

- Kau mau membantu? - Dengarkan saja aku!

- Keluar! Keluarlah! - Dengarkan aku!

Bu, kau tidak mendengarkanku!

Sekali ini saja, bocah nakal. Ayo.

Jangan paksa aku masuk! Jangan paksa aku masuk!

- Hentikan! - Tunggu. Aku..

- Bu, kumohon! - Hentikan!

Ayah! Kumohon! Tidak! Tunggu!

- Dengarkan aku! - Aku tidak akan masuk!

Tolong ibu, tolong!

- Sarah! - Aku tidak...

- Berhenti! Berhenti! - Bu, aku tidak akan pergi!

- Masuk. - Ayo.

Ayo. Ayo

Ayah! Kumohon!

Nak?

Tunggu.

Kau baik-baik saja?

Ya.

Kau anaknya Mick Sinnott, kan?

Ya, Pak.

Kau jauh dari rumah.

Aku ke sini mengambil tongkat untuk anjing itu.

Tapi dia lari dariku lagi.

Benarkah?

Kupikir dia akan segera kembali.

Mungkin ya. Kita tidak akan tahu.

Dia benar-benar bodoh.

Dia berumur tiga tahun dan masih belum tahu namanya.

Kau baik-baik saja?

Ya.

Baiklah, aku akan mengantarmu.

Tidak, aku akan baik-baik saja, Pak Furlong.

Apa kau yakin?

Ya.

Bagus.

Kirim ucapan "Selamat Natal" pada keluargamu.

- Ya, Pak. Kau juga. - Oke.

Ya!

- Kapan ujiannya? - Hari Senin.

Ayo, Kathleen. Kau harus belajar.

- Hei, panas sekali - Oke.

- Enam tahun, tidak sepatah kata pun. - Mm-hmm.

- Hai, Ayah. - Apa yang harus kulakukan...

- Apa sebenarnya yang harus kulakukan? - Hai, nona-nona.

Apa? Kertasnya kosong.

Kau sudah lupa nama-nama sungainya?

- Tidak. - Dasar pembohong.

Di sini tertulis. Tunggu sebentar.

Oke, Grace. Apa yang bergoyang-goyang?

- Sungai Shannon. - Itu mudah.

Diam, Sheila.

Benar.

Dan yang ini?

Boyne. Sungai Boyne.

Sungai Boyne, benar.

Dan yang ini?

- Sungai Lee. - Wow.

- Dan yang ini? - Sungai Liffey.

- Kau jenius. - Beri aku kartunya.

- Skor tertinggi. - Biarkan aku memegangnya.

- Jangan kusut! - Cukup, hei!

Kenapa kau tidak menunjukkan pada ayahmu apa yang sudah kau pelajari?

Tunjukkan padaku, sayang.

Dia pintar.

Ini dia.

Ini kartumu.

Aku dapat dua lembar kertas kalkir untuk bordir.

garis besar Irlandia dan sungai dalam satu lembar.

Aku meletakkan selembar kertas kalkir lagi

- Di bagian atas kutulis nama-nama sungainya. - Anak baik.

Dia sok pintar.

Kau harus memesan karyaku.

- Tidak, teman-teman, tidak! - Berhenti.

- Apa ini? - Ini dia.

Tunjukkan padaku, Nona Sempurna.

Pikirkan tentang dirimu sendiri, Loretta.

Hai, Nona Sempurna.

Aku melihat temanmu di sekolah.

Ya, siapa?

Eh...

Anaknya Mick Sinnott.

- Namanya Diarmuid. - Diarmuid, ya.

Di mana?

Dia berada di tempat dekat Tologher, sedang mengumpulkan tongkat.

Kau tidak berhenti dan memberinya sekantong kayu dari truk?

Apa? Jangan konyol.

- Terima kasih sayang. - Kau bodoh.

Kau bodoh.

Kau berhenti dan bicara dengannya, Ayah?

Ya.

Apa yang kau bicarakan?

- Kau konyol. - Kau konyol.

Aku menyapa dan mengirimkan ucapan selamat natal pada keluarganya.

Itu saja?

Kartu baru.

Aku memberinya sedikit uang receh.

Untuk apa kau melakukan itu?

Ayahnya pasti akan menghabiskan untuk membeli anggur.

Iaki-laki itu tidak pernah mabuk.

Dia hanya perlu berhenti.

Kita tidak tahu itu, sayang.

Mungkin dia mencoba untuk berhenti.

Uh, nona-nona, kalian punya PR lagi yang harus diselesaikan?

Jimmy, kami harus mengucapkan selamat tinggal padamu.

Tapi percayalah, dalam beberapa saat yang kuhabiskan di sini

kau sudah membuat pertunjukan...

Pergilah!

Lepaskan aku. Pergilah!

"Aku akan menghormati Natal di hatiku

berusaha mempertahankannya sepanjang tahun.

Aku akan hidup di masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Roh kudus harus bergumul dalam diriku.

Aku tidak akan mengabaikan pelajaran yang mereka ajarkan.”

Billy.

Apa yang terjadi dengan mantelmu?

Kata ibumu, ada yang meludahi.

Apa yang mereka katakan padamu?

Tidak ada apa-apa.

Jangan dengarkan mereka.

Mereka hanya anak nakal. Hmm?

Apa yang kau tulis untuk Santa?

- Permainan teka-teki gambar. - Permainan teka-teki gambar?

Kuharap itu sulit.

Apa gambarnya?

Apa saja.

Peternakan hewan.

Tentu, aku bisa membantumu jika kau mengalami kesulitan.

Ya?

Kau siap untuk nyanyian Dickens lainnya di tahun baru?

bagaimana?

Ya, Ny. Wilson.

Anak baik.

Maukah kau memutar CDnya?

Ned?

Kau baik-baik saja?

Terima kasih. Nyanyianmu indah.

Baiklah. Bagaimana kalau kita mulai?

Aku akan menemui Bernie.

Kubilang padanya aku akan membagikan bunga pada misa tengah malam. Oke?

- Oke. - Ikuti aku.

Oke.

Jangan lihat, mereka mengikuti kita.

Ah, hai, nona-nona. Apa kabarmu?

- Oh, ini dia. - Kemana kalian pergi?

- Ini dia. - Hei, ini dia.

- Kau tidak punya hal lain untuk dilakukan? - Ini negara bebas. Ayo.

Ya, tentu saja. Kau lucu.

- Ya. Itu sepatu ibumu? - Pulanglah ke ibumu.

- Kau wangi. - Jangan sentuh kami.

Hei, kemari.

Kau tidak punya hal lain untuk dilakukan?

Ayo. Aku mau menunjukkan sesuatu.

Kemari.

Bukannya aku punya tas tangan yang warnanya sama dengan sepatu itu?

Biru tua?

Ya.

Aku tidak tahu.

Ya Tuhan. Ya, kau tahu.

Kau mau memasukkan jumlah yang tepat. Bagus sekali.

- Pastikan tidak ada tangkainya. - Wow, apa yang kulewatkan?

- Hai, Ayah. - Hai.

Lihat lingkaran sempurnaku.

More Indonesian subtitles for Small Things Like These

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left