The first 200 lines.
Lift-nya turun.
Baiklah.
Buat Kim Soo Young kehilangan pekerjaannya.
Dan tegaskan perannya dalam pemilihan ini.
Dan minta 3 milyar won sebagai tebusannya.
Akan sulit buatnya mencari pekerjaan baru.
Aku yakin dia sudah terjebak kredit.
Nyonya, itu membuktikan agak sulit buat kita untuk menang.
Siapa peduli jika kita kalah?
Kita bisa tarik proses hukum lebih kurang 3 tahun.
Dalam jangka itu, reputasinya akan memburuk.
Oh, ya. Aku mengerti.
Pastikan kau blokir semua opsinya agar dia tak dapat kerja dimanapun.
Baiklah, selanjutnya.
Direktur Go Yoon Young?
Tidak banyak soal pria ini.
Ada catatan dirinya didakwa akan sesuatu, tapi tidak dituntut.
Apa itu?
Ada rekaman video chat yang dijadikan bukti.
Kau memiliki videonya? Putarkan.
Cukup. Matikan.
Menjijikkan.
Ungkap video itu dan buat semua orang berpikir kalau dia pelakunya.
Dan dapatkan kesaksian dari seorang yang mengaku korbannya.
Itu akan sempurna.
Ya, Nyonya.
Tunjukkan video itu ke anaknya dulu sebelum di ungkap.
Apa? Anaknya harus dilibatkan di skandal video seks itu juga.
Nyonya. Jika kita tunjukkan video perbuatan ayahnya ke anaknya...
Mereka mungkin akan bunuh diri.
Atau mungkin mereka diam saja...
karena sesuatu yang seperti ini.
Aku akan ceritakan ini di pertemuan keluarga di pemakaman.
Cara mati yang mana...
yang paling menyakitkan?
Dan...
Yah. Kami akan lakukan sesuai perintah anda, Nyonya.
Aish, kau mengejutkanku!
-= Episode 6 =- Tidak bisa ketuk dulu?
Kau tahu yang terjadi sekarang?
Apa? Ada apa?
Tn. Je Ha... Tn. Je Ha...
Soal brengsek Tn. Je Ha lagi? Apa sekarang?
Omo!
Ada apa denganmu?
Aish, Kau lagi senang?
Bagaimana bisa dia diundang ke Cloud Nine?
- Seperti dugaanku, kan? - Wah.
Dia sudah naik tingkat di usia mudanya!
Yah. Wow.
Kudengar dia berbuat sesuatu luar biasa kemarin, kurasa itu benar.
Ya. Yang harus kulakukan membuat Tn. Je Ha jadi milkku.
Astaga!
Lalu aku akan jadi...
Kau tak punya kesempatan.
Bagaimana kau bisa bersamanya? Dia takkan kembali kemari.
Aish, kau.
Tidak ada yang mengawasi kamera malam ini.
Jadi, jangan berbuat hal konyol seperti waktu itu dan lindungi Anna!
Aish.
Tapi kemana orang itu pergi di saat begini?
Sial!
Ya, kami akan lakukan sesuai perintah anda.
Oh, kau sudah datang?
Masuklah. Dia sedang menunggumu.
Duduklah.
Disini bagus.
Sempurna buat mencegah potensi mata-mata.
Oh, kau banyak tahu.
Ruangan ini tingkat B atau C?
Tebak saja. Kita ada di tingkat D.
Tak seorangpun bisa mendengar yang terjadi di dalam sini. Bahkan suara tembakan.
Lalu kau tidak bisa dengar suara tembakan dari luar juga.
Wow, kau perlu uang banyak untuk ini, kan?
Jadi, apa yang kau ingin beritahu sampai menyuruhku kemari?
Tidak, aku memanggilmu karena ingin mendengar sesuatu darimu.
Tentangmu.
Tepatnya, kau mau dengar apa?
Semuanya.
Cerita seorang yang menyerang ke sarang musuhnya tanpa perintah.
Cerita seorang yang bahkan berpikir membawakan payung buatku.
Dan cerita seorang yang masih membawa saputangan di masa sekarang.
Aku penasaran.
Aku penasaran juga.
Kenapa aku hidup seperti itu?
Jadi, apa yang benar-benar ingin kau dengar?
Kebenaran.
Kudengar soal kehidupan militermu dari Kepala Joo.
Baiklah. Aku ingin dengar yang terjadi padamu di Irak.
Kita akan mulai perburuan kita ke Park Kwan Soon sekarang.
Cukup buatmu?
Aku yakin kau sudah tahu, tapi ruangan ini kedap suara.
Tak seorangpun di dunia ini bisa dengar percakapan kita di ruangan ini.
Lalu siapa yang mendengarkan percakapan kita dari mic itu?
Mirror (Cermin)-ku.
Dia seperti cermin penyihir.
Cermin, cermin. Siapa yang tercantik di dunia ini?
Kau tahu dongeng itu, kan?
Tatapan apa itu seolah aku seperti orang gila?
Baiklah. Perhatikan.
Cermin, cermin. Siapa yang tercantik di dunia ini?
Putri Salju.
Dia bahkan punya selera humor!
Ahli dewan Jang berinteraksi dengan warga saat mengunjungi museum.
Setelah pertemuan dengan lawan politiknya.
Ahli dewan Jang akan mengunjungi gereja Katolik di Ayang-dong besok sore.
Untuk peringatan 5 tahunan disana.
Sekarang, kabar selanjutnya.
Gereja Katolik di Ayang-dong?
AI?
Ya. Dia AI yang bekerja dengan perintah suara.
Kebanyakan di ponsel sekarang ini.
Tentu saja, mirror-ku lebih pintar dari yang itu.
Aku yakin kau menebak-nebak sekarang, tapi tempat ini seperti otak JSS.
Ini dimana kami mengumpulkan dan menyimpan segala rahasia dunia ini.
Dan tempat dimana kami memproses semua data di internet.
Mirror akan mencari jawaban paling akurat untuk pertanyaanku.
Dengan menggabungkan seluruh informasi yang kami kumpulkan.
Dan memperlihatkannya padaku. Begitu cara kerjanya.
Jadi, ceritakan tentangmu.
Jika kau ceritakan, Mirror akan menjawab semua pertanyaanmu.
Kenapa menurutmu aku memiliki pertanyaan yang tak terjawab?
Karena jika kau tidak memilikinya, kau takkan pernah bergabung dengan JSS.
Benarkan?
Tatapan apa itu?
Kau seperti anak kecil yang ketahuan mencuri dari dompet ibunya.
Kau tidak harus berpura-pura untuk menyelinap kemari.
Tiap cara yang kau pikirkan akan sia-sia.
Kau tidak bisa mengakses data apapun dari sini tanpa bantuan Mirror.
Dan Mirror ini dikonfigurasi agar hanya mendengar perintah dariku.
Aku ambil dua!
Masuk ke dalam mulut!
Wow, lihatlah ototnya itu!
Jadi, bicaralah.
Ceritakan kenapa kau mengejar Park Kwan Soo dan yang terjadi padamu.
Ada wanita pengungsi Kumar bernama Raniya yang kutemui saat di Irak.
Aku ingin mengeluarkannya dari tempat kejam itu.
Hei, kau! Apa kabar?
- Hei. - Hei.
Raniya!
Mereka mau anda melihat dokumen ini.
Raniya!
Raniya!
Aku mencintaimu!
Ini penting, jadi jangan sampai bocor.
Mengerti?
- Katanya dia bisa dipercaya. - Dia, eh?
Apa yang kulakukan?
Lalu aku dituduh membunuh Raniya dan ditangkap.
Tapi beruntungnya, aku bebas seminggu kemudian.
Tapi setelah aku bebas, ternyata dia politisi Korea.
Aku tidak tahu, namanya Park Kwan Soo, sudah pergi di hari berikutnya.
Dan Kamp Blackstone berubah sikap padaku.
Jadi aku lari, bersembunyi di antara pengungsi Suria, dan pergi lewat Turki.
Menuju Eropa.
Itu semuanya.
Itu alasanku harus membunuh Park Kwan Soo.
Sepertinya kau memiliki alasan yang cukup bagus.
Ugh. Oh.
Mirror. Kau dengar semuanya, kan?
Sekarang jawab semua pertanyaan Agen Kim Je Ha.
Ya.
Aku ingin tahu yang dilakukan Park Kwan Soo di 15 September 2010.
Sepertinya dia cukup sibuk.
Dia memiliki kamp kecil di gurun.
Di jam 3:30, di hari itu, 30 menit dari hotelnya.
Kenapa dia disana?
Tidak ada materi untuk pertanyaan tersebut.
Mirror.
Mulai sekarang, tingkatkan pencarian untuk pertanyaan itu.
Dan gunakan 2 kali lipat sumber daya untuk menjawab tiap pertanyaan.
Cari lagi dengan kondisi terbaru itu.
53.3% dia terlibat pembicaraan rahasia dengan seseorang.
Dan siapa saja yang hadir di pertemuan itu?
Bisakah anda berikan lokasi letak tenda pertemuan mereka?
Dekat perbatasan kedua di Kumar.
7 km dari penyeberangan setelah menuruni bukit.
Ahli dewan Park Wan Soo. Pengawal dari Blackstone.
Penerjemah Raniya.
Dan Abdul Omar, pemimpin Kumar, salah satu pemuka di pertemuan itu.
Apa tujuan kunjungannya?
Tenda pertemuan mereka di jaga ketat pengawal Abdul Omar.
Untuk apa pertemuan rahasia itu?
Tidak diketahui.
Kenapa Park Kwan Soo menyuruh prajurit Blackstone membunuh Raniya setelah dia pergi?
[Karena dia menerjemahkan pembicaraan yang tak seharusnya didengar.]
Aku tahu! Sial!
Itu karena dia menerjemahkan informasi rahasia.
Lalu... apa yang Park Kwan Soo bicarakan dengan Abdul Omar?
Tidak diketahui.
Tak bisakah kau cari tahu?
Aku tidak bisa berasumsi.
Tak ada gunanya terus bertanya.
Jika dia tidak memiliki informasi terkait itu.
- Namun. - Namun?
Apa aku bisa memberitahu 2 minggu setelah pertemuan rahasia mereka?
Abdul Omar terbebas dari kendali CIA dan membuat bala tentaranya sendiri.
Mungkinkah dia memberinya senjata?
Jika dia berbuat itu, Park Kwan Soo punya niat lain.
Maksudku, itu ekspor yang cukup menguntungkan buatnya.
No comments yet. Be the first to leave one.