The first 160 lines.
SATOU
Sekali lagi, aku ingin bermain lagi.
Aku sudah tidak kuat lagi.
Sekali lagi saja.
Baiklah, sekali lagi saja.
Terbang tinggi!
Sudah, permainan selesai di sini.
Hari ini Ayah dan Ibu punya hal yang sangat penting untuk diberitahukan kepadamu.
Hal penting?
Kaya, kau akan menjadi kakak.
Kakak?
Di perut Ibu ada bayi kecil.
Sekarang masih sangat kecil.
Jadi, Ayah, Ibu, dan kau harus bersama-sama menjaganya dengan baik.
Kalau begitu, Ibu akan senang?
Ya, Ibu akan sangat senang.
Kaya.
Hati yang jahat.
Terlalu manja.
Atau hanya sedikit berbeda?
Di antara banyak anak, ada seorang anak yang selalu dipandang seperti ini.
Namun, bagaimana jika di mata anak itu
bisa melihat sesuatu yang tidak bisa kau lihat?
Ini kisah tentang gadis yang bisa melihat hantu.
Kisah Kaya-chan.
Sekarang ada risiko kelahiran prematur.
Mengingat kelahiran terakhir dilakukan dengan operasi sesar karena kondisi darurat,
untuk memantau kondisi ibu dan bayi setiap saat,
aku sarankan hari ini langsung dirawat di rumah sakit untuk observasi.
Dirawat di rumah sakit…
Kalau dokter sudah menyarankan begitu, berarti dirawat saja.
Urusan rumah tidak perlu kau khawatirkan.
Benar, 'kan, Kaya?
Ya.
Dulu saat mengandung Kaya, aku khawatir sampai tidak bisa tidur.
Dokter.
Tolong pastikan anak ini lahir dengan selamat dan sehat.
Ya, mari kita berjuang bersama.
RUANG BERMAIN ANAK
Kaya, kau hebat sekali.
Kaya, tolong jaga dia.
Ayah akan pergi mengambil baju ganti dan barang-barang penting untuk Ibu.
Kau harus menunggu di sini dengan baik sampai Ayah kembali.
Ya.
Serahkan saja dia pada kami.
Hati-hati di jalan.
Kaya, kau kenapa?
Ke toilet.
Perlu ditemani?
Tidak perlu ditemani.
Jangan!
Bayi…
Di mana, di mana bayiku?
Bayi.
Di mana bayiku?
Ini bukan bayiku…
Tolong aku!
Hei, adakah yang bisa menolongku? Bayi…
Bawa bayi itu kembali padaku!
Lagi-lagi begini.
Bagaimana ini? Apa kita lihat?
Meski ke sana, tidak ada gunanya juga.
Kalau bayinya bisa lahir dengan selamat,
apa tidak akan menjadi seperti ini lagi?
Kasihan sekali.
Salah, bukan!
Bayiku sama sekali tidak terlihat seperti ini.
Jangan menggangguku!
Bayiku, bayiku…
Di mana sebenarnya bayiku…
Hantunya sudah hilang.
Te-Terima kasih.
Bibi, kau juga punya bayi kecil?
Aku, aku punya.
Aku punya bayi.
Bayiku seharusnya masih ada.
SEDANG OPERASI Sedang kehilangan banyak darah.
Segera siapkan transfusi darah.
Detak jantung menurun.
Maksimalkan kecepatan transfusi, beri dia vasopresor.
Di mana, di mana?
Di mana-mana tidak bisa menemukan bayiku.
Su-Sudah ketemu.
-Bawa bayinya ke sini. -Ya, bayiku terlalu kecil.
-Tidak ada respons pernapasan dan detak jantung. -Ya, bayiku terlalu kecil.
-Mulai napas buatan, siapkan kompresi jantung. -Sangat kecil hingga suara tangisnya pun tidak terdengar.
Sebelum aku sempat melihatnya dengan jelas, aku…
Syukurlah.
Untung saja dia ditemukan.
Bagus sekali.
Eh, apa yang sedang kau lakukan di sini?
Tidak boleh sembarangan masuk ke ruang rawat pasien.
Maaf.
Kau anak yang di ruang penitipan anak, 'kan?
Ayo kita kembali bersama.
Ya.
Sampai jumpa.
Aneh…
Ada apa?
Ke mana bayi dan Bibi pergi?
Eh? Menyebalkan, jangan menakutiku.
TERJATUH, PERLU OPERASI SESAR DARURAT Di ruangan ini…
Di dalam ruang rawat pasien ini…
PENYEBAB KEMATIAN LANGSUNG: SYOK HEMORAGIK
Tidak ada pasien yang menginap.
Terima kasih atas bantuannya.
Hati-hati di jalan.
Benar, jadi dilakukan rawat inap sementara.
Ya, betul.
Masalah putriku, besok aku berencana berbicara dengan guru TK.
Ya, maaf selalu merepotkan.
Harus menunggu kondisinya stabil, waktunya belum bisa dipastikan.
Jadi aku ingin minta bantuan Ibu untuk sementara waktu.
Aku tahu ini mendadak, apa besok Ibu bisa?
Dia bukan anak SD, mana bisa ditinggal sendirian di rumah.
Aku mengerti.
TUAN SHIZUO SATOU, MAAF YANG SEDALAM-DALAMNYA MENGENAI GANGGUAN MENDADAK TEMPO HARI
APA BELAKANGAN INI KAYA DAN MIRAI BAIK-BAIK SAJA? Kalau begitu aku akan mengurusnya sendiri.
KALAU ADA KESULITAN, JANGAN SEGAN Kalau begitu, aku akan mengurusnya sendiri.
SILAKAN HUBUNGI AKU KAPAN SAJA Kalau begitu, aku akan mengurusnya sendiri.
NANA EBISUMORI
TAMAN MORIOKA
Semuanya, harap perhatikan keselamatan saat bermain.
Terutama wahana permainan, harus bermain sesuai aturan.
Apa semuanya dengar?
Kaya, ayo kita main kerangka panjat yang berputar itu.
Ya.
Yang benar saja.
Kerangka panjat berputarnya hilang.
Guru Guru, kenapa benda itu hilang?
Benar juga.
Akhir-akhir ini jika terjadi sesuatu sedikit saja langsung dicopot.
Hanya dibongkar tanpa ditambah itu cukup mengecewakan.
Sudahlah, kita main yang lain saja.
Aku suka perosotan taman.
Mari ikut bermain bersama.
Baiklah.
Minggir!
PATUHI ATURAN DAN BERMAIN DENGAN GEMBIRA Aku mau main duluan.
Hei, Kenken, kami yang datang duluan tahu.
Coba tangkap aku!
Aduh, di sini sudah tertulis tidak boleh begini.
DILARANG MENYEROBOT ANTREAN Aduh, di sini sudah tertulis tidak boleh begini.
DUDUK SAAT MELUNCUR, TIDAK BOLEH MELOMPAT ATAU MEMANJAT Aduh, di sini sudah tertulis tidak boleh begini.
Harus "patuhi aturan dan bermain dengan gembira".
Menyebalkan sekali, aku akan lapor ke Bu Guru…
Saku-chan?
Ada apa denganmu?
Saku-chan, kau baik-baik saja?
Kau menunjuk apa?
Aku hanya melihat papan peringatan.
Kaya, dengarkan.
Aku punya ide bagus.
Perosotan ini pasti lebih seru kalau meluncur dengan kepala di bawah.
Tidak boleh, lihat di sini.
Di sini tertulis tidak boleh begitu.
DUDUK SAAT MELUNCUR Kita harus bermain perosotan dengan posisi duduk.
Justru karena tertulis begitu aku malah ingin mencobanya.
Saku-chan.
Kelihatannya seru sekali.
No comments yet. Be the first to leave one.